• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kerangka Teori

Dalam dokumen INDAH YULIA PRATIWI NIM (Halaman 27-32)

Teori IMC (sebuah konsep dari perencanaan komunikasi pemasaran yang memperkenalkan nilai tambah dari rencana komprehensif yang mengevaluasi peran strategis dari berbagai disiplin komunikasi misalnya periklanan umum, respon langsung, sales promotion, dan Public Relation serta mengombinasikan disiplin- disiplin ilmu ini untuk memberikan penjelasan, konsistensi dan dampak komunikasi yang maksimal). Sebuah perusahaan memilih untuk menggunakan pendekatan IMC ini dalam mengelola pemasaran mereka.

8 Ziyan Luthfiani noor Falah, Ahmad Sarbini, dan Yuliani, Strategi Marketing Dompet Dhuafa dalam meningkatan kepercayaan muzakki Jawa Barat ( Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah volume 1, nomor 2, 2016. Fakultas Dkwah Dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung).

12

Alasan Fundamental adalah munculnya pemahaman mengenai pentingnya upaya untuk memandukan berbagai fungsi komunikasi yang tersedia daripada membiarkan berbagai fungsi komunikasi itu berkerja sendiri-sendiri. Untuk mengetahui bauran pemasaran Dompet Dhuafa Jawa Tengah dalam menarik donatur/pekurban, berikut kerangka pikir yang digambarkan peneliti:

Sumber oleh peneliti, 2019

Strategi IMC yang baik akan memberikan dorongan yang lebih besar ke produk, jasa, dan ide untuk diterima atau dibeli Donatur. Tidak hanya itu, strategi IMC yang baik akan melanggengkan kesukaan Dontaur terhadap produk, jasa, atau ide tersebut. IMC berusaha mencari jalan terbaik dalam menggabungkan atau memanfaatkan berbagai media tersebut untuk hasil yang maksimal.

Promosi dan penjualan adalah berbagai kumpulan alat-alat insentif yang sebagian besar berjangka pendek, yang dirancang untuk merangsang pembelian produk atau jasa tertentu dengan lebih cepat dan lebih besar oleh

Teori IMC (Integrated

Marketing Communication ) Bauran Pemasaran

product

price place

promotion Strategi komunikasi

pemasaran

Kurban Online THK DD JATENG

Donatur

13

donatur atau pedagang. Dan secara internal, promosi penjualan makin diakui sebagai alat penjualan yang sangat efektif. Dari bauran pemasaran tersebut Dompet Dhuafa Jawa Tengah memilih promotion (promosi) dalam salah satu strategi penjualannya. Komunikasi pemasaran yang dilakukakn masing-masing bagian, maka perusahaan dapat menghindari terjadinya duplikasi pekerjaan.

Perusahaan memperoleh manfaat dari sinergi diantara berbagai instrumen promosi serta mengembangkan komunikasi pemasaran yang lebih efektif dan efisien salah satu bentuk alat promosi Tebar Hewan Kurban (kurban online) Dompet Dhuafa Jawa Tengah yaitu dengan menggunakan offline dan online, offlinenya adalah dengan kartu donasi, flyer/brosur, rontek, X-banner dan mini banner, sedangkan online menggunakan internet.

F. Metode Penelitian 1. Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif . yaitu suatu prosedur penelitian yang menggunakan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan pelaku yang diamati. Sama hal nya dengan pendekatan kualitatif yaitu suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tulisan dan prilaku yang dapat diamati dari subyek itu sendiri. Dan penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data yang diambil dari macam-macam jurnal penelitian ilmiah yang telah dipublikasi.

2. Lokasi Penelitian

Lokasi penelitian merupakan tempat yang menjadi objek penelitian.

Untuk itu, peneliti mengambil studi kasus mengenai analisis strategi komunikasi pemasaran pada kurban online Dompet Dhuafa jawa tengah dalam meningkatkan kepercayaan donatur, lembaga ini beralamat di Jl.

Pamularsih No 18 C, Semarang.

14 3. Sumber Data

a. Data primer

Data primer adalah data yang diperoleh langsung dari subjek penelitian. Dengan pengambilan data secara langsung pada subjek yang diamati atau diwawancarai Sumber data utama dicatat melalui catatan tertulis atau melalui perekaman video/audio tapes, pengambilan foto, atau film. Pencatatan sumber data utama melalui wawancara atau pengamatan berperan serta merupakan hasil usaha gabungan dari kegiatan melihat, mendengar, dan bertanya9. Data primer merupakan data pokok yang menjadi sumber penelitian. Data tersebut diperoleh dari hasil wawancara, obsevasi atau dengan cara lainnya kepada kepala pimpinan cabang Dompet Dhuafa Jawa Tengah, manajer program kurban online, dan donatur kurban online.

b. Data sekunder

Data sekunder adalah sumber diluar kata dan tindakan yang merupakan sumber kedua, dan tidak bisa diabaikan. Dilihat dari segi sumber data, bahan tambahan yang berasal dari sumber tertulis dapat dibagi atas sumber buku dan majalah ilmiah, sumber dari arsip, dokumen pribadi, dan dokumen resmi10. Data sekunder merupakan data yang digunakan sebagai data pendukung suatu penelitian untuk menguatkan kebenaran dari data tersebut.

4. Teknik pengumpulan data

Teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling strategis dalam penelitian, karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Tanpa mengetahui teknik pengumpulan data yang memenuhi standar data, maka peneliti tidak akan mendapatkan data yang

9 Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Kualitatif, h. 157

10 Lexy J Moleong, Metodologi,..., h. 159

15

memenuhi standar data yang ditetapkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian kualitatif yaitu:

a. Teknik wawancara yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara semi terstruktur, di mana dari awal penelitian (pra penelitian) sudah berusaha mendapatkan informasi walaupun belum mengunakan pedoman wawancara yang tersusun secara lengkap dan sistematis pada setiap wawancara yang dilakukan. Kemudian pada saat akan melakukan penelitian yang lebih mendalam berulah melakukan wawancara dengan mengunkaan pedoman yang tersusun secara sistematis.

b. Obervasi merupakan suatu pengamatan yang komplek, di mana peneliti melakukan pengamatan langsung di tempat penelitian.

Observasi ini digunakan untuk mengumpulkan data tentang bagaimana lembaga Dompet Dhuafa dalam melakukan strategi komunikasi pemasaran pada kurban online Dompet Dhuafa Jawa tengah agar mampu meningkatkan kepercayaan donatur.

c. Dokumentasi, merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu.

Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar, atau kaya-karya monumental dari seseorang. Selain dari dua teknik diatas, data hasil pengamatan juga membutuhkan pengkajian data yang berupa dokumen, seperti arsip-arsip surat, laporan yang dibutuhkan untuk menunjang penelitian ini.11

5. Teknik Analisis Data

Analisis data dalam penelitian kualitatif ini menggunakan metode deskriptif, yaitu data yang dikumpulkan adalah berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka. Hal itu disebabkan oleh adanya penerapan metode kualitatif12.Selain itu, peneliti juga menggunakan metode analisis fenomenologi, dimana peneliti melihat fenomena yang terjadi di tengah masyarakat.

11 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2012, h. 224

12 Lexy J. Moleong, Metodologi,..., h. 11

16

Sehubungan dengan hal tersebut, maka peneliti akan mengumpulkan data yang diperoleh dari lembaga Dompet Dhuafa Jawa Tengah kemudian data yang telah dikumpulkan dianalisis oleh peneliti dan data tersebut diintepretasikan.

Dalam dokumen INDAH YULIA PRATIWI NIM (Halaman 27-32)

Dokumen terkait