5.1Kesimpulan
Penelitianinibertujuanuntukmengetahuiapakahterdapatpengaruhkepemilikanasingda numurperusahaanterhadappengungkapancorporate social responsibility
padaperusahaanpertambanganMinyakdan Gas Bumi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia padatahun 2008-2013. Berdasarkanhasilanalisis data yang
telahdijabarkanpadababsebelumnyamakadapatditarikkesimpulansebagaiberikut: 1. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwakepemilikanasingdanumurperusahaansecarab
ersama-samaberpengaruhpada pengungkapancorporate social responsibility; 2. Kepemilikanasingsecara statistik
berpengaruhsecarasignifikanterhadappengungkapancorporate social responsibility;
3. Umur perusahaansecara statistik
berpengaruhsecarasignifikanterhadappengungkapancorporate social responsibility.
47
5.2KeterbatasanPenelitian
Penelitianinimempunyaiketerbatasan-keterbatasan yang
dapatdijadikanbahanpertimbanganbagipenelitiberikutnya agar mendapatkanhasil yang lebihbaiklagi.
1. Data CSRD yang digunakandalampenelitianinibelum sepenuhnya
menggunakan sustainability report sebagai dasar penilaian CSR dikarenakan tidak semua perusahaan membuat sustainability report, sehingga hanya menggunakan laporan tahunan dari setiap perusahaan dan dilengkapi dengan sustainability report bagi yang mengungkapkan
2. Jumlahsampelpenelitianhanya pada industri pertambangan Minyak dan Gas Bumi yang hanya terdiri dari 8 perusahaan.
Sehinggakesimpulanpenelitianinimungkintidakakanberlakuuntukperusahaan padasektormaupun subsektor lainnya.
3. Penggunaan GRI-G4 belummaksimaldalampenghitungan item-item yang diungkapkanoleh perusahaan. Dari 56 item masih ada 174 hal yang seharusnya diungkapkan lebih terperinci, namun peneliti hanya
menggunakan 56 item sebagai dasar penghitungan pengungkapan CSR perusahaan menurut GRI-G4 Oil and Gas Sector.
4. Subjektifitas dari masing-masing peneliti menyebabkan perbedaan dalam penilain CSRD. Peneliti juga memiliki cara penilaian tersendiri yang mengakibatkan hasil penelitian berbeda dari hasil penelitian-penelitian sebelumnya yang telah dilakukan
48
5. Kurangnya faktor lain yang digunakan oleh peneliti dalam menilai
determinan CSRD. Sehingga penelitian ini belum sepenuhnya dapat melihat determinan Corporate social Responsibility
5.3 Saran
Berdasarkanhasilanalisispembahasansertabeberapakesimpulandanketerbatasanpadap enelitianini, adapun saran-saran yang dapatdiberikanmelaluihasilpenelitianini agar dapatmendapatkanhasil yang lebihbaik, yaitu:
1. Penelitianselanjutnyadiharapkanmenggunakanlaporankeberlanjutan
(sustainability report) yang lebihbanyaklagi, sehingga hasil penelitian dapat lebih akurat dalam penilaian CSR.
2. Penelitianselanjutnyadiharapkanlebihterperincilagidalammenghitungpengung kapan CSR yang tercantumdalam GRI-G4 oil and gas sector. Tidak hanya menggunakan 56 item pengungkapan menurut GRI namun juga lebih terperinci lagi dalam penghitungannya dengan melihat 174 hal yang
seharusnya diungkapkan. Sehingga penggunaan GRI-G4 Oil and Gas sector lebih maksimal.
3. Diharapkan dalam penelitian mengenai determinan CSRD di masa yang akan datang dapat menggunakan faktor-faktor lain yang mempengaruhi Corporate Social Reponsibility Disclosure. Sehingga hasil penelitian yang akan datang dapat lebih akurat dalam memberikan bukti empiris determina Corporate Social Responsibility Disclosure.
DAFTAR PUSTAKA
Ang, Robert. 1997. Buku Pintar Pasar Modal Indonesia. Jakarta: Mediasoft Indonesia.
Anis Chariri, dan Firman A. Nugroho. 2009. Retorika Dalam Pelaporan Corporate Social Responsibility: Analisis Semiotik atas Sustainability Reporting PT Aneka Tambang Tbk. Simposium Nasional XII. Palembang Anthony dan Govindarajan. 2005. Management Control System, Edisi 11,
penerjemah: F.X. Kurniawan Tjakrawala, dan Krista. Jakarta: Salemba Empat.
Augusty, Ferdinand. 2006. Metode Penelitin Manejemen: Pedoman Penelitian Untuk Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi Ilmu Manajemen. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponergoro.
Nagib Salem Bayoud, Marie Kavanagh, dan Geoff Slaughter (2012). Factors Influencing Levels of Corporate Social Responsibility Disclosure by Libyan Firms: A Mixed Study. International Journal of Economic and Finance Vol. 4 , No.4,April 2012.
Chapple, Wendy and Jeremy Moon. CSR in Asia: A Seven Country Study of CSR Website Reporting. ICCSR Research Paper Series – ISSN 1479-5124. Clarkson, B. E. M. 1995. A stakeholder framework for analysing and evaluating
corporate social performance. Academy of Management Review.
Collins, James C. dan Jerry I. Porras. 2001. Organizational Climate and Culture. San Fransisco: Jossey-Bass.
Elkington, J. 1998. Cannibals with Forks: The Triple Bottom Line of 21st Century Business. Capstone.Oxford.
Gray, et al. 1996. “Accounting and Accountibility: Changes and Challenges in
Corporate Social and Evironmental Reporting”. Prentice Hall Europe, Hemel Hempstead.
Ghozali, Imam. 2006. Analisis Multivariate SPSS. Universitas Diponegoro. Semarang.
Ghozali dan Chariri. 2007. Teori Akuntansi. Universitas Diponegoro. Semarang Guthrie, James., et al. 2006. The Voluntary Reporting Of Intellectual Capital
Comparing Evidence From Hongkong and Australia. Journal of Intellectual Capital. Vol 7.
Global Reporting Initiaive (GRI). 2013. Sustainability Reporting Guideline (GRI-G4). (http://www.globalreporting.org), diakses 14 Oktober 2014.
Global Reporting Initiative. 2014. GRI G4 Guidelines and ISO 26000:2010 How to Use the GRI G4 Guidelines and ISO 26000 in Conjunction. Amsterdam: ISO copyright office
Harahap, Sofyan Syafri. 2005. Analisis Kritis atas Laporan Keuangan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Ikatan Akuntan Indonesia. 2007. Standara Akuntansi Keuangan. Edisi 2007. Jakarta: Salemba Empat.
Jensen, M.C dan Meckling, W.H. 1976. Theory of the firm: Managerial Behavior, Agency Costs and Ownership Structure. Journal of Financial Economics, October, 1976, Vol.3, No.4,pp 305-360.
Kasmir. 2008. Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Rajawali Pers. Machmud, Novita dan Chaerul D. Djakman. (2008). Pengaruh Struktur
Kepemilikan Terhadap Luas Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial (CSR Disclosure) pada Laporan Tahunan Perusahaan; Studi Empiris pada Perusahaan Publik yang Tercatat di Bursa Efeke Indonesia tahun 2006. Makalah disampaikan pada Simposium Nasional Akuntansi XI, Pontianak, 22-25 Juli 2008.
Nugroho, Ahmadi. 2012. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Intellectual Capital Disclosure (ICD). Accounting Analysis Journal. Vol 1. No.2
Nuryana, Mu’man. 2005. Corporate Social Responsibility dan Kontribusi bagi pembangunan Berkelanjutan. Diklat Pekerjaan Sosial Industri, BBPPKS. Bandung.
Priyanka, Felina dan Sukirno. 2013. Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility terhadap Profitabilitas Perusahaan High Profile. Jurnal Profita: Kajian Ilmu Akuntansi. Vol. 1.No.3. Universtitas Negeri Yogyakarta.
Reni Retno Fr. Anggraini. 2006. Pengungkapan Informasi Sosial dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Informasi Sosial dalam Laporan Keuangan Tahunan (Studi Empiris pada Perusahaan-Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Jakarta). Simposium Nasional Akuntansi 9. Samsiar, A., S. Haerani, dan G. Pagalung. 2009. Pengaruh Pengungkapan
Corporate Social Responsibility Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan dan Harga Saham. www.pdf-search.com. Diakses pada 10 Maret 2015
Sucipto. 2003. Penilaian Kinerja Keuangan. Universitas Sumatera Utara.
Suryani, Charina Garis. 2013. Disclosure of Corporate Social Responsibility(CSR) and The Impact On Mining Companies. The Indonesian Accounting ReviewVol. 3, No. , July 2013, pages 141-148. Syamsuddin, Lukman. 2007. Manajemen Keuangan Perusahaan: Konsep
Aplikasi dalam Perencanaan, Pengawasan, dan Pengambilan Keputusan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Tandelilin, Eduardus. 2001. Analisis Investasi dan Manajemen Portofolio. Yogyakarta: BPFE.
Tanimoto, Kanji dan Kenji Suzuki. 2008. Corporate Social Responsibility in Japan: Analyzing The Participating Companies in Global Reporting Initiative. Working Paper, March:1-20.
Titisari, Kartika Hendra, Eko Suwardi dan Doddy Setiawan. 2010. CSR dan Kinerja Perusahaan. Simposium Nasional Akuntansi 13. Purwokerto, 13-15 Oktober.
Ulum, Ihyaul. 2009. Intellectual Capital: Konsep dan Kajian Empiris. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Utami, Suci dan Sawitri Dwi Prastiti. 2011. Pengaruh Karakteristik Perusahaan terhadap Social Disclosure. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, TH 16, No. 1, Maret 2011
Viana, Eka Dasra. 2012. Analisis Perbandingan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Corporate Social Responsibility(CSR): Kasus di Indonesia dan Malaysia. Tesis. Universitas Gajah Mada. Yogyakarta
Wiranata, Yulius Ardy dan Yeterina Widi Nugrahanti. 2013. Pengaruh Struktur Kepemilikan Terhadap Profitabilitas Perusahaan Manufaktur di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Vol. 15, No. 1.
Yohanes Kurniawan Susanto dan Josua Tarigan. 2013. Pengaruh Pengungkapan Sustainability Report terhadap Profitabilitas Perusahaan. Business Accounting Review, Vol. 1. Universitas Kristen Petra. Surabaya
BAPEPAM-LK No. Kep-38/PM/1996 Tentang Laporan
Undang-Undang No.40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas
Peraturan Pemerintah No.47 Tahun 2012 Tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi http://www.TEMPO.CO/read/kolom/2013/06/05/735/pelaporan-keberlanjutan-dan-Indonesia. Diakses pada 7 Maret 2015