• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESIMPULAN

Dalam dokumen PENDAMPINGAN KRPL DI PROVINSI BENGKULU (Halaman 40-67)

Dari hasil pelaksanaan lunching pemanfaatan pekarangan secara terpadu, pelatihan bagi petugas pendamping P2KP, dan sosialisasi serta apresiasi kegiatan pendampingan KRPL, maka dapat diambil kesimpulan bahwa tingkat adopsi kelompok terhadap inovasi teknologi yang di deseminasikan cukup tinggi. Hal ini dapat dilihat dari respon petani saat melaksanakan pelatihan, sosialisasi dan apresiasi.

Peserta dalam mengikuti pelatihan sangat antusias dan melaksanakan pelatihan dengan semangat serta sangat ingin menerapkan hasil yang didapat dan dilihat di lokasi masing-masing. Para peserta masih sangat awam dengan program KRPL tersebut.

Pendampingan juga dilaksanakan dalam bentuk kegiatan sosialisasi. Dalam acara sosialisasi KRPL ini, instansi terkait seperti dinas pertanian dan ketahanan pangan dan BP4K serta petugas dan pengurus kelompok yang diundang sangat respons terhadap kegiatan KRPL tersebut. Bentuk dukungan kepala dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Lebong akan menyebarkan bibit jeruk RGL dan Manggis untuk masing-masing rumah tangga 3 batang agar dapat ditanam di pekarangan. Sementara BP4K akan mengerahkan petugasnya untuk mendampingi secara proaktif kegitan KRPL ini.

Motivasi dalam hal pelaksanaan kegiatan juga terrcermin saat pelaksanaan apresiasi dengan tingginya semangat untuk mengembangkan kegiattan tersebut serta kemampuan peserta dalam menyampaikan pengalaman dan manfaat yang mereka rasakan sehingga dapat menambah motivasi bagi peserta yang lain.

30

DAFTAR PUSTAKA

Anonimous. 1996. Pedoman Penelitian Metode Penyuluhan Pertanian. Departeman Pertanian Pusat Penyuluhan Pertanian., Jakarta

Anonim, 1999. Panduan Umum Pelaksanaan Penelitian, Pengkajian dan Diseminasi Teknologi Pertanian. Badan Litbang Pertanian.

BBPPTP Bogor. 2009. Petunjuk Pelaksanaan pendampingan Pencapaian Swasembada Daging sapi (PSDS). Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. Badan Litbang Pertanian Bogor. BPTP Jawa Tengah.2008. Penyuluhan dan Penyebaran Informasi Pertanian pada

daerah P4MI. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Jawa Tengah. Dinas Peternakan Propinsi Bengkulu.2009. Laporan Tahunan Dinas Peternakan

dan Kesehatan Hewan Propinsi Bengkulu. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Propinsi Bengkulu.

Fauzia, S. 2002. Revitalisasi Fungsi Informasi dan Komunikasi serta diseminasi luaran BPTP. Makalah disampaikan pada ekspose dan seminar teknologi pertanian spesifik lokasi, 14-15 Agustus 2002 di Jakarta. Pusat penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi. Bogor.

Isbagio Paransih, 1998. Kebijaksanaan Komunikasi Penelitian Pertanian dan Peranan AARDNET dalam Menopang Penelititan , Disampaikan pada Pengolahan TeknisJaringan Informasi Ciawi Bogor.

Tjiptopranoto,P.2000. Strategi Diseminasi Teknologi dan Informasi Pertanian.Balai Pusat Pengembangan Pengkajian Teknologi Pertanian . Bogor.

31

ANALISIS RISIKO

Analisis risiko diperlukan untuk mengetahui berbagai risiko yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan diseminasi/pendampingan. Dengan mengenal risiko, penyebab, dan dampaknya maka akan dapat disusun strategi ataupun cara penanganan risiko baik secara antisipatif maupun responsif (Tabel 1 dan 2).

Tabel 1. Daftar risiko pelaksanaan pendampingan KRPL tahun 2013.

NO. RISIKO PENYEBAB DAMPAK

1. Koordinasi antar pelaksana KRPL di daerah kurang lancar

- Masing-masing SKPD menjalankan

tupoksinya sendiri dan belum terintegrasi - Peningkatan produksi dan produktivitas (kinerja bersama) tidak tercapai

Tabel 2. Daftar penanganan risiko dalam pelaksanaan pendampingan KRPL tahun 2013.

NO. RISIKO PENYEBAB PENANGANAN

1. Koordinasi antar pelaksana KRPL di daerah kurang lancar

- Masing-masing SKPD menjalankan tupoksinya sendiri dan belum terintegrasi - Dilakukan sosialisasi - Meningkatkan koordinasi

32

JADWAL KERJA

No Uraian kegiatan Bulan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1 Penyusunan RODHP 2 Seminar/pembahasan perbaikan RODHP 3 Koordinasi

4 Identifikasi Teknologi Existing 5 Pelaksanaan

6 Laporan bulanan 7 Laporan tengah tahun 8 Analisis Hasil

9 Seminar Hasil 10 Laporan akhir tahun

33

PEMBIAYAAN

A. Rencana Anggaran Biaya (RAB)

No Jenis Pengeluaran Volume

Harga Satuan (Rp.) Jumlah (Rp.) 1. Belanja Bahan

o Sarana Produksi dan Bahan Pendukung Lain

o ATK,Komputer supplies, o Percetakan bahan informasi o Penggandaan, Laminasi,

Dokumentasi, foto, Foto copy o Konsumsi, dalam rangka gelar

teknologi, temu lapang, sosialisasi, apresiasi, pelatihan

1 Paket 1 Paket 1 Paket 1 Paket 200 OH 4.000.000,- 1.800.000,- 2.000.000,- 500.000,- 50.000,- 4.000.000,- 1.800.000,- 2.000.000,- 500.000,- 10.000.000,- Jumlah 18.300.000,- 2. Belanja Barang non operasional

lainnya

o Akomodasi dalam rangka gelar teknologi, temi lapang,

sosialisasi, pelatihan 4 Kali 5.000.000,- 20.000.000,-

Jumlah 20.000.000,- 3. Honor yang terkait output kegiatan

o UHL Petani Pendukung Lain o UHL Petugas Lapangan

30 OH 11 OH 35.000,- 1.050.000,- 1.100.000,- Jumlah 2.150.000,- 4. Belanja Sewa o Sewa Tenda

o Sewa Kendaraan Roda 4

1 Kegiatan - 1.000.000,- - 1.000.000,- - Jumlah 1.000.000,- 5. Belanja Jasa Profesi

o Narasumber, Pengarah,

Fasilitator, Evaluator 6 OJ 500.000,- 3.000.000,-

Jumlah 3.000.000,- 6. Belanja Perjalanan Lainnya

Perjalanan dalam rangka persiapan, konsinyasi, sosialisasi,advokasi, seminar, evaluasi kerja, dan koordinasi diwilayah Indonesia o Lumpsum + transport

o Perjalanan pendek + transport

1 OP 70 OH 5.000.000,- 365.000,- 5.000.000,- 25.550.000,- Jumlah 30.550.000,- Total 75.000.000,-

34

B. Realisasi Anggaran

No Jenis Pengeluaran Realisasi Anggaran (Rp.) Persentase Keuangan (%) Persentase Fisik (%) 1. Belanja Bahan

o Sarana Produksi dan Bahan Pendukung Lain

o ATK,Komputer supplies, o Percetakan bahan informasi o Penggandaan, Laminasi,

Dokumentasi, foto, Foto copy o Konsumsi, dalam rangka gelar

teknologi, temu lapang, sosialisasi, apresiasi, pelatihan

4.000.000,- 1.800.000,- 700.000,- 450.000,- 9.100.000,- 100 100 45 90 91 Jumlah 37,70 2. Belanja Barang non operasional

lainnya

o Akomodasi dalam rangka gelar teknologi, temu lapang,

sosialisasi, pelatihan 14.920.000,- 74,60

Jumlah 25,00 3. Honor yang terkait output kegiatan

o UHL Petani Pendukung Lain o UHL Petugas Lapangan

1.050.000,- 1.100.000,- 100 100 Jumlah 100 4. Belanja Sewa o Sewa Tenda

o Sewa Kendaraan Roda 4

1.000.000,- 100

Jumlah 100

5. Belanja Jasa Profesi

o Narasumber, Pengarah, Fasilitator, Evaluator

3.000.000,- 100

Jumlah 100

6. Belanja Perjalanan Lainnya

Perjalanan dalam rangka persiapan, konsinyasi,

sosialisasi,advokasi,seminar, evaluasi kerja, dan koordinasi diwilayah Indonesia

o Lumpsum + transport

o Perjalanan pendek + transport

5.000.000,- 100 100

Jumlah 100

35

PERSONALIA

No Nama/NIP JABATAN FUNGSIONAL/ BIDANG KEAHLIAN JABATAN DALAM KEGIATAN URAIAN TUGAS ALOKASI WAKTU (Jam/Mingg u) 1. Siswani Dwi Daliani Penyuluh Muda Penanggung Jawab Mengkoordinir kegiatan mulai perencanaan sampai pelaporan 40 2. DR. Umi Pudjiastuti Penyuluh Madya Anggota - Bertanggung jawab terhadap kegiatan sosialisasi dan gelar teknologi di 5 kabupaten/k ota - Membantu persiapan dan pelaksanaan sosialisasi dan gelar teknologi 20 3. Taufik Hidayat, S.TP

Calon Peneliti Anggota - Membantu tugas penanggung jawab - Membantu persiapan dan pelaksanaan sosialisasi dan gelar teknologi - Membantu 35nálisis data dan pelaporan 20

4. Ina Hartati Keuangan Anggota - Membantu tugas penanggung jawab - Membantu persiapan 20

36 dan pelaksanaan sosialisasi dan gelar teknologi - Membantu 36analisis data dan pelaporan

37 Lampiran . Foto-foto pelaksanaan pelatihan

38

Praktek penyiapan media tanam dari bahan baku tanah, kompos, dan sekam dengan perbandingan 2:1:1

39

40

41

42

43

Lampiran . Foto Foto Pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi

44

Acara pembukaan Sosialisasi Kegiatan Pendampingan KRPL di Kabupaten Lebong Atas : Pembukaan Sosialisasi

Tengah : Sambutan Kepala BPTP Benngkulu

45

Pelaksanaan Acara Pembukaan

Atas : Pembawa acara yang disampaikan oleh Sdr. Eva Melisa Tengah : Pembacaan do’a Oleh Sdr. Marvokasa Ismuha, SP

46

Sesion Pertama Penyampaian materi Moderator memimpin acara Penyampaian Materi dari BPTP Bengkulu Penyampaian materi dari BKP Provinsi

47

Penyampaian materi oleh kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan

Pangan Kabupaten Lebong Oleh Ir. Rudi Pancawarman

Materi yang disampaikan oleh K Kepala BP4K Kab. Lebong Bpk. Syafiul Kalbi, SP

48

49

Foto Acara Pembukaan

Pelatihan.

Pembawa Acara :

Yahumri, SP

Dihadiri :

Kepala BP4K Kab. B/S

Kepala KKP Kab. B/S

50

Sambuatn dari Kepala BP4K didampingi oleh

Kepala KKP Kabupaten Bnegkulu Selatan

Sekaligus membuka acara secara resmi

Penyampaian materi Oleh DR. Umi Pudjiastuti

dan dilanjutlkan dengan materi oleh

51

Perserta pelatihan dengan hikmat mengikuti materi yang disampaikan

52

Penjelasan mengenai proses pembuatan kompos, media semai, media

tanam dan pemeliharaan tanaman di pekarangan

53

Foto Acara Pembukaan

Pelatihan.

Pembawa Acara :

Subandi, SPkp

Dihadiri :

Kepala BP4K Kab. B/S

Kepala KKP Kab. B/S

Sambutan Kepala BPTP Bengkulu

Yang diwakili oleh Ibu Siswani DD

54

Sambutan dari Kepala BP4K

didampingi oleh Kepala KKP

Kabupaten Bengkulu Selatan

sekaligus membuka acara

secara resmi

Do’a yang di pimpin oleh

Bapak Sumarno

Peserta dalam mengikuti

acara pembukaan

55

Penyampaian materi panel pertama

Modeartor dari BPTP Bengkulu :

Ir. Siswani Dwi Daliani

Narasumber dari BP4K Kab. B/S:

Haroni, SP

Narasumber dari KKP Kab. B/S :

Pedi Sumantri, SP

56

Penyampaian materi panel kedua

Modeartor dari BPTP Bengkulu :

Ir. Siswani Dwi Daliani

Narasumber dari Petani kompos :

Wahyuno

Narasumber dari Pokja KRPL:

Sukini

Dalam dokumen PENDAMPINGAN KRPL DI PROVINSI BENGKULU (Halaman 40-67)

Dokumen terkait