• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

B. Keterbatasan Penelitian

Dalam penelitian yang telah dilakukan, peneliti menyadari akan adanya kelemahan dan keterbatasan penelitian. Berikut adalah kelemahan dan keterbatasan tersebut.

1. Penelitian ini hanya dilaksanakan dalam satu kali pertemuan. Sehingga kurang mendalami bagaimana permasalahan pada mahasiswa yang terjadi.

2. Dalam proses penelitian, peneliti hanya melakukan beberapa wawancara dikarenakan adanya pandemic covid-19 hal tersebut menyebabkan kurangnya informasi mengenai mahasiswa asal Papua Universitas Sanata Dharma.

3. Kurangnya respon dan keaktifan mahasiswa saat melakukan observasi dan mahasiswa yang hadir hanya beberapa saja.

C. Saran

Sesuai dengan hasil penelitian diatas, maka penulis memberikan saran sebagai berikut:

1. Perlu diadakannya pertemuan secara langsung dengan mahasiswa untuk melibatkan mahasiswa secara langsung sehingga peneliti lebih memamahi bagaimana kesulitan ejaan dari setiap mahasiswa.

2. Perlu diadakannya observasi lebih dalam agar mendapatkan informasi lebih dalam mengenai kesulitan ejaan dari setiap mahasiswa.

3. Perlu menggunakan media pembelajaran yang menarik sehingga mahasiswa lebih aktif dalam pembelajaran yang dilakukan.

102

DAFTAR PUSTAKA

Achmadi, M. (1988). Materi Dasar Pengajaran Komposisi Bahasa

Indonesia.

Jakarta: Ditjen Dikti Dekdibud.

Adidarmojo, Gunawan Wibisono. (1986). Renda – Renda Bahasa: Petunjuk Praktis Guna Terampil dan Mampu Berbahasa Indonesia dengan Baik dan Benar. Bandung: Angkasa.

Afrizal. (2015). Metode Penelitian Kualitatif: Sebuah Upaya Mendukung Penggunaan Penelitian Kualitatif dalam Berbagai Displin Ilmu. Jakarta: Rajawali Pers.

Arikunto, Suharsimi. (1988). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Yogyakarta: Rineka Cipta.

Alwi, Hasan. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Badudu, Yus. (1980). Membina Bahasa Indonesia Baku Seri 1. Bandung: CV Pustaka Prima.

Badudu, Yus. (1980). Membina Bahasa Indonesia Baku Seri 2. Bandung: CV Pustaka Prima

Dalman. (2016). Keterampilan Menulis. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Darmadi, K. (1996). Meningkatkan Kemampuan Menulis. Yogyakarta: Andi Offset.

Depdiknas. (2003). Standar Kompetensi Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMP dan MTs. Jakarta.

Departemen Pendidikan Nasional. (2006). Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum: Standar Kompetensi. Kompetensi Dasar Tingkat Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Depdikbud.

Departemen Pendidikan Nasional. ( 2015). Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Revisi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Dewi, N. K. A. S., Rasna, I. W., & Sudiara, I. N. S. (2014). Analisis kesalahan

bahasa indonesia pada esai mahasiswa jurusan pendidikan bahasa dan sastra indonesia: sebuah kajian ejaan, diksi, dan struktur. Jurnal Pendidikan

Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 2(1).

Effendi, Anwar. (2008). Bahasa dan Sastra dalam Berbagai Perspektif. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Fahrudin, A. (1998). Dasar – Dasar Keterampilan Menulis. Jakarta: Depdikbud.

Gunawan, Imam. ( 2013). Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.

103

Hastuti, P.H.S. Sekitar Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia. Yogyakarta: Mitra Gama Widya.

Herdiansyah, Haris. (2012). Metodologi Kualitatif untuk Ilmu – ilmu Sosial. Jakarta: Salembana Humanika.

Hidayat, Syarif dan Asip. ( 2013). Penelitian Tindakan Kelas Teori dan Praktek Mendesain Penelitian Tindakan Kelas. Tangerang: Pustaka Mandiri. Indrayanti, T. (2017). Potret penggunaan bahasa remaja dalam perspektif

kalangan mahasiswa. Prosiding Prasasti, 126-131.

Keraf, Gorys. (2006). Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Lestari, E. S., & Sudaryanto, S. (2020). Kesalahan Ejaan Bahasa Indonesia

Dalam Karangan Narasi Mahasiswa Thailand dan Kaitannya Dengan Perkuliahan Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia. Lateralisasi, 8(1),

89-95.

Margono, S. (2005). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Moleong, Lexy J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Pranowo. (2014). Teori Belajar Bahasa untuk Guru Bahasa dan Mahasiswa Jurusan Bahasa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Permendiknas Nomor 46. (2009). Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan EYD Terbaru. Yogyakarta: Pustaka Timur.

Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. (2005). Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Jakarta: Balai Pustaka.

Qadrianti, L., RITA, R., & AR, A. (2020). Analisis Kesalahan Berbahasa Dalam

Tugas Makalah Mahasiswa Program Studi Pgmi Semester III Tahun Akademik 2019/2020. Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan, 5(1).

Sainik, P. C., & Zamzani, Z. (2015). Analisis kesalahan kalimat pada karangan

berbahasa indonesia mahasiswa di Jawaharlal Nehru University New Delhi, India. LingTera, 2(1), 51-60.

Setyawati, Nanik. (2013). Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia: Teori dan Praktik. Surakarta: Yuma Pustaka.

Suandi, I Nengah, I Nyoman Sudiana, dan I Gede Murjaya. (2018). Keterampilan Berbahasa Indonesia Berorientasi Integrasi Nasional dan Harmonu Sosial. Depok: Rajawali Pers.

Sudaryanto. ( 2001). Metodologi dan Aneka Teknik Analisa Bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

104

Tarigan, H.G. (1987). Membina Keterampilan Menulis Paragraf dan Pengembangannya. Bandung: Angkasa.

Widyamartaya, A. ( 1990). Seni Menuangkan Gagasan. Yogyakarta: Yayasan Kanisius.

105

106

13.1 Lembar Observasi

No. Aspek yang diamati Deskripsi Hasil Pengamatan

1.

Kesalahan ejaan pada karangan mahasiswa

PGSD asal Papua Universitas Sanata

107

23.2 Lembar Wawancara

NO. PERTANYAAN DESKRIPSI JAWABAN

1. Kesulitan apa saja yang sering ditemui pada keterampilan menulis?

2. Metode apa saja yang digunakan

untuk mengatasi kesulitan menulis?

3.

Contoh kesalahan ejaan dan kosakata yang salah kaprah apa saja yang sering ditemukan pada karangan mahasiswa?

4.

Bagaimana pandangan dosen atau pengajar mengenai kesalahan ejaan pada karangan mahasiswa?

5.

Menurut dosen atau pengajar apa saja latar belakang yang menjadi kesulitan mahasiswa dalam menulis karangan tertutama pada kesalahan ejaan?

6.

Apa saja hambatan yang dialami

dosen atau pengajar ketika

melaksanakan kegiatan pembelajaran

terutama kesalahan ejaan pada

karangan mahasiswa?

7.

Apa saja strategi yang dilakukan

dosen ataupun pengajar dalam

pemberalajaran tertutama kesalahan ejaan pada karangan mahasiswa?

8. Apakah dalam kegiatan pembelajaran

108 9.

Apalah dalam kegiatan pembelajaran

mahasiswa mengalami kesulitan

dalam memahami pembelajaran yang sedang dilakukan?

10.

Apakah dosen atau pengajar

mengalami kesulitan dalam mengajar mahasiswa?

109

33.3 Lembar Penugasan

1. Tulislah nama lengkap, umur, NIM, dan kelas di kiri atau pada lembar jawaban anda!

2. Buatlah karangan dengan tema “ Pengalaman Pembelajaran Selama Daring”. Kalian dapat menceritakan pengalaman yang menyenangkan maupun tidak menyenangkan selama pembelajaran daring berlangsung! 3. Karangan ditulis dengan menggunakan pemilihan kata yang tepat! 4. Kerjakan dengan maksimal 1 halaman kertas!

5. Setelah selesai membuat karangan, foto teks karangan hasil karyamu! 6. Kirimkan hasil karanganmu ke ketua kelas melalui WA!

7. Teks karangan dan foto karyamu dikumpulkan paling lambat hari Jumat, 19 Februari 2021

110

43.4 Lembar Dokumentasi

Aspek Daftar Dokumentasi

Keterangan YA TIDAK Kesalahan ejaan pada karangan Kegiatan belajar-mengajar dalam menulis Lampiran soal Hasil Tes

111

113

114

115

116

117

118

119

120

121

122

123

124

125

126

127

128

21CURRICULUM VITAE

Elizabeth Splendita Purnama Dewi merupakan anak

pertama dari pasangan Petrus Joko Purwanto dan Cicilia Dewi Murniyati. Lahir di Magelang pada tanggal 01 Juni 1999. Pendidikan dimulai dari Sekolah Dasar Tarakanita Magelang pada tahun 2006 – 2011. Peneliti melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Pertama Takanita Magelang dan lulus pada tahun 2014. Kemudian peneliti melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Atas Tarakanita Magelang dan lulus pada tahun 2017. Peneliti melanjutlkan pendidikannya di Progam Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta pada tahun 2017. Berikut ini kegiatan yang pernah diikuti peneliti selama menjadi mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

No. Kegiatan Tahun Peran

1. Inisiasi Universitas Sanata Dharma (INSADHA) 2017 Peserta

2. Inisiasi Fakultas (INFISA) 2017 Peserta

3. Inisiasi Program Studi (INSIPRO) 2017 Peserta

4. Pendampingan Pengembangan Kepribadian dan

Metode Belajar I (PPKMB I) 2017 Peserta

5. Kursus Mahir Dasar (KMD) 2018 Peserta

6. Pendampingan Pengembangan Kepribadian dan

Metode Belajar II (PPKMB II) 2018 Peserta

7. English Club 2017 Peserta

8. Juara I Writing Contest 2017 Peserta

9. Parade Gamelan Anak Ke - 64 2019 Panitia

10. Studi Pentas 2019 Panitia

Dokumen terkait