• Tidak ada hasil yang ditemukan

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN E-MALL [10] Kelebihan E-mall, yaitu:

TINJ AUAN PUSTAKA

2.1.2 KELEBIHAN DAN KEKURANGAN E-MALL [10] Kelebihan E-mall, yaitu:

1. Akses luas. Dengan terhubung lewat internet maka dapat mengkses semua barang yang diinginkan yang ditawarkan di internet tersebut serta waktu yang tidak terbatas. Karena pada waktu kapan pun asalkan kita terhubung dengan internet, kita bisa mengaksesnya tanpa ada batasan hari libur atau semacamnya.

2. Hemat. Hemat meliputi hemat waktu, biaya, dan tenaga. Karena dengan E-mall kita sebagai konsumen akan mudah mendapatkan apa yang kita inginkan hanya dengan mengakses internet. Tanpa mencari lokasi toko kita bisa langsung memesan apa yang kita butuhkan.

Kekurangan E-mall, yaitu:

1. Tidak dapat mengetahui bentuk asli barang secara langsung. Karena yang ditampilkan berupa foto dan detail produk, maka kita tidak mengetahui bentuk asli barang tersebut seperti apa. Waktu pengiriman. Waktu pengiriman tidak selalu tepat waktu.

2. Keamanan. Karena biasanya pembayaran dilakukan dengan mentransfer sejumlah uang ke nomor rekening tertentu, hal ini bisa dimanfaatkan pihak yang bertanggung jawab untuk menyalahgunakan hal tersebut.

2.2 Konsep Dasar Sistem Infor masi

Suatu sistem dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur-prosedur dan pengendalian untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan.

Definisi menurut Jogiyanto (2005:11), menyebutkan bahwa: “Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan” [4].

2.3 Penger tian Penjualan

Penjualan merupakan bagian dari kegiatan pemasaran, kerena penjualan sangat penting dan sangat menentukan suatu pemasaran untuk produknya yaitu dengan cara menjual produk tersebut dan apabila penjualan tidak dapat dilaksanakan maka fungsi-fungsi lain dari pemasaran tidak akan berjalan dengan baik. Kegiatan penjualan terbagi dalam dua cara yaitu:

1. Penjualan kredit yaitu penjualan barang yang dilakukan dengan cara mengirim barang sesuai dengan pesanan dari pembeli dan tidak ada pembayaran langsung yang terjadi dalam jangka waktu tertentu tetapi pihak perusahaan yang menjual mempunyai tugas untuk memberikan tagihan pada pembeli tersebut.

2. Penjualan tunai yaitu apabila perusahaan tersebut menjual produknya sesuai langsung pada pembeli dan dibayar pada saat itu juga oleh pembeli.

Pengertian penjualan menurut “American Marketing Association” ditetapkan sebagai berikut: Proses pemberian bantuan persuasi secara pribadi atau non pribadi agar membeli suatu komoditi atau jasa agar bertindak yang menguntungkan suatu gagasan atau ide yang mengandung arti komersial bagi penjual.

Dari pemikiran diatas maka diambil kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan sistem penjualan adalah pola hubungan antar bagian-bagian yang saling berkaitan untuk melakukan kegiatan yaitu memproses data penjualan sehingga menghasilkan informasi yang cepat, tepat dan akurat sehingga memuaskan kedua belah pihak baik pembeli maupun penjual.

2.4 Mekanisme Tr ansaksi Pada E-Mall

Pembeli yang akan berbelanja di toko online dapat menggunakan fasilitas shopping cart. Shopping cart adalah sebuah software di situs web yang mengijinkan pelanggan untuk melihat toko yang anda buka kemudian memilih item barang untuk diletakkan dalam kereta dorong yang kemudian membelinya

saat melakukan check out (Tim Penelitian dan Pengembangan Wahana Komputer Yogyakarta, 2006).

Konsep shopping cart ini meniru kereta belanja yang biasanya digunakan orang untuk berbelanja di pasar swalayan. Shopping cart biasanya berupa formulir dalam web dan dibuat dengan kombinasi CGI (Common Gateway Interface), database, dan HTML (Hyper Text Markup Language), dimana barang-barang yang dimasukkan ke shopping cart masih dapat dibatalkan, jika pembeli berniat untuk membatalkan membeli barang tersebut. Jika pembeli ingin mambayar untuk barang yang dipilih, maka pembeli harus mengisi form transaksi. Biasanya form ini menanyakan identitas pembeli. Setelah pembeli mengadakan transaksi, barang akan dikirimkan melalui jasa pos/jasa pengiriman lain langsung ke alamat pembeli.

2.5 Mekanisme Pembayar an Pada E-Mall

Menurut Onno W. Purbo, (2001:1), bentuk atau cara pembayaran yang digunakan di internet umumnya bertumpu pada sistem keuangan nasional, tapi ada juga beberapa yang mengacu kepada keuangan local atau masyarakat. Adapun klasifikasi berbagai mekanisme pembayaran tersebut dapat kita bagi dalam lima (5) mekanisme utama, seperti:

1. Transaksi model-ATM, yang menyangkut hanya institusi financial dan pemegang account yang akan melakukan pengambilan atau mendeposit uangnya dari account masing-masing.

2. Pembayaran dua pihak tanpa perantara, transaksi dilakukan langsung antara dua pihak tanpa perantara menggunakan uang nasional-nya.

3. Pembayaran dengan perantaraan pihak ke-tiga, umumnya proses pembayaran yang menyangkut debit, kredit maupun check masuk dalam kategori ini. 4. Micropayment, dalam bahasa sederhananya adalah pembayaran untuk uang

recehan kecil-kecil. Mekanisme micropayment ini penting dikembangkan karena sangat diperlukan pembayaran receh yang kecil tanpa overhead transaksi yang tinggi.

5. Anonymous digital cash, uang elektronik yang di enkripsi, didahului oleh David Chaum dengan Digicash-nya. Uang elektronik menjamin privasi dari user cash tetap terjamin sama seperti uang kertas maupun koin yang kita kenal.

2.6 Kebutuhan-Kebutuhan Sistem

2.6.1 Alir Dokumen ( Document Flowchart )

Bagan alir dokumen (Document flowchart) atau disebut juga bagan alir formulir (Form flowchart) atau paperwork flowchart merupakan bagan alir yang menunjukkan arus dari laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusannya.

Formulir adalah suatu dokumen yang memuat informasi konstan yang tercetak dan mempunyai bagian luang untuk diisi dengan variabel. Bagi perusahaan tentunya harus mencatat transaksi setiap harinya, yang mana semua ini harus dikonversikan dari satu media ke media lainnya dan dimanipulasi berulang-ulang yang pada akhirnya berakhir pada suatu formulir yang berguna bagi manajer di dalam mengambil keputusan. Sehingga dapat dikatakan bahwa keberhasilan atau kegagalan suatu perusahaan juga tergantung dari formulir-formulir yang digunakan. Dari uraian diatas maka dapat diambil kesimpulan bahwa alasan

pemakaian formulir adalah untuk memudahkan suatu arus, proses dan analisa, yaitu berupa :

1) Penyusunan data.

2) Meminimumkan waktu pencatatan dan penghapusan penulisan data konstan.

3) Memungkinkan kontrol terhadap kegiatan. 4) Mengurangi terjadinya kesalahan tulis menulis.

5) Menyampaikan informasi penting dari satu orang ke orang lain baik dalam suatu organisasi maupun antar organisasi.

2.6.2 Sistem Flowchar t ( Flowchart System )

Sistem flowchart merupakan alat bantu yang banyak digunakan untuk menggambarkan sistem secara phisik dengan simbol-simbol bagan alir yang menunjukkan secara tepat arti phisiknya seperti simbol : terminal, hard disk, laporan dan lain-lainnya.

Adapun simbol-simbol standar yang digunakan untuk membuat bagan alir adalah sebagai berikut :

Tabel 2.1 Simbol-Simbol Flowchart

Simbol Dokumen Simbol ini digunakan untuk menggambarkan semua jenis dokument input dan output baik untuk proses manual, mekanik maupun komputer.

Simbol Kegiatan Manual

Simbol ini digunakan untuk menggambarkan kegiatan manual.

Simbol Operasi Luar Simbol ini menunjukkan operasi yang dilakukan diluar komputer

Simbol Arsip Sementara Simbol ini digunakan untuk menggambarkan tempat penyimpanan dokumen yang dokumennya akan diambil kembali dari arsip tersebut dimasa yang akan datang untuk keperluan pengolahan lebih lanjut terhadap dokumen tersebut urutan pengarsipan dokumen digunakan simbol berikut :

A : menurut Abjad N : menurut Nomor Urut T : menurut Tanggal Simbol Penghubung

Penghubung pada halaman yang sama. Dalam menggambarkan bagan alir dokumen dibuat mengalir dari atas ke bawah dan dari kiri kekanan. Karena keterbatasan ruang halaman kertas untuk menggambarkan maka diperlukan simbol penghubung

yang memungkinkan aliran dokumen berhenti disuatu lokasi pada halaman tertentu dan kembali berjalan dilokasi lain pada halaman yang sama.

Simbol Penghubung

Penghubung pada halaman yang berbeda. Dalam menggambarkan bagan alir dokumen dibuat mengalir dari atas ke bawah dan dari kiri kekanan. Karena keterbatasan ruang halaman kertas untuk menggambarkan maka diperlukan simbol penghubung yang memungkinkan aliran dokumen berhenti disuatu lokasi pada halaman tertentu dan kembali berjalan dilokasi lain pada halaman yang berbeda.

Simbol Terminal

Simbol ini digunakan untuk menggambarkan awal dan akhir suatu sistem.

Simbol Keputusan

Simbol ini menggambarkan keputusan yang harus dibuat dalam proses pengolahan data.

2.6.3 Diagram Ber jenjang

Dekomposisi: proses membagi sistem ke sub sistem yg lebih kecil dan menunjukkan hierarchy proses-proses yang ada dalam sistem yang kita buat.

Berikut adalah contoh gambar dari diagram berjenjang:

Gambar 2.1 Diagram Berjenjang 2.6.4 Kontek Diagr am

Model diagram konteks menjabarkan tentang aktor-aktor yang terlibat dalam suatu konteks informasi, serta dinamika informasi yang terjadi antar aktor-aktor tersebut. Pada model ini tergambar organisasi yang bersangkutan, dan dengan siapa saja organisasi ini berhubungan secara informasi. Kemudian hubungan itu dirinci dalam soal apa saja informasi dan sifat informasinya.

Model ini kemudian menjadi peta tentang alur informasi di seputar organisasi tersebut. Karena pihak-pihak yang digambarkan adalah fihak luar organisasi maka pada tahap pertama yang dihasilkan adalah analisis eksternal. Namun demikian kemudian dari yang eksternal dapat dibangun model yang sama untuk versi internal.

Bagi Ornop yang terbiasa dengan alat bernama stakeholder analysis, maka pihak pihak eksternal ini dapat dipungut dari hasil stakeholder analysis kalau memang sudah ada.

Diagram konteks dapat dibuat berjenjang mulai dari yang paling umum sampai yang paling terperinci. Salah satu bentuk turunan diagram lebih terperinci

dari diagram konteks, adalah Diagram Aliran Data atau (Data Flow Diagram/DFD).

2.6.5 Data Flow Diagram (DFD)

DFD merupakan penggambaran sistem yang menggunakan bentuk simbol untuk menggambarkan aliran data dalam suatu proses yang saling berhubungan(McLeod, Jr., Schell, 1979). Beberapa simbol yang dipergunakan untuk menggambarkan sistem antara lain:

1) External entity, merupakan kesatuan di lingkungan luar sistem yang akan mempengaruhi sistem, dengan memberikan input atau menerima output dari sistem. External entity dapat berupa:

a) orang atau sekelompok orang dalam organisasi tetapi di luar sistem yang sedang dikembangkan

b) organisasi atau orang yang berada di luar organisasi

c) kantor atau divisi dalam perusahaan tetapi di luar sistem yang sedang dikembangkan

d) sistem informasi lain di luar sistem yang sedang dikembangkan e) sumber asli dari suatu transaksi

f) penerima akhir dari suatu laporan yang dihasilkan oleh sistem.

entitas

Gambar 2.2 External entity

2) Repeated external entity, untuk menghindari keruwetan dalam diagram, karena banyaknya garis penghubung antara external entity, proses, maupun

data store yang saling berpotongan, maka external entity dapat digambarkan >1 kali untuk satu nama, yang disebut repeated external entity.

Gambar 2.3 Repeated external entity

3) Data flow, disimbolkan dengan tanda panah dimana arah panah menunjukkan arah mengalirnya data. Data flow mengalir menuju proses atau meninggalkan proses. Data flow yang meninggalkan external entity selalu menuju ke proses. Data flow dapat berupa:

a) masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem dan dapat berbentuk formulir atau dokumen yang digunakan sistem

b) laporan tercetak yang dihasilkan sistem c) masukan untuk komputer

d) output ke layar monitor

e) data yang dibaca dari suatu file atau yang direkam ke suatu file f) komunikasi ucapan

g) surat atau memo

h) suatu isian yang dicatat pada buku agenda

Arus data diberi nama yang jelas dan bermakna (meaningfull) yang dapat mewakili data yang mengalir.

Gambar 2.4 Data Flow

Nama external entity

Nama external entity

4) Process, Adalah kegiatan yang dilakukan oleh orang, mesin, atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk ke proses dan akan dihasilkan arus data yang keluar dari proses.

Process

Gambar 2.5 Process

5) Data storage, Merupakan simpanan dari data yang dapat berupa: a) File atau database di sistem komputer

b) Arsip atau catatan manual

c) Kotak tempat data di meja seseorang d) Tabel acuan buku

e) Suatu agenda atau buku.

storage

Gambar 2.6 Data stroge

6) Repeated Data Storage, Untuk menghindari keruwetan diagram, karena banyaknya garis penghubung antar data storage, external entity, process, maupun data storage yang saling berpotongan, maka data storage dapat digambarkan lebih dari satu buah untuk satu nama yang disebut repeated data storage.

Gambar 2.7 Repeated Data Strage Nama data

storege D1

2.6.6 Car dinality Ratio

Dalam penggambaran ER-diagram juga diperlukan cardinality rasio yaitu notasi yang menunjukan banyaknya relasi yang terjadi antar enitas. Disamping itu cardinality rasio juga untuk membantu gambaran relasi secara lengkap.Terdapat tiga macam relasi dalam hubungan atribut dalam satu file, relasi dari data dapat berupa:

1) Hubungan satu ke satu (one to one), dimana satu anggota entitas hanya berhubungan dengan satu anggota entitas yang lain

2) Hubungan satu ke banyak (one to many), dimana satu anggota entitas berhubungan lebih dari satu dengan anggota entitas yang lain.

3) Hubungan banyak ke banyak (many to many), dimana satu anggota entitas berhubungan lebih dari satu dengan anggota entitas yang lain serta sebaliknya Pada tools PowerDesigner yang digunakan penulis dalam perancangan dan pembuatan sistem, simbol–simbol yang digunakan pada ER diagram konvensional berbeda dengan simbol–simbol yang digunakan oleh tools PowerDesigner. Pada tabel dibawah ini merupakan simbol–simbol ER diagram yang digunakan oleh penulis dalam pembuatan sistem dengan menggunakan tools PowerDesigner

Tabel 2.2 Simbol ER Diagram (PowerDesigner)

Simbol Keter angan

Simbol entitas, “Ent_1” merupakan nama dari entitky.

Sedangkan “Atribut_1”, “Atribut_2” dan “Atribut_3” Merupakan atribut–atribut yang ada pada entity

Simbol one to one relationship, “Relation_11” Merupakan nama dari relationship

Simbol one to many relationship, “Macam dana” Merupakan nama dari relationship

Simbol many to many relationship, “Melaksanakan” Merupakan nama dari relationship

2.7 Bahasa Pemr ograman PHP

PHP adalah bahasa server-side scripting yang menyatu dengan HTML untuk membuat halaman web yang dinamis. Maksud dari server-side scripting adalah sintaks dan perintah-perintah yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan di server tetapi disertakan pada dokumen HTML. Pembuatan web ini merupakan kombinasi antara PHP sendiri sebagai bahasa pemrograman dan HTML sebagai pembangun halaman web. Ketika seorang pengguna internet akan membuka suatu situs yang menggunakan fasilitas server-side scripting PHP, maka terlebih dahulu server yang bersangkutan akan memproses semua perintah PHP di server lalu mengirimkan hasilnya dalam format HTML ke web browser pengguna internet tadi. Dengan demikian seorang pengguna internet tidak dapat melihat kode ‘ program yang ditulis dalam PHP sehingga keamanan dari halaman web menjadi lebih terjamin.

Tetapi tidak seperti ASP yang juga cukup dikenal sebagai server-side scripting, PHP merupakan software yang Open Source (gratis) dan mampu lintas platform, yaitu dapat digunakan dengan sistem operasi dan web server apapun.

PHP mampu berjalan di Windows dan beberapa versi Linux. PHP juga dapat dibangun sebagai.modul pada web server Apache dan sebagai binary yang dapat berjalan sebagai CGI.

PHP dapat mengirim HTTP header, dapat mengeset cookies, mengatur authentication dan redirect users. PHP menawarkan koneksitas yang baik dengan beberapa basis data, antara lain Oracle, Sybase, mSQL, MySQL, Solid, PostgreSQL, Adabas. File.Pro, Velocis, dBase, Unix dbm dan tak terkecuali semua database ber-interface ODBC. Juga dapat berintegrasi dengan beberapa library eksternal yang membuat Anda dapat melakukan segalanya mulai dari membuat dokumen PDF hingga mempurse XML. PHP juga mendukung komunikasi dengan layanan lain melalui protokol IMAP, SNMP, NNTP, POP3 atau bahkan HTTP. Bila PHP berada dalam halaman web Anda, maka tidak lagi dibutuhkan pengembangan lingkungan khusus atau direktori khusus. Hampir seluruh aplikasi herbasis web dapat dihuat dengan PIIP. Namun kekuatan utama adalah konektivitas basis data dengan web. Dengan kemampuan ini kita akan mempunyai suatu sistem basis data yang dapat diakses dari web.

Web Statis adalah web yang berisi informasi-informasi yang bersifat statis (tetap), sedangkan Web Dinamis adalah web yang menampilkan informasi yang bersifat dinamis (berubah-ubah) dan dapat saling berinteraksi dengan user. Biasanya untuk web statis yang ditonjolkan adalah sisi tampilan yang banyak mengandung grafis sehingga untuk merancang web statis tidak diperlukan kemampuan pemrograman yang handal. Yang dibutuhkan hanya kemampuan design grafis/web dan cita rasa seni belaka. Sedangkan untuk web dinamis yang

banyak ditonjolkan adalah pengolahan data sehingga dibutuhkan kemampuan dalam pemrograman web.

2.8 Ser ver Web Apache

Apache merupakan web server yang digunakan untuk mengcompile bahasa PHP . Program ini pertama kali didesain untuk sistem operasi lingkungan UNIX. Namun demikian, pada beberapa versi berikutnya Apache mengeluarkan programnya yang dapat dijalankan di Windows NT.

Berdasarkan sejarahnya, Apache dimulai oleh veteran developer NCSA httpd (National Center for Supercomputing Application). Saat itu pengembangan NCSA httpd sebagai web server mengalami stagnasi. ROB MC COOL meninggalkan NCSA dan memulai sebuah proyek baru bersama para webmaster lainnya, menambal bug, dan menambahkan fitur pada NCSA httpd.

Nama Apache diambil dari kata "A Patchy Server", server perbaikan yang penuh dengan tambalan (patch). Xammp adalah perangkat lunak gratis yang mendukung banyak sistem operasi, serta merupakan kompilasi dari beberapa program. Fungsinys adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penterjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat system operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General Public Lisensi dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis. Untuk mendapatkanya dapat mendownload langsung dari web resminya.

XAMPP merupakan tool yang menyediakan paket perangkat lunak ke dalam satu buah paket. Dengan menginstall XAMPP maka tidak perlu lagi melakukan instalasi dan konfigurasi web server Apache, PHP dan MySQL secara manual. XAMPP akan menginstalasi dan mengkonfigurasikannya secara otomatis untuk anda atau auto konfigurasi.

3.1 Analisa Sistem

Analisa adalah kegiatan dalam mempelajari suatu bentuk permasalahan atau kasus yang terjadi. Dalama analisa sistem ini, menjelaskan mengenai analisa dari sistem yang dibuat. Sistem ini bertujuan untuk memberikan informasi data produk, penjualan produk, dan pemesanan produk-produk dari elektronik mall yang dapat digunakan untuk memudahkan transaksi penjualan secara online.

Gambar 3.1 Komunikasi antara E-mall, Customer, dan Toko

Peran aktif yang bisa dilakukan oleh ketiga komponen gambar 3.1 diwujudkan dalam suatu hak akses (privileges). Hak akses untuk masing-masing komponen antara lain:

1. E-Mall (admin)

Admin dapat menggunakan fasilitas yang disediakan oleh sistem melalui web browser. E-mall disini berperan sebagai pengendali atau administrator dari suatu web (admin). Hak akses yang dimiliki adalah:

a. Menginputkan, menampilkan dan menghapus kategori, subcategori, member dan toko

b. Memiliki semua hak akses atas toko dan customers list c. Memiliki semua hak akses atas shop list

d. Memiliki semua hak akses atas order list E-Mall

Member

e. Sebelum dapat menggunakan layanan tersebut, admin diwajibkan untuk login terlebih dahulu. Login dilakukan untuk menjaga keamanan data-data yang ada.

2. Customers

Customers (member) dapat menggunakan fasilitas yang disediakan oleh sistem melalui web browser. Untuk bisa menggunakan fasilitas tersebut, customer harus melakukan registrasi terlebih dahulu agar dapat menjadi member sehingga bisa melakukan login karena bila tidak melakukan login, maka fasilitas yang diberikan hanya dapat melihat katalog produk saja (non member). Dalam mengisi form registrasi, data yang diisi oleh customer harus valid karena bila diisi asal-asalan maka admin berhak menonaktifkan data customer. Hak akses yang dimiliki member (dengan status aktif) adalah:

a. Melihat-lihat katalog produk

b. Melakukan registrasi untuk login sehingga bisa menggunakan menu member.

c. Melakukan shopping cart / kereta belanja. Fasilitas dalam shopping cart sendiri meliputi: customers bisa melakukan update terhadap jumlah produk yang ingin dibeli dan bisa membatalkan pembelian dengan cara menghapus produk yang ada dalam keranjang belanjanya.

d. Melakukan order (pemesanan) produk, dan mendapatkan informasi pemesanan.

e. Melihat sejarah order/order history.

f. Melakukan konfirmasi pembayaran melalui form yang telah disediakan. g. Melakukan perubahan account misal perubahan password.

3. Toko/Owner

Sebelum menjadi anggota dari electronic mall, owner harus mendaftar akun terlebih dahulu dan memenuhi persyaratan sebagai anggota. Hak akses yang dimiliki oleh sebuah toko/owner yaitu:

a. Menginputkan, mengubah dan menghapus produk yang akan dijual b. Mempunyai hak untuk mengubah harga produk sewaktu-waktu c. Melihat order yang dilakukan oleh customer

d. Melakukan perubahan account misalnya perubahan password

3.2 Per ancangan Sistem

Perancangan sistem membahas mengenai konsep dari sistem yang akan dibangun untuk memenuhi kebutuhan kepada pengguna sistem dan memberikan gambaran secara umum dan jelas kepada user tetang sistem E-mall. Desain sistem secara umum merupakan persiapan dari desain dan mengidentifikasi komponen-komponen sistem yang akan didesain secara detail. Dalam melakukan perancangan sistem, maka ada dua model yang dipergunakan dalam melakukan desain sistem yaitu process modeling dengan menggunakan Data Flow Diagram (DFD) dan perancangan database menggunakan Conceptual Data Model (CDM) dan Physical Data Model (PDM)

3.2.1 Deskr ipsi Umum Sistem

Dokumen terkait