• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORILANDASAN TEORI

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dan pengujian hipotesis, maka dapat disimpulan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa ditinjau dari Ekonomi Islam di desa Sri Pendowo dan desa Tanjung Jaya pada tahun 2015. Kesimpulan tersebut ditunjukkan oleh temuan-temuan hasil analisis sebagai berikut:

1. Ada pengaruh gaya kepemimpinan terhadap partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa ditinjau dari Ekonomi Islam di desa Sri Pendowo dan desa Tanjung Jaya pada tahun 2015. Dapat dilihat dari nilai t hitung> ttabel

dengan nilai yaitu 0,612 > 0,202 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan adanya pemimpin yang baik, dengan mengoptimalkan peran dan kualitas kepemimpinan kepala desa maka kepala desa mampu membangun partisipasi masyarakat dan dapat meningkatkan keberhasilan pembangunan di desa Sri Pendowo dan Tanjung Jaya Kecamatan Bangunrejo Kabupaten Lampung Tengah.

2. Kepala desa di Kampung Sri Pendowo dan Tanjung Jaya Kecamatan

Bangunrejo Kabupaten Lampung Tengah menggunakan gaya

kepemimpinan yang demokratis. Gaya ini cenderung lebih efektif dalam membangun partisipasi masyarakat untuk membangun desa. Selain itu gaya ini telah memenuhi prinsip-prinsip kepemimpinan dalam Islam diantaranya: amanah, adil, mementingkat akad musyawarah dalam setiap

pengambilan keputusannya, dan menganut asas imamah dalam kepemimpinannya.

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan di atas menunjukkan bahwa dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun desa Sri Pendowo dan desa Tanjung Jaya, maka saran yang dapat diberikan peneliti adalah sebagai berikut:

1. Pemerataan pembangunan, baik pembangunan infrastruktur maupun ekonomi kurang merata, khususnya bagi masyarakat yang berada di daerah pedalaman. Sebaiknya Kepala Desa membuat tim khusus dan memberikan arahan kepada Kepala Dusun untuk mengevaluasi dan mengawasi pembangunan yang masih kurang bagi masyarakatnya. Masyarakat desa kurang memantau jumlah dana yang akan digunakan untuk program pembangunan desa. Sebaiknya pemerintahan desa mengadakan musyawarah kepada masyarakat untuk menjelaskan dana desa yang digunakan untuk pembangunan desa.

2. Kurangnya pendapatan asli desa, sehingga desa sulit mengadakan pembangunan desa dan menghambat pertumbuhan ekonomi yang ada di desa tersebut, dikarenakan dana yang digunakan hanya menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) dari pemerintah pusat. Sebaiknya pemerintahan desa beserta masyarakat desa membuat program untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pendapatan asli desa.

______________. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT.Rineka Cipta. 2013.

Arsyad, Lincolin. Ekonomi Pembangunan. Edisi 5. Yogyakarta: UPP STIM YKPN. 2010.

A.Ubaedillah dan Abdul Rozak, Pendidikan Kewarganegaraan Civil Education Pncasila, Demokrasi, HAM, dan Masyarakat Madani, Edisi Revisi. Jakarta: ICCE UIN Syarif Hidayatullah. 2003.

Basri, Faisal. Perekonomian Indonesia. Jakarta: Erlangga. 2002

Bukhari, Imam. Shahih Bukhari, Terjemahan H. Hamidi dkk, no 49 Bab 17 Dibencinya Perbuatan Menyiksa Budak. Jakarta: Widjaya. 1992.

Departemen Agama RI. Al-Qur’an Tajwid dan Terjemah. Bandung: CV. Penerbit Diponegoro. 2010.

Departemen Pendidikan Nasional. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ke-3. Jakarta: Balai Pustaka. 2009.

Dergibson Siagaan dan Sugiarto. Metode Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama. 2006.

Ferry Makawimbang, Hernold. Kompilasi Peraturan Perundang-undangan tentang Desa Sistem Pengolahan dan Tanggung Jawab Dana Desa. Jakarta: Penerbit Libri. 2016.

Fuad Effendy, Ahmad. Sejarah Peradaban Arab dan Islam. Malang: Misykat Indonesia. 2012.

Ghazali, Imam. Aplikasi Analisis Multivariate dengan program SPSS. Semarang: Universitas Diponegoro. 2012.

Hudiyanto. Ekonomi Politik. Jakarta: PT. Bumi Aksara. 2004.

Ibrahim Abu Shin, Ahmad. Manajemen Syariah. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2010.

Irawan dan M. Suparmoko. Ekonomika Pembangunan Edisi ke 6. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta. 2002.

Kuncoro, Mudrajad. Otonomi dan Pembangunan Daerah Reformasi, Perencanaan, Strategi dan Peluang. Jakarta: Erlangga. 2004.

Mardalis. Metode Penelitian Suatu Pendekatan Proposal. Cet. VII. Jakarta: Bumi Aksara. 2004.

Mulyadi, S. Ekonomi Sumber Daya Manusia dalam perspektif Pembangunan. Edisi Revisi. Jakarta: Rajawali Pers. 2014.

Nasution, S. Metodologi Penelitian Dasar. Jakarta: Bulan Bintang. 1994.

Noer Saleh dan Musannef. Pedoman Membuat Skripsi. Jakarta : Gunung Agung. 1989.

Novalia. Olah Data Penelitian Pendidikan. Bandar Lampung: Lembaga Pusat Statistik Nusantara. 2013.

Nurcholis, Hanif. Pertumbuhan dan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Jakarta: Erlangga. 2011.

P. Siagian, Sondang, Teori dan Praktek Kepemimpinan. Jakarta: Rineka Cipta. 2010.

Priyatno, Duwi. Paham Analisis Statistik Data dengan SPSS. Yogyakarta: Mediakom. 2010.

Purwanto. Statistika Untuk Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2011.

Pusat Pengakajian dan Pengembangan Ekonomi Islam, Ekonomi Islam. Jakarta: Rajawali Pers.2013.

Ranjabar, Jacobus. Sistem Sosial Budaya Indonesia. Bandung: Alfabeta. 2013.

Rivai, Veitzhal. Kepemimpinan dan Perilaku Organisasi. Jakarta: Rajawali Pers. 2012.

Sanusi, Bachrawi. Pengantar Ekonomi Pembangunan. Jakarta: PT. Rineka Cipta. 2004.

Sedarmayanti dan Syarifuddin Hidayat. Metodologi Penelitian. Bandung: Madar Maju. 2002.

Sjafrijal. Perencanaan Pembangunan Daerah dalam Era Otonomi Ed 1. Jakarta: Rajawali Pers. 2004.

Soleh, Chabib. Dialektika Pembangunan dengan Pemberdayaan. Bandung: Fokus Media. 2014.

Sutisno, Edi. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenanda Media Group. 2009.

Thoha, Miftah. Kepemimpinan dalam Manajemen. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. 2006.

Veitzhal Rivai dan Ariyan Arifin. Islamic Leadership. Jakarta: Bumi Aksara. 2013.

Yuki, Gary. Kepemimpinan dalam Organisasi, Edisi 5, terjemahan Budi Supriyanto. Jakarta: PT. Indeks. 2009.

Agustinus Kali. Jurnal Analisis Partisipasi Masyarakat terhadap Perencanaan dan Pembangunan PLTMH di Paneki Desa Pombewe Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi. 2011.

Fathurrahman Fadil. Partisipasi Masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan di Kelurahan Kotabaru Tengah. Jurnal Ilmu Politik dan Pemerintahan Lokal. Volume 1 Edisi 2. 2013.

Jajang Arista. Skripsi Pengaruh Gaya Kepemimpinan terhadap Kinerja Karyawan. Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim. 2014.

Ridha Ayu Amalia. Skripsi Pengaruh Kepemimpinan Kepala Desa terhadap Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Program Simpanan Keluarga Sejahtera Studi di Desa Karang Anyar Kecamatan Jati Agung Kbupaten Lampung Selatan. Lampung: UNILA. 2016.

Teraik Kogoya dkk. Partisipasi Masyarakat terhadap Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa di Kabupaten Lanny Jaya-Papua. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Volume 15 no. 2. 2015.

Bapak/Ibu/Sdr/I Masyarakat Desa Sri Pendowo dan Tanjung Jaya Di tempat

Asslamu’alaikum wr.wb.

Yang bertanda tangan di bawah ini saya:

Nama :Galih Aisia

NPM :1351010132

Jurusan :Ekonomi Islam

Mohon bantuan Bapak/Ibu/Sdr/I untuk mengisi kuesioner terlampir guna kepentingan dalam penulisan skripsi yang berjudul: “Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Desa terhadap Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa ditinjau dari Ekonomi Islam (Studi pada Desa Sri Pendowo dan Desa Tanjung Jaya Kecamatan Bangunrejo Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2015)”.

Data-data yang disampaikan dalam kuesioner ini sangat penting untuk penulisan skripsi sebagai salah satu syarat kelulusan dalam memperoleh gelar strata satu (S1) dan data yang Bapak/Ibu/Sdr/I berikan semata-mata untuk kepentingan akademik dan dijamin kerahasiaannya.

Atas kesediaan Bapak/Ibu/Sdr/I dalam pengisian kuesioner ini saya ucapkan terimakasih. Wassalamu’alaikum wr.wb.

Bandar Lampung, Hormat saya,

Usia :

Pekerjaan :

B. Petunjuk pengisian kuesioner

1. Bacalah dengan cermat setiap pernyataan yang telah tersedia sebelum saudara/I memberikan jawaban

2. berilah tanda (√) pada salah satu jawaban yang sesuai dengan keadaan saudara/I alami.

Skor penilaian:

a. Sangat Setuju (SS) diberi skor 5

b. Setuju (S) diberi skor 4

c. Ragu-ragu (RR) diberi skor 3

d. Tidak Setuju (TS) diberi skor 2

SS S RR TS STS

1. Kepala Desa membuat asumsi-asumsi untuk

bertindak adil dalam pengambilan keputusan

Dokumen terkait