BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.2 Saran
Dalam rangka mewujudkan Efektivitas Program Mandiri Gotong Royong di Bidang Kebersihan Kabupaten Subang, pada kesempatan ini penulis akan mengemukakan pertimbangan dalam pelaksanaannya, antara lain:
1. Sebaiknya pegawai meningkatkan mutu pengawasan dalam ruang lingkup tugas, fungsi dan tanggung jawabnya sesuai dengan kebijaksanaan dan peraturan yang berlaku.
2. Memberikan penghargaan terhadap suatu daerah yang bersih agar daerah tersebut selalu menjaga kebersihan di lingkungannya sendiri.
3. Membuat kegiatan-kegiatan untuk menjaga kebersihan lingkungan dari dampak pencemaran.
4. Meningkatkan sosialisasi Program Desa Mandiri Gotong Royong Kepada Desa atau Daerah agar terciptanya Desa yang mandiri.
5. Harapan agar apa yang penulis kemukakan dalam Laporan Kuliah Kerja Lapangan ini dan bermanfaat bagi kelangsungan dan perkembangan Program Desa Mandiri Gotong Royong di Dinas Kebersihan Kabupaten Subang di masa-masa yang akan datang.
Laporan KKL
Diajukan sebagai Laporan Kuliah Kerja Lapangan di Dinas Kebersihan Pada Prodi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Komputer Indonesia
Disusun Oleh: Mario Robiandi
41707007
UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
PROGRAM STUDI ILMU PEMERINTAHAN BANDUNG
viii
Gambar 1.1 Model Kerangka Pemikiran Laporan KKL……….. Hal
iv Halaman LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR ... DAFTAR ISI ... DAFTAR TABEL ... DAFTAR GAMBAR ... DAFTAR LAMPIRAN ……….. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah ...
1.2 Identifikasi Masalah ...
1.3 Maksud dan Tujuan Laporan Kuliah Kerja Lapangan ...
1.4 Kegunaan Laporan Kuliah Kerja Lapangan ...
1.5 Kerangka Pemikiran ...
1.6 Metode Laporan Kuliah Kerja Lapangan 1.6.1 Metode Laporan Kuliah Kerja Lapangan ...
1.6.2 Teknik Pengumpulan Data ...
1.6.3 Teknik Penentuan Informan ...
1.6.4 Teknik Analisis Data ...
1.7 Lokasi dan Jadwal Kuliah Kerja Lapangan ...
BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Pengertian Efektivitas ...
2.2 Program Desa Mandiri Gotong Royong ………..
2.2.1 Pengertian Desa ………...
2.2.2 Pengertian Mandiri ...
2.2.3 Pengertian Gotong Royong ...
2.2.4 Pengertian Desa Mandiri Gotong Royong ...
2.2.5 Bentuk-Bentuk Kegiatan Dari Program Desa Mandiri Gotong Royong di Bidang Kebersihan Kabupaten Subang ... ii iv vii viii ix 1 7 8 8 9 15 17 19 20 21 22 29 29 29 29 30 31
v
Kebersihan Kabupaten Subang
a. Spesifikasi Kegiatan Program Desa Mandiri Gotong Royong di Bidang kebersihan Kabupaten Subang ... b. Standarisasi Kegiatan Program Desa
mandiri Gotong Royong di Bidang Kebersihan Kabupaten Subang ... 2.2.7 Tujuan Program Desa Mandiri Gotong Royong
di Bidang Kebersihan Kabupaten Subang ... a. Tujuan Substansi Program Desa Mandiri
Gotong Royong di Dinas Kebersihan Kabupaten Subang ………... 2.2.8 Sasaran Program Desa Mandiri Gotong Royong
di Bidang Kebersihan Kabupaten Subang ... BAB III OBJEK LAPORAN KKL
3.1 Sejarah Singkat Berdirinya Bidang Kebersihan Kabupaten Subang ... 3.1.1 Kedudukan Bidang Kebersihan Kabupaten
Subang ... 3.1.2 Tugas Pokok Bidang Kebersihan Kabupaten
Subang ... 3.1.3 Fungsi Bidang Kebersihan Kabupaten Subang.. 3.2 Visi dan Misi Bidang Kebersihan Kabupaten Subang
3.2.1 Visi Bidang Kebersihan Kabupaten Subang…... 3.2.2 Misi Bidang Kebersihan Kabupaten Subang ….. 3.3 Tata Kerja Bidang Kebersihan Kabupaten Subang …... BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN KKL
4.1 Tujuan Program Desa Mandiri Gotong Royong Di Bidang Kebersihan Kabupaten Subang ……….. 4.2 Program Desa Mandiri Gotong Royong di Bidang
31 32 33 34 35 36 37 37 37 38 38 39 44
vi
4.2.2 Pengertian Desa ...
4.2.3 Pengertian Mandiri ...
4.2.4 Pengertian Gotong Royong ...
4.2.5 Pengertian Program Desa Gotong Royong ..
4.3 Sarana dan Prasarana Di Bidang Kabupaten Subang Dalam Pelaksanaan Program Desa Mandiri Gotong Royong………
4.3.1 TPA (Tempat Pembuangan Akhir) ...
4.3.2 IPLT (Instalasi Pengolah Lumpur Tinja) ...
4.3.3 Kendaraan Angkutan Sampah ...
4.4 Alat Komposer ……….
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan ...
5.2 Saran ...
DAFTAR PUSTAKA DAFTAR LAMPIRAN
RIWAYAT HIDUP PENULIS
47 47 47 48 49 50 51 52 53 55 56
58 Buku-buku:
Faisal, Sanafiah. (1999).Format-Format Penelitian Sosial.Bandung:PT. Remaja Rosdakarya.
Handayaningrat, Suwarno. (1985). Administrasi Pemerintahan Dalam PembangunanNasional. Jakarta: PT.Gunung Agung.
Hasan, Erliana. (2004). Komunikasi Antar Pemerintahan. Jakarta:Mandala Saru.
Hasibuan, S.P. Malayu. (1996). Manajemen Dasar, Pengertian dan Masalah. Jakarta:PT. Toha Gunung Agung.
Harsono, Hanifah. (2002). Implementasi Kebijakan dan Politik. Yogyakart:RhinhekaRasa.
Jusuf, Abadi Amir. (1999). Auditing Suatu Pendekatan Terpadu. Jakarta:Salemba Empat.
Kertodipuro, Sarwoto. (1985). Dasar-dasar Organisasi dan Manajemen. Jakarta:Ghalia Indonesia.
Kountur, Ronny. (2004).Metode Penelitian. Jakarta:PPM.
Kurniawan, Agung. (2005). Transformasi Pelayanan Publik. Yogyakarta:PEMBARUAN.
Martadisastra, Ukasah. (2002). Azas-Azas Manajemen Konsep dan Aplikasinya. Bandung:Dinamika.
Koentjaraningrat. 1990. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Nazir, Moh.(1998).Metode Penelitian Sosial. Jakarta:PT Bina Aksara.
Siagian, Sondang. (2008). Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.
59
Steers, Richard M. (1985).Efektivitas Organisasi.Jakarta:Erlangga.
Sugiyono. (2005).Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung:Alfabeta.
_______. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Sugiyanto. (1992). Metodologi Penelitian Sosial. Jakarta:PT. Mandiri Pustaka.
Supriyono. (2000).Sistem Pengendalian Manajemen. Jakarta:Erlangga.
Susanto, Astrid S. (1975).Pendapat Umum. Bandung: Bina Cipta.
Suyatno, Bagong. (2005). Metode Penelitian Sosial:Berbagai Alternatif Pendekatan. Jakarta:Prenada Media.
Usman, Nurdin. (2002). Konteks Implementasi Berbasis Kurikulum. Yogyakarta:Bintang Pustaka.
Wahab, Sholichin Abdul. (2001). Analisis Kebijakan Dari Formulasi ke Implementasi Kebijakan Negara.Yogyakarta:Pustaka Pelajar.
Dokumen-dokumen:
Kepres Nomor 166 Tahun 2000 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Kewenangan, Susunan Organisasi, dan Tata Kerja Lembaga Pemerintahan Non Departemen.
Perda Nomor 3 Tahun 2001 tentang Organisasi Pemerintahan DaerahKabupaten Subang
Undang-Undang Nomor. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Persampahan.
Judul : EFEKTIVITAS PROGRAM MANDIRI GOTONG
ROYONG DI BIDANG KEBERSIHAN
KABUPATEN SUBANG
Nama : MARIO ROBIANDI
NIM : 41707007
Menyetujui, Pembimbing,
TATIK ROHMAWATI. S.IP. NIP. 4127.3531.007 Bandung, November 2010 Mahasiswa, MARIO ROBIANDI NIM. 41707007 Disahkan Oleh, Instansi Tempat KKL An. Kepala Dinas Tata Ruang Permukiman dan Kebersihan
Kabupaten Subang
Drs.R.A. Rahmat Effendi NIP. 19570406 198106 1 001
Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP UNIKOM
Nia Karniawati, S.IP.,M.Si NIP. 4127.3531.002
1. IDENTITAS DIRI
Nama : Mario Robiandi
Tempat, Tanggal Lahir : Subang, 13 Desember 1989 Status Perkawinan : Belum Kawin
Alamat Lengkap : Jl. Anggur xiv no 47 rt/rw 37/12 Perumnas Subang
Nama Ayah : Wawan Riswandi
Pekerjaan Ayah : BUMD
Nama Ibu : Belly Marliah
Pekerjaan Ibu : BUMD
Alamat Lengkap Orang Tua : Jln. Anggur xiv no 47 rt/rw 37/12 Perumnas Subang
Hobby : Olahraga
2. PENDIDIKAN FORMAL
2.1 SD Negeri Mongonsidi : 1996 - 2001 2.2 SMP Negeri 2 Subang : 2001 – 2004 2.3 SMA Negeri 3 Subang : 2004 – 2007
2.4 Sedang melanjutkan Studi (S1) Jurusan Ilmu Pemerintahan Unikom
Bandung, November 2010