• Tidak ada hasil yang ditemukan

DISTRIBUSI DOSEN POLITEKNIK BERDASARKAN JABATAN FUNGSIONAL

KESIMPULAN, IMPLIKASI, DAN REKOMENDASI A.Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian disertasi ini ditemukan bukti empirik mengenai hubungan kausalitas antara; motivasi harga diri dosen politeknik, kepuasan kerja dosen, perilaku kewargaan yang organisasional dosen, dan kinerja dosen politeknik. Selain itu juga, ditemukan pula bukti empirik mengenai profil dosen politeknik dan tingkat (level) kondisi sekarang tentang tingkat; motivasi harga diri dosen politeknik, kepuasan kerja dosen, perilaku kewargaan yang organisasional dosen, dan kinerja dosen politeknik. Jika ditarik kesimpulan secara umum, maka dari keseluruhan hasil penelitian disertasi ini ada yang mendukung atau memperkuat teori dan hasil penelitian sebelumnya, dan Selain itu ada pula yang tidak mendukung teori dan hasil penelitian sebelumnya. Oleh karena itu, dengan menganalisis secara komprehensif dari hasil penelitian ini, maka dapat diperoleh kesimpulan secara keseluruhan sebagai berikut:

1. Berdasarkan hasil analisis Structural Equation Modeling (SEM) terhadap data empirik, temuan dari penelitian ini adalah bahwa terbukti terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel motivasi harga diri terhadap variabel kepuasan kerja. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa tinggi-rendahnya motivasi harga diri dosen akan mempengaruhi tinggi-rendahnya tingkat kepuasan kerja dosen. Dengan kata lain dosen yang mempunyai motivasi harga diri tinggi lebih cenderung membentuk lingkungan kerja dengan baik untuk memperolah kepuasan kerja, walaupun tanpa dorongan pihak

lain. Dari hasil penelitian ini artinya mendukung dan memperkuat teori dan hasil penelitian sebelumnya.

2. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak terbukti terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel motivasi harga diri terhadap variabel perilaku kewargaan yang organisasional. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa motivasi harga diri yang tinggi tidak membentuk secara langsung dosen menjadi mempunyai perilaku kewargaan yang organisasional. Oleh kaena itu, dosen yang mempunyai motivasi harga diri tinggi perlu juga dibina dalam lingkungan kerja yang kondusif, dan akhirnya akan tercipta perilaku produktif dosen yang sangat diperlukan di tengah-tengah banyaknya keterbatasan suber daya sekarang ini.

3. Berdasarkan hasil analisis data empirik, temuan dari penelitian ini adalah bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel kepuasan kerja terhadap variabel perilaku kewargaan yang organisasional. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kepuasan kerja dosen yang tinggi akan mempengaruhi dosen mempunyai perilaku kewargaan yang organisasional yang tinggi pula. Perilaku tersebut yaitu perilaku positif individu sebagai anggota organisasi yang kontribusinya melebihi dari yang diharapkan, dan tidak secara eksplesit tertulis di dalam uraian tugas. Jenis perilaku ini dikenal dengan OCB (Organizational Citizenship Behaviour). OCB dapat mendorong fungsi organisasi yang lebih efektif dalam mencapai sasarannya. Hasil penelitian ini artinya mendukung dan memperkuat penelitian sebelumnya.

4. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak terbukti terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel motivasi harga diri terhadap variabel kinerja dosen. Dengan

Mukaram, 2014

demikian dapat dikatakan bahwa motivasi harga diri dosen yang tinggi tidak secara langsung mempengaruhi dan membentuk dosen menjadi mempunyai kinerja yang tinggi. Kemungkinan dosen yang mempunyai motivasi harga diri tinggi perlu dibina dalam lingkungan kerja yang kondusif, dan akhirnya akan meningkatkan kinerja dosen dimana kinerja yang tinggi sangat diperlukan dalam mengembangkan perguruan tinggi politeknik untuk bisa bertahan dan bahkan bersaing pada tingkat kondisi persaingan maturity. Hasil penelitian ini artinya tidak mendukung dan memperkuat penelitian sebelumnya.

5. Hasil analisis data empirik menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel kepuasan kerja terhadap variabel kinerja dosen. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa rendahnya kepuasan kerja dosen akan mempengaruhi tinggi-rendahnya unjuk kerja atau kinerja dosen. Dengan bahasa yang berbeda dapat dikatakan bahwa perubahan variasi pada kepuasan kerja berpengaruh terhadap perubahan variasi pada kinerja dosen. Dari hasil penelitian disertasi ini artinya telah mengkonfirmasi bahwa mendukung dan memperkuat teori-teori dan hasil penelitian sebelumnya.

6. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan variabel perilaku kewargaan yang organisasional terhadap kinerja dosen. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Perilaku kewargaan yang organisasional yang tinggi akan mempengaruhi dan membentuk dosen mempunyai unjuk kerja atau kinerja yang tinggi pula. Dengan melihat kepada hasil penelitian ini artinya hasil penelitian ini mendukung dan memperkuat terhadap teori dan hasil penelitian sebelumnya.

7. Berdasarkan hasil analisis Structural Equation Modeling (SEM) terhadap data empirik, hasil penelitian ini menunjukan bahwa motivasi harga diri, perilaku kewargaan yang organisasional, dan kepuasan kerja secara bersama-sama memberikan kontribusi atau memberikan sumbangan terhadap kinerja (unjuk kerja) dosen pada perguruan tinggi politeknik sebesar 64,8 persen. Sedangkan kontribusi atau sumbangan sisanya yaitu 35,2 persen adalah ditentukan oleh variabel lain di luar sistem ini.

B. Implikasi

Implikasi dari hasil penelitian ini adalah dapat dijadikan sebagai input hasil kajian ilmiah yang merupakan solusi alternatif berdasarkan pemetaan strategi pemecahan masalah bagi beberapa pihak, diantaranya adalah:

1. Bagi seluruh dosen perguruan tinggi politeknik di jawa barat adalah mendapatkan masukan ide rasional untuk lebih meningkatkan kenerjanya baik secara kuantitas maupun kualitas, melalui keterlibatan dalam proses beberapa pendekatan anternatif kegiatan, diantaranya yaitu: (1) meningkatkan kemampuan (Ability) dalam hal mentrasformasi ilmu pengetahuan dan atau teknologi yang dikuasainya kepada mahasiswa, serta meningkatkan kemampuan (Ability) dalam hal pengmbangan cabang ilmu melalui penelitian dan publikasinya ; (2) meningkatkan motivvasi (Motivation) dalam hal kegiatan atau pertemuan-pertemual ilmiah; dan (3) meningkatkan kepedulian dan proaktif untuk memdapatkan kesempatan (Oportunity) untuk berkarya, dan tidak selalu hanya menunggu kesempatan (Oportunity) diberikan oleh pihak manajemen politeknik saja.

Mukaram, 2014

2. Bagi pihak manajemen perguruan tinggi politeknik adalah mendapatkan masukan yang komprehensif dalam meningkatkan kinerja dosen sebagai sumber daya manusia (SDM) utama perguruan tinggi untuk memperbaiki pengelolaan SDM secara keseluruhan. Secara spesifik, perguruan tinggi politeknik mendapatkan gambaran variabel alternatif solusi peningkatan kinerja dosen melalui peningkatan kepuasan kerja dan peningkatan perilaku kewargaan yang organisasional, melalui pemetaan strategi pemecahan masalahnya. Strategi yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kepuasan kerja diantanya adalah dengan; (1) Perjelas sistem kompensasi, (2) Perjelas sistem promosi/PAK, (3) Perbaiki sistem penilaian kerja /DP3, (4) Ciptakan suasana kerja kompetitif, dan (5) Ciptakan suasana akademik kondusif. Kemudian Strategi yang perlu dilakukan untuk menciptakan dan membentuk perilaku kewargaan yang organisasional diantaranya adalah dengan; (1)Tegakan sistem Reward/Punishment, (2) Evaluasi sistem asistensi dosen, (3) Tekankan perlunya team-work, dan (4) Ciptakan kegiatan yang membuat IQ, SQ, dan EQ para dosen menjadi seimbang.

3. Bagi peneliti sendiri adalah mendapatkan motivasi untuk tetap melakukan usaha-usaha perbaikan dengan melakukan penelitian-penelitian lanjutan yang berkaitan dengan temuan-temua yang telah diuraikan dalam kesimpulan tersebut di atas.

C. Rekomendasi

Dengan berlandaskan kepada kesimpulan hasil temuan dalam penelitian disertasi ini yang telah diuraikan ersebut di atas, maka ada beberapa pandangan yang mungkin

dapat dijadikan sebagai masukan atau saran (rekomendasi) dalam rangka mendorong kinerja dosen politeknik di Jawa barat, yaitu sebagai berikut:

1. Dalam mencapai kualifikasi dosen politeknik seperti yang diamanatkan Undang-Undang Sistem pendidikan Nasional (SISDIKNAS) masih merupakan kendala besar. Pada Undang-Undang Sisdiknas tersebut mensyaratkan kualifikasi dosen berpendidikan minimal S2/Magister. Guna untuk mencapai kualifikasi tersebut, maka dosen berlatar belakang pendidikan terakhir S1/D4 sebanyak sekitar 48,9 % perlu di dorong dan dimotivasi agar para dosen tersebut mau untuk melakukan studi lanjut.

2. Berdasarkan analisis deskriptif, keadaan pada saat sekarang, mayoritas dosen politeknik swasta tidak mempunyai jabatan fungsional dosen. Oleh karena itu, maka perlu dipikirkan tentang karir dosen yang dalam hal ini adalah yang berhubungan dengan jabatan fungsional dosen. Dengan memperolahnya jabatan fungsional, bagi seorang dosen berarti keamanan kerjanya (safety needs) lebih dapat dipertanggung jawabkan, dan tidak selalu menjadi korban oleh para “pengusaha” pendidikan tinggi. Untuk itu KOPERTIS sebagai lembaga yang diberi tugas mengkoordinasikan dan membina perguruan tinggi swasta seyogyanya dapat lebih proaktif untuk mencari alternatif-lternatif solusi terhadap permasalah yang sedang dihapi, khususnya masalah masih banyaknya dosen politeknik yang belum mempunyai jabatan fungsional.

3. Perlu kiranya individu dosen politeknik diperhatikan tentang yang terkait dengan masalah capaian skoer ideal kepuasan kerja yang baru mencapai mencapai 68,88%.

Mukaram, 2014

Selain itu pelu memperhatikan perilaku kewargaan yang organisasional (OCB) dosen yang baru mencapai tingkatan 67,71% dari tingkat ideal, dan kemudian yang pada akhirnya dapat menghasilkan tingkat kinerja optimal yang sementara baru mencapai sebesar 70,17% dari skor idealnya.

4. Berdasarkan hasil modifikasi model struktur (modified structural model) variabel yang harus dilakukan peningkatanya adalah kinerja dosen. Sebagai rekomendasi solusi pemecahan masalah peningkatan kinerja dosen adalah dengan cara memperhatikan kepuasan kerja dosen dan meciptakan serta membentuk perilaku kewargaan yang organisasional dosen politeknik. Vaiable motivasi harga diri bukannya tidak penting dalam kajian MSDM tetapi dalam konteks hasil penelitian ini pengaruhnya sangat lemah sekali terhadap kinerja dosen.

5. Strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepuasan kerja adalah dengan; Perjelas sistem kompensasi, Perjelas sistem promosi/PAK, Perbaiki sistem penilaian kerja /DP3, Ciptakan suasana kerja kompetitif, Ciptakan suasana akademik kondusif. Kemudian Strategi yang dilakukan untuk membentuk perilaku kewargaan yang organisasional adalah dengan; Tegakan sistem Reward/Punishment, Evaluasi sistem asistensi dosen, Tekankan perlunya team-work, Ciptakan IQ, SQ, dan EQ seimbang. 6. Untuk para peneliti lain selanjutnya, kiranya perlu dipikirkan dan melanjutkan

penelitian ini khususnya yang berhubungan dengan kinerja politeknik dalam konteks nasional. Hal tersebut disebabkan karena penelitian ini mempunyai beberapa keterbatasan; (1) hanya mengambil sampelnya berjumlah dua belas politeknik yang ada di Jawa Barat. (2)Selain itu sehubungan dengan adanya berbagai keterbatasan

teknik pengambilan sampel, dimana dalam penelitian ini teknik sampling yang dilakukan adalah teknik Convenience Sampling yang merupakan bagian dari non-probability sampling, dan oleh karena itu disarankan sebaiknya dilakukan dengan salah satu dari teknik probability sampling. Hal-hal tersebut diharapkan menjadi bahan pemikiran dan pertimbangan dalam mengantisipasi permasalahan yang mungkin timbul dihadapi oleh para peneliti lain selanjutnya.

Mukaram, 2014

DAFTAR PUSTAKA

Awang, Zainudin (2012) A Handbook on SEM Structural Equation Modeling: SEM Using AMOS Graphic, 5th Edition, Kota Baru Malaysia: Universiti Teknologi Mara Kelantan. Arwildayanto (2012) Manajemen Sumber Daya Manusia Perguruan Tinggi: Pendekatan Budaya

Kerja Dosen Profesional, Gorontalo: Ideas Publishing.

Bankston, Karen D. (2005) Collective Self-Esteem and Attitudes Toward Collaboration as Predictors to Collaborative Practice Behaviors Used by Registered Nurses and Physicians in Acute Care Hospitals, Cincinnati, United States of America: University of Cincinnati.

Bentler, P. M., & Chou, C.-P. (1987). Practical Issues In Structural Modeling. Sociological Methods & Research, 16, p.78-117.

Blunch, N. J. (2008). Introduction Structural Equation Modelling Using SPSS and AMOS. Los Angeles: SAGE

Brawer, Florence B dan Lombard, John R (2008), The American Community College, Fifth Edition, Amerika: Kindle Edition.

Burke, Joseph C. (2005) Achieving Accountability In Higher Education: Balancing Public, Academic, And Market Demands, San Francisco: Jossey-Bass, A Wiley Imprint.

Byrne, Barbara M. (2010) Structural Equation Modeling With AMOS: Basic Concepts, Applications, And Programming, Second Edition, NewYork: Tylor & Francis Group. Cascio, W. F. (1992). Managing human resources: productivity, quality of work life, profits. 3rd

Ed.. New York: McGraw-Hill, Inc.

Ceylan, R., Bicakci, M. Y., Gursoy, F., dan Aral, N. (2009), An Examination Of The Relationship Between Teachers’ Professional Self-Esteem And Empathic Skills, Social Behavior And Personality, 37, 5, p.679.

Chiu, Shu-Fen dan Chen, Hsiao-Lan (2005) Relationship Between Job Characteristics And Organizational Citizenship Behavior: The Mediational Role Of Job Satisfaction, Social Behavior And Personality,33, 6, p. 523-540.

Chu, Cheng-I, dan Lee, Ming Shinn, and Hsu, Hsiang-Ming (2006) The Impact Of Social Support And Jof Stress On Public Health Nurses’ Organizational Citizenship Behaviors In Rural Taiwan, Public Health Nursing, vol. 23, no. 6, p. 496-505

Davar, S. C. dan Bala, Ranju (2012) Relationship Between Job Satisfaction And Job Performance: A Meta-Analysis, The Indian Journal of Industrial Relations, Vol.48, No. 2. p.290-305.

Davis, K., & Werther, W. B., Jr. (1996). Human Resources And Personnel Management. Singapore: McGraw-Hill Book, Co.

Davis, K., dan Newstrom, J. W. (1989) Human Behavior At Work: Organizational Behavior, 8th Ed. Singapore: McGraw-Hill. Inc.

Dikti (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) (1996) Kerangka Pengembangan Pendidikan Tinggi Jangka Panjang(KPPTJP) 1996-2005).

Dikti (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) (2008) Evaluasi Program dan Capaian Kinerja Pembangunan Pendidikan Tahun 2005-2006 dan Beban Target 2008 dan 2009.

Dikti (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) (Departemen Pendidikan Nasional(2011, Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED),2011) Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri (EPSBED), Januari 2011.

DiPaola, Michael F. dan Hoy, Wayne K. (2005) Organizational CitizenshipBehavior of Faculty and Achievement of High School Students, The High School Journal, Feb./Mar. 2005. pp. 35-44.

Duderstadt, James J. (2000) A University For The 21st Century. United State Of America, Michigan: The University of Michigan Press.

Education and Training International, TAFE training Instituts, Government of Australia (2011), http://www.eti.wa.edu.au/course-catalogue.html

Ertuk, Alper (2007) Increasing Organizational Citizenship Behaviors Of Turkish Academician: Mediating Role Of Trust In Supervisor On The Relationship Between Organizational Justice And Citizenship Behaviors, Journal of Managerial Psychology, vol. 22, 3, pp.257-270.

Ferdinand, A. (2006). Structural Equation Modeling Dalam Penelitian Manajemen (4 ed.) Semarang: BP Undip.

Finkelstein, Marcia A. (2006) Dispositional Predictors Of Organizational Citizenship Behavior: Motives, Motive Fulfillment, And Role Idetity,

Fletcher, Edward Charles (2009) The Relationship Of High School Curriculum Tracks To Degree Attainment And Occupational Earnings. Ohio: The Ohio State University

Mukaram, 2014

Foote, David A. dan Tang, Thomas Li-Ping (2008) Job Satisfaction And Organizational Citizenshipbehavior (OCB): Does Team Commitment Make A Difference In Self-Directed Teams?, Management Decision, vol. 16, No. 6, pp. 933-947.

Ghozali, I., dan Fuad. (2005). Structural Equation Modelling: Teori, Konsep, Dan Aplikasi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Ghozali, Imam (2008) Model Persamaan Struktural: Konsep dan Aplikasi Dengan Program AMOS 16.0, Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gonzalez, Jose Varela dan Garazo, Teresa Garcia (2006) Structural Relationship Between Organizational Service Orientation, Contact Employee Satisfaction And Citizenship Behavior, International journal of Service Industry Management, vol. 17, No. 1, pp. 23-50.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., dan Anderson, R. E.(2010) Multivariate data analysi: A Global Perspective (7th ed.), New Jersey: Pearson Prentice Hall.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., Anderson, R. E., dan Tatham, R. L. (2006b) Multivariate data analysis (6th ed.). New Jersey: Pearson Education Inc.

Hill, Sarah E., dan Buss, David M. (2012) The Evolution of Self-Esteem dalam Kernis, M. H. (Ed) Self-Esteem: Issues and Answers, New York: Psychology Press.

Hoy, Wayne K. dan Miskel, Cecil G. (2005) Educational Administration: Theory, Research, and Practice. Seventh Edition, United States Of America, New York: McGraw Hill.

Ilyas, Yaslis. (1999). Kinerja. Depok, Jakarta: FKM Universitas Indonesia.

Iqbal, Muhammad Tahir, dan Latif, Waqas, dan Naser , Wahab (2012) The Impact Of Person Job Fit On Job Satiscation And Its Subsequent Impact On Employees Performance, Mediterranean Journal of Social sciences, vol. 3, No. 2, pp. 523-530.

Istijanto (2005). Aplikasi Praktis Riset Pemasaran. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama

Joreskog, K. G., dan Sorbom, D. (1982). Recent Developments In Structural Equation Modeling. Journal of Marketing Research, 19(4), 404-416.

Kemendiknas (Kementrian Pendidikan Nasional) (2010), Rencana Strategis Kementrian Pendidikan Nasional 2010—2014.

Kementrian Sekretariat Negara Republik Indonesia (2011), http://www.indonesia.go.id, Friday, 21 December 2012

Kline, R. B. (2005). Principles And Practice Of Structural Equation Modeling (2nd ed.). New York: The Guilford Press.

Kotler, Philip dan Armstrong, Gary (2010). Principles of Marketing, 13th Edition. New Jersey: Pearson Prentice Hall.

Kotler, Philip dan Keller, K. L. (2009). Marketing Management. 13th Edition. New Jersey: Pearson Education.

Kumar, Naresh dan Singh, Vandana (2011) Job Satisfaction And Its Correlates, IJRESS, International Journal of Research in Economics & Social Science, Vil. 1, Issue 2, November 2011.

Kusnendi (2008) Model-Model Persamaan Struktural: Satu dan Multigroup sampel dengan LISREL, Bandung: Alfabeta

Lane, J., Lane, A., & Kyprianou, A. (2004) Self-Efficacy, Self-Esteem And Their Impact on Academic Performance, Social Behavior and Personality, 32, 3, p.247.

Locke, Edwin A.. (1976), “The nature and causes of job satisfaction”, in Dunnette, M.D. (Ed.), Handbook of Industrial and Organizational Psychology, Rand-McNally, Chicago, IL, pp. 1297-1351.

Lovell, S. E., Kahn, A. S., Anton, J., Davidson, A., Dowling, E., Post, D., Mason, C. (1999) Does Gender Affect the Link Between Organizational Citizenshipand Performance Evvaluation, Sex Roles, Vol 41, p.469

Malhotra, Naresh K. (2004). Marketing Research and Applied Orientation (4th Edition). New Jersey : Prentice Hall.

Mangkunegara, Anwar. Prabu. (2005). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Bandung: Refika Aditama.

Manz, C. C. (1992) Self Leading Work Teams: Moving Beyond Self Management Myths, Dalam Streers, R. M., Porter, L. W., Dan Bigley, G. A. (1996) Motivation And Leadership At Work, 6th Ed., New York: The Mcgraw Hill Companies, Inc.

Marwansyah dan Mukaram. (1999). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bandung: POLBAN. Marwansyah, Mukaram, dan Tiorida, E. (1997) Hubungan Antara Self Esteem Dan Job

Satisfaction: Studi Dikalangan Staf Administrasi Politeknik ITB, Jurnal Tata Niaga. Vol 1.1, Oktober 1997, p.96-109.

Mason, D. R., & Lind, D. A. (1999). Teknik Statistik Untuk Bisnis & Ekonomi (9th Ed.). Jakarta: Erlangga.

Mukaram, 2014

McKay, M dan Fanning, P. (1992) Self Esteem: A Proven Program Of Cognitive Techniques For Assessing, Improving, And Maintaining Your Self Esteem, 2nd Ed, Oakland, CA: New Harbinger Publication, Inc.

Miao, Rentao dan Kim, Heung-Gil (2010) Perceived Organizational Support, Job Satisfaction And Employee Performance: An Chinese Empirical Study, Journal of Service Science & Management, 3, p. 257-264.

Mondy, R. W. dan Noe, R. M. (2005). Human Resource Managemen, 9th Edition, New Jersey: Pearson Education, Inc.

Murphy, Gregory, dan Athanasou, James, dan King, Neville (2002) Job Satisfaction And Organizational Citizenship Behaviour: A Study Of Australian Human-Service Professionals, Journal Of Managerial Psychology, vol. 17, No. 4, pp.287-297.

Nazir, Mohammad (2003). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Organ, D. W. (1990) The motivational basis of organizational citizenship behavior, Research in Organizational Behavior, Vol. 12, JAI Press, Greenwich, CT, p. 43-72.

Organ, D. W. (1977) A. Reappraisal And Reinterpretation Of The Satisfaction-Cause-Performance Hypotheses. Academy of Management Review, 2, pp 46-53.

Organ, D. W. (1988), Organizational Citizenship Behavior: The Good Soldier Syndrome, Lexington, MA: Lexington Books.

Organ, D. W. (1995)Personality, Satisfaction, And Organizational Citizenship Behavior, Journal of Social Psychology, Vol. 135, No. 3, p. 339.

Organ, D. W. and Konovsky, M. (1989), Cognitive Versus Affective Determinants Of Organizational Citizenship Behavior, Journal of Applied Psychology, Vol. 74, p. 157. Panitia Pelaksana SNMPTN (2012) Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri,

www.snmptn.ac.id.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (2011), http://www.jabarprov.go.id, 2011

Pepi, A., Faria, L. dan Alesi, M. (2006) Personal Conceptions Of Intelligence, Self-Esteem, And School Achievement In Italian And Portuguese Students, Adolescence, Vol.41, No. 164. Peraturan Presiden No.8 Tahun 2012 Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (Indonesian Qualification

Framework), Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (2013) Permenpan No. 17 Tahun 2013 Tentang Jabatan Fungsional Dosen Dan Angka Kreditnya. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi.

Pikiran Rakyat (2012), Koran Harian Daerah Jawa Barat. Kamis, 11 Oktober, 2012.

http://m.pikiran-rakyat.com

Polban (Politeknik Negeri Bandung) (2010), Rencana Strategis Politeknik Negeri Bandung 2011—2015, Bandung: Polban.

Polban (Politeknik Negeri Bandung) (2012), Laporan Panitia Selecksi Mahasiswa Baru 2012, Bandung: Polban.

Porter, M.E. (2008) The Five Competitive Forces That Shape Strategy, Harvard business Review, January 2008.

Prayudi, Yusuf Yudi (2008) Abjad Yunani dan Notasi Ilmiah, (Online), Tersedia: http://prayudi.wordpress.com/2008/07/23/abjad-yunani-dan-notasi-ilmiah/(1Maret 2013). Ramayah, T, Jatan, M. dan Tadisina, S. (2001) Job Satisfaction: Empirical Evidence For

alternatives to JDI., National Decision Sciences Conference, San Francisco, November 2001.

Riduwan dan Akdon (2006) Rumus Dan Data Dalam Aplikasi Statistika: Untuk Pendidikan. Bandung: ALFABETA.

Rivai, Veitzhal. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan. Jakarta: PT Grafindo Persada.

Robbins, Stephen P. (2007). Organizational Behaviour. New Jersey: Prentice Hall.

Robbins, Stephen P. dan Judge, Thimothy A.(2007) Organizational Behaviour. 12th Edition, New Jersey, United States of America: Pearson Education,Inc as Prentice Hall.

Robinson, J.P., Shaver, P.R. and Wrightman, L.S. (Eds)., (1991) Measures of Personality and Social Psychological Attitudes, Vol. 1. San Diego, California: Academic Press, Inc. Rosenberg, M., Schooler, C., & Schoenbach, C. (1989). Self-esteem and adolescent problems:

Modeling reciprocal effects. American Sociological Review, 54, 1004-1018.

Rosenberg, M., Schooler, C., Schoenbach, C., & Rosenberg, F. (1995). Global self-esteem and specific self-esteem:Different concepts, different outcomes. American Sociological Review, Vol. 60, p. 141–156.

Rosenberg, Morris (1965). Society and the adolescent self-image. Princeton, NJ: Princeton University Press.

Santoso, Megawati (2011) Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (Indonesian Qualification Framework. Unpublish. Jakarta: Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementrian Pendidikan Nasional.

Mukaram, 2014

Santoso, S. (2004). Mengatasi Berbagai Masalah Statistik Dengan SPSS versi 11.5. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Santoso, S. (2007). Structural Equation Modelling: Konsep Dan Aplikasi Dengan AMOS.Jakarta: Elex Media Komputindo.

Santrock, J.W. (2003) Adolecense (perkembangan Remaja). Terjemehan oleh Soejarwo. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Santrock, John W. (2009) Adolescence, 12th ed, Boston, United States of America: McGraw-hill Sekaran, Uma dan Bougie, Roger (2009). Research Methods for Business: A Skill Building

Approach, 5th Edition, West Sussex, United Kingdom : John Wiley & Sons, Ltd.

Sekaran, Uma. (2003). Research Methods for Business: Metodologi Penelitian untuk Bisnis, Terjemahan Kwan Men Yon (2006). 4th Edition, Jakarta: Salemba Empat.

Shamir, B., House, R. J., & Arthur, M. B. (1993). The motivational effects of charismatic kepemimpinan: self-concept based theory. Organization Science, 4, 1-17

Siegel, L., & Lane, L. M. (1987). Pesonnel And Organizational Psychology. 2nd Ed. Homewood, Illinois: Richard D. Irwin, Inc.

Simamora, Bilson. (2005). Analisis Multivariat Pemasaran. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Simanjuntak, Payaman. (2005). Manajemen dan Evaluasi Kinerja. Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Ind

Simpson, M. (2010) Factors Related to Job Performance and Job Satisfaction in Certified Nursing Assistants, America: University of Maryland.

Simpson, M. dan Resnic, B. (2004) Enhancing Sef-Esteem and job Performance In Nursing Assistants, The Gerontologist, 44., 1., p 463.

Smith, P.C., L.M. Kendall, and C.L. Hulin (1969). The Measurement of Satisfaction in Work and Retirement. Chicago: Rand McNally.

Spade, Julie A. (2007) The Relationship Between Student Bullying Behaviors And Self-Esteem, United States Of America: Bowling Green State University.

Soegianto, Agoes (2012) Warning Profesor Minim Penelitian, Surabaya: Universitas Airlangga,

Dokumen terkait