• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kesimpulan

Dalam dokumen TESIS S2 PENDIDIKAN ISLAM UINSU MEDAN (Halaman 123-126)

BAB V : PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan bahasan-bahasan yang dipaparkan dalam penelitian ini, Alquran sebagai firman Allah Swt. yang penuh dengan kemuliaan, mukzijat terbesar bagi Nabi Muhammad saw. dapat dipahami bahwa setiap surah dan ayat memiliki keistimewaan masing-masing. Khususnya firman Allah Swt. dalam surah al-Isra‟ ayat 9-22 ini berdasarkan penelitian yang dilakukan, mengandung nilai-nilai pendidikan yang harus dicermati dengan baik.

Sehubungan dengan itu, maka adapun yang menjadi kesimpulan tentang nilai-nilai pendidikan yang tersirat dalam Alquran surah al-Isra‟ dari ayat 9-22 ini adalah nilai pendidikan aqidah, syari‟ah dan nilai pendidikan akhlak. Nilai pendidikan akhlak disebut juga dengan nilai pendidikan tauhid. Pada penelitian ini, pada ayat yang ke 9 Allah menyebutkan tentang Alquran sebagai petunjuk, maka nilai pendidikan yang ada padanya selain nilai pendidikan aqidah juga mengandung nilai pendidikan syari‟ah. Nilai pendidikan aqidahnya jelas bahwa mengimanai Alquran adalah bagian dari aqidah yang menjadi salah satu bagian dari rukun-rukun iman. Sementara nilai pendidikan syari‟ahnya Alquran adalah merupakan undang-undang dalam kehidupan bagi orang yang beriman. Jika ingin selamat dan terbimbing di jalan yang lurus, maka yang harus diikuti selain dari Sunnah adalah Alquran. Firman Allah Swt. pada ayat yang ke 10 menyebutkan tentang kehidupan akhirat, ini menunjukkan bahwa pada ayat yang ke 10 ini tersimpan nilai-nilai pendidikan aqidah.

Kemudian pada ayat yang 12 Allah Swt. menyebutkan tentang tanda kekuasaan Allah Swt. yaitu penciptaan malam dan siang. Ini menunjukkan pada ayat ini tersimpan nilai pendidikan yang merupakan bagian dari pendidikan aqidah, yaitu kekuasaan Allah Swt. Di ayat selanjutnya (13) Allah Swt. juga menyebutkan tentang catatan amal yang akan diberikan kepada setiap individu atas balasan dari apa yang ia lakukan di dunia. Ayat ini juga menunjukkan adanya nilai pendidikan aqidah. Begitu juga dengan firman Allah pada ayat yang ke 14 menyebutkan tentang adanya hari hisab, dimana pada waktu itu akan dihisab

manusia dari amal yang ia perbuat selama di dunia. Ayat ini juga mengandung nilai pendidikan aqidah. Sementara di ayat selanjutnya (15) Allah nilai pendidikan yang terdapat padanya adalah nilai pendidikan aqidah dan syari‟ah. Pada ayat ini Allah menyebutkan tentang hidayah dari Allah kepada manusia, dimana hidayah ini juga meurupakan bagian dari nilai pendidikan aqidah yang tidak bisa diberikan oleh siapapun kecuali hanya hidayah dari Allah Swt. Pada ayat ini juga disebutkan tentang pemikulan dosa terhadap diri masing-masing, merupakan nilai pendidikan aqidah ada pada ayat ini. Selain dari itu, pada ayat ini juga mengandung nilai syari‟ah dimana Allah memotivasi manusia untuk berusaha dengan mencari hidayah tersebut. Dan pada ayat ini Allah menjelaskan bahwa satu kaum tidak akan diazab dan disiksa kecuali setelah diutus kepada mereka seorang rasul. Pada ayat ini juga mengandung nilai pendidikan akhlak, dimana seorang hamba tidak boleh pasrah dengan ketentuan Allah tanpa adanya usaha yang dilakukan. Itulah salah satu akhlak kepada Allah Swt. dengan melakukan sunnah yang sudah Allah tetapkan.

Selanjutnya pada ayat yang ke 16 dan 17 Allah menyebutkan tentang kekuasaan Allah Swt. memusnahkan suatu kaum, kalau Allah menghendaki untuk memusnahkannya, tiada satupun yang bisa untuk menghalanginya. Buktinya Allah telah membinasakan beberapa kaum setelah umat Nabi Nuh as. Dengan demikian, maka nilai pendidikan yang tersirat pada ayat ini adalah nilai pendidikan aqidah. Selanjutnya di ayat yang ke 18, 19, dan 20, nilai pendidikan yang ada di dalamnya adalah nilai pendidikan aqidah, syari‟ah dan juga akhlak. Pendidikan aqidahnya, balasan Allah atas kaum yang lebih mementingkan dunia dengan neraka Jahannam, dan balasan bagi orang yang menghendaki kehidupan akhirat Allah berikan balasan bagi mereka dengan balasan yang baik.

Adapun yang menjadi bagian dari nilai pendidikan syari‟ahnya adalah Allah membalas sesuai dengan apa yang diusahakan oleh manusia di dunia. Jika dia mengikuti syari‟at Allah dan Rasul-Nya maka ia akan mendapati balasan tersebut dengan baik, tidak hanya di akhirat saja akan tetapi di duniapun sebagian balasannya Allah segerakan kepada mereka. Sementara nilai pendidikan akhlaknya adalah dalam manusia dalam hidupnya tidak boleh lebih

mengutamakan kesenangan dunia semata, akan tetapi juga harus memikirkan bagaimana mempersiapkan bekal untuk kehidupan di akhirat.

Adapun nilai pendidikan yang terkandung pada ayat 21 dan 22 adalah nilai pendidikan akhlak dan aqidah. Di ayat yang ke 21 ini Allah memerintahkan manusia bagaimana supaya melihat keistimewaan yang saling berlebih di antara sesama, yang pada akhirnya mengingatkan diri bahwa yang berkuasa adalah Allah Swt. Di ayat ini juga disebutkan bahwa kehidupan yang akan dialami di akhirat bagi orang yang mempersiapkan diri dengan beramal tentu lebih tinggi balasannya. Ini menunjukkan nilai pendidikan syari‟at bahwa siapa yang beramal maka secara syari‟at dia akan dimuliakan oleh Allah Swt. di hari akhirat. Sementara nilai pendidikan akhlak di ayat ini, jelas mengisyaratkan bagaimana supaya antar sesama tidak terjadi sudut menyudutkan, akan tetapi saling menghargai bahwa keitimewaan yang diberikan kepada setiap individu adalah semata-mata karena izin dari Allah Swt.

Pada ayat yang terakhir (22) dengan tegas Allah melarang untuk tidak menjadikan siapa dan apapun sebagai sekutu bagi Allah Swt. Dari situ jelas bahwa nilai pendidikan yang ada pada ayat ini adalah nilai pendidikan tauhid. Hanya Allah semata-mata yang berhak untuk disembah dan kemurkaan Allah bagi orang yang menjadikan adanya sekutu bagi Allah Swt.

Berdasarkan penelitian ini, maka nilai-nilai pendidikan yang terkandung di dalam firman Allah Swt. dari ayat 9-22 adalah nilai pendidikan aqidah, syari‟ah dan akhlak. Ketiga nilai pendidikan yang ada pada ayat-ayat ini, untuk menjawab rumusan masalah pada nomor yang kedua, apakah relevansi dari nilai-nilai pendidikan yang ada di dalam surah al-Isra‟ ayat 9-22, dapat dijawan dengan singkat, bahwa sejak dahulu sampai sekarang dan terus sampai kepada masa selanjutnya, relevansinya dengan dunia pendidikan Islam sangat erat dan tidak bisa dipisahkan. Oleh karena itu, dalam dunia pendidikan Islam semestinyalah nilai-nilai pendidikan yang ada pada ayat-ayat yang diteliti ini untuk terus di perhatikan dan dievaluasi agar tetap kuat dan tidak ada pudarnya.

Dalam dokumen TESIS S2 PENDIDIKAN ISLAM UINSU MEDAN (Halaman 123-126)

Dokumen terkait