PERGURUAN TINGGI
7 KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
7.1 KESIMPULAN
Permasalahan utama yang dihadapi oleh Kota Yogyakarta dalam hal pengelolaan sampah adalah timbulan sampah yang cukup banyak melebihi rata – rata timbulan nasional (0,8 kg/orang/hari). Timbulan sampah yang ada masih belum dipilah oleh masyarakat sehingga menyebabkan kesulitan dalam penanganan selanjutnya. Keterbatasan lahan serta rendahnya penerimaan masyarakat akan pembangunan Prasarana dan Sarana Persampahan (PSP) juga mejadi permasalahan yang harus diatasi. Selain itu penanganan sampah di Kota Yogyakarta masih bergantung pada TPST Piyungan yang kondisi saat ini telah kritis dan sering ditutup. Perluasan TPST Piyungan beberapa tahun ke depan juga akan menurunkan kemampuannya dalam menerima sampah.
Dari permalasahan tersebut kebijakan dan strategi utama masterplan ini adalah upaya untuk pengurangan sampah semaksimal mungkin sebelum berakhir ditimbun di TPST. Upaya ini dapat dilaksanakan mulai dari pembatasan timbulan sampah, pemakaian kembali, pemilahan sampah di level masyarakat (dari sumber sampah), modernisasi TPS, pengolahan sampah di Bank Sampah dan TPS3R/MRF baik yang dimiliki pemerintah maupun diadakan secara mandiri oleh pelaku usaha serta membangun TPST level kota untuk mengolah sampah menjadi kompos dan RDF skala besar
7.2 REKOMENDASI
Table 7.67 Matriks rekomendasi utama dan jangka waktu pelaksanaan
No Rekomendasi Jangka
Pendek
Jangka Menengah Jangka Panjang
2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 1 Rencana Program Teknis-Teknologis
Program pemilahan/pewadahan
1.1 Menjalankan pemilahan dari sumber sampah minimal menjadi dua jenis sampah (organik dan anorganik)
Program pengumpulan
1.2 Menerapkan sistem dropbox yang bisa diletakkan di Bank Sampah untuk sistem pengumpulan sampah spesifik
(B3/medis/elektronika) serta kerjasama dengan industri untuk pengolahannya
Program pengolahan sampah
1.3 Merevitalisasi TPS3R yang ada supaya dapat mengolah sampah organik kapasitas 5 ton/hari di zona 1 dan menambah jumlah TPS3R/MRF secara bertahap di zona 2 dan 3.
1.3.1. Revitalisasi pada Zona 1 1.3.2. Penambahan pada Zona 2 1.3.3. Penambahan pada Zona 3
1.4 Merevitalisasi Bank Sampah sehingga mampu melakukan biokonversi sampah sisa makanan kapasitas 50 kg/hari tiap unit.
1.5 Melakukan reduksi jumlah sekaligus modernisasi TPS/Depo menjadi TPS indoor
2 Rencana Program Pengaturan
2.1 Melengkapi peraturan daerah untuk mendukung upaya - upaya pengelolaan sampah
2.1.1. Penyusunan rancangan 2.1.2. Pengesahan
3 Rencana Program Kelembagaan
3.1 Mengidentifikasi lembaga-lembaga sosial keagamaan yang
No Rekomendasi Jangka Pendek
Jangka Menengah Jangka Panjang
2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 dapat mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat
yang sesuai dengan kondisi sosial dan lingkungan sekitar 3.2 Meningkatkan peran fasilitator kelurahan untuk mengawasi
pengolahan sampah mandiri di masyarakat dengan
pembentukan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di tingkat RW
3.3 Membentuk BLUD/BUMD untuk penanganan persampahan sekaligus mengelola pendapatan dari upaya pengolahan sampah
4 Rencana Program Keuangan
4.1 Memanfaatkan CSR perusahaan untuk mendukung pengelolaan persampahan tingkat masyarakat
5 Rencana Program Peran Serta Masyarakat/ Swasta/ Perguruan Tinggi 5.1 Mengintegrasikan pengolahan sampah dengan pertanian kota
melalui penyediaan kompos dan pakan
5.2 Melakukan upaya pembatasan sampah plastik yang didukung dengan peraturan dan partisipasi aktif warga
5.3 Mewajibkan pelaku usaha tertentu untuk memiliki unit TPS3R mandiri yang mampu mengolah minimal 0,1 ton/hari sampah tiap unit
5.4 Menjajaki kerjasama dengan industri semen/PLTU untuk memanfaatkan sampah menjadi bahan bakar (RDF)
5.4.1. Penjajakan kerjasama
5.4.2. Pemanfaatan residu sampah menjadi RDF
LAMPIRAN
Tabel 1. Perencanaan Pengelolaan Sampah hingga tahun 2031.
No Uraian Satuan Realisasi Rencana Tahun
2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031
1 Timbulan Sampah Ton/hari 298,87 334,31 336,11 337,91 339,71 341,50 343,30 345,10 346,90 348,69 350,49 2 Pengelolaan Sampah Ton/hari 297,17 332,64 334,77 336,56 338,69 340,48 342,61 344,41 346,55 348,34 350,49
% 99,43% 99,50% 99,60% 99,60% 99,70% 99,70% 99,80% 99,80% 99,90% 99,90% 100,00%
3
Pengurangan Timbulan Sampah
Ton/hari 40,46 47,13 50,42 54,74 59,79 65,57 72,09 79,37 87,42 96,24 105,15
% 13,54% 14,10% 15,00% 16,20% 17,60% 19,20% 21,00% 23,00% 25,20% 27,60% 30,00%
3.1. Pembatasan timbulan
sampah plastik Ton/hari 0,00 5,27 6,79 10,01 12,96 17,64 22,06 28,24 34,19 41,91 48,72
3.2. Pemanfaatan Kembali Ton/hari
3.3. Pendaur Ulangan
Sampah Ton/hari 40,46 41,86 43,63 44,73 46,83 47,93 50,03 51,13 53,23 54,33 56,43 3.3.1 Bank
Sampah Ton/hari 1,47 1,57 1,67 1,77 1,87 1,97 2,07 2,17 2,27 2,37 2,47
3.3.2 BSF Ton/hari 0,00 0,50 1,00 1,50 2,00 2,50 3,00 3,50 4,00 4,50 5,00
3.3.3 Pengumpulan
di Lapak Ton/hari 38,96 39,46 39,96 40,46 40,96 41,46 41,96 42,46 42,96 43.46 43.96 3.3.4 TPS3R
Mandiri* Ton/hari 0,03 0,33 1,00 1,00 2,00 2,00 3,00 3,00 4,00 4,00 5,00
4
Penanganan Timbulan Sampah
Ton/hari 256,71 285,51 284,35 281,82 278,90 274,91 270,52 265,04 259,13 252,10 245,34
% 85,89% 85,40% 84,60% 83,40% 82,10% 80,50% 78,80% 76,80% 74,70% 72,30% 70,00%
4.1 Pengolahan Ton/hari 1,37 1,37 6,37 46,37 51,37 51,37 56,37 56,37 61,37 61,37 66,37
4.1.1. TPS3R
Nitikan Ton/hari 1,37 1,37 6,37 6,37 6,37 6,37 6,37 6,37 6,37 6,37 6,37
4.1.2. MRF
Composting Ton/hari 0,00 0,00 0,00 0,00 5,00 5,00 10,00 10,00 15,00 15,00 20,00
No Uraian Satuan Realisasi Rencana Tahun
2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 4.1.3. TPST/ITF Ton/hari 0,00 0,00 0,00 40,00 40,00 40,00 40,00 40,00 40,00 40,00 40,00
4.2 Pemrosesan Akhir Ton/hari 255,34 284,14 277,98 235,45 227,53 223,54 214,15 208,67 197,76 190,73 178,97
4.2.1.
Sampah yang ditimbun di TPA
Ton/hari 242,57 269,93 264,08 223,67 216,16 212,36 203,45 198,23 187,88 181,20 169,93
4.2.2.
Recovery plastik oleh pemulung
Ton/hari 12,77 14,21 13,90 11,77 11,37 11,17 10,70 10,43 9,88 9,53 9,04
5 Sampah tidak tertangani Ton/hari 1,70 1,67 1,34 1,35 1,02 1,02 0,69 0,69 0,35 0,35 0,00
6 Pengangkutan Ton/hari 256,71 285,51 284,35 281,82 278,90 274,91 270,52 265,04 259,13 252,10 182,16 m3/hari 770,13 856,52 853,05 245,45 836,69 824,73 811,56 795,10 777,39 756,45 546,48 Pemda m3/hari 616,10 685,22 682,44 676,36 669,35 659,79 649,25 636,08 621,91 605,16 437,18 Swasta m3/hari 154,03 171,30 170,61 169,09 167,34 164,95 162,31 159,02 155,48 151,29 109,30
*TPS3R Mandiri adalah TPS3R yang dimiliki dan dikelola secara mandiri oleh unit usaha/ swasta
Tabel 2. Rekapitulasi jumlah sarana dan prasarana persampahan hingga tahun 2031
No Uraian Satuan Realisasi Rencana Tahun
2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031
1
Infrastruktur Pengurangan
Sampah
1.1. BSF Kapasitas 50
kg/hari Unit 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100
1.2. TPS3R Kapasitas 1
ton/hari Unit 0 0 1 1 2 2 3 3 4 4 5
1.3. Bank Sampah Induk Unit 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1
2
Infrastruktur Penanganan
Sampah
2.1. MRF Kapasitas 5
ton/hari Unit 0 0 0 0 1 1 2 2 3 3 4
2.3. TPST/ITF Kapasitas 40
ton/hari Unit 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1
3
Sarana/Prasarana Pengumpul dan Pengangkutan
3.1. Prasarana
Pengumpulan m3 770,13 856.52 853,05 845,45 836,69 824,73 811,56 795,10 777,39 756,45 546,48 3.2. Sarana Pengangkutan m3 616,10 685,22 682,44 676,36 669,35 659,79 649.25 636,08 621,91 605,16 437,18
3.2.1.
Dump Truk/Arm Roll/Compactor
@ 6 m3 - 2 rit
Unit 51 57 57 56 56 55 54 53 52 50 36
Tabel 3. Rekapitulasi Kebutuhan Penambahan Prasarana Persampahan Sesuai Target hingga tahun 2031
No Uraian Satuan Jumlah Rencana Tahun
2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031
1
Infrastruktur Pengurangan
Sampah
1.1. BSF Kapasitas 50
kg/hari Unit 100 10 10 10 10 10 10 10 10 10 10
1.2. TPS3R Kapasitas 1
ton/hari Unit 4 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1
1.3. Bank Sampah Induk Unit 1 0 1 0 0 0 0 0 0 0 0
2
Infrastruktur Penanganan
Sampah
2.1. MRF Kapasitas 5
ton/hari Unit 4 0 0 0 1 0 1 0 1 0 1
2.3. TPST/ITF Kapasitas 40
ton/hari Unit 1 0 0 1 0 0 0 0 0 0 0
3
Sarana/Prasarana Pengumpul dan Pengangkutan
3.1.
Prasarana
Pengumpulan m3 Kebutuhan Sarana pengumpulan maksimum (857 m3) lebih kecil dari jumlah sarana pengumpul yang ada (2.063,47 m3), pengadaan sarana prasarana pengumpulan dilaksanakan dalam rangka rehabilitasi dan peremajaan
3.2. Sarana Pengangkutan m3
Kebutuhan Sarana pengangkutan maksimum (57 unit) lebih kecil dari jumlah sarana pengangkutan yang ada (61 unit), pengadaan sarana pengangkutan dilaksanakan dalam rangka rehabilitasi dan peremajaan.
3.2.1.
Dump Truk/Arm Roll/Compactor
@ 6 m3 - 2 rit
Unit
Tabel 4. Optimalisasi Sarana dan Prasarana Pengelolaan Sampah hingga Tahun 2031
No Uraian Satuan Jumlah Rencana Tahun
2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031 1
Penambahan Infrastruktur
Pengurangan Sampah
1.1. BSF Ton/hari 1,00 0,10 0,10 0,10 0,10 0,10 0,10 0,10 0,10 0,10 0,10
1.2. TPS3R Ton/hari 5,00 0,50 0,50 0,50 0,50 0,50 0,50 0,50 0,50 0,50 0,50
2
Penambahan Infrastruktur
Penanganan Sampah
2.1. TPS Indoor Ton/hari 5,00 0,00 5,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Tabel 5. Rangkuman target pengelolaan, pengurangan, dan penanganan sampah Kota Yogyakarta hingga tahun 2031.
Uraian Satuan Capaian Target Tahun
2021 2022 2023 2024 2025 2026 2027 2028 2029 2030 2031
PENGELOLAAN Ton/hari 297,17 332,64 334,77 336,56 338,69 340,48 342,61 344,41 346,55 348,34 350,49
% 99,43% 99,50% 99,60% 99,60% 99,70% 99,70% 99,80% 99,80% 99,90% 99,90% 100,00%
PENGURANGAN Ton/hari 40,46 47,13 50,42 54,74 59,79 65,57 72,09 79,37 87,42 96,24 105,15
% 13,54% 14,10% 15,00% 16,20% 17,60% 19,20% 21,00% 23,00% 25,20% 27,60% 30,00%
PENANGANAN Ton/hari 256,71 285,51 284,35 281,82 278,90 274,91 270,52 265,04 259,13 252,10 245,34
% 85,89% 85,40% 84,60% 83,40% 82,10% 80,50% 78,80% 76,80% 74,70% 72,30% 70,00%
Tabel 6. Perhitungan neraca pengelolaan sampah Kota Yogyakarta PERHITUNGAN TIMBULAN SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
No Keterangan Volume Satuan Sumber Data
A Jumlah penduduk Kota Yogyakarta by BPS 373.589 orang data dari DLH, jumlah penduduk by BPS B Koefisien timbulan sampah by DLH 0,8 kg/orang/hari data dari DLH
C Koefisien timbulan sampah permukiman dari hasil survei
0,51 kg/orang/hari dari hasil survei sampah D Estimasi timbulan sampah total Kota
Yogyakarta (A x B)
298,87 ton/hari perkalian koefisien sampah DLH dengan jumlah penduduk BPS
E Timbulan sampah total permukiman dari hasil survei (A x C)
190,53 ton/hari perkalian koefisien dari hasil survei dengan jumlah penduduk BPS
F Timbulan sampah nonpermukiman dari hasil survei (D - E)
108,341 ton/hari estimasi timbulan sampah dikurangi estimasi timbulan sampah permukiman sesuai hasil konfirmasi
G Sampah yang diharapkan tidak terkelola (0.57% x D)
1,70 ton/hari diharapkan sebesar ini
PENGURANGAN SAMPAH
H Bank Sampah Induk 0,03 ton/hari data dari DLH
I Bank Sampah 1,44 ton/hari data dari DLH
J Pemulung/Pelapak 38,96 ton/hari data dari DLH, masuk ke industri daur ulang
K TPS3R 1,40 ton/hari data dari DLH; 0,84 ke pengomposan; 0,04 ke daur ulang; 0.51
ke TPST Piyungan
L Dibuang ke TPST Piyungan 255,04 ton/hari data dari DLH; 12,98 ke daur ulang, 242,06 ditimbun M Tidak Terkelola (D - H - I - J - K - L) 2,51 ton/hari perhitungan
Tabel 7. Perhitungan Timbulan Sampah Nonpermukiman
JENIS FASILITAS
KOEFISIEN SAMPAH/ UNIT
(DARI HASIL SURVEI SAMPAH)
SATUAN PER UNIT
JUMLAH
UNIT SATUAN TOTAL SAMPAH
(kg) SUMBER DATA
TOKO 0,027 kg/m2 2.028.900 m2 54.780,30 jumlah toko dari BPS, Kota Jogja
dalam angka 2021
SEKOLAH 0,082 kg/org 83.917 org (murid +
guru)
6.881,16 data dari BPS, Kota Jogja dalam angka 2021 dan dapodik, dikalikan 5% (hanya guru piket yang masuk)
PASAR 2 kg/pedagang 14.274 pedagang 27.192 data dinas pasar
KANTOR 0,035 kg/pegawai 26.397 pegawai 923,88 data dari BPS, Kota Jogja dalam
angka 2021, yang masuk wfo 25%
JALAN 0,01 kg/m 116.814 m 1.168,14 data dari DLH dan disesuaikan
dengan Perwal Jalan
HOTEL 0,501 kg/bed 5.131 bed 2.570,63 data dinas pariwisata 20.524 bed
diasumsikan 25% terisi
RESTORAN 0,19 kg/m2 33.600 m2 6.384 diasumsikan hanya 50% pengunjung
RUMAH SAKIT 0,78 kg/bed 1.701 bed 1.326,78 data dari BPS
FASILITAS UMUM
0.003 kg/m2 2.371.539 m2 7.114,62
TOTAL 108.341,48 kg/hari