• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kepemilikan Saham Anggota Direksi pada BPR

BAB II FORMAT TRANSPARANSI PENERAPAN TATA KELOLA

B. Kepemilikan Saham Direksi

1. Kepemilikan Saham Anggota Direksi pada BPR

No. Nama Anggota Direksi NIK *) Nominal (Rp) Persentase Kepemilikan (%)

1 Saniatma Adinoto - - -

2 Albertus Susilo - - -

2. Kepemilikan Saham Anggota pada Perusahaan Lain

No. Nama Anggota Direksi NIK *) Sandi Bank

C. Hubungan Keuangan dan/ atau Hubungan Keluarga Anggota Direksi dengan Anggota Direksi dengan Anggota Direksi Lain, Anggota Dewan Komisaris dan/ atau Pemegang Saham BPR

1. Hubungan Keuangan Anggota Direksi pada BPR

No. Nama Anggota Direksi NIK *)

Hubungan Keuangan **) Anggota

Direksi Lain

Anggota Dewan

Komisaris Pemegang Saham 1 Saniatma

Adinoto - Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada

2 Albertus Susilo - Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada

2. Hubungan Keluarga Anggota Direksi pada BPR

No. Nama Anggota

Direksi NIK *)

Hubungan Keluarga **) Anggota Direksi

Lain

Anggota Dewan

Komisaris Pemegang Saham 1 Saniatma Adinoto - Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada

2 Albertus Susilo - Tidak Ada Tidak Ada Tidak Ada

D. Kepemilikan Saham Dewan Komisaris

1. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris pada BPR No. Nama Anggota

Dewan Komisaris NIK *) Nominal (Rp) Persentase

Kepemilikan (%)

1 Kristian Kawiran - - -

2 Goei Elvian Kertojoyo - - -

2. Kepemilikan Saham Anggota Dewan Komisaris pada Perusahaan Lain No. Nama Anggota

E. Hubungan Keuangan dan/ atau Hubungan Keluarga Anggota Dewan Komisaris dengan Anggota Dewan Komisaris Lain, Anggota Direksi dan/ atau Pemegang Saham BPR

1. Hubungan Keuangan Anggota Dewan Komisaris pada BPR

No.

Hubungan Keuangan **) Anggota

2. Hubungan Keluarga Anggota Dewan Komisaris pada BPR

No.

Nama Anggota Dewan Komisaris

NIK *)

Hubungan Keluarga **) Anggota Dewan

Komisaris Lain

Anggota

Direksi Pemegang Saham 1 Kristian

F. Paket/ Kebijakan Remunerasi dan Fasilitas Lain bagi Direksi dan Dewan Komisaris yang Ditetapkan Berdasarkan RUPS

1. Paket/ Kebijakan Remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris yang Ditetapkan Berdasarkan RUPS

No. Direksi Dewan Komisaris

Jenis Remunerasi

2. Uraian Fasilitas Lain bagi Direksi dan Dewan Komisaris yang Ditetapkan Berdasarkan RUPS No. Jenis Fasilitas Lain

(dalam 1 tahun)

Uraian Fasilitas Disertai dengan Jumlah Fasilitas (Unit)

Direksi Dewan Komisaris

1 Perumahan - -

2 Transportasi - -

3 Asuransi Kesehatan - -

4 Fasilitas Lainnya *) - -

G. Rasio Gaji Tetinggi dan Gaji Terendah

Rasio gaji tertinggi dan gaji terendah dalam perbandingan

Keterangan *) Perbandingan

(a/b) : 1 Rasio gaji pegawai yang tertinggi (a) dan gaji pegawai yang

terendah (b) 1,6 : 1

Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi (a) dan gaji anggota Direksi

yang terendah (b) 1 : 1

Rasio gaji anggota Dewan Komisaris yang tertinggi (a) dan gaji

anggota Dewan Komisaris yang terendah (b) 0 : 1

Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi (a) dan gaji anggota

Dewan Komisaris yang tertinggi (b) 0 : 1

Rasio gaji anggota Direksi yang tertinggi (a) dan gaji Pegawai yang

tertinggi (b) 3,8 : 1

H. Frekuensi Rapat Dewan Komisaris

1. Pelaksanaan Rapat Dalam 1 (Satu) Tahun No. Tanggal Rapat Jumlah

Peserta

Topik/ Materi Pembahasan 1 29 Juni 2020 2 (dua) 1. Hasil temuan pemeriksaan dari OJK ;

2. Pemberian pinjaman dengan adanya pandemi Covid-19 ;

3. Rencana pergantian Core Banking System ; 4. Penagihan terhadap kredit NPL.

2 22 Juli 2020 2 (dua) 1. Efisiensi beban operasional ;

2. Pemberian kredit secara hati – hati ; 3. Penagihan terhadap kredit NPL.

3 11 September 2020

2 (dua) 1. Efisiensi beban operasional ; 2. Penagihan terhadap kredit NPL ;

3. Pemberian kredit dalam kondisi pandemic Covid-19 ;

4. Protokol kesehatan atas pandemi Covid-19.

4 7 Desember 2020

2 (dua) 1. Ekspansi kredit akibat pandemi Covid-19 ; 2. Efisiensi biaya operasional ;

3. Perubahan Core Banking System.

2. Kehadiran Anggota Dewan Komisaris

No. Nama Anggota

Dewan Komisaris NIK*) Frekuensi Kehadiran Tingkat Kehadiran (dalam %) **) Fisik Telekonferensi

1 Kristian Kawiran - 4 - 100

2 Goei Elvian Kertojoyo

- 4 - 100

I. Jumlah Penyimpangan Internal (Internal Fraud)

Selama Tahun 2020 PT. BPR Aneka Danaraya tidak terdapat penyimpangan internal yang dilakukan oleh para pengurus, pegawai tetap dan pegawai kontrak BPR, baik yang berkaitan dengan simpanan dana masyarakat atau penyalahgunaan kredit.

Jumlah Penyimpangan Internal*) (Dalam 1 Tahun)

Jumlah Kasus yang Dilakukan Oleh

Anggota

Jumlah Penyimpangan Internal*) (Dalam 1 Tahun)

Jumlah Kasus yang Dilakukan Oleh Anggota

Belum diupayakan

penyelesaiannya***) - - - -

Telah ditindaklanjuti melalui

proses hukum - - - -

J. Permasalahan Hukum yang Dihadapi

Tidak terdapat permasalahan hukum secara perdata atau pidana yang dihadapi oleh PT. BPR Aneka Danaraya selama tahun 2020, baik yang berkaitan dengan penyalahgunaan kredit atau simpanan dana masyarakat.

Permasalahan Hukum Jumlah (Satuan)

Perdata Pidana

Telah selesai (telah mempunyai kekuatan

hukum yang tetap) - -

Dalam proses penyelesaian - -

Total - -

K. Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan

Tidak terdapat transaksi yang mengandung benturan kepentingan yang dapat merugikan atau mengurangi keuntungan PT. BPR Aneka Danaraya selama tahun 2020.

No.

Pihak yang Memiliki

Benturan Kepentingan Pengambilan Keputusan

Jenis

L. Pemberian Dana Untuk Kegiatan Sosial dan Kegiatan Politik

Selama tahun 2020, PT. BPR Aneka Danaraya tidak pernah melakukan pemberian dana untuk kegiatan sosial dan politik.

No. Tanggal

M. Hasil Penialian (Self Assessment)

Laporan mengenai hasil perhitungan secara Self Assessment atas Pelaksanaan Tata Kelola (GCG) pada tahun 2020 di PT. BPR Aneka Danaraya dikategorikan kedalam Predikat Komposit Baik dengan nilai 2,29.

PT. BPR Aneka Danaraya

Ringkasan Perhitungan Nilai Komposit Self Assessment Tahun 2020 No. Aspek Yang Dinilai Bobot

(a) Peringkat

(b) Nilai

(a) x (b) Catatan

1. Pelaksanaan tugas dan

tanggung jawab Direksi 20% 2,40 0,48 Direksi belum efektif dalam menerapkan prinsip Tata Kelola di BPR, tetapi sudah mempertanggung jawabkan pelaksanaan tugasnya kepada pemegang saham melalui RUPS.

2. Pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris

15% 2,51 0,38 Dewan Komisaris belum

sepenuhnya melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan prinsip tata kelola terlihat dari belum optimalnya fungsi pengawasan terhadap kebijakan Direksi.

3. Kelengkapan dan

pelaksanaan tugas atau fungsi Komite

0 % - - Kelengkapan dan pelaksanaan

tugas dan fungsi komite masih belum dapat dilakukan oleh BPR, dikarenakan modal inti masih belum mencukupi sesuai ketentuan dari OJK.

4. Penanganan benturan

kepentingan 10% 3,00 0,30 Tidak ada benturan kepentingan yang dapat merugikan BPR atau mengurangi keuntungan BPR.

5. Penerapan fungsi

kepatuhan 10% 2,73 0,27 Penerapan fungsi kepatuhan

berjalan cukup efektif sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang dimiliki BPR dan juga ketentuan OJK serta peraturan perundang - undangan yang berlaku.

6. Penerapan fungsi audit

intern 10% 2,00 0,20 Pelaksanaan fungsi Audit Intern

BPR telah berjalan dengan baik sesuai dengan pedoman audit yang telah disusun oleh BPR.

7. Penerapan fungsi audit

ekstern 2,5 % 3,00 0,08 Kantor Akuntan Publik telah

melaksanakan audit secara independen dan sesuai dengan ketentuan berlaku.

8. Penerapan manajemen risiko, termasuk sistem pengendalian intern

0% - - Penerapan Manajemen Risiko

pada pelaksanaan kegiatan usaha dan operasional belum optimal, tercermin dari kurangnya budaya sadar risiko (risk awarness) baik dari pengurus dan karyawan BPR.

9. Batas maksimum

pemberian kredit 7,5% 2,90 0,22 Dalam pemberian kredit, telah memenuhi ketentuan OJK, prinsip kehati - hatian dan perundang - undangan dan tidak terdapat pelanggaran dan pelampauan BMPK.

10. Rencana bisnis BPR 7,5% 2,73 0,21 BPR telah menyiapkan Rencana Bisnis sesuai dengan ketentuan dan menggambarkan rencana strategis termasuk rencana penyelesaian permasalahan BPR sesuai dengan ketentuan OJK.

11. Transparansi kondisi keuangan dan non keuangan

7,5% 2,10 0,16 Informasi keuangan dan non keuangan telah disusun dan disajikan sesuai dengan ketentuan OJK atau lembaga lain dan dipublikasikan tepat waktu.

Nilai komposit 100% 2,29 Baik

N. Kesimpulan Umum Hasil Penerapan Tata Kelola

Kesimpulan Umum Hasil Self Assesment Pelaksanaan Penilaian Penerapan Tata Kelola BPR Aneka Danaraya Tahun 2020 sebagai berikut :

1. Sesuai dengan penilaian Penerapan Tata Kelola, BPR Aneka Danaraya mendapatkan nilai komposit sebagi berikut :

a. 2,54 (Baik) untuk hasil penilaian sebelum Manajemen Risiko.

b. 2,29 (Baik) untuk hasil penilaian setelah Manajemen Risiko.

2. Secara umum pelaksanaan Prinsip – prinsip Tata Kelola BPR Aneka Danaraya sudah mulai diterapkan tetapi masih belum optimal, sebagaimana dibawah ini :

a. BPR telah membuat Pedoman Kebijakan dan Prosedur Tata Kelola (Good Corporate Governance), diharapkan kedepan dapat mendukung pelaksaan Tata Kelola BPR dan berjalan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

b. Sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan tentang persyaratan Jumlah, Komposisi, Kriteria dan Independensi serta Integritas, Kompetensi dan Reputasi Keuangan Direksi maupun Dewan Komisaris dapat dipenuhi oleh BPR.

c. Dewan Komisaris belum secara optimal memberikan pengawasan dan saran kepada Direksi dalam menentukan langkah – langkah strategis yang perlu dijalankan dalam mendukung kegiatan dalam BPR.

Direksi belum sepenuhnya aktif dalam melakukan diskusi, memberikan masukan serta memantau kondisi internal dan perkembangan faktor eksternal yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi strategi bisnis BPR.

d. Tidak terdapat transaksi yang mengandung benturan kepentingan yang dapat merugikan atau mengurangi keuntungan BPR.

Dokumen terkait