DETERMINANTS OF BREASTFEEDING UP TO THE AGE OF 2 YEARS HARJAMUKTI CIREBON TAHUN 2015
E. KESIMPULAN DAN SARAN 1. Kesimpulan
a. Minoritas responden memberikan ASI sampai dengan 2 tahun di Wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon sebesar 39,33% dikarenakan adanya pengaruh budaya setempat bahwa umur menyapih hanya 18 bulan untuk anak perempuan dan 2 tahun untuk anak laki-laki.
b. Faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI sampai dengan 2 tahun di Wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon adalah riwayat ASI eksklusif , sikap ibu, dan dukungan tenaga kesehatan.
informasi, dan ketersediaan fasilitas tidak terbukti secara statistik berhubungan dengan pemberian ASI sampai dengan usia 2 tahun di Wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.
d. Riwayat ASI eksklusif merupakan variabel yang dominan berhubungan dengan pemberian ASI sampai dengan usia 2 tahun di Wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Responden yang memiliki riwayat ASI eksklusif berpeluang 5 kali untuk memberikan ASI sampai dengan 2 tahun di Wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon dibanding responden yang tidak memiliki riwayat ASI eksklusif.
2. Saran
Bagi Dinas Kesehatan Kota Cirebon
a. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk menggiatkan kembali pencapaian program ASI Eksklusif di wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.
b. Meningkatkan pelatihan bagi tenaga kesehatan, kader dan kelompok penggiat ASI (KP ASI)
Bagi Petugas Kesehatan
a. Meningkatkan keterampilan diri untuk bisa menumbuhkan sikap positif ibu terhadap praktik pemberian ASI sampai dengan usia 2 tahun.
b. Meningkatkan promosi kesehatan berkenaan keuntungan pemberian ASI sampai dengan usia 2 tahun tidak sebatas hanya informasi tentang ASI Eksklusif
Bagi Peneliti lain
Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan responden, tempat penelitian dan variabel yang berbeda keterkaitan budaya setempat sehingga didapatkan hasil penelitian yang menyempurnakan penelitian ini.
F. DAFTAR PUSTAKA
Abdoerrachman, Affandi, Agusman, Alatas, Dahlan, A, Aminullah, A, dkk. 2005
.Ilmu Kesehatan Anak 3, Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran
UI
Abdulah, Giri Inayah. 2012. Tesis Determinan Pemberian ASI Pada Ibu Bekerja
di Kementrian Kesehatan RI. Universitas Indonesia
Abdullah,Muhammad Tahir, Alimin Maidin, Andi Dwi Lestari Amalia. 2013.
Kondisi Fisik, Pengetahuan Pendidikan Pekerjaan lbu, dan Lama Pemberian ASI Secara Penuh. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional
ISSN 1907-7505, Volume 8 Nomor 5 Desember tahun.
Afifah, D, N. 2007. Faktor yang berperan dalam kegagalan praktik pemberian
ASI Eksklusif. Universitas Diponegoro.
Afriana, N. 2004. Tesis: Analisis Praktek pemberian ASI pada Ibu Bekerja di
Pemerintahan DKI Jakarta. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas
Indonesia.
Ahluwalia I, Morrow B, Hsia J. 2005. Why do women stop breastfeeding?
Finding from pregnancy risk assessment and monitoring system.
Pediatrics volume 116, American Academy of Pediatrics
Anderson J, Johnstone B, Remley D. 1999. Breast feeding and cognitive
development: a meta analysis, Am j clin Nutrition volume 70,
Arifiani, M. 2007. Hubungan Antara Lama Pemberian ASI dan Frekuensi
Kehadiran Balita di Posyandu dengan Status Gizi Balita Usia 12-24 bulan. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.
Arisman. 2004. Gizi dalam Daur Kehidupan, Buku Kedokteran, EGC, Jakarta Chan YS, Mattar CN, Chong YS, Chew A, Tan P, Chan YH, et al. 2007. Simple
antenatal preparation to improve breastfeeding practice: a randomized
controlled trial. Obstet Gynecol 109:73-80
Masson SAS. Article in French. Breastfeeding: health benefits for child and mother.
Cox, S. 2006. Breastfeeding with Confidence, Panduan untuk belajar menyusui
dengan percaya diri. Jakarta : PT. Elex Media
Depkes, RI. 2001. Manajemen Laktasi, Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat.
Dewey KG, Heinig MJ, Nommsen-Rivers LA. 1995. Differences in morbidity
between breast-fed and formula-fed infants. J Pediatr. dalam
www.pediatrics.org/cgi/content/full/111/4/e360, diakses tanggal 10 Juli 2015
Dinkes Kota Cirebon. 2013. Profil Kesehatan Kota Cirebon
Djaiman, Sri Poedji Hastoety, Sihadi. 2008. Pencapaian Pemberian ASI sampai
Dengan Dua Tahun Di Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan
Vol. 11 No. 4.
Evareny, dkk. 2005. Peran Ayah dalam Praktik Menyusui, applying a
conceptual framework. NSW Public Health Bull ;16(3-4):52-5.
Fauzie, R. 2006. Pola Menyusui Pada Ibu Bekerja Di Beberapa Wilayah Di
Jakarta Dan Faktor-Faktor Yang Dapat Mempengaruhinya. Fakultas
Kedokteran Universitas Indonesia
Hanif, H, M. 2011. Trends In Breastfeeding And Complementary Feeding
Practice In Pakistan, 1990-2007, International Breastfeeding Journal
Vol.1(1).
Haryani. 2014. Tesis : Alasan Tidak Diberikan ASI Eksklusif Oleh Ibu Bekerja Di
Kota Mataram Nusa Tenggara Barat Program Magister Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar 2014
Hector D, King L, Webb K. & Heywood P. 2010. Factors affecting breastfeeding
practices: Berita Kedokteran Masyarakat, Vol. 26, No. 4, Desember
dalam pemberian ASI selama 2 bulan. Program Pascasarjana
Universitas Diponegoro.
JNPK-KR (Jaringan Nasional Pelatihan Klinik Kesehatan Reproduksi). 2007.
Buku Panduan Peserta Asuhan Persalinan Normal Dengan Tambahan Inisiasi Menyusu Dini. JNPK-KR/POGI/IDAI Indonesia
Kramer MS, Kakuma R. 2002. Optimal duration of exclusive breastfeeding.
PubMedCochrane Database Syst Rev.;(1):CD003517..
Kurniawan, Bayu. 2013. Determinan Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif. Jurnal Kedokteran Brawijaya vo. 27 no.4.
Kusumawardhani. 2010. ASI Bikin Anak Cerdas. Jakarta: Djambatan
Lawrence R. 1994. Breastfeeding, a guide for the medical profession, fourth edition, Mosby, Philadelphia.
Maeneny, Arie, M.Tahir Abdullah, Alimin Maidin. 2013. Faktor Determinan
Terhadap Lama Pemberian ASI penuh di Kecamatan Palu. Fakultas
Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanudin.
Mamdy, Zulazmi. 2001. Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 hal 22-23. Universitas Prof. Dr. Hamka
Melecia J Wright, Margaret E Bentley, Michelle A Mendez1 and Linda S Adair.
2015. The interactive association of dietary diversity scores and breast-feeding status with weight and length in Filipino infants aged 6-24 months. Public Health Nutrition / Volume 18 / Issue 10 / July, pp
1762-1773 Copyright © The Authors 2015.
Nasution, Rozaini. 2003. Teknik Sampling. Fakultas Kesehatan Masyarakat .USU Digital Library. Universitas Sumatera Utara
Newman, Jack. 2009. Menyusui Batita. www.nbci.ca.
Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta, v-viii+208 hlm
Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Cendrawasih. Fakultas
Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanudin.
Nurpelita. 2007. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI
Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Buatan II Siak. Fakultas
Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia
Permanasari, Yurista. 2012. Bayi dan Keluarga : Seberapa Penting Taurin Bagi
Bayi Anda. www. Informasitips.com
Pontes, MC, Alexandrino, CA., Osorio,MM. 2008. The participation of fathers in
the breastfeeding process: experiences, knowledge, behaviors, and emotions. J Pediatri. (Rio J.) : 84(4).
Prasetyono, Dwi Sunar. 2009. Buku Pintar ASI Eksklusif (Pengenalan, Prakrik
dan Kemanfaatan-kemanfaatannya). Diva Press: Jogjakarta
Purwanti, H. 2004. Konsep Penerapan ASI Eksklusif, Buku Kedokteran EGC, Jakarta
Ramawati, Dian, lutfatul latifah, Eni Rahmawati. 2013. Efektivitas Modul untuk
manajemen laktasi pasca melahirkan. Jurnal Keperawatan Soedirman
vol.8 no.1: Universitas Jenderal Soedirman
Reynold, A. 2001. Breastfeeding And Brain Development . Pediatri Clin North Am
Rinaningsih. 2007. ASI Eksklusif modal kecerdasan anak, Media Informasi Kesehatan
Rizal, Veni Hadju, St. Rochimiwati. 2013. Hubungan Pola Pemberian ASI
dengan Status Gizi Anak usia 6-23 bulan di Wilayah Pesisir Kecamatan Tallo. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas
Hasanudin Makasar.
Roesli, U. (2005). Mengenal ASI Eksklusif, Edisi III, Trubus Agriwidya: Jakarta Roesli, U. (2008). Inisiasi Menyusui Dini Plus ASI Eksklusif. Pustaka Bunda:
Jakarta.
faktor sosial, ekonomi, demografi, dan perawatan kesehatan. Badan
Penelitian dan Pengembangan, Puslitbang Pelayanan Kesehatan. Soetjiningsih. 2013. ASI : Petunjuk Untuk Tenaga Kesehatan. EGC: Jakarta Subinarto, Djoko. (2004). Merawat Si Kecil Usia 0-2 Tahun. Jakarta: Media
Indonesia.
Ulfah, Raden Roro Maria. 2013. Skripsi Efektivitas Pemberian Teknik Marmet
Terhadap Pengeluaran Asi Pada Ibu Menyusui 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Arjasa Kabupaten Jember. Program Studi
Keperawatan Universitas Jember
Wahyuni. 2011. Faktor- faktor yang mempengaruhi pemberian ASI. Infokes
Vol.1 No.1 : Stikes Aisyiah Surakarta
Yeo, dkk. 2015. Relationship between breast-feeding and bone mineral density
among Korean women in the 2010 Korea National Health and Nutrition Examination Survey. Journal of Bone and Mineral Metabolism.
DETERMINAN TUMBUH KEMBANG PADA BATITA DI KEC.LEBAKWANGI