BAB III METODOLOGI PENELITIAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian tentang “support family
psychoeducation program (SFPP) for stroke patient” terhadap peningkatan optimisme pada keluarga pasien pensiunan “X,” dapat ditarik suatu kesimpulan adalah sebagai berikut:
1. “Support Family Psychoeducation Program (SFPP) for Stroke Patient” ini
dapat digunakan untuk meningkatkan optimisme pada keluarga pasien pensiunan “X”
2. Keluarga pasien stroke menghayati bahwa “support family psychoeducation program (SFPP) for stroke patient” ini merupakan program
psychoeducation yang bermanfaat dan menarik, sehingga mendorong keluarga pasien stroke “X” untuk melaksanakan suatu hasil yang mereka dapatkan dari setiap sesi program psychoeducation. Penghayatan keluarga pasien stroke “X” ini membantu proses learning (pembelajaran) menjadi lebih mudah sehingga memungkinkan terjadinya peningkatan optimisme. 3. Sebagian besar keluarga pasien stroke “X” memilih sesi III dan sesi IV
dalam program psychoeducation ini sebagai sesi yang bermanfaat dan menarik. Hal ini menandakan bahwa program psychoeducation ini diintepretasikan sebagai suatu usaha membantu keluarga pasien stroke dalam mengembangkan berbagai macam life skill model melalui berbagai
181
Program Magister Psikologi Universitas Kristen Maranatha
macam program yang terstruktur yang pelaksanaannya berbasis pada kelompok dan masalah–masalah yang dihadapi oleh keluarga pasien stroke ini dipandang sebagai suatu skill defisit atau competency deficit
4. Keluarga pasien stroke “X” yang optimis pada umumnya memandang keadaan baik (good situation) yang terjadi pada anggota keluarganya yang mengalami strokesebagai keadaan yang permanent, universal dan internal. Namun ketika berhadapan dengan keadaan buruk (bad situation), keluarga pasien stroke yang optimis tersebut juga memandangnya sebagai keadaan yang temporary, spesific dan eksternal
5. Keluarga pasien stroke “X” yang pesimis pada umumnya memandang keadaan baik (good situation) yang terjadi pada anggota keluarganya yang mengalami stroke sebagai keadaan yang temporary, spesifik dan eksternal. Namun ketika berhadapan dengan keadaan buruk (bad situation) maka keluarga pasien stroke tersebut memandangnya sebagai keadaan yang
permanent, universal dan internal.
5.2 Saran
5.2.1 Saran Praktis
1. Kepada Psikolog sebagai psychoeducator, dapat menggunakan “support
family psychoeducation program (SFPP) for stroke patient” ini sebagai salah satu bentuk intervensi yang dapat digunakan untuk meningkatkan
2. Bagi pihak rumah sakit ataupun instansi pemerintah yang terkait dengan penanggulangan penyakit stroke di Indonesia diharapkan dapat meningkatkan pemberian informasi pada masyarakat tentang penyakit stroke melalui penyuluhan ataupun program psychoeducation mengenai penyakit stroke kepada keluarga pasien stroke. Melalui penyuluhan atau program psychoeducation tersebut diharapkan dapat membantu dan mendorong keluarga pasien stroke untuk lebih optimis dalam merawat dan menangani anggota keluarganya yang menderita stroke.
5.2.2 Saran Penelitian
1. Dikarenakan keterbatasan penelitian ini, untuk peneliti lainnya yang hendaknya akan melanjutkan ataupun mereplikasi penelitian ini dengan intervensi yang serupa yakni program psychoeducation, disarankan juga untuk meneliti uji efektivitas dari “support family psychoeducation
program (SFPP) for stroke patient” terhadap peningkatan optimisme
terhadap beberapa keluarga pasien stroke lainnya.
2. Dikarenakan keterbatasan penelitian, untuk peneliti lainnya yang hendak akan melanjutkan penelitian dengan bentuk intervensi berupa program
psychoeducation, disarankan juga untuk melakukan penelitian yang serupa untuk penyakit–penyakit kronis yang lainnya seperti cancer,
183
Program Magister Psikologi Universitas Kristen Maranatha
3. Dikarenakan keterbatasan penelitian yang dilakukan, maka pada penelitian selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian dengan menggunakan metoda time series untuk mengetahui apakah efek atau dampak dari
“support family psychoeducation program (SFPP) for stroke patient” ini
dapat bertahan cukup lama.
4. Berdasarkan umpan balik atau feedback yang diberikan keluarga pasien stroke sesudah mengikuti “support family psychoeducation program
(SFPP) for stroke patient” ini, maka untuk penelitian selanjutnya, disarankan dalam melaksanakan program psychoeducation ini sebaiknya dilakukan secara berkala (6 bulan sekali).
DAFTAR PUSTAKA
Conover, W J. 1980. Practical Nonparametric Statistics, Canada: John Wiley &
Sons, Inc
Darmawan, dr. 2012. Waspadai Gejala Penyakit Mematikan, Jakarta: Oryza.
Edmans, J. 2010. Occupational Therapy and Stroke, USA: Wiley–Blackwell.
Edward P. Sarafino. 1997. Health Psychology. John Willey & Sons. Inc.
Graziano, A.M & Raulin, M.L. 2000. Research Methods: a process of inquiry 4th
edition. Needham Height: A Pearson Education Company.
Hurlock, Elizabeth B. 1980. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang
Rentang Kehidupan, Edisi kelima. Jakarta: Erlangga
Hutton, Cleo. 2005. 300 Tips Hidup Mandiri Pasca Stroke. Jakarta: PT. BIP
Junaidi, Iskandar, dr. 2001. Stroke, Waspadai Ancamannya. Yogyakarta: PT. Andi.
Larson, Dale. 1984. Teaching Psychological Skill: Model For Giving Psychology
Away. Monterey, California: Brooks/ Cole.
Lumbantobing. 2000. Stroke, Bencana Peredaran Darah di Otak. Jakarta: Balai
Penerbit FKUI.
Misbach. 1999. Stroke, Aspek diagnostik, Patofisiologi, Manajemen. Jakarta: Balai
Penerbit FKUI.
Mottaghipour Y. 2005. The Pyramid Of Family Care, A Framework For Family
185
Program Magister Psikologi Universitas Kristen Maranatha
Noormand D Sunberg, Allen A Winebarger, Julian R Taplin. Psikologi Klinis.
Yogyakarta: Balai Pustaka
Nazir, Moh, Ph.D. 2003. Metode Penelitian, Jakarta: Ghalia Indonesia
Reksoatmodjo, Tedjo N. 2009. Statistika untuk Psikologi dan Pendidikan, Bandung:
PT. Refika Aditama.
Santrock, Jhon W. 2002. Perkembangan Masa Hidup 5th edition. Jakarta: Erlangga
Seagel, S. 1997. Statistik Non Parametrik untuk ilmu–ilmu Sosial. Jakarta: PT
Gramedia Pustaka Utama
Seligman, Martin E.P. 1990. Learned Optimism. New York: Pocket Books
Seligman, Martin E.P. 1995. The Optimistic Child. Boston–New York: Houghton
Mifflin Company
Sitepu, N. 1995. Analisis Korelasi. Bandung: Unit Pelayanan Statistika MIPA
Universitas Padjajaran
Snyder, C.R & Shane J. Lopez. 2002. Handbook of Positive Psychology. New York:
Oxford University Press Inc.
Sudjana, M.A. 1996. Metode Statistika. Bandung: Tarsito
Supratiknya, A. 2008. Merancang Program dan Modul Psikoedukasi. Yogyakarta:
USD Press.
Suprijanto, Dr. 2009. Pendidikan Orang Dewasa: Dari Teori Hingga Aplikasi.
Taylor, S.E. 2006. Health Psychology 6th Edition. Singapore: Mc. Graw Hill.
Thomas, D.J. 1995. Stroke dan Pencegahannya. Jakarta: Arcan
Wiramihardja, S.A. 2007. Pengantar Psikologi Abnormal. Bandung: PT. Refika
Aditama.
Yusuf, Syamsu. 2004. Mental Hygiene: Pengembangan Kesehatan Mental dalam
187
Program Magister Psikologi Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR RUJUKAN
http://www.rajawana.com/artikel/kesehatan/435-dukungan-keluarga.html Diunduh tanggal 9 Januari 2011, 19:18
http://www.health.kompas.com/read/xml/2010/12/03/Dukungan.Keluarga.untuk.Pasi
en.Stroke. Jumat, 3 Desember 2010, 14:31 WIB
http://www.vivaborneo.com/lansia-perlukan-dukungan-keluarga-danmasyarakat.htm. June 15, 2010
http://www.newspaper.pikiran-rakyat.com
Diunduh tanggal 9 Januari 2011, 19:18 http://www.clubandstore.com
Diunduh tanggal 9 Januari 2011, 19:18 http://www.fpsikologi.wisnuwardhana.ac.id/index.php
Artikel ditulis oleh Dra. Niken Iriani LNH, Msi, Psi, Minggu, 28 Maret 2010, 01:26 WIB
http://en.wikipedia.org/wiki/Psychoeducation. Modified on 13 March 2011 at 02:52 http://www.sign.ac.uk
http://junaidichaniago.blogspot.com/2009/04/pemahaman-dasar-statistik-non.html Diunduh tanggal 25 September 2012, 13:20
http://pustaka.unpad.ac.id/wp-content/../03/ statistika_nonparametrik.pdf Diunduh tanggal 25 September 2012, 13:25
http://epository.usu.ac.id/bitstream/123456789/28877/.../Chapter%20II.pdf Diunduh tanggal 25 September 2012, 13:35
http://usupress.usu.ac.id/.../Statistik%20Nonparametrik%20-... Diunduh tanggal 25 September 2012, 13:40