A. Kesimpulan
Dari analisis hasil penelitian tentang faktor-faktor pembangun kepercayaan yang mempengaruhi keinginan konsumen untuk melakukan hubungan pemasaran jangka panjang dengan BPU Rosalia Indah, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Dari perhitungan yang telah dilakukan, untuk variabel komunikasi didapat nilai t-hitung sebesar 2,053, variabel kepuasan konsumen sebesar 10,931, variabel reputasi perusahaan sebesar 2,140 dan variabel komitmen perusahaan sebesar 2,314 yang kesemuanya lebih besar dari nilai t-tabel sebesar 1,96.
Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa faktor-faktor pembangun kepercayaan konsumen yang terdiri dari komunikasi (X1), kepuasan konsumen (X2), reputasi perusahaan (X3) dan komitmen perusahaan (X4) secara individual berpengaruh terhadap keinginan konsumen untuk melakukan hubungan pemasaran jangka panjang dengan BPU Rosalia Indah (Y).
2. Dari perhitungan yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa nilai F hitung sebesar 79,586 lebih besar dari F tabel sebesar 2,46. Dengan demikian dapat diartikan bahwa faktor-faktor pembangun kepercayaan konsumen yang terdiri dari komunikasi, kepuasan konsumen, reputasi
perusahaan, komitmen perusahaan secara bersama-sama berpengaruh terhadap keinginan konsumen untuk melakukan hubungan pemasaran jangka panjang dengan BPU Rosalia Indah.
3. Variabel kepuasan konsumen memiliki nilai t-hitung yang paling tinggi diantara nilai t-hitung variabel independen yang lain yaitu sebesar 10,931. Ini menunjukkan bahwa variabel kepuasan konsumen merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap keinginan konsumen untuk melakukan hubungan pemasaran jangka panjang dengan BPU Rosalia Indah.
4. Besarnya Adjusted R Squared yang didapat dalam penelitian ini adalah sebesar 0,760. Hal ini berarti bahwa 76,0% variasi perubahan keinginan konsumen untuk melakukan hubungan pemasaran jangka panjang dengan BPU Rosalia Indah benar-benar dijelaskan oleh variasi perubahan faktor-faktor pembangun kepercayaan konsumen (komunikasi, kepuasan konsumen, reputasi perusahaan, komitmen perusahaan). Sementara sisanya sebesar 24,0% diterangkan oleh faktor lain yang tidak ikut terobservasi.
B. Saran-saran
Berdasarkan kesimpulan-kesimpulan diatas, penulis dapat memberikan beberapa implikasi dan saran-saran sebagai berikut:
1. Implikasi Pemasaran
Dalam penelitian ini diperoleh hasil bahwa faktor komunikasi, kepuasan konsumen, reputasi perusahaan dan komitmen perusahaan berpengaruh terhadap keinginan konsumen untuk melakukan hubungan pemasaran jangka panjang dengan BPU Rosalia Indah baik secara
faktor yang paling dominan yang mempengaruhi keinginan konsumen untuk melakukan hubungan pemasaran jangka panjang. Dengan demikian, BPU Rosalia Indah harus menerapkan strategi yang tepat terhadap faktor komunikasi, kepuasan konsumen, reputasi perusahaan dan komitmen perusahaan sehingga akan dapat meningkatkan keinginan konsumen untuk melakukan hubungan pemasaran jangka panjang dengan BPU Rosalia Indah. Adapun saran-saran untuk pengembangan strategi bagi masing-masing faktor tersebut adalah sebagai berikut:
1. Kepuasan konsumen
Dalam penelitian ini, faktor kepuasan konsumen mempunyai pengaruh yang paling dominan terhadap keinginan konsumen BPU Rosalia Indah untuk melakukan hubungan pemasaran jangka panjang. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan dapat diperoleh informasi bahwa secara umum konsumen BPU Rosalia Indah sebagai responden telah merasa puas dengan pelayanan yang diberikan oleh BPU Rosalia Indah. Kepuasan konsumen BPU Rosalia Indah ini bisa diukur dari rasa senang terhadap pelayanan yang diberikan, kesesuaian kualitas pelayanan antara harapan konsumen dengan kenyataan yang diperoleh serta adanya keinginan konsumen untuk menggunakan kembali jasa dari BPU Rosalia Indah dimasa mendatang.
Berdasarkan tanggapan responden, dapat diperoleh informasi bahwa ada satu hal yang dirasa cukup mengganggu bagi para pelanggan BPU Rosalia Indah yaitu tingkat keterlambatan
pemberangkatan bus yang cukup tinggi. Hendaknya pihak manajemen BPU Rosalia Indah segera melakukan pembenahan karena hal ini akan berdampak pada menurunnya tingkat kepuasan konsumen dan pada akhirnya juga akan berakibat pada turunnya keinginan konsumen untuk melakukan hubungan pemasaran jangka panjang dengan BPU Rosalia Indah.
Hal-hal yang mungkin dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan meningkatkan disiplin pengemudi dalam menepati jadwal yang telah ditetapkan serta dengan melakukan efektivitas dalam proses pemberangkatan penumpang dengan mengurangi prosedur pemberangkatan yang mungkin terlalu rumit sehingga pada akhirnya akan dapat menghemat waktu yang diperlukan untuk pemberangkatan bus.
2. Komitmen perusahaan
Adanya konsistensi sikap dalam memberikan pelayanan, tidak pernah melakukan tindakan yang merugikan konsumennya dan senantiasa menjaga kualitas pelayanan merupakan tolak ukur adanya komitmen BPU Rosalia Indah untuk menjalin hubungan pemasaran jangka panjang dengan konsumennya. Usaha untuk mempertahankan dan meningkatkan komitmen BPU Rosalia Indah terhadap konsumennya diantaranya dapat dilakukan dengan cara menerapkan sebuah standar baku yang menyangkut kualitas pelayanan yang akan dapat menjamin adanya konsistensi sikap dari BPU Rosalia Indah dalam memberikan pelayanan kepada konsumennya.
3. Reputasi perusahaan
Reputasi perusahaan dapat dibangun dengan nama baik, kepercayaan dan kredibilitas perusahaan di mata konsumen dan masyarakat. Untuk menjaga nama baik BPU Rosalia Indah dapat dilakukan dengan senantiasa menjaga dan menanamkan citra atau image yang baik dibenak konsumen dan masyarakat serta dengan menjaga hubungan yang baik dengan pihak-pihak lain. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya persepsi konsumen terhadap kredibilitas dan keandalan kualitas jasa dari BPU Rosalia Indah.
4. Komunikasi
BPU Rosalia Indah perlu untuk memperhatikan masalah komunikasi dengan pelanggannya dengan menekankan kepada para karyawan agar selalu bersedia mendengarkan dan memberikan tanggapan terhadap berbagai informasi yang berasal dari pelanggan baik informasi yang bersifat positf maupun yang bersifat negatif. Selanjutnya dari informasi yang diperoleh dari pelanggan harus ditindaklanjuti agar dapat dilakukan perbaikan dan pembenahan.
Adanya pendapat dari responden yang menyatakan bahwa BPU Rosalia Indah masih kurang dalam mengadakan komunikasi untuk menawarkan produk/jasanya bisa diatasi dengan mengadakan promosi. Promosi ini dapat dilakukan misalnya dengan keikutsertaan sebagai sponsor dalam berbagai kegiatan dengan terlebih dahulu memilih jenis, tempat, bentuk penyajian dan media promosi yang
tepat dan sesuai sehingga dapat meningkatkan minat konsumen untuk menggunakan jasa dari BPU Rosalia Indah.
2. Implikasi untuk Penelitian Selanjutnya
1. Keterbatasan jumlah sampel untuk mewakili populasi secara representatif. Hal ini antara lain disebabkan adanya keterbatasan waktu, tenaga, serta biaya dari peneliti. Untuk penelitian yang serupa dimasa mendatang sebaiknya menggunakan sampel yang lebih luas dan lebih banyak. Serta dimungkinkan untuk membandingkan dengan populasi yang berbeda untuk membuktikan hipotesis yang ada.
2. Teknik pengukuran utama variabel menggunakan kuesioner dengan skala pengukuran Likert. Sehingga data yang diperoleh dari responden memungkinkan terjadinya kerancuan pengertian di dalam kalimat-kalimat pertanyaan yang akan berakibat pada kurang validnya data yang diperoleh dilapangan. Untuk mengurangi kesan subyektif dan bias yang terjadi dalam penelitian, sebaiknya dalam penelitian selanjutnya menggunakan metode pengukuran kepuasan konsumen yang lebih baik dan terstruktur daripada kuesioner.