BAB II TINJAUAN PUSTAKA
C. Kerangka Pemikiran
Adapun penjelasan dari kerangka pemikiran di bawah ini bahwa yang menjadi faktor penghambat untuk meminimalisir kecelakaan dan kerusakan berat khususnya yang di akibatkan kebakaran diatas kapal yaitu pengetahuan crew kapal yang masih minim. Dan dalam kondisi saat ini
22
dan meminimalisir keselamat dan kerusakan berat yang diakibatkan oleh kebakaran. Sehingga hal yang di inginkan, crew kapal harus dapat memahami Fire Drill di atas kapal untuk meminimalisir kerusakan berat di ats kapal yang sesuai dengan peraturan SOLAS 1974, SOLAS Amandemen 2014, serta ILO 1996 yang menjelaskan tentang Drill di atas kapal. Latihan kebakaran minimal dilakukan satu kali dalam seminggu untuk kapal penumpang dan untuk satu bulan sekali untuk kapal barang, sehingga dapat melatih crew kapal cepat tanggap dan tidak gugup saat menghadapi kebakaran di kapal agar meminimalisir kerusakan berat diatas kapal MT Chem Luck.
23
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Jenis Penelitian
Penelitian merupakan suatu proses dari suatu rangkaian langkah- langkah yang dilakukan secara terencana dan sistematis,guna mendapatkan pemecahan masalah atau jawaban terhadap pernyataan-pernyataan tertentu. Karya ilmiah terapan ini menggunakan jenis penelitian Kualitatif.
Menurut Suryabrata (2006), Penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan dan mengolah data yang sifatnya deskriptif, seperti transkripsi wawancara, catatan lapangan, gambar, foto rekaman video dan lain-lain. Sehingga metode penelitian berisi pengetahuan yang mengkaji ketentuan mengenai metode-metode yang digunakan dalam penelitian.Pada umumnya penelitian merupakan refleksi keinginan untuk memperoleh dan mengembangkan pengetahuan yang merupakan kebutuhan dasar manusia sehingga menjadi motivasi untuk melakukan penelitian.Jenis metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah aktual yang dihadapi serta mengumpulkan data atau informasi untuk disusun, dijelaskan dan selanjutnya dianalisis.
Penelitian deskriptif juga merupakan salah satu jenis penelitian yang tujuannya untuk menyajikan gambaran lengkap mengenai setting sosial atau dimaksudkan untuk eksplorasi dan klarifikasi mengenai suatu
24
25
fenomena atau kenyataan sosial, dengan jalan mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah dan unit yang diteliti antara fenomena yang diuji. Dalam penelitian ini, peneliti telah memiliki definisi jelas tentang subjek penelitian dan akan menggunakan pertanyaan who dalam menggali informasi yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah menghasilkan gambaran akurat tentang sebuah kelompok, menggambarkan mekanisme sebuah proses atau hubungan, memberikan gambaran lengkap baik dalam bentuk verbal atau numerikal, menyajikan informasi dasar akan suatu hubungan, menciptakan seperangkat kategori dan mengklasifikasikan subjek penelitian, menjelaskan seperangkat tahapan atau proses, serta untuk menyimpan informasi bersifat kontradiktif mengenai subjek penelitian.
B. Lokasi Penelitian
Penulis akan melakukan penelitianpada saat penulis melaksanakan Praktek Laut (PRALA) yang dilaksanakan di kapal MT Chem Luckpada semester V dan VI. Tempat Penelitianakan dilaksanakandiatas kapaldimana penulis melakukan praktek berlayar.
C. Jenis dan Sumber Data
Data yang dikumpulkan dan digunakan dalam penyusunan karya ilmiah terapan ini adalah data yang merupakan informasi yang diperoleh penulis melalui pengamatan langsung dan wawancara. Dari sumber- sumber ini diperoleh data sebagai berikut :
26
1. Data Primer
Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari sumber pertama melalui proseduran dicatat. Dalam hal ini penulis memperoleh data primer dengan cara langsung dari hasil wawancara dengan pihak terkait, yang mengetahui tentang permasalahan yang akan penulis angkat. Penulis memperoleh dari hasil wawancara atau berdiskusi dengan mualim, yang bertanggung jawab untuk keselamatan kerja, dan perwira lain yang lebih tahu tentang permasalahan ini di kapal.
(Jonathan Sarwono,2006:129).
2. Data sekunder
Data sekunder adalah data yang diperoleh dari sumber tidak langsung yang biasanya berupa data dokumentasi dan arsip-arsip resmi,yang diusahakan sendiri pengumpulannya oleh penulis, selain dari sumbernya yang diteliti. Data ini diperoleh dari buku-buku dan internet yang berkaitan dengan obyek penelitian karya ilmiah terapan atau yang berhubungan dengan permasalahan yang akan dibahas, yang diperlukan sebagai pedoman teoritis dan ketentuan formal dari keadaan nyata dalam observasi. Serta dari informasi lain yang telah disampaikan pada saat kuliah (Jonathan Sarwono,2006:129).
D. Pemiliahan Informan
Pemilihan informan sangat erat kaitannya dengan pengumpulan informasi dan pengumpulan data. Pengumpulan informasi dan data merupakan langkah yang penting dalam suatu penelitian yang akan digunakan sebagai bahan analisis dan pengujian kesimpulan. Oleh karena
27
itu, pemilihan informasi dan alat pengumpulan data yang tepat dapat membantu pencapaian hasil atau pemecahan masalah yang tepat dan benar.
Pada penelitian ini penulis memilih 4 informan sebagai sumber informasi yang sudah sesuai dengan bidangnya.Yang pertama Mualim I yang bertanggung jawab sebagai komandan pada saat terjadi kebakaran.Yang kedua Mualim III yang bertanggung jawab atas alat perlengkapan pemadam kebakaran dan membantu Mualim I dalam mengatur Fire Drill.Yang ketiga Bosun bertanggung jawab sebagai pembawa alat perlengkapan pemadam kebakaran.Yang terakhir Kepala Kamar Mesin (KKM) bertanggung jawab sebagai komandan umum kamar mesin.
Pengumpulan data merupakan langkah yang sangat penting dalam sebuah penelitian. Data yang dikumpulkan akan digunakan sabagai analisis dan pengujian tentang kesimpulan yang dirumuskan. Kemudian data disususn secara sestematis, sesuai dangan masalah yang akan dibahas yaitu mengenai penerapan Fire Drill diatas kapal sebagai upaya meminimalisasi kebakaran diatas kapal.
Teknikpengumpulan data erat hubungannya dengan masalah yanag akan dipecahkan. Dalam suatu penelitian, penggunaan teknik pengumpulan data dan materi pengumpulan data yang tepat dapat membantu mencapai hasil atau pemecahan masalah yang akurat.
28
Adapun penggunaan teknik pengumpulan data yaitu : 1. Metode Observasi
Metode observasi merupakan teknik pengumpulan data,dimana penelitian melakukan pengamatan secara langsung ke objek penelitian untuk melihat dari dekat kegitan yang dilakukan(Riduwan,2004:104).
Metode observasi seringkali diartikan sebagai pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap gejalayang tampak pada subyek penelitian.Teknik observasi sebagai pengamatan dan pencatatan secara sistematik hendaknya dilakukan pada subyek yang secara aktif mereaksi terhadap obyek.Dan pada penelitian ini penulis melakukan observasi pada saat melakukan Praktek Laut (PRALA) diatas kapal MT Chem Luck.
2. Metode Wawancara
Menurut Setyadin dalam Gunawan (2013:160), wawancara merupakan suatu percakapan yang diarahkan pada suatu masalah tertentu dan merupakan proses tanya jawab lisan dimana dua orang atau lebih berhadapan secara fisik. Data-data yang diperoleh dalam metode wawancara adalah bersumber dari seorang ahli ataupun yang berkometmen dalam suatu masalah ataupun pihak-pihak yang bersangkutan dengan materi yang disusun oleh penulis.
Metode wawancara juga termasuk pemilihan informan yang nantinya akan memberikan informasi terkait data yang diperoleh dalam peneitian.
29
Adapun dalam penulisan ini, dilakukan wawancara dari informan yang selaku responden :
a. Bagian Deck (Deck Derpartement) 1) Mualim I (Cheif Officer)
2) Mualim III (Third Officer) 3) Bosun (Boatswain)
b. Bagian Mesin (Engine Departement) : 1) KKM (Chief Engineer)
3. Metode Dokumentasi
Yang dimaksud dengan metode dokumentasi adalah sekumpulan berkas yakni mencari data mengenai hal-hal berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen, agenda dan sebagainya.
Dari pengertian di atas, dapat dipahami bahwa metode dokumentasi dapat diartikan sebagai suatu cara pengumpulan data yang diperoleh dari dokumen-dokumen yang ada atau catatan-catatan yang tersimpan, baik itu berupa catatan transkrip, buku, surat kabar, dan lain sebagainya.
E. Teknik Analisis Data
Penyajian untuk penulisan karya ilmiah terapan ini adalah menggunakan metode deskriptif. Yaitu penulisan yang berisi paparan dan uraian mengenai suatu obyek permasalahan yang timbul pada saat tertentu.
Metode ini digunakan untuk memaparkan secara rinci dengan tujuan memberikan informasi mengenai masalah yang timbul dan berhubungan
30
Sugiyono, 2010, menyatakan bahwa aktivitas dalam pengolahan dan analisis data meliputi data reduction, data display, conclusion drawing/verification. Langkah-langkah tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Data collecting
Instrumen pengumpulan data adalah alat bantu yang dipilih dan digunakan oleh peneliti dalam kegiatannya mengumpulkan data agar kegiatan tersebut menjadi sistematis dan dipermudah olehnya.
Instrumen pengumpulan data adalah cara-cara yang dapat digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data. Instumen sebagi alat bantu dalam menggunakan metode pengumpulan data merupakan sarana yang dapat diwujudkan dalam benda, misalnya angket, perangkat tes,pedoman wawancara,pedoman observasi, skala dan sebaginya.
Instrumen penelitian merupakan sesuatu yang amat penting dan strategi kedudukannya didalam keseluruhan kegiatan penelitian.
Dengan instrumen akan diperoleh data yang merupakan bahan penting untuk menjawab permasalahan, mencari sesuatu yang akan digunakan untuk mencapi tujuan. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian.
31
2. Data Reduction
Melakukan reduksi data dapat diartikan sebagai upaya merangkum dan memilih hal-hal pokok serta mefokuskan diri pada data yang relevan dengan permasalahan yang dikaji. Pada kenyataannya data temuan di lapangan bisa sangat beragam dan heterogen, sehingga perlu dilakukan pemilahan dan penyusunan secara sistematis agar diperoleh data yang dibutuhkan.
3. Data Display
Setelah data direduksi,tahap berikutnya adalah melakukan displayataupenyajian data sehingga temuan dapat digambarkan secara utuh, menyeluruh, sehingga bagian-bagian pokoknya terlihat jelas untuk memudahkan pemaknaan. Sugiyono (2010) menyatakan bahwa penyajian data dalam penelitian kualitatif dapat dilakukan melalui uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori,flowchart, dan sejenisnya.
4. Conclusion and Verification
Tahapan berikutnya dari analisis data adalah penarikan kesimpulan (konklusi) dan verifikasi. Berdasarkan reduksi dan display data temuan penelitian, peneliti dapat menarik kesimpulan. Penarikan kesimpulan dalam penelitian kualitatif, pada dasarnya masih bersifat sementara, karena data hasil temuan harus diverifikasi dan dicek keabsahannya melalui berbagai teknik.Verifikasi yang dilakukan bertujuan untuk mempertajam pemaknaan temuan, sehingga diperoleh kesimpulan yang benar-benar menggambarkan realita.
32
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto, Suharsismi. (1998). Prosedur Penelitian, Suatu Pendekatan Praktek.PT Rineka Cipta. Jakarta
Bima Pramana (2013). Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran.
http://dokumen.tips/documents/makalah-pencegahan-dan- penanggulangan-kebakaran.htmlDiakses Pada 22 Maret 2018 Chinta Estria (2015) Prinsip-prinsip Pencegahan Kebakaran
https://sbaskoro.wordpress.com/2007/11/01/pencegahan-dan- penanggulangan-kebakaran-serta-serta-penyelamatan-dir
DwiSakti (2012). Klasifikasi Kebakaran Berdasarkan Sumber Api .http://dwisaktisinergi.co.id/klasifikasi-kebakaran-nerdasarkan- sumber-api/?lang=id&ckattempt=1Diakses Pada 26 April 2018
Gomes (2014).Cara Pemadaman kebakaran Di Atas
Kapal.http://www.maritimeworld.web.id/2014/07/3-cara- pemadam-kebakaran-di-atas-kapal.htmlDiakses Pada 29 Mei 2018
Hamid Patilima (1999) Metode Penelitian Kualitatif. Bandung:ALFABETA.
Luthfiyah Fitwi (2011). Metode Penelitian Kualitatif(Sistematika Penelitian Kualitatif),(Online),http://wordpress.com/teknologi-
pendidikan/metode-penelitian-kualitatif-sistematika-penelitian- kualitatif.Diakses pada tanggal 05 Mei 2018
Politeknik Pelayaran Surabaya (2016). Prosedur Darurat dan Sar Politeknik Pelayaran Surabaya (2016). Basic Safety Training
Ridwan, (1999) Proposal Penelitian.Bandung:ALFABET
Sedarmayanti, (2001) Metodologi Penelitian. Mandar Maju,Bandung.
Silalahi, Bennett; Silalahi, Rumondang, (1991).Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Penerbit PPM, Jakarta.
SOLAS 2014 Chapter II-2 Regs. 15 (Fire Training Manual) and 16 (Fire Safety Operations)
SOLAS 2014 Chapter III Regs 19, 3.4 (Fire Drill) SOLAS 1974 Chapetr III Regs 19, 3.1&3.2(Drills)
ILO 1996 Accident prevention on board ship at sea and in port