Laporan Tugas Akhir Universitas Kristen Maranatha
Tabel 6.1
Hasil Pengujian ANOVA dan Kesimpulan
Pengujian ANOVA F ANOVA Keputusan Kesimpulan
df1 = 1 df2 = 40 α = 0,05 Tolak H0 df1 = 1 df2 = 40 α = 0,05 Terima H0 df1 = 1 df2 = 40 α = 0,05 Terima H0 df1 = 1 df2 = 40 α = 0,05 Tolak H0 df1 = 1 df2 = 40 α = 0,05 Terima H0 df1 = 1 df2 = 40 α = 0,05 Terima H0 df1 = 1 df2 = 40 α = 0,05 Terima H0
Tidak Terdapat Pengaruh
Tidak Terdapat Pengaruh Interaksi faktor jenis mata kuliah
dan faktor ruangan kuliah 0,173 4,08
0,173 < 4,08
Tidak Terdapat Pengaruh
1,832 < 4,08
Tidak Terdapat Pengaruh Interaksi faktor waktu kuliah dan
faktor jenis mata kuliah 24,976 4,08
24,976 > 4,08
Terdapat Pengaruh
0,271 < 4,08
Interaksi faktor waktu kuliah, faktor jenis mata kuliah dan faktor
ruangan kuliah
1,832 4,08
Interaksi faktor waktu kuliah dan
faktor ruangan kuliah 0,271 4,08
1,312 < 4,08
Tidak Terdapat Pengaruh
Pembanding
Faktor waktu kuliah 7,328 4,08 Terdapat Pengaruh
7,328 > 4,08
Faktor jenis mata kuliah
Faktor ruangan kuliah 1,312 4,08
0,098 4,08
0,098 < 4,08
Tabel 6.2
Hasil Pengujian ANOVA Terhadap Hipotesis Awal Penelitian
No Hipotesis Awal Penelitian Kesimpulan
1 Terdapat pengaruh faktor waktu kuliah terhadap penurunan konsentrasi belajar mahasiswa (Faktor A)
Terbukti sesuai dengan hipotesis
awal penelitian
2
Tidak terbukti sesuai dengan hipotesis
awal penelitian
3 Terdapat pengaruh faktor ruangan kuliah terhadap penurunan konsentrasi belajar mahasiswa (Faktor C)
Terdapat pengaruh antara faktor waktu kuliah dan faktor jenis mata kuliah terhadap penurunan konsentrasi belajar mahasiswa
(Interaksi Faktor AB)
Tidak terbukti sesuai dengan hipotesis awal penelitian Terbukti sesuai dengan hipotesis awal penelitian 4
Terdapat pengaruh faktor jenis mata kuliah terhadap penurunan konsentrasi belajar mahasiswa (Faktor B)
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6-3
Laporan Tugas Akhir Universitas Kristen Maranatha
Tabel 6.3
Hasil Pengujian ANOVA Terhadap Hipotesis Awal Penelitian (Lanjutan)
No Hipotesis Kesimpulan
7
Tidak terbukti sesuai dengan hipotesis
awal penelitian Terdapat pengaruh antara faktor waktu kuliah dan faktor
ruangan kuliah terhadap penurunan konsentrasi belajar mahasiswa (Interaksi Faktor AC)
Terdapat pengaruh antara faktor jenis mata kuliah dan faktor ruangan kuliah terhadap penurunan konsentrasi belajar
mahasiswa (Interaksi Faktor BC)
Terdapat pengaruh antara faktor waktu kuliah, faktor jenis mata kuliah dan faktor ruangan kuliah terhadap penurunan konsentrasi
belajar mahasiswa (Interaksi Faktor ABC)
Tidak terbukti sesuai dengan hipotesis
awal penelitian
Tidak terbukti sesuai dengan hipotesis
awal penelitian 5
6
2. Dari hasil pengolahan dan analisis data menggunakan pengujian statistika deskriptif , dapat disimpulkan bahwa rata-rata titik maksimal mahasiswa dalam belajar adalah 0,750 jam – 1,139 jam dengan standard deviasi 0,178 jam – 0,643 jam terhitung dari awal perkuliahan. Dari hasil tersebut maka dapat dibuat suatu kesimpulan bahwa kurang lebih mahasiswa masih mampu untuk berkonsentrasi dalam belajar selama kurang lebih 1 jam (nilai maksimal 1,139 jam) terhitung dari awal perkuliahan dimulai (sesuai dengan hipotesis awal penelitian).
Tabel 6.4
Hasil Pengujian Statistika Deskriptif dan Kesimpulan
Rata-Rata BKA BKB Hipotesis Awal
1 1 1.014 1.332 0.696 1.000 Dapat diterima
2 2 1.139 1.782 0.496 1.000 Dapat diterima
3 3 0.889 1.156 0.622 1.000 Dapat diterima
4 4 0.931 1.344 0.518 1.000 Dapat diterima
5 5 0.847 1.194 0.500 1.000 Dapat diterima
6 6 0.819 0.998 0.641 1.000 Tidak dapat diterima
7 7 0.931 1.196 0.665 1.000 Dapat diterima
8 8 0.750 1.096 0.404 1.000 Dapat diterima
Hipotesis awal terpenuhi No
Titik Maksimal Mahasiswa dalam Belajar
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6-4
Laporan Tugas Akhir Universitas Kristen Maranatha
Tabel 6.5
Hasil Pengujian Statistika Deskriptif Terhadap Hipotesis Awal Penelitian
No Hipotesis Awal Penelitian Kesimpulan
8
Titik Optimalitas (seberapa lama (dalam satuan jam) seorang mahasiswa akan mampu untuk berkonsentrasi) mahasiswa dalam belajar adalah terhitung 1 jam dari awal pembelajaran.
Terbukti sesuai dengan hipotesis
awal penelitian
3. Dari hasil pengolahan data dan analisis data yang sudah dilakukan sebelumnya oleh peneliti, peneliti dapat memberikan usulan kepada pihak Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Kristen Maranatha, Bandung. Berikut ini merupakan usulan sistem yang ergonomis untuk meningkatkan daya konsentrasi belajar mahasiswa dilihat dari sudut pandang faktor waktu kuliah, faktor jenis mata kuliah dan faktor ruangan kuliah tersebut:
a. Melakukan penjadwalan yang baik yang disesuaikan dengan kondisi faktor waktu kuliah, faktor jenis mata kuliah dan faktor ruangan kuliah (secara umum).
o Sebaiknya mata kuliah yang bersifat matematis diletakkan pada
waktu pagi hari (Pk. 07.00 – Pk. 11.00) dan mata kuliah yang bersifat teoritis diletakkan pada waktu siang hari (Pk. 11.00 – Pk. 15.00).
o Kedua ruangan Grha Widya Maranatha (GWM) yang dijadikan
oleh peneliti sebagai bahan penelitian ini, yaitu ruangan GWM H02C05 dan ruangan GWM H02A07, dapat dipergunakan sebagai lokasi kuliah untuk Jurusan Teknik Industri, Universitas Kristen Maranatha.
b. Memperhatikan kondisi titik maksimal mahasiswa dalam belajar, yaitu 1 jam pertama perkuliahan.
o Usulan yang dapat diberikan kepada pengajar adalah untuk
memperhatikan titik maksimal mahasiswa dalam belajar, yaitu kurang lebih 1 jam pertama perkuliahan. Perlu diperhatikan
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN 6-5
Laporan Tugas Akhir Universitas Kristen Maranatha
oleh pengajar bagaimana untuk menangkap kembali konsentrasi mahasiswa yang sudah menurun.
o Pembagian jadwal perkuliahan dalam hal waktu perkuliahan. 2 SKS = 2 SKS (1 jam 40 menit) perkuliahan (kondisi tetap
sesuai dengan kondisi awal dari Jurusan Teknik Industri, Universitas Kristen Maranatha)
3 SKS = 2 SKS (1 jam 40 menit) perkuliahan + 1 SKS (50 menit) perkuliahan (kondisi berubah dari kondisi awal (3 SKS = 3 SKS (2 jam 30 menit) Jurusan Teknik Industri, Universitas Kristen Maranatha).
6.2. Saran
1. Penelitian selanjutnya sebaiknya mempertimbangkan penggunaan responden atau partisipan yang sama untuk setiap interaksinya, sehingga pada akhirnya akan digunakan model penelitian yang berbeda daripada penelitian ini (between-subject design), yaitu within-subject design atau
mixed-subject design.
2. Penelitian selanjutnya sebaiknya mempertimbangkan faktor-faktor yang lain yang dapat mempengaruhi kondisi penurunan konsentrasi belajar yang ada, sehingga variabel-variabel bebas yang digunakan akan semakin luas dan sesuai dengan kondisi aktual yang ada, seperti faktor usia, jenis kelamin, kondisi konsumsi dan kesehatan, lingkungan fisik kerja, tingkat pemahaman dan kemampuan mahasiswa, cara penjelasan dan pemaparan dosen, psikologis penerima dan sebagainya.
3. Penelitian selanjutnya sebaiknya mempertimbangkan lamanya pengambilan data (lebih dari 1 minggu pengambilan data), sehingga data- data yang nantinya akan digunakan oleh peneliti selanjutnya semakin sesuai dengan kondisi aktual yang ada.
4. Penelitian selanjutnya dapat melakukan pengamatan, pengolahan dan analisis data yang lebih lanjut dan mendetail mengenai kondisi lingkungan fisik kerja yang ada pada ruangan kuliah.
xxi Universitas Kristen Maranatha
DAFTAR PUSTAKA
1 Ahmadi, Abu., Supriyono, Widodo., “Psikologi Belajar”, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2003.
2 Alexander, C David., “The Practice And Management Of Industrial Ergonomics”, Prentice Hall Inc, 1986.
3 Atensi, http://id.wikipedia.org/wiki/Atensi, diakses pada tanggal 18 Desember 2012.
4 Bridger, S R., “Introduction To Ergonomics”, Taylor and Francis Group,
2003.
5 Cognitive Ergonomic, http://en.wikipedia.org/wiki/Cognitive_ergonomics,
diakses pada tanggal 15 Februari 2013.
6 Dot Cancellation Test, http://en.wikipedia.org/wiki/Dot_cancellation_test,
diakses pada tanggal 13 Februari 2013.
7 Pengertian Ergonomi Kognitif, http://ergonomikognitif.blogspot.com /2011/12/pengertian-ergonomi-kognitif.html, diakses pada tanggal 18 Desember 2012.
8 Ergonomi Kognitif, http://ergonomi-fit.blogspot.com/2011/12/ergonomi- kognitif.html, diakses pada tanggal 18 Desember 2012.
9 Feldman, S Robert., “Pengantar Psikokogi (Understanding
Psychology)”, Jakarta: Salemba Humanika, 2012.
10 Ghozali, Imam G., “Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS”, Universitas Diponegoro, 2006.
11 Gould, D., et al, Visual Analogue Scale (VAS).
12 Halim, Winda., “Evaluasi Penggunaan Psychomotor Vigilance Task
Dalam Konteks Pengukuran Beban Kerja Mental”, Tesis Magister, Program Studi Teknik dan Manajemen Industri, Institut Teknologi Bandung, 2012.
13 Helander, Martin., “A Guide To Human Factors And Ergonomics”,
xxii Universitas Kristen Maranatha
14 Lingkungan Kerja Fisik, http://www.crayonpedia.org/mw/BAB_7._ LINGKUNGAN_KERJA_FISIK, diakses pada tanggal 15 Februaru 2013. 15 Martin, W David., “Doing Psychology Experiments, Fourth Edition”,
North Carolina State University, Brooks/ Cole Publishing Company, 1996.
16 Myers, H Raymond., Walpole, E Ronald., “Ilmu Peluang Dan Statistika
Untuk Insinyur Dan Ilmuwan”, Institut Teknologi Bandung, 1995. 17 Nurmianto, Eko., “Ergonomi, Konsep Dasar dan Aplikasinya”, Institut
Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya: Guna Widya, 2004.
18 Pengertian Belajar Menurut Para Ahli, http://effendi- dmth.blogspot.com/2012/09/pengertian-belajar-menurut-para-ahli.html #.UR4iE6XIuIM, diakses pada tanggal 15 Februari 2013.
19 Pengertian dan Ciri-Ciri Konsentrasi, http://abudaud2010.blogspot.com /2010/11/pengertian-dan-ciri-ciri-konsentrasi.html, diakses pada tanggal 15 Februari 2013.
20 Pengertian Ergonomi, http://sobatbaru.blogspot.com/2010/03/pengertian- ergonomi.html, diakses pada tanggal 15 Februari 2013.
21 Psikologi Kognitif, http://elib.unikom.ac.id/download.php?id=86119, diakses pada tanggal 15 Februari 2013.
22 Reed, K Stephen, “Kognisi, Teori dan Aplikasi (Cognition, Theory and
Application)”, Jakarta: Salemba Humanika, 2011.
23 Sastrowinoto, Suyatno., “Meningkatkan Produktivitas Dengan
Ergonomi”, 1985.
24 Setianingrum, Yeni, Ajeng., “Pengaruh Penggunaan Telepon Genggam
Selama Berkendara Terhadap Waktu Reaksi Pengemudi Dalam Keadaan Lelah (Studi Kasus Jalan Bebas Hambatan)”, Tesis Magister, Program Studi Teknik dan Manajemen Industri, Institut Teknologi Bandung, 2010.
25 Sukadi, “Hubungan Antara Persepsi Dan Sikap Siswa Terhadap
Lingkungan Fisik Sekolah Dengan Prestasi Belajar Siswa SMU Negeri Di Kota Makassar”, Tesis Magister, Program Studi PKLH/ Pendidikan Kekhususan Lingkungan Hidup, Universitas Negeri Makassar, 2002.
xxiii Universitas Kristen Maranatha
26 Sutalaksana, Iftikar Z., Anggawisastra, Ruhana., Tjakraatmadja, John H.,
“Teknik Perancangan Sistem Kerja”, Jurusan Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB), 2006.
27 Teori Konsentrasi Belajar, http://ilmukata.blogspot.com/2013/01/teori- konsentrasi-belajar.html, diakses pada tanggal 15 Februari 2013.
28 Train Driver Group Bourdon Test, http://www.careervidz.com/train-
driver-group-bourdon-test.html, diakses pada tanggal 13 Februari 2013. 29 Visual Analogue Scale (VAS), http://en.wikipedia.org/wiki/