• Tidak ada hasil yang ditemukan

H. Faktor Pendukung dalam Pengembangan E-Book Interaktif

V. KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Adapun kesimpulan yang diperoleh berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan adalah sebagai berikut:

1. Karakteristike-bookinteraktif sifat koligatif larutan berbasis kehidupan sehari-hari hasil dari pengembangan adalah e-bookinteraktif ini dirancang dan dikembangkan untuk siswa agar dapat meningkatkan interaksi aktif antara siswa dengan sumber belajar. E-bookinteraktif hasil pengembangan sudah sesuai dengan rancangan awal darie-bookinteraktif tersebut.

2. E-bookinteraktif sifat koligatif larutan berbasis kehidupan sehari-hari ini menyajikan fenomena kehidupan sehari-hari dalam setiap subbagian materi yang dapat membantu meningkatkan minat siswa untuk mempelajari materi sifat koligatif larutan.

3. Berdasarkan hasil validasi ahli, persentase hasil pada aspek konstruksi, kesesuaian isi materi dengan kurikulum, dan keterbacaan semuanya sebesar 100% yang tergolong ke dalam kategori sangat tinggi.

4. Berdasarkan respon yang diberikan oleh guru, persentase hasil pada aspek kesesuaian isi materi dengan kurikulum memiliki persentase sebesar 100% dan tergolong ke dalam kategori sangat tinggi.

76 5. Penilaian aspek keterbacaane-bookinteraktif sifat koligatif larutan berbasis

kehidupan sehari-hari berdasarkan hasil angket respon mahasiswa adalah sebesar 90% yang tergolong ke dalam kategori sangat tinggi.

6. Kendala-kendala yang dihadapi selama pengembangan produk adalah: 1) dalam tahap uji coba tidak memiliki waktu untuk mendapatkan respon dari siswa kelas XII IPA, 2) adanya permasalahan dalam melakukaneditingpada e-bookyang dihasilkan, yakni pada tahap akhir (publishing) padaflipbook maker, sehingga tidak dilakukan revisi produk hasil uji coba, dan 3) mem- butuhkan keterampilan khusus dalam mempelajari program-program yang mendukung penyusunane-bookinteraktif.

7. Faktor-faktor pendukung dalam proses pengembangane-bookini adalah peran dan bantuan dosen pembimbing, dosen pembahas, validator, respon positif dari kepala sekolah, guru mitra, mahasiswa, dan kerjasama teman- teman satu tim.

B. Saran

Adapun saran yang dapat peneliti berikan berdasarkan penelitian yang telah dilakukan adalah sebagai berikut:

1. Perlu adanya pengembangan lebih lanjut mengenaie-bookinteraktif sifat koligatif larutan berbasis kehidupan sehari-hari berupa uji coba produk untuk mengetahui kelayakane-bookinteraktif ini.

2. Perlu dikembangkan penelitian sejenis dengan materi yang berbeda dan menyertakan lebih banyak fenomena tentang konsep materi dalam kehidupan sehari-hari dan menambahkan gambar, animasi atau video serta soal-soal

77 yang lebih interaktif lagi terkait dengan materi dalame-bookinteraktif yang dikembangkan.

3. Perlu dilakukannya dan dikembangkannya penelitian mengenai efektifitas pembelajaran dengan menggunakane-bookinteraktif hasil pengembangan pada materi sifat koligatif larutan berbasis kehidupan sehari-hari.

4. Selain aspek kesesuaian isi materi dengan kurikulum, perlu dilakukan uji coba terbatas terkait aspek keterbacaan pada guru untuk mengetahui respon guru terhadaape-bookinteraktif hasil pengembangan.

5. Pada uji coba terbatas yang dilakukan kepada mahasiswa terkait aspek keter- bacaan, sebaiknya memberikan paragraf lebih dari satu dalam penulisan ide pokok paragraf.

6. Dalam pengembangane-bookinteraktif perlu mempersiapkan waktu yang cukup dalam penyusunane-bookinteraktif tersebut baik dari materi maupun gambar, animasi, serta video yang mendukung materi tersebut.

7. Dalam penyusunane-bookinteraktif perlu mempelajari lebih dalam program- program yang mendukung penyusunane-bookinteraktif seperti program flipbook makerdanmacromedia flash 8agar hasil darie-bookyang dikem- bangkan menjadi lebih menarik dan interaktif.

8. Dalam tahap uji cobae-bookinteraktif hasil pengembangan perlu adanya pertimbangan dalam memilih sekolah yang memiliki sarana dan prasarana yang cukup untuk mendukung pelaksanaan uji cobae-booktersebut seperti ketersediaan laptop, LCD, komputer atau sumber listrik yang memadai.

78

DAFTAR PUSTAKA

Ardiyanti, F. dan Winarti. 2013. Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Fenomena Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan, 9 (2): 27-33.

Arikunto, S. 2012. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan Edisi 2. PT Bumi Aksara. Jakarta.

Dick, W. dan L. Carey. 1990. The Systematic Design of Instruction. Glenview, Illinois London, England: Scat, Foresman & Company.

Ditama, V. 2015. Pengembangan Multimedia Interaktif Dengan Menggunakan Program Adobe Flash Untuk Pembelajaran Kimia Materi Hidrolisis Garam SMA Kelas XI. Jurnal Pendidikan Kimia, 4 (2): 23-31.

Fadiawati, N. dan C. Diawati. 2011. The Problem-Based Learning Model to IncreaseStudents’Skills in Communication, Classification, and Comprehension of Acid-Base Concepts. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan MIPA Unila.

Haris, D. 2011. Panduan Lengkap E-book: Strategi Pembuatan dan Pemasaran E-book. Cakrawala. Yogyakarta.

Herron, J. D., Luis L. C., Richard W., dan Venu S. 1977. Problems Associated with Concepts Analysis. Journal of Science Education, 61 (2): 185-199. Hotang, L. B., Rusdiana, Dadi, Hamida, dan Ida. 2010. Pembelajaran Berbasis Fenomena Pada Materi Kalor Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa SMP. Prosiding Seminar Nasional Fisika.

Huda, A. 2012. Model Pembelajaran Interaktif. [Online]. Tersedia:

http://www.slideshare.net/AhmadH6/model-pembelajaran-interaktif. [5 Januari 2016].

Huda, T. A., N. Fadiawati, dan L. Tania. 2015. PengembanganE-bookInteraktif Termokimia Berbasis Representasi Kimia. Jurnal Pendidikan dan

79

Jalal, F. 2006. Peran PPPG dalam Memfasilitasi Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan. Makalah disampaikan pada Rapat Koordinasi 12 PPPG Jakarta. Kaniawati, I., Hikmat, dan Y. R. Tayubi. 2010. Model Pembelajaran Fisika

Berbasis Fenomena untuk Mengembangkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Proses Sains. [Online]. Tersedia:

http://repository.upi.edu/operator/upload/art_lppm_2010_ikaniawati_mode l_pembelajaran_keterampilanproses-sains.pdf. [27 Desember 2015]. Komara, E. 2014. Belajar dan Pembelajaran Interaktif. Refika Aditama.

Bandung.

Moody, A. K. 2010. Using Electronic Book in the Classroom to Enhance Emergent Literacy Skills in Young Children. Journal of Literacy and Technology, 11 (4): 22-52.

Munadi, Y. 2010. Media Pembelajaran. Gaung Persada Press. Jakarta. Munir, A. 2009. Belajar Mengajar Kimia. UM-Press. Malang.

Nur’aini, D., N. Fadiawati, dan L. Tania. 2015. PengembanganE-bookInteraktif Asam Basa Berbasis Representasi Kimia. Jurnal Pendidikan dan

Pembelajaran Kimia,4 (2): 517-529.

Riduwan. M.B.A. 2011. Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru-Karyawan dan Peneliti Pemula. Alfabeta. Bandung

Sanjaya, I. G. M. dan I. Restiyowati. 2012. Pengembangane-bookInteraktif pada Materi Kimia Semester Genap Kelas XI SMA. Unesa Jurnal of Chemical Education, 1 (1): 130-135.

Sanjaya, I. G. M. dan S. Y. Eskawati. 2012. Pengembangane-bookInteraktif pada Materi Sifat Koligatif Sebagai Sumber Belajar Siswa Kelas XII IPA. Unesa Jurnal of Chemical Education, 1 (2): 46-53.

Siddik, M. 2009. Urgensi Sumber Belajar Dalam Pendidikan. Makalah Diklat Keagamaan Medan Sumatera Utara.

Sudjana. 2005. Metode Statistika. Tarsito. Bandung.

Sudjana, N. dan Rivai. 2009. Teknologi Pengajaran. Sinar Baru Algensindo. Bandung.

Suhartanto, H. 2008. Standar Penilaian Buku Teks Pelajaran. [Online]. Tersedia: https://hsuhartanto.files.wordpress.com/2008/11/instrumenttik.ppt. [27 Desember 2015].

80

Sukmadinata. 2011. Metodologi Penelitian Pendidikan. Remaja Rosdakarya. Bandung.

Sutarno, E. dan Mukhidin. 2013. Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif Pengukuran Untuk Meningkatkan Hasil dan

Kemandirian Belajar Siswa SMP di Kota Bandung. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 21 (3): 203-218.

Syuhada, F.A., Hernani, dan G. Yuliana. 2015. Pengembangan Buku Ajar Reaksi Redoks Menggunakan Konteks Kembang Api untuk Meningkatkan

Literasi Sains Peserta Didik SMA. Jurnal Riset dan Praktik Pendidikan Kimia, 3 (1).

Tim Pengembang Ilmu Pendidikan. 2007. Ilmu dan Aplikasi Pendidikan. FIP- UPI Imtima. Bandung.

Tim Penyusun. 2007. Standar Isi Mata Pelajaran Kimia SMA/MA. BSNP. Jakarta.

____________. 2008. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Depdiknas. Jakarta.

____________. 2013. Permendikbud No. 65 tahun 2013 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Kemdikbud. Jakarta.

Warsita, B. 2008. Teknologi Pembelajaran. PT Rineka Cipta. Jakarta. Wibowo, M. E. 2005. Hati-hati Menggunakan Buku Pelajaran. [Online].

Tersedia: http://www.suaramerdeka.com/harian/0508/09/opi04.htm. [28 Desember 2015].

Widodo, T. A. 1993. Tingkat Keterbacaan Teks: Suatu Evaluasi Terhadap Buku Teks Ilmu Kimia Kelas I Sekolah Menengah Atas. Disertasi. IKIP Jakarta. Jakarta.

Wijayanti, S., N. Fadiawati, dan L. Tania. 2015. PengembanganE-book Interaktif Kesetimbangan Kimia Berbasis Representasi Kimia. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia,4 (2): 481-492.

Yulianti, E., N. Fadiawati, dan L. Tania. 2015. PengembanganE-bookInteraktif Laju Reaksi Berbasis Representasi Kimia. Jurnal Pendidikan dan

Dokumen terkait