• Tidak ada hasil yang ditemukan

KESIMPULAN DAN SARAN

Berisi kesimpulan yang terdiri atas kelebihan dan kelemahan aplikasi yang dibuat serta saran.

6

2.1 WAP (Wireless Application Protocol)

WAP (Wireless Application Protocol) merupakan protokol bagi

perangkat-perangkat nirkabel yang menyediakan layanan komunikasi data bagi pengguna, baik dalam bentuk yang berhubungan dengan telekomunikasi maupun aplikasi-aplikasi berorientasi internet. Struktur WAP mengadopsi topologi layer-layer yang ada pada Internet Protocol (model TCP/IP). Ini terkait dengan tujuan dibuatnya WAP, yaitu memberikan akses internet bagi alat komunikasi mobile

nirkabel.

Protokol mengatur bagaimana format paket data dan layanan-layanan terhadap paket data pada setiap layer; bagaimana suatu layer memberikan layanan kepada layer lain yang berada di atasnya.

Ada tiga bagian utama dalam akses WAP, yaitu perangkat wireless yang mendukung WAP, WAP Gateway sebagai perantara dan server sebagai sumber dokumen. Dokumen yang berada dalamweb serverdapat berupa dokumen HTML maupun WML. Dokumen WML khusus ditampilkan melalui browser dari perangkat WAP. Sedangkan dokumen HTML yang seharusnya ditampilkan melalui web browser, sebelum dibaca melalui browser WAP diterjemahkan terlebih dahulu olehgatewayagar dapat menyesuaikan dengan perangkat WAP.

Saat ponsel ingin meminta sebuah informasi yang ada di server, ponsel harus melewati WAP Gateway dulu, begitu juga sebaliknya. Proses pengiriman

informasi dari ponsel ke WAP Gateway dan sebaliknya, menggunakan jaringan komunikasi nirkabel (wireless) yang masih memiliki keterbatasan, terutama pada kecilnya bandwith yang ada. Kecilnya bandwith tersebut tidak cocok ketika dipergunakan untuk memproses informasi lewat protokol HTTP. Protokol HTTP berfungsi untuk mengatur pengiriman informasi dari client menuju server dan sebaliknya. Untuk mengatasi kesenjangan ini, diciptakanlah WAP Gateway. WAP Gateway berfungsi untuk meneruskan permintaan informasi dari ponsel menuju

server lewat HTTP request dan sebaliknya, dari server menuju ponsel lewat

HTTPresponse.

Pada gambar diatas, WAP Gateway yang merupakan penghubung antara

webserver dan WAP deviceberada diprovider seluler yang bersangkutan Untuk

dapat menjalankan aplikasi ini dengan baik, seorang user harus memiliki antara lain:

o Ponsel yang mendukung WAP 1.x atau WAP 2.x

o Telah mengaktifkan GPRS melaluiprovideryang bersangkutan

o Memasukkan alamat URL yang dituju

Gambar 2.1 Ilustrasi cara kerja WAP

WEB Server (WML) WAP Gateway (On-the-fly language conversion) WEB Server (HTML) WAP Device WML over HTTP HTML over HTTP Internet WML over WTP Mobile Network

Untuk menjangkau dunia Internet, sebuah ponsel dengan teknologi WAP harus berjalan via WAPGateway. WAPGatewayini bertindak sebagai perantara, menghubungkan jaringan mobile dan Internet, dengan menterjemahkan HTML

(Hypertext Transfer Protocol) menjadi WSP (Wireless Protocol Session)

WAP Gateway berfungsi untuk mengkonversikan bahasa pemrograman

(misal : HTML, WML) agar dapat dikenali oleh perangkat WAP.

2.1.1 Sejarah WAP

Sebelum dibangunnya protokol WAP, masing-masing organisasi maupun perusahaan komunikasi memiliki protocol yang mereka bangun sendiri-sendiri. Seperti Unwired Planet dengan Handled Device Markup Language (HDML) sebagai protocol untuk akses Internet melalui paket data digital selular. Lalu, Nokia dengan protokol Tagged Text Markup Language (TTML) yang dirancang untuk GSM. Ataupun, Ericsson dengan Intelligent Terminal Transfer Protocol

(ITTP).

Ketiga protokol ini hanyalah sebagian dari protokol – protokol yang dibuat oleh organisasi yang berbeda-beda, yang tersedia dalam pasar. Adanya protokol – protokol yang berbeda-beda ini tentu menyulitkan aplikasi nirkabel untuk

WAP Gateway User

Agent Web Srever

WML, HTML Binary WML

berkembang lebih jauh. Karena itu, disadari perlu dibangun suatu protokol dengan

platform yang dapat diterima oleh semua pihak, mendukung akses Internet dan

mengirim pesan serta mendukung aplikasi yang berhubungan dengan telekomunikasi.

Pada pertengahan 1997, empat perusahaan, yaitu Nokia, Ericsson, Motorolla, dan Phone.com sepakat untuk membangun protocol baru untuk perangkatmobilenirkabel, yaitu WAP

2.1.1.1 Keunggulan WAP

Keunggulan WAP:

• Network yang independent, karena WAP bekerja pada seluruh jaringan selular yang ada, seperti CDPD, CDMA, GSM, PDC, PHS, TDMA, FLEX, Iden, TETRA, DataTAC .

• Metode WAP telah diadaptasi oleh 95 % produsen telepon selular dunia dalam memanfaatkan wireless internet access dan sedang diimplementasikan pada semua frekuensi.

• WAP adalah suatu standard protokol dan aplikasinya, yakni WAP browser yang dapat digunakan pada seluruh sistem operasi terkenal termasuk Palm OS, EPOC, Windows SE, OS/9, Java OS, dan sebagainya.

2.1.2 Versi dalam WAP

WAP Forum telah mengeluarkan beberapa versi WAP, yang sudah diluncurkan adalah WAP 1.0; WAP 1.1; WAP 1.2; WAP 1.2.1; WAP 2.0.

WAP versi 1.0 dirancang pertama kali pada April 1998, versi 1.1 sudah diluncurkan sejak Mei 1999, versi 1.2.1 diluncurkan pada Juni 2000 dan WAP versi 2.0 diluncurkan di pertengahan tahun 2001.

Versi terbaru dari WAP akan menggunakan XHTML (Extensible Hypertext

Markup Language) dan TCP (Transmission Control Protocol) sebagai dasar dari

teknologi ini. WAP sebenarnya merupakan teknologi yang vital bagi komunikasi wireless generasi ketiga (3G). WAP juga akan menjadi semakin aman dengan adanya penambahan end-to-end encryption dari ponsel ke server, kemampuan enskripsi ini akan dimasukkan dalam spesifikasi WAP.

WAP hanya memerlukan tambahan memori yang relatif kecil. Selain itu, WAP juga dapat digunakan dengan banyak standar Internet, seperti XML, UDP, dan IP serta sejumlah protokol lain yang didasarkan pada standar Internet seperti HTTP dan TLS.

2.2 Teknologi WAP

2.2.1 Konsep Model Jaringan pada Teknologi WAP

Protokol dapat didefinisikan sebagai suatu cara atau aturan yang dibakukan untuk melakukan komunikasi antara satu peralatan jaringan (dapat berupa komputer, switch, hub, dan lain-lain) dengan peralatan jaringan lainnya.

Setiap protokol yang dibuat untuk aplikasi jaringan biasanya mengikuti standar untuk mendesainnya. Desain atau standar protokol tersebut dinamakan arsitektur protokol yang ditetapkan secara internasional oleh ISO (International

Standard Organization). Arsitektur tersebut dinamakan Open Sistem Reference

Standard Architecture(OSI Reference Model).

Web server WAP Proxy Filter HTML WTA server html wml wml Phones Wireless Network WML biner

2.2.2 Komponen Arsitektur WAP

Arsitektural dari WAP ini tidak jauh beda dengan konsep protokol jaringan yang terdiri atas tujuh layer yang berfungsi untuk mendefinisikan tahapan-tahapan dalam desain protokol. Tahapan-tahapan dalam arsitektural dari WAP itu sendiri terdiri atas :

1. Wireless Application Environment (WAE)

Wireless Application Environment ini memiliki fungsi dasar untuk menggabungkanWorld Wide Web (WWW)dengan teknologi ponsel. Obyek pokok yang diterapkan WAE ini adalah mengatur operasi-operasi yang ditetapkan oleh operator dan penyedia layanan untuk membangun aplikasi dan layanan yang dapat diraih melalui platform wireless yang berbeda sehingga menghasilkan efisiensi dan data yang berhasil guna.

Transport Layer (WDP) Bearers: CDMA CDPD Etc .... GSM Security Layer (WTLS) Transaction Layer (WTP) Session Layer (WSP) Application Layer (WAE)

WAE ini berisiMicro Browseryang berfungsi sebagai :

• Pendukung WML (Wireless Markup Language) hampir sama dengan HTML, namun bahasa ini dikhususkan untukmobile terminals;

• Pendukung WMLscript, hampir sama dengan JavaScript;

• Pendukung antarmuka pemrograman dan layanan telephony yang dapat berisi format data,images, informasi kalender, danphone book.

2. Wireless Session Protocol (WSP)

WSP ini berfungsi sebagai pembuka atau mengakhiri suatu koneksi jaringan. WSP ini terbagi atas dua session. Pertama adalah connection-oriented, yaitu koneksi yang mengkhususkan untuk berinteraksi dengan operasi yang terjadi

pada Transaction Layer Protocol (WTP). Kedua adalah koneksi yang

berhubungan dengan keamanan data, yaitu Wireless Datagram Protocol (WDP). Selain hal-hal di atas, WSP juga mendukung :

• Fungsi dari HTTP/1.1 dan pengkodean data, • Memeriksa data yangreliabledan yangunreliable, • Mengontrol waktu pengaksesan data,

• Mendukung pertukarancontentantara klien dan server.

3. Wireless Transaction Protocol (WTP)

WTP merupakan lapisan pendukung layanan transaction, berfungsi untuk memeriksa format data, konversi data atau pengkodean yang akan ditransmisikan, misalnya :

• Memeriksa kebenaran data antaruser • Memeriksa nomor pesan yang dikirim • Mensinkronkan data transaksi

4. Wireless Transport Layer Security (WTLS)

WTLS adalah protokol untuk keamanan data yang disesuaikan oleh standar industriTransport Layer Security(TLS) yang mendukungSecure Sockets

Layer (SSL). WTLS mempunyai fasilitas enkripsi yang menyediakan/melayani

permintaan transport dengan berbagai aplikasi, seperti e-commerce.

WTLS ini ditujukan pada penggunaan aplikasi WAP yang terdiri atas beberapa bagian :

Integritas data, yaitu menyangkut kebenaran isi pesan.

Privacy, yaitu menyangkut kerahasiaan data, artinya data yang dikirim tidak dapat dimengerti oleh orang lain yang tidak berkoneksi dengan si pengirim.

Authentication,yaitu menyangkut kebenaran jati diri seseorang.

Denial-of-service protection, yaitu menyangkut pemeriksaan dan pembuktian pengalaman data yang valid.

Handshaking, yaitu membuat jalur komunikasi dua arah secara private, sebelum melakukan transfer data.

Compression, yaitu untuk melakukan kompresi data dari layer diatasnya sehingga sesuai untuk pentransmisian pada bearer yang memiliki bandwidth rendah.

• Optimalisasi penggunaan kanal bearer dengan bandwidth rendah, dan setiap aplikasi dapat dipilih menggunakan keamanan sendiri.

5. Wireless Datagram Protocol (WDP)

Wireless Datagram Protocol ini merupakan kelanjutan dari WTLS yang

mampu berkomunikasi dengan bearer. Bertugas mentransmisikan data dalam format biner melalui media gateway, serta mendefinisikan pengalamatan jaringan yang akan dikenali bearer, termasuk SMS, paket data, dll.

2.2.3 Model dari WAP (Wireless Application Protocol)

Model dari WAP ini tidak berbeda jauh dengan model dari World Wide Web (WWW) karena pada dasarnya menggunakan standar komunikasi protokol pada WWW tersebut.

Prinsip kerjanya adalah aliran data dari telepon (client)/protokol WAP, akan mengirimkan encoded request. Protokol gateway akan mentranslasikan

requestdari WAP protokol (seperti yang telah dijelaskan di atas), menuju WWW

protokol (Origin Server, yaitu HTTP, TCP/IP). Encoder akan menyesuaikan

WAE User Agent Client Encoder dan Decoder Gateway Origin Server Content CGI, Script Encoded Request Encoded Respon

format data dengan server jaringan WWW yang dapat berupa CGI dan Script, kemudian server akan merespon request tersebut tersebut dan mengirimkan kembali melalui protokol gateway untuk mentranslasikan kembali menuju WAP

client, dalam hal ini adalah ponsel.

2.2.4 WAP Emulator

WAP merupakan aplikasi yang dipergunakan pada telepon selular, namun

bagiend user, biasa digunakan software. Software yang diperlukan adalah WML

browser emulation, yang berfungsi untuk menampilkan halaman WAP.

WAP Emulator merupakan aplikasi tiruan dari microbrowser yang ada dalam sebuah WAP device seperti ponsel. WAP Emulator dapat di-download

dalam berbagai macam bentuk. Pada umumnya WAP emulator berbentuk telepon seluler, namun ada pula tersedia dalam bentuk PDA.

Beberapa produsen penyedia WAP emulator secara gratis dapat dilihat pada tabel 2.1 berikut:

Nama Produsen Alamat Web site Nama Produk

M3Gate www.numeric.ru M3 Gate

YourWap www.YourWap.com Siemens

Unwired planet www.phone.com UPSDK 4.1

2.2.5 Beberapa Pengertian dalam WAP

• WAP: Protokol Sistem Operasi Komunikasi yang bebas (independent) yang mengoptimisasi peralatanwireless dan dikembangkan oleh beberapa industri raksasa, termasuk Nokia, Ericsson dan Phone.com

• WAP-enabled Wireless Device: Peralatan yang mampu menggunakan WAP

melalui sebuah browser.

• WAP Gateway: Penghubung antara wireless-bound connection dan internet.

WAP gateway biasanya dipegang oleh perusahaan telekomunikasi menyediakan jasa pelayananwireless.

• Wireless Browser: Browser yang dibangun untuk menguraikan dan menampilkan halaman WML. Sebuahwireless web browsermemiliki banyak kesamaan kemampuan dengan web counterpart, termasuk kemampuan untuk

browse backward & forward, reload, danensure secure transactions.

• MIME-types: Pengertian dari MIME ekstensi, seperti .html, .php, dan .wml, yang menyebabkan web server dapat mengenali berbagai jenis dokumen yang disimpan.

Wireless Services Provider: Perusahaan yang menawarkan pelayanan

komunikasiwireless.

2.3 WML (Wireless Markup Language)

WML(Wireless Markup Language) adalah bahasa markup (seperti HTML)

yang merupakan aplikasi dari XML (eXtensible Markup Language). Spesifikasi resmi WML dibangun dan dikembangkan oleh WAP Forum, sebuah konsorsium

yang mencakup bidang industri tersebut, yang didirikan oleh Nokia, Phone.com,

Motorola, dan Ericsson. Spesifikasi ini mendefinisikan sintaks, variabel, dan elemen yang digunakan dalam sebuah halaman WML yang valid. Sebuah dokumen WML yang valid harus berkoresponden dengan DTD resmi wml atau dokumen tersebut tidak dapat diproses.

2.3.1 Hirearki WML

Dokumen WML terdiri atas beberapa bagian utama, yaitu :

Header, yang berfungsi untuk menyatakan versi XML dari suatu dokumen

WML

Template, yang berfungsi untuk memberikan tambahan pilihan pada menu

options atau tambahan tombol di beberapa browser.

Card, yang berfungsi untuk mendefinisikan halaman-halaman yang berada dalam satu file WML.

• Bahasa WML adalahcase sensitive.

DECK

TEMPLATE

Previous, next, home

CARD 1 Halaman Utama CARD 2 Halaman Help CARD 3 Halaman Contact

Contoh penulisan :

<?xml version =”1.0”?>

<wml>

<card id=”MainCard” tittle=”This is the first card”>

<p> <!-text-> </p> </card> </wml> 2.3.2 Perbedaan WML, HTML, dan XML

• WML didasarkan pada XML yang mampu mendeskripsikan data (HTML, saat ini, masih digunakan untuk mendeskripsikan tampilan dari data). Secara struktur, WML mirip dengan HTML. WML digunakan untuk berkomunikasi dengan wireless web browser yang berbasis pada protokol WAP.

• HTML mendefinisikan sebuah himpunan tertutup dari tag-tag yang dapat dimengerti dan ditampilkan dalam sebuah tampilan yang sama oleh sebuah Web browser.

• XML memungkinkan pembuat dokumen untuk mendefinisikan segala macam kumpulan tag-tag yang diinginkan. Kumpulan tag-tag ini kemudian dikelompokkan ke dalam sebuah himpunan 'aturan tata bahasa' yang dikenal denganDocument Type Definition(DTD).

2.3.3 Browser WML

Jika sebuah handphone atau perangkat komunikasi lainnya disebut memiliki fasilitas WAP, ini berarti bahwa handphone tersebut mempunyai sebuah software dipanggil kedalamnya (perangkat lunak ini disebut microbrowser) yang sepenuhnya mengerti bagaimana mengatasi semua entiti yang ada dalam DTD dari WML 1.1.

Jika dalam sebuah perangkat ponsel belum memiliki fasilitas WAP, dapat digunakan WAP emulator, seperti YourWAP dan M3Gate.

2.3.3.1 Microbrowser

Microbrowser dirancang agar mampu menampilkan source *.WML pada aplikasi WAP dalam bentuk tampilan selular.

2.3.3.2 Cara Microbrowser membaca dokumen

Halaman atau dokumen WML disajikan dalam suatu susunan yang disebut sebagaideck. Setiapdeckterdiri atas satucardatau lebih. Setiapdeck(dalam kode WMLnya) diawali dan diakhiri dengan tag <wml>, dan setiap card dimulai dan diakhiri dengan tag <card>. Tag <card> dari WML ini sangat mirip dengan tag <HTML> dari dokumen web atau HTML.

Microbrowser WML pada terminal (client) WAP mengakses dokumen WML dengan membaca seluruh deck. Lalu pemakai menjelajah card (dapat berarti menjelajah menu-menu). Sekali deck di-load ke terminal WAP, semua

card di dalamnya disimpan di memori microbrowser WML sampai browser menginstruksikan me-load decklagi.

2.3.4 Menulis Dokumen Prolog

Statemen pertama dalam sebuah dokumen XML dalam sebuah dokumen WML disebut prolog. Prolog ini adalah optional (tidak harus ada), dan mengandung dua baris kode:

§ Deklarasi XML : digunakan untuk mendefinisikan versi XML,

§ Deklarasi DTD : penunjuk ke file yang mengandung DTD dokumen ini. Contoh prolog adalah sebagai berikut:

<?xml version="1.0"?>

<!DOCTYPE wml PUBLIC "-//WAPFORUM//DTD WML 1.1//EN"

"http://www.wapforum.org/DTD/wml_1.1.xml">

Setelah prolog, setiap dokumen XML mengandung sebuahelemen tunggal

yang mengandung semua sub elemen dan entiti yang lainnya. Seperti di HTML, semua elemen dikurung oleh karakter <> dan </>. Misalnya <element>datadatadata</element>

Hanya boleh ada satu elemen dokumen dalam per dokumen. Dengan WML, elemen dokumennya adalah <wml>; (seperti di html elemen dokumennya adalah

<html>) semua elemen lainnya termasuk di dalamnya.

Dua cara paling umum untuk menyimpan data dalam dokumen XML adalah denganelementdanattribute:

ditandai dengan tag elemen pembuka dan penutup. Element juga dapat mengandung sub-element.

Attributebiasanya digunakan untuk mendeskripsikan sebuah element.

Misal kode di bawah ini:

<!-- Kartu login -->

<card id="LoginCard" title="Login">

Silakan pilih nama user anda.

</card>

Dalam kode di atas, element card mengandung attribute id dan title. Komentar dalam WML ditulis dengan tag <!--->.

2.3.5 Element WML yang valid

WML mendefinisikan sebelumnya sebuah kumpulan element yang dapat dikombinasikan bersama-sama untuk membuat sebuah dokumen WML. Pencantuman elemen-elemen ini dapat dibagi menjadi dua kelompok yaitu Element Deck/Card dan Element Event.

• Element Deck/Card : wml, card, template, head, access, meta.

• Element Event : do, ontimer, onenterforward, onenterbackward, onpick, onevent, postfield.

• Task : go, prev, refresh, noop. • Variabel : setvar.

• Anchor, Image, dan Timer : a, anchor, img, timer. • Text Formatting : br, p, table, tr, td.

Setiap elemen di atas dimasukkan ke dalam dokumen dengan sintaks seperti ini:

<element>nilai elemen itu</element>

Jika sebuah elemen tidak punya data di dalamnya (sebagaimana biasanya dalam kasus menformat elemen dengan <br> misalnya), maka dapat dihemat dengan hanya memasukkan satu tag yang ditambahi karakter / (misal: <br/>)

2.4Wireless Bitmap(WBMP)

Dalam pembuatan web, seringkali disisipkan gambar-gambar yang bertujuan untuk menarik perhatian atau menambah nilai seni dari sebuah web. Dalam WAP juga dapat disisipkan gambar-gambar untuk mempercantik penampilan wapsite tersebut. Namun masih banyak keterbatasan dalam WAP untuk mengenali gambar-gambar yang berwarna dan beresolusi tinggi. Gambar yang dikenali dalam WAP hanya terdiri atas dua warna, warna hitam dan putih (1 bit). Oleh karena keterbatasan memori, maka gambar yang dalam format WBMP pun harus memiliki ukuran seminim mungkin.

Untuk dapat membuat gambar dengan format wbmp, dapat menggunakan wapdraw atau Pic2WBMP, yang dapat di-downloadsecara gratis.

Berikut adalah contoh script yang digunakan untuk menampilkan sebuah gambar:

<?xml version=”1.0”?>

<!DOCTYPE wml PUBLIC“-//WAPFORUM//DTD WML 1.2//EN”

http://www.wapforum.org/DTD/wml_1.2.xml>

<wml>

<card>

<p align=”center”>

<img align=”top” src=”mobil.wbmp” alt=”mobil”/>

</p>

</card>

</wml>

2.5 PHP

Berdasarkan tempat dijalankannya perintah-perintah program dalam halaman web, bahasa pemrograman web dibagi menjadi 2, yaitu:

1. Server-Side Programming

PadaServer-Side Programming, tag-tag program dijalankan di web server

dan hasilnya akan diterima client dalam bentuk html. Contoh: PERL

(Practical Extration and Report Language), ASP (Active Server Pages), JSP

2. Client-Side Programming

Prosesnya dilakukan di web browser. Biasa digunakan untuk hal yang membutuhkan banyak interaksi pengguna serta menggunakan jenis informasi yang pasti, sedikit dan seragam.

PHP adalah salah satu bahasa Server-Side yang didesain khusus untuk aplikasi web. PHP dapat disisipkan diantara bahasa HTML dan berfungsi sebagai server-side scripting language, yang mengeksekusi kode-kode di server dan kemudian mengirimkannya keclientdalam format tertentu.

2.5.1 Sejarah PHP

Pada bulan Agustus-September 1994, Rasmus Lerdford, seorang programmer Unix dan Perl menaruh resumenya di Web, dan membuat skrip makro Perl CGI. Skrip ini bekerja dengan cara membaca sebuah file HTML berisi makro/tag, mengganti tag-tag tersebut melalui regex, lalu mencetak hasilnya kembali. Tag ini berupa tanda # yang diletakkan di awal baris, di bagian bawah halaman, dan menandai instruksi untuk melakukan log. Awal 1995, PHP ditulis dalam C untuk meningkatkan kecepatannya. Pada April 1996 Rasmus menulis mod_php, modul untuk memproses skrip PHP langsung dari Apache.

Desember 1996, PHP/FI untuk pertama kalinya mendukung MySQL. Database pertama yang mendukung adalah mSQL. PHP versi 2.0 ini juga sudah mendukung Windows 32 bit (95/NT) dan dipakai di 15 ribu situs seluruh dunia.

Pada awal tahun 1998 PHP telah mendukung lebih dari 7 database : mSQL, MySQL, Sybase, PostgreSQL, SQL Server, Adabas, dan Oracle.

PHP termasuk dalamOpen Source Product, sehingga dapat merubahsource code, mendistribusikannya secara bebas dan juga diedarkan secara bebas. Pengembangan PHP terus dilakukan sampai dengan PHP 5.0 yang telah dirilis pada Juli 2004.

2.5.2 Keunggulan PHP

PHP (Personal Home Page tools) adalah merupakan skrip yang bersifat server-side yang ditambahkan ke dalam HTML. Keunggulan dari sifat PHP yang server-side antara lain :

• Tidak diperlukan kompatibilitas browser atau harus menggunakan browser

tertentu, karena server-lah yang akan mengerjakan skrip PHP. Hasil yang dikirimkan kembali ke browse umumnya bersifat teks atau gambar saja, sehingga pasti dikenal olehbrowserapapun.

• Dapat memanfaatkan sumber-sumber aplikasi yang dimiliki oleh server, misalnya koneksi ke database.

• Skrip tidak dapat “diintip” dengan menggunakan fasilitasviewHTMLsource.

2.5.3 Tipe Data PHP

PHP mengenal 5 tipe data, yaitu integer, floating point, string, arrays dan object. • Integer

Tipe data Integer meliputi semua bilangan bulat pada range –2,147,483,648 sampai +2,147,483,647 pada platform 32 bit. Integer dapat dinyatakan dalam bentuk oktal, desimal, maupun heksadesimal.

• Floating point

Tipe data floating point merepresentasikan bilangan pecahan atau bilangan desimal pada range 1.7E-308 sampai 1.7+308, yang dapat dinyatakan dalam bentuk eksponensial maupun desimal.

Dokumen terkait