• Tidak ada hasil yang ditemukan

D. Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen

VI. KESIMPULAN DAN SARAN

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa:

1) Jumlah konsumsi mi instan per rumah tangga adalah sebesar 1.300,5 gram atau 17-18 bungkus per bulan untuk mi instan rebus dan 1.364,9 gram atau 15-16 bungkus per bulan untuk mi instan goreng. Frekuensi konsumsi mi instan oleh responden rumah tangga sebagian besar lebih dari enam belas kali dalam sebulan begitu juga dengan frekuensi pembeliannya. Rata-rata responden mengkonsumsi kedua jenis mi instan yaitu mi goreng dan mi rebus dan mengkonsumsinya sebagai makanan pengganti nasi untuk pemenuhan kebutuhan konsumsinya sehari-hari.

2) Tingkat kepuasan konsumen terhadap mi instan berada pada tingkatan “sangat puas”yaitu sebesar 81,3 persen, jadi harapan atau tingkat

kepentingan konsumen telah terpenuhi oleh mi instan sebesar 81,3 persen. Tingkat kepuasan mi instan berdasarkan jenis mi instan yaitu mi instan rebus dan mi instan goreng berada pada tingkatan “sangatpuas” yaitu sebesar 82,91 persen dan 82,30 persen. Tingkat kepuasan konsumen

berdasarkan merk pada jenis mi instan rebus terdapat empat merk yang

memiliki tingkat kepuasan “sangat puas” yaitu merk Indomie, Mi Sedaap, Supermi, dan Mi ABC, sedangkan Sarimi berada pada tingkat kepuasan “puas”. Pada tingkat kepuasan mi instan berdasarkan merk pada mi instan goreng terdapat tiga merk mi instan yang berada pada tingkat kepuasan “sangat puas” yaitu merk Indomie, Mi sedaap, dan Sarimi, sedangkan merk Supermi berada pada tingkat kepuasan “puas”.

B. SARAN

1) Bagi produsen mi instan agar dapat meningkatkan kinerja atribut produk agar dapat memenuhi harapan dan tingkat kepuasan konsumen rumah tangga mencapai 100 persen.

2) Peneliti selanjutnya diharapkan bisa meneliti pola konsumsi dan tingkat kepuasan dengan perbedaan tingkat pendapatan rumah tangga agar dapat lebih mengetahui pola konsumsi dan tingkat kepuasan rumah tangga dalam mengkonsumsi mi instan pada berbagai tingkat pendapatan.

DAFTAR PUSTAKA

Arsyad, L. 1987.Ekonomi Mikro. Ikhtisar Teori dan Soal Jawab. BPFE. Yogyakarta.

Anggraini,V. 2013. Analisis Tingkat Kepuasan dan Loyalitas Konsumen Gula Pasir Merek Glaku di Kota Bandar Lampung.Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung.

BPS [Badan Pusat Statistik] Provinsi Lampung. 2015.Lampung Dalam Angka 2014. Bandar Lampung.

BPS [Badan Pusat Statistik] Provinsi Lampung. 2015.Kota BandarLampung Dalam Angka 2014. Bandar Lampung.

BPS [Badan Pusat Statistik] Provinsi Lampung. 2015.Kecamatan Kemiling Dalam Angka 2014. Bandar Lampung.

BPS [Badan Pusat Statistik] Provinsi Lampung. 2015.Kecamatan sukarame Dalam Angka 2014. Bandar Lampung.

BPS [Badan Pusat Statistik] Provinsi Lampung. 2015.Pengeluaran Untuk Konsumsi Penduduk Indonesia 2014. Bandar Lampung.

BPS [Badan Pusat Statistik] Provinsi Lampung. 2013.Pengeluaran Untuk Konsumsi Penduduk Indonesia Per Provinsi 2012. Bandar Lampung. Budiarto, T. 1993.Dasar Pemasaran. Gunadarma. Jakarta.

Darussalam dan Danny. 2007.Treaty Shopping dan Anti Pengenalan Pajak.Inside Tax Edisi Perkenalan. Danny Darussalam Tax Center. Jakarta.

Engel, Dkk. 1994.Perilaku Konsumen (F.X Budianto, Penerjemahan. Binarupa Aksara. Jakarta.

Engel, Dkk. 1994.Perilaku Konsumen. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. Ghozali, I. 2001.Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Edisi

Giese dan Cote. 2000.Defining Consumer Satisfaction. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Gujarati, D. 2004.Basic Econometrics (Ekonometrika Dasar).Alih bahasa Sumarno Zain. Erlangga. Jakarta.

Haliana, N. 2010. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian produk mie instan merek Indomie. Jurnal Bunda Mulia,Vol: 3. http://www.gunadarma.ac.id/library/articles /graduate/economy/2009/Artikel_10205880.pdf. Diakses tanggal 06 Mei 2013.

Hasibuan, A. R. 2001. Perilaku konsumen mie instan dalam upaya mengurangi ketergantungann terhadap makanan pokok beras di Yogyakarta.Jurnal BPTPI,Vol. IX. http://bptpbogor.litbang.dephut.go.id/index.php/ pages/jurnal. Diakses tanggal 21 Februari 2013.

Husein, U. 2000.Metodologi Penelitian, Aplikasi dalam Pemasaran. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Indriani, Y. 2015.Gizi dan Pangan. CV. Anugrah Utama Raharja. Bandar Lampung.

Istiharini. 2006. Pengaruh atribut produk, bauran promosi dan harga Indomie dan Mie Sedaap terhadap loyalitas konsumen Indomie.Jurnal Administrasi Bisnis,Vol 10. http://journal.unpar.ac.id/index.php/BinaEkonomi/article/ view/665. Diakses tanggal 30 November 2012.

Kaltimpost. 2013. Konsumsi Mie Instan Naik, Beras Turun. http://kaltim.prokal. co/read/news/138080-konsumsi-mi-instan-naik-beras-turun. Diakses tanggal 13 September 2013.

Kotler,P dan Amstrong. 2003.Dasar-dasar Pemasaran. Jilid 1&2. PT Indeks kelompok Gramedia. Jakarta.

Kotler,P dan Gary, A. 2004.Prinsip-Prinsip Pemasaran. Jilid 2 edisi kesepuluh. Erlangga. Jakarta.

Kotler, P. 1997.Manajemen PemasaranAnalisis Perencanaan Implementasi Lembaga dan Kontrol. Terjemahan Hermawa, A.A. Universitas Indonesia. Jakarta.

Kotler, P. 2004.Manajemen Pemasaran. Edisi Millenium.PT Prenhallindo. Jakarta.

Moenir, H.A.S. 1998.Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia. Bumi Aksara. Jakarta.

Musti, H. 2005. Pengaruh atribut produk Indomie terhadap keputusan pembelian konsumen di Ceri Swalayan Kopo Elok Bandung. http://elib.unikom.ac.id /download.php?id=2898. Diakses tanggal 30 November 2012.

Prabu, A. 2009.Perilaku Konsumen. PT Refika Aditama. Bandung. Purnawijayanti, H. 2001.Sanitasi Higiene dan Keselamatan Kerja

DalamPengelolaan Makanan.Kanisius. Yogyakarta.

Sarkim, L. 2005. Perilaku konsumsi mie instan pada mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Undana Kupang Yang Tinggal di Kos Wilayah Naikoten 1.Jurnal MKM, Vol:5. https://mediakesehatanmasyarakat.files. wordpress.com/2012/06/artikel-keenam-linda.pdf. Diakses tanggal 21 Februari 2013.

Setiadi. 2003.Perilaku Konsumen:Konsep dan Implikasi Untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran.Prenada Media. Jakarta.

Simamora, B. 2001.Memenangkan Pasar Dengan Efektif Dan Profitable. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Soekartawi. 2003.Teori Ekonomi Produksi:dengan Bahasan Analisis Fungsi Cobb-Douglas. Raja grafindo Persada. Jakarta.

Stanton,J. 1991.Prinsip Pemasaran. Erlangga. Jakarta.

Sugiarto,S.L dan Deni. 2003.Teknik Sampling. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Supranto,J. 1992.Statistik Teori dan Aplikasi. Jilid II. Erlangga. Jakarta. Tjiptono, F. 1996.Strategi Bisnis dan Manajemen. Andi Offset. Yogyakarta. Tjiptono, F. 2001.Strategi Pemasaran. Andi Offset. Yogyakarta.

Umboh, N. 2015. Analisis kepuasan Mie Steven di Pasar Pinasungkulan

Karombasan Manado. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/cocos/article/ download/8102/7663. Diakses tanggal 06 Maret 2016.

Warta Ekonomi. 2006. Mie Instan: Mulai Mengganti Makanan Pokok. www.wartaekonomi.com/indikator.asp?/aid=7375&cid+25. Diakses tanggal 13 September 2013.

Wilkie,W. 1994.Consumer Behavior. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

World Instant Noodles Association. 2014. Global Demand for Instant Noodle.

Dokumen terkait