7
Demikianlah laporan ini dibuat, semoga kegiatan ini dapat bermanfaat terhadap
masyarakat umumnya dan Universitas Bina Sarana Informatika khususnya. Kegiatan ini
mendapat sambutan sangat baik terbukti dengan keaktifan peserta mengikuti pendampingan
dengan tidak meninggalkan tempat sebelum waktu pelatihan berakhir.
Saran dari kegiatan, berdasarkan hasil evaluasi kegiatan, antaralain waktu pelaksanaan
kegiatan pengabdian perlu ditambah agar tujuan kegiatan dapat tercapai sepenuhnya, tetapi
dengan konsekuensi penambahan biaya pelaksanaan. Oleh karena itu biaya pengabdian
masyarakat sebaiknya tidak sama antara beberapa tim pengusul proposal, mengingat khalayak
sasaran yang berbeda pula. Diharapkan ada kegiatan pengabdian berkelanjutan dengan
materi-materi lainnya yang lebih bermanfaat untuk peserta Pengabdian Masyarakat.
8
DAFTAR PUSTAKA
Badrunsyah,. S. Cahyono, . (2019). Penyuluhan Tentang Manajemen Keuangan Keluarga Di
RW 06 Kelurahan Cipayung Jakarta Timur. Pelayanan Dan Pengabdi. Masy, 3, no.
Ramli, M., & Apriyanto, M. (2020). Manajemen Keuangan Untuk Meningkatkan
Perekonomian Keluarga Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal BAPPEDA, X(X), 1–8.
Rushadiyati,. Nurminingsih,. Tina Rosa, Asim, Ahmadun, . (2017). Penyuluhan Tentang
Manajemen Keuangan Keluarga, Di RW 06 Kelurahan Cipayung, Jakarta Timur. Jurnal
Pelayanan Dan Pengabdian Masyarakat, 1(1), 49–59.
Rustandi Kartawinata, B., & Ikhwan Mubaraq, M. (2018). Pengaruh Kompetensi Keuangan
Terhadap Literasi Keuangan Bagi Wanita Di Makassar. OIKOS Jurnal Kajian
Pendidikan Ekonomi Dan Ilmu Ekonomi, II, 87–100.
https://doi.org/10.23969/oikos.v2i1.1029
Sugiono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif. Bayu Indra Grafika.
9
LAMPIRAN
Lampiran A. Absen Panitia
ABSEN PANITIA PENGABDIAN MASYARAKAT
PRODI ADMINISTRASI PERKANTORAN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
No Nama NIP Paraf
1 Ani Rakhmanita, SE, MM 200709437
Hadir
2 Eka Putri Handayani, MM 200609936 Hadir
3 Agus Tri Indah S.IP, MM 199910425 Hadir
4 Dian Berliansyah Putra, SE, MM 201903023 Hadir
5 Agil Pamungkas 21190079 Hadir
6 Silviana Nanda Putri 21200221 Hadir
7 Galih Nugraha 21200204 Hadir
8 Erliana Mareta Tilana
21200014 Hadir
9 Julia Afiana 21200204 Hadir
10
Lampiran B. Absen Peserta
12
Lampiran C. Surat Keterangan Mitra/Instansi
13
15
MENGELOLA
KEUANGAN RUMAH
TANGGA DENGAN
METODE SEDERHANA
PADA MASA PANDEMI
COVID-19
PELATIHAN MENGELOLA KEUANGAN RUMAH TANGGA DENGAN
METODE SEDERHANA PADA MASA PANDEMI COVID-19
• KETUA : ANI RAKHMANITA, SE, MM (200709737)
• TUTOR : DIAN BERLIANSYAH PUTRA, SE, MM (201903023)
• ANGGOTA : 1. AGUS TRI INDAH S.IP, MM (199910425)
2. EKA PUTRI HANDAYANI, S.PD, MM(200609937)
• MAHASISWA: AGIL PAMUNGKAS (21190079)
PRODI ADMINISTRASI PERKANTORAN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
RUMAH TANGGA
Rumah merupakan surga bagi kehidupan, tempat istirahat dan tempat menikmati
kenikmatan di dalam kehidupan berkeluarga. Tetapi rumah juga merupakan suatu
tempat proses produksi dan konsumsi dalam kegiatan sehari-hari.
Kebutuhan manusia akan barang dan jasa semakin meningkat seiring dengan
kebutuhan yang akan di dapatkan dalam suatu rumah tangga.
Kehidupan berumah tangga sangatlah kompleks sehingga pentingnya pengaturan
dan perencanaan keuangan di dalam rumah tangga dimana kita bisa menemukan
suatu kinerja praktek dalam pengembangan akuntansi secara transparansi dan
akuntabilitas di dalam pengelolan keuangan untuk kebutuhan sehari – hari
PRAKTIK AKUNTANSI DI RUMAH TANGGA
Praktik akutansi keluarga merupakan sebagai salah satu aktivitas kehidupan
sehari-hari, merupakn sebuah kebiasaan seorang ibu (istri) dalam rangka
mendokumentasikan bukti-bukti pengeluaran, penerimaan, dan menganggarkan
kebutuhan keluarga lalu mencatatnya dan kemudian menunjukkan (melaporkan)
kepada suami sebagai amanah atas penghasilan untuk memenuhi kebutuhan
keluarga.
Akuntansi keluarga diterapkan atas dasar kesadaran dan bersifat fleksibel karena
tidak ada aturan maupun ketentuan yang mengaturnya
MODEL RINCIAN AKUNTANSI KELUARGA
YANG DIKELUARKAN SETIAP BULANNYA
METODE SEDERHANA MENGELOLA KEUANGAN
1. Penganggaran : Yaitu suatu konsep yang sangat dibutuhkan bagi setiap ibu rumah tangga
dalam menentukan besar kecilnya pengeluaran yang akan mereka berikan dalam kegiatan
sehari-hari.
2. Pencatatan : Mencatat semua pemasukan dan pengeluaran yang terjadi di rumah tangga.
3. Pengambilan Keputusan : Merupakan suatu sikap dan sifat kehati-hatian untuk setiap
kebutuhan dalam penerapan akuntansi dan pengelolaan keuangan rumah tangga.
4. Perencanaan Keuangan Jangka Panjang : Memilah kebutuhan apasaja yang lebih
diutamakan terlebih dahulu ketimbang yang tidak terlalu dibutuhkan.
Sumber : Livingstone, S. and Lunt, P. (1993), Savers and borrowers: strategies of personal financial management'',
Human Relations, Vol. 46 No.8., August, pp. 963-85
PANDEMI WABAH COVID-19
• Pandemi wabah Covid-19 ini memang berdampak pada banyak sektor, ekonomi
merupakan salah satunya. Banyak masyarakat yang terkena pemotongan gaji, berstatus
dirumahkan, bahkan mengalami pemutusan hubungan kerja.
• Bagi para wirausaha, beberapa mengalami kegoyahan, bahkan tak sedikit juga yang
• Besar kecilnya dampak virus corona terhadap keuangan keluarga memang bergantung pada
beberapa hal, diantaranya internal dan eksternal.
• Tidak sedikit keluarga yang mengaku pengeluaran kian membengkak, diantaranya dikarenakan :
- Persiapan untuk perlengkapan Kesehatan seperti masker, handsanitizer, biaya tak
terduga lainnya.
- Ketersedian medical kit yang kian langka di pasaran akibat panic buying membuat
harga dipasaran meningkat.
- Kenaikan harga kebutuhan pokok.
LALU, BAGAIMANAKAH CARA MENGATUR
KEUANGAN RUMAH TANGGA SELAMA
PANDEMI INI?
• Kita belum tahu, kapan semua ini berakhir. Namun yang pasti,
kehidupan kita harus tetap berjalan.
• Berusaha semaksimal mungkin sudah menjadi kewajiban.
• Manajemen keuangan yang baik sangat kita perlukan saat ini, agar
AGAR KEUANGAN KELUARGA TETAP BISA TERKENDALI
MESKI DI TENGAH PANDEMI, DIANTARANYA:
• 1. Evaluasi Sumber Penghasilan
→→ Bagi Keluarga yang tidak terlalu terdampak, maka dapat jalankan kehidupan dengan
normal tetapi tetap waspada dan jaga Kesehatan.
→→ Namun, jika dampak terjadi sangat signifikan terasa pada sumber penghasilan, maka
Penyesuaian Anggaran wajib dilakukan.
Cara mengatur keuangan rumah tangga yang pertama adalah dengan mengevaluasi
darimana kita mendapat penghasilan, serta berapa jumlahnya.
Karena dengan evaluasi tersebut, kita bisa memetakan antara pemasukan dengan
hal-hal yang dibutuhkan.
Termasuk hingga angka detailnya.
• 2. Memastikan Kebutuhan Pokok Sudah Terpenuhi
- Hal yang utama pada saat masa Pandemi ini adalah kebutuhan pokok.
- Pastikan poin ini sudah tercukupi terlebih dahulu seperti makan, pakaian dan
tempat tinggal.
- Mencari produk substitusi atau mengganti produk yang lebih murah namun memiliki
fungsi yang sama dalam menghemat pengeluaran.
- Don’t Panic Buying (Waspada perlu, tapi jangan egois )
• 3. Hindari Pembelian Barang yang Tak Dibutuhkan
→ Setelah kebutuhan pokok terpenuhi, bukan berarti kita bisa foya-foya atau membeli
berbagai barang yang tidak terlalu dibutuhkan.
→ Baiknya kita mengutamakan hal-hal penting terlebih dahulu.
→ Bedakan antara kebutuhan dengan keinginan (misal: liburan).
Jangan lupa untuk tetap menahan diri melakukan pembelian besar dan sifatnya cicilan.
Hindari Hutang !!
• 4. Kurangi Membeli Makanan dari Luar
- Mulai menghindari atau mengurangi pembelian makanan dari luar.
- Sebagai gantinya, Ibu (istri) bisa membeli bahannya dan mengolah sendiri.
- Selain menghindari harga yang mahal dan ongkos kirim yang tinggi, dengan membuat makanan
sendiri, kita bisa lebih memastikan nutrisinya.
- Mengingat kini semua harus lebih menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh.
5. Mencari Sumber Penghasilan Lain
- Jika memungkinkan, kita bisa mencari sumber penghasilan lainnya.
- Misalnya mulai bisnis sebagai reseller atau dropship, mencari pekerjaan
paruh waktu dan berbagai hal lainnya yang bisa membantu ekonomi
keluarga.
6. Menyiapkan Keuangan untuk Keadaan yang Bersifat Mendesak
→→ Setelah mengatur setiap pos keuangan sebaik mungkin
→→ Memastikan kebutuhan pokok terpenuhi
→→ Menghasilkan budget tambahan
Mulailah untuk menyiapkan emergency fund
kalau sekarang belum punya dana darurat atau telah terpakai, maka setiap punya uang
tempatkanlah pada produk keuangan yang likuid seperti tabungan, deposito, emas,
reksadana pasar uang, dan lainnya sehingga bisa ditarik kapanpun
Sumber :
https://weplus.id/article/tips-dan-cara-mengatur-keuangan-rumah-tangga-selama-pandemi/146/
https://amp.kontan.co.id/news/menyiasati-keuangan-keluarga-di-tengah-pandemi-corona
Diberikan Kepada
Ani Rakhmanita, SE MM
Sebagai Ketua Pelaksana
Pengabdian Masyarakat yang diadakan di Majlis Talim Hidayatul Mubtadiin dan diselenggarakan oleh Lembaga
Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UBSI pada tanggal 13 Maret 2021 dengan materi Pelatihan Mengelola
Keuangan Rumah Tangga Pada Masa Pandemi Covid-19 bagi Majelis Taklim Hidayatul Mubtadiin.
Jakarta,20 Maret 2021
Ketua LPPM
Universitas Bina Sarana Informatika