BAB IV PEMBAHASAN
C. Pelaksanaan Penelitian
1. Kelas Eksperimen
a. Pelaksanaan Tes Sebelum Perlakuan (Pretest)
Sebelum perlakuan pertama, terlebih dahulu dilaksanakan tes awal atau pretest pada hari Kamis, 01 September 2016. Tes ini dilakukan guna mengetahui kemampuan awal siswa tentang materi kosakata dasar Bahasa Inggris yang sebelumnya pernah dipelajari di kelas I dan II. Tes dilakukan dengan cara memberikan soal yang berupa soal pilihan ganda yang berjumlah 15 butir dan soal isian yang berjumlah 5 butir. Pretest ini dilakukan sesuai dengan jadwal mata pelajaran Bahasa Inggris kelas III-A yaitu pada hari Kamis, jam 10.10-11.35.
b. Perlakuan Pertama
Perlakuan atau treatment pertama dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 08 September 2016 pukul 10.10-11.35. Materi yang diberikan pada perlakuan pertama adalah materi tentang buah-buahan, sayuran, dan hewan. Sebelumnya, peneliti telah melakukan seleksi terhadap kartu pertanyaan dalam APE Square Steps English. Dalam pertemuan ini, kartu pertanyaan yang diberikan berisi materi tentang buah-buahan, sayuran, dan hewan.
Pada perlakuan pertama, siswa diberi apersepsi dengan menggunakan beberapa gambar tentang buah-buahan, sayuran, dan hewan. Pada saat apersepsi sedang berlangsung, siswa tampak sangat
63
antusias. Selanjutnya guru melakukan tanya jawab dengan siswa dengan cara memilih siswa yang mengangkat tangan. Suasana yang dapat digambarkan pada saat sesi tanya jawab adalah suasana yang riuh karena mayoritas siswa berdiri dan mengangkat tangan. Namun ada pula siswa yang hanya duduk memperhatikan teman-teman dan guru, ada pula yang siswa yang duduk tetapi sibuk dengan kegiatan lainnya. Mayoritas siswa sudah mempunyai keberanian untuk menjawab soal-soal yang diberikan oleh guru meskipun ada yang jawabannya kurang tepat.
Selanjutnya guru membagi siswa yang berjumlah 32 orang menjadi sebanyak delapan kelompok dengan masing-masing kelompok sebanyak 4 siswa. Hal ini dikarenakan APE Square Steps English
diproduksi sebanyak 8 set. Setelah itu, peneliti dibantu dengan rekan sejawat dan guru membagikan seperangkat Alat Permainan Edukatif (APE) Square Steps English kepada masing-masing kelompok. Siswa saat menerima APE tersebut tampak sangat senang sehingga suasana menjadi riuh dan kurang kondusif. Guru dibantu dengan peneliti menjelaskan kepada siswa tentang APE Square Steps English. Setelah diberi penjelasan dan siswa sudah paham, permainan mulai dilaksanakan.
Pertama-tama siswa melakukan hompimpa untuk mendapatkan urutan pemain. Kemudian dilanjutkan dengan mengocok kartu pertanyaan. Setelah itu, pemain yang mendapatkan urutan pertama
64
mengocok dadu sebanyak satu kali. Kemudian pemain pertama menjalankan bidaknya sesuai dengan nomor dadu yang telah didapat. Kemudian dilanjutkan dengan pemain urutan berikutnya dengan cara bermain yang sama dengan pemain pertama. Pemain yang bidaknya berhenti di atas tanda tanya (?) mendapatkan sebuah pertanyaan. Pemain dengan urutan berikutnya yang mengambil kartu pertanyaan dan membacakan pertanyaan yang ada di kartu pertanyaan kepada pemain yang bidaknya berhenti tepat di atas tanda tanya (?). Jika jawaban benar, pemain berhak memindahkan bidaknya maju satu langkah ke nomor kotak selanjutnya. Namun, jika jawabannya salah, pemain harus memindahkan bidaknya mundur satu langkah ke nomor sebelumnya. Selanjutnya, pemain dengan urutan berikutnya yang mengocok dadu dan menjalankan bidaknya. Pemain yang mengocok dadu dan jatuh tepat di angka 6 berhak untuk mengocok dadu kembali. Pemain yang bidaknya tepat di pangkal anak panah berwarna hijau kemudian naik menuju ke nomor kotak dimana ujung anak panah berada. Namun jika bidak pemain berada di pangkal anak panah berwarna merah, pemain harus memindahkan bidak turun ke ujung anak panah berada.
Saat satu pemain sedang menjalankan tugasnya, pemain yang lain memperhatikan dengan seksama. Selain itu, terkadang pemain lainnya juga bersorak jika ada pemain yang salah dalam menjawab pertanyaan maupun jika ada pemain yang harus turun ke ujung anak
65
panah berwarna merah. Kondisi yang tampak pada saat itu adalah cukup kondusif, masing-masing siswa konsentrasi pada kelompoknya.
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh peneliti, rekan sejawat dan guru, siswa antusias dengan pembelajaran menggunakan APE. Hal ini dikarenakan selama pembelajaran sebelumnya guru hanya menerapkan metode ceramah. Mayoritas siswa juga cepat memahami cara dan aturan permainan tersebut. Namun ada beberapa siswa yang masih menggunakan Bahasa Indonesia dalam membaca kartu pertanyaan dan menjawab kartu pertanyaan.
c. Perlakuan Kedua
Perlakuan atau treatment yang kedua dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 15 September 2016 pukul 10.10-11.35. Materi yang diberikan pada perlakuan kedua adalah materi warna, dan benda di lingkungan sekitar. Pada saat apersepsi guru memberikan beberapa gambar berwarna tentang benda-benda di lingkungan sekitar. Kemudian guru langsung membagi siswa menjadi delapan kelompok masing-masing kelompok berjumlah 4 orang. Siswa kemudian bermain sesuai dengan aturan yang berlaku.
Aturannya, pemain harus bermain sesuai dengan urutan pemain. Kemudian pemain yang mendapatkan giliran bermain, mengocok dadu dan memindahkan bidaknya sesuai dengan nomor yang telah diperoleh saat mengocok dadu. Jika ada pemain yang bidaknya berhenti di atas tanda tanya (?) akan mendapatkan
66
pertanyaan. Pemain urutan berikutnya yang bertugas mengambil kartu dan membacakan pertanyaan. Pemain yang benar menjawab pertanyaan berhak memindahkan bidaknya maju satu langkah ke nomor kotak selanjutnya. Namun, pemain yang salah dalam menjawab pertanyaan, harus memindahkan bidaknya mundur satu langkah ke nomor sebelumnya. Pemain yang mengocok dadu dan jatuh tepat di angka 6 berhak untuk mengocok dadu kembali. Pemain yang bidaknya tepat di pangkal anak panah berwarna hijau kemudian naik menuju ke nomor kotak dimana ujung anak panah berada. Namun jika bidak pemain berada di pangkal anak panah berwarna merah, pemain harus memindahkan bidak turun ke ujung anak panah berada.
Berdasarkan hasil pengamatan, suasana yang tampak pada saat pembelajaran dengan APE pada pertemuan kedua ini lebih tenang dibandingkan dengan pada saat perlakuan pertama. Semua siswa terlihat aktif dan asyik dengan APE Square Steps English. Pada pertemuan perlakuan kedua ini juga masih tampak beberapa siswa yang membaca kartu pertanyaan dalam Bahasa Indonesia.
Selanjutnya pada akhir pembelajaran, beberapa siswa ditunjuk oleh guru maju ke depan untuk mengerjakan soal. Masing-masing siswa diminta menuliskan benda yang ada di dalam kelas dengan menggunakan Bahasa Inggris dan terjemahannya. Guru juga memberikan soal tanya jawab mengenai warna benda yang terdapat dalam APE Square Steps English.
67
d. Pelaksanaan Tes Setelah Perlakuan (Posttest)
Setelah perlakuan atau treatment selesai dilaksanakan, kemudian dilanjutkan dengan pelaksaan tes setelah perlakuan (posttest). Posttest dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 22 September 2016 pukul 10.10 - 10.45. Soal tes yang diberikan sama dengan soal tes yang diberikan sebelum perlakuan. Soal tes terdiri dari 20 butir, yakni 15 butir soal pilihan ganda dan 5 butir soal isian. Tes ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan siswa setelah diberi perlakuan dengan menggunakan APE Square Steps English.