• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESIMPULAN DAN SARAN 1. Kesimpulan

Dalam dokumen JURNAL MIDWIFE S RESEARCH (Halaman 76-83)

DETERMINANTS OF BREASTFEEDING UP TO THE AGE OF 2 YEARS HARJAMUKTI CIREBON TAHUN 2015

E. KESIMPULAN DAN SARAN 1. Kesimpulan

a. Minoritas responden memberikan ASI sampai dengan 2 tahun di Wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon sebesar 39,33% dikarenakan adanya pengaruh budaya setempat bahwa umur menyapih hanya 18 bulan untuk anak perempuan dan 2 tahun untuk anak laki-laki.

b. Faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI sampai dengan 2 tahun di Wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon adalah riwayat ASI eksklusif , sikap ibu, dan dukungan tenaga kesehatan.

informasi, dan ketersediaan fasilitas tidak terbukti secara statistik berhubungan dengan pemberian ASI sampai dengan usia 2 tahun di Wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.

d. Riwayat ASI eksklusif merupakan variabel yang dominan berhubungan dengan pemberian ASI sampai dengan usia 2 tahun di Wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon. Responden yang memiliki riwayat ASI eksklusif berpeluang 5 kali untuk memberikan ASI sampai dengan 2 tahun di Wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon dibanding responden yang tidak memiliki riwayat ASI eksklusif.

2. Saran

Bagi Dinas Kesehatan Kota Cirebon

a. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk menggiatkan kembali pencapaian program ASI Eksklusif di wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.

b. Meningkatkan pelatihan bagi tenaga kesehatan, kader dan kelompok penggiat ASI (KP ASI)

Bagi Petugas Kesehatan

a. Meningkatkan keterampilan diri untuk bisa menumbuhkan sikap positif ibu terhadap praktik pemberian ASI sampai dengan usia 2 tahun.

b. Meningkatkan promosi kesehatan berkenaan keuntungan pemberian ASI sampai dengan usia 2 tahun tidak sebatas hanya informasi tentang ASI Eksklusif

Bagi Peneliti lain

Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan responden, tempat penelitian dan variabel yang berbeda keterkaitan budaya setempat sehingga didapatkan hasil penelitian yang menyempurnakan penelitian ini.

F. DAFTAR PUSTAKA

Abdoerrachman, Affandi, Agusman, Alatas, Dahlan, A, Aminullah, A, dkk. 2005

.Ilmu Kesehatan Anak 3, Jakarta: Balai Penerbit Fakultas Kedokteran

UI

Abdulah, Giri Inayah. 2012. Tesis Determinan Pemberian ASI Pada Ibu Bekerja

di Kementrian Kesehatan RI. Universitas Indonesia

Abdullah,Muhammad Tahir, Alimin Maidin, Andi Dwi Lestari Amalia. 2013.

Kondisi Fisik, Pengetahuan Pendidikan Pekerjaan lbu, dan Lama Pemberian ASI Secara Penuh. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional

ISSN 1907-7505, Volume 8 Nomor 5 Desember tahun.

Afifah, D, N. 2007. Faktor yang berperan dalam kegagalan praktik pemberian

ASI Eksklusif. Universitas Diponegoro.

Afriana, N. 2004. Tesis: Analisis Praktek pemberian ASI pada Ibu Bekerja di

Pemerintahan DKI Jakarta. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas

Indonesia.

Ahluwalia I, Morrow B, Hsia J. 2005. Why do women stop breastfeeding?

Finding from pregnancy risk assessment and monitoring system.

Pediatrics volume 116, American Academy of Pediatrics

Anderson J, Johnstone B, Remley D. 1999. Breast feeding and cognitive

development: a meta analysis, Am j clin Nutrition volume 70,

Arifiani, M. 2007. Hubungan Antara Lama Pemberian ASI dan Frekuensi

Kehadiran Balita di Posyandu dengan Status Gizi Balita Usia 12-24 bulan. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro.

Arisman. 2004. Gizi dalam Daur Kehidupan, Buku Kedokteran, EGC, Jakarta Chan YS, Mattar CN, Chong YS, Chew A, Tan P, Chan YH, et al. 2007. Simple

antenatal preparation to improve breastfeeding practice: a randomized

controlled trial. Obstet Gynecol 109:73-80

Masson SAS. Article in French. Breastfeeding: health benefits for child and mother.

Cox, S. 2006. Breastfeeding with Confidence, Panduan untuk belajar menyusui

dengan percaya diri. Jakarta : PT. Elex Media

Depkes, RI. 2001. Manajemen Laktasi, Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Masyarakat.

Dewey KG, Heinig MJ, Nommsen-Rivers LA. 1995. Differences in morbidity

between breast-fed and formula-fed infants. J Pediatr. dalam

www.pediatrics.org/cgi/content/full/111/4/e360, diakses tanggal 10 Juli 2015

Dinkes Kota Cirebon. 2013. Profil Kesehatan Kota Cirebon

Djaiman, Sri Poedji Hastoety, Sihadi. 2008. Pencapaian Pemberian ASI sampai

Dengan Dua Tahun Di Indonesia. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan

Vol. 11 No. 4.

Evareny, dkk. 2005. Peran Ayah dalam Praktik Menyusui, applying a

conceptual framework. NSW Public Health Bull ;16(3-4):52-5.

Fauzie, R. 2006. Pola Menyusui Pada Ibu Bekerja Di Beberapa Wilayah Di

Jakarta Dan Faktor-Faktor Yang Dapat Mempengaruhinya. Fakultas

Kedokteran Universitas Indonesia

Hanif, H, M. 2011. Trends In Breastfeeding And Complementary Feeding

Practice In Pakistan, 1990-2007, International Breastfeeding Journal

Vol.1(1).

Haryani. 2014. Tesis : Alasan Tidak Diberikan ASI Eksklusif Oleh Ibu Bekerja Di

Kota Mataram Nusa Tenggara Barat Program Magister Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Udayana Denpasar 2014

Hector D, King L, Webb K. & Heywood P. 2010. Factors affecting breastfeeding

practices: Berita Kedokteran Masyarakat, Vol. 26, No. 4, Desember

dalam pemberian ASI selama 2 bulan. Program Pascasarjana

Universitas Diponegoro.

JNPK-KR (Jaringan Nasional Pelatihan Klinik Kesehatan Reproduksi). 2007.

Buku Panduan Peserta Asuhan Persalinan Normal Dengan Tambahan Inisiasi Menyusu Dini. JNPK-KR/POGI/IDAI Indonesia

Kramer MS, Kakuma R. 2002. Optimal duration of exclusive breastfeeding.

PubMedCochrane Database Syst Rev.;(1):CD003517..

Kurniawan, Bayu. 2013. Determinan Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif. Jurnal Kedokteran Brawijaya vo. 27 no.4.

Kusumawardhani. 2010. ASI Bikin Anak Cerdas. Jakarta: Djambatan

Lawrence R. 1994. Breastfeeding, a guide for the medical profession, fourth edition, Mosby, Philadelphia.

Maeneny, Arie, M.Tahir Abdullah, Alimin Maidin. 2013. Faktor Determinan

Terhadap Lama Pemberian ASI penuh di Kecamatan Palu. Fakultas

Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanudin.

Mamdy, Zulazmi. 2001. Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 1 No. 1 hal 22-23. Universitas Prof. Dr. Hamka

Melecia J Wright, Margaret E Bentley, Michelle A Mendez1 and Linda S Adair.

2015. The interactive association of dietary diversity scores and breast-feeding status with weight and length in Filipino infants aged 6-24 months. Public Health Nutrition / Volume 18 / Issue 10 / July, pp

1762-1773 Copyright © The Authors 2015.

Nasution, Rozaini. 2003. Teknik Sampling. Fakultas Kesehatan Masyarakat .USU Digital Library. Universitas Sumatera Utara

Newman, Jack. 2009. Menyusui Batita. www.nbci.ca.

Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta, v-viii+208 hlm

Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Cendrawasih. Fakultas

Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanudin.

Nurpelita. 2007. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI

Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Buatan II Siak. Fakultas

Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Permanasari, Yurista. 2012. Bayi dan Keluarga : Seberapa Penting Taurin Bagi

Bayi Anda. www. Informasitips.com

Pontes, MC, Alexandrino, CA., Osorio,MM. 2008. The participation of fathers in

the breastfeeding process: experiences, knowledge, behaviors, and emotions. J Pediatri. (Rio J.) : 84(4).

Prasetyono, Dwi Sunar. 2009. Buku Pintar ASI Eksklusif (Pengenalan, Prakrik

dan Kemanfaatan-kemanfaatannya). Diva Press: Jogjakarta

Purwanti, H. 2004. Konsep Penerapan ASI Eksklusif, Buku Kedokteran EGC, Jakarta

Ramawati, Dian, lutfatul latifah, Eni Rahmawati. 2013. Efektivitas Modul untuk

manajemen laktasi pasca melahirkan. Jurnal Keperawatan Soedirman

vol.8 no.1: Universitas Jenderal Soedirman

Reynold, A. 2001. Breastfeeding And Brain Development . Pediatri Clin North Am

Rinaningsih. 2007. ASI Eksklusif modal kecerdasan anak, Media Informasi Kesehatan

Rizal, Veni Hadju, St. Rochimiwati. 2013. Hubungan Pola Pemberian ASI

dengan Status Gizi Anak usia 6-23 bulan di Wilayah Pesisir Kecamatan Tallo. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas

Hasanudin Makasar.

Roesli, U. (2005). Mengenal ASI Eksklusif, Edisi III, Trubus Agriwidya: Jakarta Roesli, U. (2008). Inisiasi Menyusui Dini Plus ASI Eksklusif. Pustaka Bunda:

Jakarta.

faktor sosial, ekonomi, demografi, dan perawatan kesehatan. Badan

Penelitian dan Pengembangan, Puslitbang Pelayanan Kesehatan. Soetjiningsih. 2013. ASI : Petunjuk Untuk Tenaga Kesehatan. EGC: Jakarta Subinarto, Djoko. (2004). Merawat Si Kecil Usia 0-2 Tahun. Jakarta: Media

Indonesia.

Ulfah, Raden Roro Maria. 2013. Skripsi Efektivitas Pemberian Teknik Marmet

Terhadap Pengeluaran Asi Pada Ibu Menyusui 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Arjasa Kabupaten Jember. Program Studi

Keperawatan Universitas Jember

Wahyuni. 2011. Faktor- faktor yang mempengaruhi pemberian ASI. Infokes

Vol.1 No.1 : Stikes Aisyiah Surakarta

Yeo, dkk. 2015. Relationship between breast-feeding and bone mineral density

among Korean women in the 2010 Korea National Health and Nutrition Examination Survey. Journal of Bone and Mineral Metabolism.

DETERMINAN TUMBUH KEMBANG PADA BATITA DI KEC.LEBAKWANGI

Dalam dokumen JURNAL MIDWIFE S RESEARCH (Halaman 76-83)

Dokumen terkait