Kesimpulan hasil penelitian Efektivitas Program Kelompok Usaha Bersama dalam Pemberdayaan Masyarakat Miskin Menurut Persfektif Ekonomi Islam adalah sebagai berikut :
1. Berdasarkan 4 indikator Efektivitas Program yaitu ketepatan sasaran, tujuan program, sosiaisasi program, dan pemantauan program, maka dapat disimpulkan bahwa program KUBE belum sepenuhnya berjalan efektiv hal ini ditunjukan dengan 2 indikator yang belum tercapai yaitu sosialisasi program dan pemantauan program.
2. Berdasarkan 4 indikator pemberdayaan masyarakat yaitu (tingkat kesadaran dan keinginan untuk berubah, kemampuan meningkatkan kapasitas untuk memperoleh akses, tingkat kemampuan menghadapi hambatan, dan tingkat kemampuan kerjasama dan solidaritas), dapat disimpulkan bahwa program KUBE belum memenuhi ukuran efektivitas program KUBE dalam pemberdayaan masyarakat miskin hal ini ditunjukkan dengan 1 idikator yang belum tercapai yaitu tingkat kesadaran dan keinginan untuk berubah.
3. Dalam pandangan Ekonomi Islam mengenai Program KUBE dalam pemberdayaan masyarakat miskin dilihat dari nilai-nilai dasar Ekonomi Islam yaitu keadilan, tafakul (jaminan sosial) dan tanggung jawab, belum
dikatakan memenuhi nilai dasar ekonomi islam karena hanya ada 2 nilai yang terpenuhi yaitu keadilan dan tafakul (jaminan sosial) sedangkan nilai tanggung jawab belum terpenuhi. Termasuk prinsip pemberdayaan
125
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka penulis dapat memberikan saran sebagai beriku:
1. Kepada Pemerintah, berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa
indikator sosialisasi dan pemantauan program belum terpenuhi karena kurang maksimalnya pendampingan dari Dinas sosial yang mengakibatkan program tersebut belum berjalan dengan baik. Maka: a. Pemerintah harus memaksimalkan dalam hal sosialisasi program
kepada anggota KUBE sehingga anggota paham dengan tujuan dari KUBE, dalam memilih pendamping harus seseorang yang terfokus pada satu program.
b. Pemerintah lebih memperhatikan anggota KUBE dan pemantauan dari Dinas Sosial lebih ditingkatkan sehingga usaha dapat berjalan dengan baik.
c. Pemerintah juga harus memperhatikan nilai yang terkandung dalam Ekonomi Islam yaitu nilai tanggung jawab, karena nilai tanggung jawab belum terpenuhi dalam program KUBE yang ada di Desa Margomulyo.
2. Bagi anggota (KUBE) di Desa Margomulyo untuk tetap aktif
menjalankan program tersebut karena jika program tersebut dilaksanakan dengan baik, akan membantu perekonomian keluarga dan mensejahterakan keluarga.
Ahmad Beni dan Saebani. 2008. Metode Penelitian. Bandung: C.V Pustaka Setia. Ahmadi Rulam. 2012. , Pemberdayaan Masyarakat Miskin: Pendekatan Modal
Manusia, Jurnal Administrasi Publik Desember. Vol. 10, No. 2.
Ardila Novi.2015. Efektivitas Program Kelompok Uasaha Bersama dalam Meningkatkan Kesejahteraan Desa Mensanak Kecamatan Senayang
Kabupaten Lingga. Naskah Publikasi. Tanjung Pinang.
Arikunto Suharmi.2001. Metodelogi Penelitian Kualitatif . Bandung: Remaja
Rosdaya Karya.
Bachtiar Iyan, Jamaluddin. 2011. Studi Pola Pelaksanaan Kelompok Usaha Bersama
(KUBE) Dan Tingkat Keberhasilannya Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Miskin Desa, Bandung.
Badrudin Rudi. 2012. Ekonomika Otonomi Daerah, UPP STIN YKPN, Yogyakarta.
Berita Negara Republik Indonesia, No. 24, 2016 Kemsos, Kelompok Usaha Bersama.
Creswell J.W, Etta Mamang Sangdji dan sopiah. 2010. Metodelogi Penelitian C.V
Andi, Yogyakarta: C.V Andi.
Entang Sastraatmaja.1986. Ekonomi dan Pembangunan, Bandung: CV.ARMICO.
Departemen Pendidikan Nasional.2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat
Bahasa Edisi Keempat, PT.Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.
Departemen Agama RI.2000. Al-Qur’an dan Terjemahanya Surah Al-a’raf, CV.
Diponegoro, Bandung.
Dharmayanti Diana. 2015. Pengaruh Dasar Penetapan Insentif Finansial dan Motivasi Kerja Pada Kinerja Karyawan Bagian Penjualan PT. Sumber Ceria
Bersama Cabang Surabaya, Jurnal AGORA (Program Manajemen Bisnis
Direktorat Jendral Pemberdayaan Departemen Keuangan RI No. PER-19/PB/2005
Tentang Petunjuk Penyaluran Dana Bantuan Modal Usaha. Direktorat Jenderal RI.
Hulwati. 2009. Ekonomi Islam Teori dan Prakteknya dlam Perdagangan Obligasi
Syariah di Pasar Modal Indonesia dan Malasyia. Jakarta : Ciputat Press
http://Kementrian_sosial_RI_PROFIL_KUBE.html diakses pada tanggal 25
Desember 2017.
http://www.bps.go.id diakses pada tanggal 31 Desember 2017. .
Ibrahim Imron, Mochammad Saleh Soeaidy, Heru Ribawanto, Pemberdayaan
Masyarakat Miskin Melalui Kelompok Usaha Bersama Jurnal Administrasi
Publik (Jap),Vol 2.
Ilham Nyak, Hermanto Siregar, dan D.S. Priyarsono. 2006. Efektivitas Kebijakan
Harga Pangan Terhadapa Ketahanan Pangan, Jurnal Agro Ekonomi, Volume
24 No.2
Ingarimbun Masri. 1986. Metode Penelitian Survei.Jakarta: LP3ES.
J.W Creswell, Etta Mamang Sangdji dan sopia.2010. Metodelogi Penelitian.
Yogyakarta :cC.V Andi.
Kartono Kartini, 1998. Pengantar Metodologi Riset Sosial. Bandung: Penerbit
Mandar Maju. Khalifah. 2018. Wawancara.
Kuncono Mudrajad. 2010. Ekonomika Pembangunan, Jakarta: Erlangga.
Kurniawan Agung. 2005. Transformasi Pelayanan Publik. Yogyakarta : Pembaruan.
Martani dan Lubis. 1978. Teori Organisasi. Bandung : Ghalia Indonesia.
Muhammad Istan Muhammad. 2017. Pengentas Kemiskinan Melalui Pemberdayaan
Ekonomi Umat Menurut Persfektif Ekonomi Islam. Al Falah: Journal of
Islamic Economics, Vol. 2, No. 1, STAIN Curup|E-ISSN: 2548-3102, P-ISSN: 2548-2343
Muh. In‟amuzzahidin. 2015. Konsep Kebebasan Dalam Islam. Jurnal at-Taqaddum,
Jurnal Penelitian, Vol. 9, No. 1, Februari.
Muchtar Adeng Ghazi. 2013. Teologi Kerukunan Beragama Dalam Islam, Jurnal
Analisis, Volume XIII, Nomor 2, Desember.
Nawawi Ismail Uha. 2012. Budaya Organisasi Kepemimpinan dan Kinerja. Jakarta :
VIV Pres.
Ni Budiani Wayan 2007, Efektivitas Program Penanggulangan Pengangguran
Karang Taruna “Eka Taruna Bhakti” Desa Sumatera Kelod Kecamatan
Denpasar Timur Kota Denpasar, (Online), Vol. 2 No. 1.
Pasolong Harbani. 2007. Teori Administrasi Publik. Bandung : Alfabeta.
Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Islam (P3EI). 2009. Jakarta : Rajawali Press.
Rahman Afzalur. 2000. Doktrin Ekonomi Islam Jilid 1, soeroyo. Jakarta : Dana Bakti
Wakaf.
Ras Atma. 2013. Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Upaya Pengentas Kemiskinan,
VOLUME XIV, Oktober – Desember.
Riyanto M Nur . 2011. Dasar-dasar Ekonomi Islam. Jakarta : PT Era Intermedia.
Rosmedi dan Riza Risyanti. 2006. Pemberdayaan Masyarakat. Sumedang : Alqaprit
Jatinegoro.
Sari Rosnida. 2016. Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Usaha
Pariwisata. Jurnal Al-Bayan / VOL. 22 NO. 34 JULI - DESEMBER.
Sharon Ariel Sumenge. 2013. Analisis Efektivitas dan Efesiensi Pelaksanaan Anggaran Belanja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPEDA)
Minahasa Selatan, Jurnal EMBA (Fakultas Ekonomi Universitas Sam
Ratulangi Manado), Vol. 1 No. 3 September
Sitepu Anwar. 2016. Analisis Efektivitas Kelompok Usaha Bersama SebagaiIstrumen
Program Penanganan Fakir Miskin. Jurnal Kesejahteraan Sosial Vol. 2. No.
Singarimbun Masri. 1986. Metode Penelitian Survei . Jakarta: LP3ES.
Soekanto Soejono. 1987. Sosial Suatu Pengantar. Jakarta : Rajawali Press.
Sugiyono.2014.Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:
Alfabeta.
Sumoharjo Gunawan Diningrat, 1997. Pembangunan Daerah Dan Membangun
Masyarakat. Jakarta : Bina Rena Pariwisata. Sunarsih. 2017. Wawancara.
Suprihati Budi. 2017. Wawancara.
Suryana. 2002. Ekonomi Pembangunan. Jakarta: Erlangga.
Sutrisno Edy. 2013. Budaya Organisasi. Jakarta : Kencana.
T.Sulistiyani Ambar. 2006. Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta : PT. Raja Grafindo
Persada.
Yasin Sulkan dan Sunarto Hapsoyo,. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Praktis,
Populer dan Kosa Kata Baru . Surabaya : Mekar.
Wibowo Sukarmo dan Dedi Supriadi. 2013. Ekonomi Mikro Islam. Bandung :