• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

a. Untuk putaran yang sama yaitu 3500 rpm, daya yang dihasilkan teknologi VVT–i sebesar 44,179 kW, sedangkan tanpa teknologi VVT–i daya yang dihasilkan sebesar 43,154. Sehingga kenaikannya 2,32%.

b. Dari hubungan putaran mesin dan daya mesin dari Gambar 3.2. Grafik Daya Mesin, bahwa daya meningkat seiring dengan bertambahnya putaran mesin. Namun setelah mencapai daya maksimum pada putaran 6000 RPM, secara perlahan daya menurun walaupun putaran mesin terus bertambah.

c. Untuk putaran yang sama yaitu 3500 rpm, konsumsi bahan bakar teknologi VVT–i sebesar 251,5098 gr/kW jam, sedangkan tanpa teknologi VVT–i konsumsi bahan bakarnya sebesar 260,0889 gr/kW jam. Sehingga penurunannya 3.41%.

d. Dari Gambar 3.1. Grafik Torsi Mesin dapat dilihat bahwa torsi meningkat seiring dengan bertambahnya putaran mesin. Namun setelah mencapai torsi maksimum, secara perlahan torsi menurun walaupun putaran mesin terus bertambah.

e. Adanya perbedaan torsi dan konsumsi bahan bakar yang signifikan antara mesin yang berteknologi VVT-i dengan mesin yang Non VVT-i di put aran 5000 RPM. Ini dapat dilihat pada gambar 3.1. Grafik Torsi Mesin dan Gambar 3.3. Grafik SFC Mesin.

Saran

a. Pilih bensin tanpa timbal dengan angka oktan (Research Octane Number) 91 atau lebih tinggi untuk menghindari adanya kocking.

b. Untuk mobil yang memiliki catalytic converter, jangan menghidupkan kendaraan dalam kondisi diam lebih dari 20 menit. Jika mesin dihidupkan dalam waktu lama pada kondisi diam, kenaikan suhunya akan melebihi ambang batas aman. Selanjutnya, catalytic converter akan membara.

DAFTAR PUSTAKA

1. Pulkrabek Willard W, Engineering Fundamentals of The Internal Combustion Engine, Prentice Hall, New Jersey

2. Heywood John B, Internal Combustion Engine Fundamentals, McGraw Hill Book Company, New York, 1988

3. PT. Astra Daihatsu Motor Training Center, Diktat VVT-i

4. Arismunandar Wiranto, Penggerak Mula otor Bakar Torak, ITB; 1983-B

5. Gordon Van Wylen, Fundamentals of Classical Thermodynamics, 4th edition, 1994 6. Yunus A. Cengel, Thermodynamics An Engineering Approch, 2nd edition, 1994 7. http://en.wikipedia.org/wiki/Four-stroke_cycle 8. http://en.wikipedia.org/wiki/Variable_valve_timing 9. http:// www.panavi.kz/4runner/215/NCF/1gr-fe_vvtisystem.pdf 10.http://web.mit.edu/16.unified/www/SPRING/propulsion/notes/node25.html#fig5: OttoIdeal 11.http://web.mit.edu/16.unified/www/SPRING/propulsion/notes/node25.html#fig5: OttoReal 12.http://www.daihatsu.co.id/our%20product/Xenia_Spec_Ind.asp 13.http://www.daihatsu.co.id/Technology/Technology_Ind.asp 14.http://www.katverwerter.eu/assets/images/AutomotiveCatalyticConverter.jpg 15.http://toyota.typepad.com/photos/uncategorized/2008/02/08/vvti_actuator.png 16.www.mr2.com/files/mr2/techinfo/Random%20FSM%20Data/3grfse-2.pdf 17.http://en.wikipedia.org/wiki/Catalytic_converter

18.http://webhome.idirect.com/~sav/Exhaust/Image12.gif

19. http://i134.photobucket.com/albums/q102/dua_putra_variasi/axnet/mesin-avanza.jpg

Lampiran A. Tabel faktor – faktor konversi

Dimension Metric Metric/English

Acceleration

Area

Density

Energy, heat, work, internal energy, enthalpy

Dimension Metric Metric/English

(Natural Gas)

Force

Heat Flux

Heat generation rate

Heat Transfer coefficient

Thermal Conductivity

Length

Dimension Metric Metric/English

Specific Heat

Power, heat transfer rate

Dimension Metric Metric/English

Specific Volume

Temperature

Velocity

Dimension Metric Metric/English

exact conversion factor between metric and English units

Calorie is originally defined as the amount of heat needed to raise the temperature of 1 g of water by 1ºC but it varies with the international steam table calorie (generally prefered by engineers) is exactly 4,1868 J by definition and corresponds to the specific heat of water at 15 ºC. The thermocehemical calorie (generally preferred by physicists) is exactly 4,184 J by defintion and corresponds to the specific heat of water at room temperature. The difference between the two is about 0,06 percent, which is negligible. The capitalized Calorie used by nutritionists is actually a kilocalorie (1000 IT Calories).

Mechanical horse power. The electrical horse power is taken to be axactly 746 W

Catatan : Pr dan Vr tak berdimensi di dalam analisa proses isentropis. (Sumber : Lit. 7)

Lampiran F. Spesifikasi Mesin

Spesifikasi Mesin Daihatsu Xenia Non VVT-i

SPESIFIKASI DAIHATSU XENIA

1.0 Mi/Li 1.3Xi

Dimensi

Panjang mm 4070

Lebar mm 1630

Tinggi mm 1685

Jarak Poros Roda mm 2655

Jarak Terendah mm 190 200

Jarak Pijak Roda Depan mm 1415 1405

Belakang mm 1425 1415

Berat

Berat Kosong Kg 990/1020 1050

Berat Total Kg 1425/1455 1485

Mesin

Model/Tipe EJ-DE DOHC K3-DE DOHC

Diameter x langkah mm 72 x 81 72 x 79,7

Isi Silinder cc 989 1298

Daya Maksimum (Standard JIS) PS/rpm 57/5200 86/6000

Torsi Maksimum (Standard JIS) Kgm/rpm 9,2/3600 11,9/3200

Sistem Bahan Bakar

EFI

Bahan Bakar Bensin

Transmisi

Mode/Tipe Manual ,5 kecepatan maju

Rasio Gigi 1 3,769 3,769 2 2,045 2,045 3 1,457 1,578 4 1,000 1,000 5 0,838 0,838 Mundur 4,128 4,128

Rasio Gigi Akhir 5,571 5,125

Kemudi

Tipe Rack & Pinion

REM

Depan Cakram

Belakang Drums, Leading & Trailing

Rem parkir Mekanis pada roda belakang

Suspensi

Depan MacPherson strut, dengan per keong stabilizer

Belakang Semi-trailing, per keong independen 5 link, rigrid axle dengan per

keong

Ban 165/80R13

Spesifikasi Daihatsu Xenia VVT-i SPESIFIKASI DAIHATSU XENIA VVT-i Mi Li Xi DIMENSI Panjang Keseluruhan mm 4120 Lebar Keseluruhan mm 1630 Tinggi Keseluruhan mm 1685

Jarak Sumbu Roda mm 2655

Jarak Pijak Roda Depan mm 1415 1405

Jarak Pijak Roda Belakang mm 1425 1415

Tinggi Dari Tanah mm 190

BERAT

Berat Kosong Kendaraan kg 980 995 1030

Berat Total Kendaraan kg 1540 1570

Kapasitas Tempat Duduk 7

PERFORMA

Radius Putar Minimum m 4.5 4.7

MESIN

Tipe EJ-VE 1.0 VVT-i DOHC K3-VE 1.3 VVT-i DOHC

Kapasitas Silinder cc 989 1298 Konfigurasi Mesin 3 4 Konfigurasi Katup 12 16 Diameter x Langkah mm 72 x 81 72 x 79,7 Tenaga Maksimum ps/rpm 63/5600 92/6000 Torsi Maksimum kg - m/rpm 9.2 / 3600 12.2/4400

Sistem Bahan Bakar Electronic Fuel Injection

Jenis Bahan Bakar Bensin tanpa timbal

Kapasitas Bahan Bakar litre 45

TRANSMISI

Tipe Manual, 5 Kecepatan, 1 Mundur

Kecepatan Maksimum km / jam 135 160

Rasio Gir

I : 3,769 IV : 1,000 I : 3,769 IV : 1,000

II : 2,049 V : 0,838 II : 2,049 V : 0,838

III : 1,457 R : 4,128 III : 1,457 R : 4,128

Rasio Final Gir 5,571 5,125

SISTEM KEMUDI

Tipe Rack & Piniom Rack & Pinion dgn Power Steering

REM

Depan Cakram

Belakang Drum, Leading & trailing

Rem Parkir Mekanis pada roda belakang

SUSPENSI

Depan MacPherson strut dengan Coil Spring Mac Pherson strut dengan Per

Keong & stabilizer

Belakang 5 link, rigid axle dgn Coil Spring

BAN 165/80 R 13 185/70 R 14

PILIHAN WARNA

CLASSIC SILVER MIDNIGHT BLACK AQUA BLUE

LIME GREEN n.a

EXOTIC BEIGE n.a

ROYAL RED n.a

NOBLE GREY n.a

Lampiran C. Gambar Perangkat VVT-i

Gambar C.1 Mesin K3 VE VVT-i

(sumber : Lit. 19)

Gambar C.2 Mesin yang menggunakan teknologi VVT-i

Gambar C.3 VVT-i Kontroller

(sumber : Lit. 3)

Gambar C.4 Lock Pin

Gambar C.5 ECU (Electronic Control Unit)

(sumber : Lit. 3)

Gambar C.6 Crankshaft Position Sensor

Lampiran D. Gambar Catalytic Converter

Gambar D.1 Catalytic Converter tipe Pellet dan tipe Ceramic Monolith

Gambar D.2 Proses Penyaringan Gas Buang

(sumber: Lit. 3)

Gambar D.3 Skema Catalytic Converter

Gambar D.4 Letak Catalytic Converter

Dokumen terkait