• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Kendala-kendala Marketing dalam Memasarkan Produk

Pada setiap aktivitas perusahaan tidak selalu berjalan seperti rencana sama halnya dalam pelaksanaan pemasaran. marketing terkadang mengalami kendala dalam memasarkan produknya sehingga hal ini akan menghambat proses pemasaran yang dilakukan oleh marketing

Faktor-faktor yang menjadi kendala marketing dalam memasarkan produk tabungan hajinyaberasal dari faktor eksternal, yaitu biasanya calon-calon anggota belum ada kesadaran atau keinginan untuk mendaftar haji. Jadi disini peran marketing harus lebih efektif dan inovatif dalam memberikan edukasibahwa tabungan haji ini adalah saranayang membantu calon anggota menyisihkan uangnya untuk ditabung agar nantinya dapat mendaftar haji.107

Kendala lainnya yaitu banyakcalon anggota yang kurang sabar dalam menunggu dikarenakan masa waktu menabung yang terbilang lama

106Dokumentasi KSPPS Artha Buana Pusat Kota Metro, dikutip pada 26 oktober2018

107Ibid.

sehingganya membuat calon anggota kurang minat untuk menggunakan produk tabungan haji.108

Untuk mengatasi kendala tersebut marketing berupaya meningkatkan kegiatan sosialisasi, dan melakukan evaluasi terhadap kinerja yang perlu diperbaiki untuk peningkatan produk tabungan haji.109Serta tetap optimis dan berusaha untuk meningkatkan kualitas pelayanan dalam memperkenalkan produk tabungan haji serta membuat strategi pemasaran yang lebih optimal lagi.110

D. Analisis Peran marketing Dalam Meningkatkan Tabungan Haji pada KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro Berdasarkan Ekonomi Syariah

Setelah penulis menguraikan tentang peran marketing dalam meningkatkan tabungan haji dari sisi teori pada KSPPS Artha Buana Pusat Kota Metro, maka selanjutnya penulis ingin mengetahui tentang peran

marketing dalam meningkatkan tabungan haji pada KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro ditinjau dari perspektif ekonomi Islam.

Ekonomi Islam telah memberikan ketentuan bahwa para pelaku bisnis seperti marketing harus mengetahui dan memahami prinsip-prinsip ekonomi islam dalam berbisnis, agar bisnis yang dilakukan mendapat keberkahan dan ridho dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Apabila kita tinjau dari persepektif ekonomi Islam terkait peran marketing dalam meningkatkan tabungan haji,

108 Wawancara dengan bapak Saiphul Bahri Anwar selaku marketing KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro tanggal 8 Januari 2019.

109Ibid.

110Wawancara dengan bapak Ferly Miftahul Anwar selaku marketing KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro tanggal 18 Desember 2018.

maka marketing harus memperhatikan prinsip-prinsip pemasaran dalam Islam itu sendiri antara lain teistis (rabbaniyah), etis (Akhlaqiyah), realisitis (al-waqi’iyyah), humanitis (al-insaniyyah).

1. Teistis (Rabbaniyah)

Karakteristik teistis inilah yang membekali pelaku pemasaran dengan iman. Iman yang membuat pelaku bisnis menjalankan bisnisnya secara sehat. Imanlah yang membuat pemasar memiliki kekayaan akal untuk melihat dan mengendalikan pemasar untuk bertindak dan bertenggang rasa. Hati terus berinterkasi dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sehingga dengan akal yang dikendalikan inilah yang membuat pemasar muslim untuk terus berinovasi dan lebih optimal dalam memasarakan.

Dalam prakteknya sikap ini sudah dilakukan oleh marketing KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro dalam menghadapi kendala-kendala yang ditemukan. marketing tetap optimis dan terus meningkatkan kinerja dan pelayanan serta mengevaluasi terhadap kinerja yang perlu diperbaiki untuk peningkatan produk tabungan haji. Tanpa harus mudah menyerah dan tidak amanah dalam menjalankan tugasnya.

2. Etis (Akhlaqiyah)

Pilar penting yang berhubungan dengan karakter akhlaqiyah pada pelaku pemasaran adalah selalu memperkuat berhubungan dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala, memlihara lisan, lemah lembut, penuh cinta dan kasih sayang, benar, jujur, dan tegas, tawadhu, menjaga diri dari yang

syubhat, tampilan bersih dan rapih,jiwa yang sikap berkorban serta berpikirian positif dan mempunyai semangat membangun.sikap ini yang menjadi pengatur hubungan marketing dengan manager, karyawan, kompetitior, dan anggota.

Adapun marketing KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro dalam berhubungandengan anggota produk tabungan haji sudah menerapkan sikap akhlaqiyah. Hal ini yang dirasakan langsung oleh anggota produk tabungan haji yang merasa puas terhadap pelayanan marketing KSPPS Artha Buana Pusat Kota Metro. Dalam melayani anggota produk tabungan haji marketing sangat mengedepankan sikap etis kepada anggota. Dengan bersikap jujur, ramah, sopan, dan lemah lembut kepada anggota tabungan haji.Sehingga dengan ini anggota merasa nyaman dan mudah pada saat berinterkasi dengan markerting.

3. Realistis(Al-Waqi’iyyah)

Para marketing dituntut untuk selalu bersahabat, santun, hormat, dan simpatik. Sebagai mana perilaku yang ditunjukan Nabi Muhammad Shalallahu ’Alaihi wa Sallam.Prinsip dari realistis dalam marketer muslim yaitu mengedepankan pada fleksibilitas yangdiharapkan dapatberadaptasi pada lingkungan, situasi, adat, sosial, budaya, kehidupan ekonomi dan politik.

Target pemasaran marketing KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro dalam memasarkan produk tabungan hajinya yaitu berasal dari semua kalangan mulai dari pengusaha, pensiunan, guru, dan lain-lain,

tempat-tempat seperti rumah-rumah, pasar, dan sekolah tidak luput dari target pemasaran marketing . Markerting KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro dalam memasarakan produk tabungan hajinya tidak

memandang status sosial apakah orang itu kaya atau memiliki jabatan tinggi saja yang menjadi target pemasaran marketing . Namun semua kalangan yang berkeinginan dirinya untuk mendaftarkan haji marketing siap membantu dan melayani dalam proses pendaftaran haji tanpa melihat status sosial, kehidupan ekonomi, dan politik dari anggota tersebut.

4. Humanitis (Al-Insaniyyah)

Karakter al-insaniyyah ini menuntun markerter muslim untuk tetap menjaga tali persaudaraan, saling menolong, membantu, mengenal dan berprasangka baikkepada pelaku bsinis sehingga tercipta keharmonisan antara pelaku bisnis.

Dalam strategi marketing KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro yaitu pelayanan jemput bola marketing KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro memberikan beberapa kemudahan kepada anggota.

Seperti pihak KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro bersedia mendatangi ke rumah atau tempat kerja anggota untuk menarik setoran tabungan haji anggota tersebut, tanpa harus anggota datang ke kantor untuk menyetorkan uang tabungan haji. Tentunya hal ini sangat membantu bagi para anggota produk tabungan haji dalam bertransaksi kepada pihak KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro terkait produk tabungan haji.

Berdasarkan dari analisis diatas dapat disimpulkan bahwa peran marketing KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro dalam

meningkatkan produk tabungan hajinya sudah sesuai dengan ajaran ekonomi islam yakni dengan mengikuti konsep (rabbaniyah), etis (Akhlaqiyah), realisitis (al-waqi’iyyah), humanitis (al-insaniyyah).

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan penilitan yang dilakukan di KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro terkait peran marketing dalam meningkatkan tabungan haji maka penulis memberikan kesimpulan sebagai berikut:

Peran marketing dalam meningkatkan tabungan haji di KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro sudah cukup efektif dengan menjalankan tugas sesuai standar oprasional prosedur yang ditentukan, tugas tersebut antara lain riset, promosi, dan penjualan. Ditambah startegi marketing yang diterapakan sebagai upaya penunjang peningkatan jumlah anggota khususnya anggota produk tabungan haji. Strategi marketing itu antara lain strategi door to door, edukasi, pelayanan jemput bola, penyebaran brosur, periklanan melalui media internet, dan strategi promosi. Strategi-strategi tersebut sudah dilakukan dengan baik oleh bagaian marketing.

Hasilnya pada 3 tahun terkahir produk tabungan haji di KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro mengalami peningkatan, meskipun dalam peningkatannya belum mencapai target pemasaran. Peningkatan ini tidak terlepas dari peran marketing dalam menjalankan tugasnya dan menerapakan startegi marketingnya dengan baik. Terkait peran marketing dalam melayani anggota produk tabungan haji sudah cukup baik. Hal tersebut dirasakan anggota produk tabungan haji yang merasa puas terhadap pelayanan yang

diberikan marketing KSPPS Artha Buana Pusat Kota Metro. Meskipun demikian bagian marketing harus tetap mempertahankan dan meningkatkan lagi kinerja serta kualitas pekerjaanya guna untuk meningkatkan jumlah anggota khususnya anggota tabungan haji, sehingga target pemasaran untuk produk tabungan haji akan tercapai.

B. Saran

Diharapkan kepada pihak KSPPS BMT Artha Buana Pusat Kota Metro untuk terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam setiap lini atau jabatan, terutama pada bagian marketing yang berperan penting dalam sebuah perusahaan. Dikarenakan marketing-marketing yang sama dari lembaga keuangan lain juga memiliki kemampuan yang sama bahkan lebih baik dari itu. KSPPS juga harus melihat kemampuan dan mengevaluasi kinerjanya serta memahami kendala-kendala yang dihadapi marketing, yang kemudian KSPPS memberikan solusi. Selain meningkatkan kualitas kinerjanya KSPPS juga memberikan motivasi berupa materi atau non materi agar seseorang marketing semangat dalam melakukan pekerjaannya.

DAFTAR PUSTAKA

Abdurahmat Fathoni. Metodelogi Penelitian dan Teknik Penyusunan Skripsi.

Jakarta: Rineka Cipta, 2006.

Ahmad Miftah. “Mengenal Marketing. dan Marketers Syariah”. Islamiconomic:

Jurnal Ekonomi Islam Vol. 6 No. 2, 2015.

Aqwa Naser Daulay. "Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perkembangan Produk Tabungan Haji Perbankan Syariah Di Indonesia". dalam Human Falah. Medan: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Sumatra Utara. Vol. 4 No. 1 2017. .

Ascarya. Akad dan Produk Bank Syariah. Jakarta: Rajawali Pers, 2013.

Bambang Maryadi. Peran Marketing Terhadap Profitibilitas Pada Bank Muamalat. TBK Kantor Cabang Pembantu Zainal Abidin Pagar Alam Bandar Lampung. IAIN Metro: 2016

Burhan Ashafa. Metode Penelitian Hukum. Jakarta: Rineka Cipta, 2013

Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji.

Hikmah Ibadah Haji. Jakarta: Depag RI, 2015.

Eric Alamzah Limawandoyo dan Augustinus Simanjuntak. “Pengelolaan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada PT. Aneka Sejahtera Egineering. dalam Jurnsl Manajemen Bisnis Petra. Surabaya: Universitas Kristen Petra. Vol. 1. No. 2, 2013.

H. Syahrul. "Marketing Dalam Perspektif Hukum Islam". dalam Jurnal Hukum Diktum. Makasar: UIN Alauddin. Vol. 10 No. 2. Juli 2012.

Henrikus Passiamanto. dkk. “Analisis Efisiensi Pemasaran Karang Hias di Pulau Panggang. Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu”. dalam Buletin Ekonomi Perikanan. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB.

Vol. VI. No.2 Tahun 2006.

Husein Umar. Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2009.

Imam Mustofa. Fiqih Mu’amalah Kontemporer. Yogyakarta: Kaukaba Dipantara, 2015.

Irham Fahmi. Manajemen Strategis Teori dan Aplikasi. Bandung: Alfabeta, 2015.

Joko Subagyo. Metodelogi Penelitian Dalam Teori & Praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 2006.

Kartini Kartono. Pengantar Metodelogi Riset Sosial. Bandung: CV Mundur Maju, 1996.

Kasmir dan Jakfar. Studi Klayakan Bisnis. Jakarta: Kencana, 2012.

Kasmir. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Jakarta: PT. Raja Grafindo, 2014.

---. Manajemen Perbankan. Jakarta: Rajawali Pers , 2014.

Lexy J.Moleong. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2013.

Lina Listia Panggayu. Strategi Marketing Dalam Capaian Target Pembiayaan Murabahah di KSPPS Assafi’iyah Kantor Pusat Kota Gajah Lampung Tengah. IAIN Metro: 2017

M. Mursid. Manajemen Pemasaran.cet.3. Jakarta: Bumi Aksara, 2003.

Mahmud Machfeedz. Pengantar Bisnis Modern. Yogyakarta: Andi, 2007.

Martiman. “Strategi Pemasaran Barang Dan Jasa Perusahaan Melalui Media Iklan”. dalam Jurnal Ilmiah Widya. Jakarta: STIE Sailendra. Volume 2 Nomor 2 Mei-Juli 2014.

Monle Lee dan Carla Jhonson. Prinsip-Prinsip Pokok Periklanan Dalam Persepektif Global.cet. 3. Jakarta: Kencana, 2011.

Muhammad Syafi’i Antonio. Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani, 2001.

Nur Asnawi dan Muhammad Asanan Fanani. Pemasaran Syariah: Teori. Filosofi.

dan Isu-isu Kontemporer .Depok: Rajawali Pers, 2017.

Nur Rianto Al Arif. Dasar-Dasar Pemasaran Bank Syariah. Bandung: Alfabeta, 2012.

Nurul Mubarok dan Eriza Yolanda Maldina. “Strategi Pemasaran Islami dalam Meningkatkan Penjualan Pada Butik Calista”. dalam Jurnal Economic.

Palembang: UIN Raden Fatah Palembang. Vol.3. No 1. Juni 2017.

Pandji Anoraga. Manajemen Bisnis. Jakarta: PT. Rhineka Cipta, 2009.

Philip Kotler dan Kevin Lane Keller. Manajemen Pemasaran. cet.12. Jakarta:

Erlangga, 2009.

Rahmani Timorita Yulianti. “Asas-asas Perjanjian Akad dalam Hukum Kontrak Syariah”.dalam La Riba Yogyakarta:Universitas Islam Indonesia Yogyakarta Vol. II. No. 1, 2008.

Safitri Erika Akmalia. Peran Marketing Dalam Meningkatkan minat menabung produk sirela di KJKS KSPPS Walisongo Cabang Mijen Semarang. UIN Walisongo, 2017

Sofjan Assauri. Manajemen Pemasaran Dasar. Konsep. dan Startegi. Jakarta:

Rajawali Pers, 2015.

Sopa dan Siti Rahmah. "Studi Evaluasi Dana Talangan Haji Produk Perbankan Syariah Di Indonesia". dalam jurnal Ahkam. Jakarta: Universitas Muhammadiyah Jakarta. Vol. 8. No. 2.

Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2016.

Suharsimi Akunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta:

Rineka Cipta, 2010.

Sumardi Sruyabrata. Metodelogi Penelitian. cet.24 .Jakarta: Rajawali Press, 2013.

Sutrisno Hadi. Metodologi Reseach I. Yogyakarta: Yayasan Penerbit Psikologi UGM, 1984.

Syaikh al-‘Allamah Muhammad. Fiqih Empat Mazhab. cet. 2. Bandung: Hasyimi, 2004.

Talabah. “Dana Talangan Haji: Problem dan Hukumnya”. dalam Jurnal Tarjih .yogyakarta: Pendidikan Ulama’ Tarjih Muhammadiyah PUTM Putra Yogyakarta. Vol. 11 No. 1 1434 H/2013 M.

W. Gulo. Metodelogi Penelitian. cet.3. Jakarta: PT. Grasindo, 2004.

Yuliawati. Strategi Pemasaran Dalam Meningkatkan Produk Tabungan Haji BRI Syariah iB di BRI Syariah KC. Tanjung Karang. IAIN Metro: 2017

Zaki Fadil dan Priyo Utama. Teknik Marketing Itu Mudah. Yogyakarta: Second Hope, 2015.