DESKRIPSI DAN ANALISIS DATA A. Deskripsi Hasil
D. Keterbatasan Penelitian
Setelah melakukan penelitian peneliti memiliki beberapa kendala yang belum terlaksanakan, sehinnga untuk kedepannya penelitian ini bisa menjadi bahan rujukan dan diperbarui lagi. Oleh karena itu hal yang sudah dilakukan oleh peneliti adalah : menyusun rencana pembelajaran, membuat pedoman penskoran dan kisi-kisi penilaian, membuat soal tes kemampuan awal
157
berfikir kritis dan soal post test, membuat jadwal pembelajaran, menggunakan model pembelajaran problem possing, membuat modul pembelajaran, menyusun jadwal kegiatan dan juga membuat lembar kerja peserta didik.
Namun dalam prakteknya, peneliti mengalami kendala yaitu : lembar kerja peserta didik belum spesifik dan menyenangkan, dalam rencana pembelajaran belum spesifik untuk semua materi, instrument penelitian dan pedoman penskoran masih terfokus pada satu materi, modul etnomatematia belum diujikan media dan uji materi, keterkaitan masalah nyata belum spesifik, soal kemampuan awal berfikir kritis dan post test belum menyeluruh sesuai indicator, pembelajaran dikelas belum maksimal, media pembelajaran perlu dikembangkan dan model pembelajaran perlu dicoba dengan model lain.
Selain itu, problem yang terjadi dilapangan adalah desain kelas masih monoton, fasilitas siswa belum terpenuhi secara utuh dan belum adanya alat peraga dalam pembelajran.
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian skripsi yang berjudul “Efektivitas Model Pembelajaran Problem Posing Menggunakan Modul Etnomatematika Untuk Meningkatkan Berfikir Kritis Dan
158
Etika Siswa Di Mts Hasan Kafrawi Jepara”, dapat disimpulkan bahwa rata-rata berfikir kritis dan etika siswa yang menggunakan model pembelajaran problem posing menggunkan modul etnomatematika lebih baik dari pada rata-rata kelas yang menerapkan proses pembelajaran secara konvensional.
Penelitian ini disimpulkan bahwa:
Penerapan model pembelajaran problem posing menggunakan modul etnomatematika efektif terhadap berfikir kritis siswa di MTs Hasan Kafrawi Jepara, hal itu terlihat dari siswa mampu memecahkan masalah dalam membuat alternative jawaban dari permasalahan yang dihadapi, menyimpulkan dan mengkomunikasikan permasalahan nyata dari data yang factual dan informasi yang relevan, serta peserta menjadi aktif dalam proses pembelajaran. Sedangkan dari hasil uji coba diperoleh rata-rata berfikir kritis sebesar 68, 387 dan standar devisiasi15, 375 dan untuk kelas yang menggunakan model konvensional diperoleh rata-rata 50, 452 dan standar devisiansi 13, 183. Dengan dk= 31+31-2 = 60. Dengan taraf signifikansi α=5%, maka diperoleh t(0,05)(60)= 2, 074 dan thitung = 1, 36, Karena thitung berada pada daerah penolakan 𝐻0 maka 𝐻1 diterima.
Selain itu penerapan model pembelajaran problem posing menggunakan modul etnomatematika efektif terhadap peningkatan etika siswa, hal itu dilihat dari Ada perbedaan etika siswa bagi kelas yang menggunakan model pembelajaran
159
problem posing menggunakan modul etnomatematika dengan model pembelajaran konvensional pada peserta didik kelas VIII MTs Hasan Kafrawi Jepara yaitu: tingkah laku siswa membaik, jujur, bertanggung jawab, menghormati hak orang lain, kerja keras dan patuh terhadap guru, . Hal ini sesuai dengan hasil rata-rata etika siswa kelas eksperimen diperoleh nilai sebesar 77, 42 bdan standar devisiansi 5, 835 Sedangkan untuk kelas yang menggunakan model konvensional diperoleh rata-rata 70, 48 dan standar devisiensi 2, 8386 Dengan dk= 31+31-2 = 60. Dengan taraf signifikansi α=5%, maka diperoleh t(0,05)(60)= 1,67 dan thitung = 5,951, Karena thitung berada pada daerah penolakan 𝐻0 maka 𝐻1 diterima.
B. Saran
Setelah terlaksananya penelitian dari awal sampai akhir, ada beberapa saran dari peneliti semoga bermanfaat bagi dunia pendidikan khususnya bagi siswa dalam berfikir dan memiliki etika yang baik.
1. Hendaknya guru memperhatikan model pembelajaran yang digunakan, karena siswa akan cepat bosan dan mudah menyerah jika tidak menggunakan model pembelajaran yang sesuai.
2. Salah satu alternatif yang ditawarkan peneliti adalah model pembelajaran problem posing dengan menggunakan modul
160
etnomatematika untuk meningkatkan berfikir kritis dan etika siswa.
3. Penelitian ini harap bisa ditindak lanjuti untuk menciptakan pendidikan yang lebih baik.
Daftar Pustaka
Ad Dimasyqi, Al Imam Abul Fida Ismail Ibnu Katsir. 2004. Tafsir Ibnu Katsir. Terjemahan Bahrun Bakar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Ahmadi, Abu. 1990. Ilmu Sosial Dasar. Jakarta: Rineka Cipta. Ahmadi, Abu. Dkk. 1991. Psikologi Belajar. Jakarta : Rineka Cipta. Afrizon, Renol Dkk. 2002. Peningkatan Perilaku Berkarakter Dan
Ketrampilan Berfikir Kritis Siswa Kelas Ix Mts N Model Padang Pada Mata Pelajaran Ipa Fisika Menggunakan Model Problem Based Intruction, Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika. Vol 1,
No.2. Diakses Pada 23 April 2019.
Agustina, I. Kd. Putra. 2015. Pengaruh Pendekatan Saintifik Terhadap
Prestasi Belajar Pkn Ditinjau Dari Sikap Demokrasi Siswa Kelas V Gugus I Kecamatan Abang, E-Journal Program Pascasarjana
Universitas Pendidikan Ganesha. Diakses Pada Tanggal 11 Januari 2019.
Aizikovitsh-Udo, E., & Cheng, D. 2015. Developing Critical Thinking
Skills From Dispositions To Abilities: Mathematics Educations From Early Childhood To High School. Creative Educations, 6,
455-462. Http://Dx.Doi.Org/10.4236/Ce.2015.64045 Diakses Pada 27 Juni 2019 Pukul 20.00.
161
Aliyah, B. Purwakania H. 2006. Psikologi Perkembangan Islam. Jakarta: Pt. Raja Grafindo Persada.
Al Maraghi, Ahmad Mushthafa. 1992. Tafsir Al Maraghi. Terj Bahrun Bakar Dkk. Semarang: Pt. Toha Puta.
Al Maraghi, Ahmad Mushthafa. 2006. Tafsir Al Maraghi. Libanon : Dar Al Kutub.
Al-Syaibani, O.M.A. 1979. Filsafat Pendidikan Islam. (Alih Bahasa)
Hasan Langgulung. Jakarta : Bulan Bintang.
Amri, Sofan Dan Iif Khoiru Ahmadi. 2013. Proses Pembelajaran :
Kreatif Dan Inovatif Dalam Kelas, Cetakan Keempat. Jakarta:
Prestasi Pustakaraya.
Arifin, H.M. 1987. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta : Bina Aksara. Arifin, Zainal. 2012. Evaluasi Pembelajaran, Prinsip, Teknik, Prosedur.
Bandung: Pt. Remaja Roydakarya.
Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan
Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Karim, Asrul. 2011. Penerapan Metode Penemuan Terbimbing Dalam
Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Dan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Sekolah Dasar.
Universitas Pendidikan Indonesia: Jurnal Pendidikan Edisi Khusus No. 1. Agustus 2011.
Ayuningtyas, D. 2013. Perencanaan Strategis Untuk Organisasi
Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Pt. Rajagrafindo Persada.
Baihaqi, Muhammad. 2008. Evaluasi Pembelajaran Matematika. Surabaya: Lapis Pgmi.
162
Baharuddin, Dkk. 2007. Teori Belajar Dan Pembelajaran. Yogyakarta : Ar-Ruzz Media.
Barnadib. 1994. Filsafat Pendidikan Sistem Dan Metode. Yogyakarta : Andi Offset.
Barton. 1994. Ethnomathematics: Exploring Cultural Diversity In
Mathematics (Ph. D Thesis, University Of Auckland).
Bertens, K. 2013. Etika, Edisi Revisi. Yogyakarta: Kanisius.
Budiningsih, C. Asri. 2005. Belajar Dan Pembelajaran. Jakarta : Rineka Cipta.
Brown, S. A & Walter, M. I. 2005. The Art Of Problem Posing. Lawrence
Erlbaum Associates. Inc Publishers: Mahwah. New Jersey
07430.
D’ambrasio, U. 2006. Preface. Prosiding, International Congress Of
Mathematics Education Copenhagen. Pisa: Uneversity Of Pisa.
De Vos. 1987. Pengantar Etika, Alih Bahasa Soejono Soemargono. Yogyakarta: Pt. Tiara Wacana Yogya.
Dewantara, Ki Hajar. 1945. Pendidikan. Yogyakarta : Taman Siswa. Departemen Pendidikan Nasional. 2006. Peraturan Menteri
Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi Untuk Satuan Pendidikan Dasar Dan Menengah. Jakarta :
Cv. Eko Jaya.
Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Pengembangan Bahan Ajar
Dan Media. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Departemen Pendidikan Nasional. 2004. Kurikulum Berbasis
163
Departemen Pendidikan Nasional. 2014. Peraturan Menteri
Pendidikan Dan Kebuayaan Nomor 59 Tahun 2014. Jakarta :
Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia.
Departemen Agama Ri. 2010. Alqur’an Dan Tafsirnya. Jilid Ii. Jakarta: Lentera Abadi.
Departemen Pendidikan Nasional. 2010. Kamus Besar Bahasa
Indonesia. Jakarta: Depdiknas.
Duval, R. Shannon. 1999. Encyclopedia Ethics, Cet Ke 1. New York: Book Builders Incorporated.
English, L. D. 2001. Promoting A Problem Posing Classroom. Journal
Teaching Children Mathematics, 4(3), 172. Diakses Pada
Tanggal 22 April 2019.
Ennis, R.H (1996). Critical Thingking. Usa: Pretitice Hall. Inc
Fakhry, Majid. 1991. Ethical Theories In Islam. Leiden-Newyork: E.J. Brill.
Filsaisme, D. K. 2008. Menguak Rahasia Berpikir Kritis Dan Kreatif. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Fitriyani, R. Et Al. 2015. Pengaruh Strategi Pembelajaran Problem
Based Learning Dan Inkuiri Terbimbing Terhadap Ketrampilan Metakognitif, Berfikir Kritis Dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Sma. Journal Pendidikan Matematika (8) :186-200. Di Akses
Pada Tanggal 21 April 2019.
Francois, K. 2012. Ethnomathematics In A European Context: Towards
An Enrichedmeaning Of Ethnomathematics. Journal Of Mathematics And Culture. 6 (1). Pp 191-208. Di Akses Pada 23
164
Gulo, W. 2002. Metode Penelitian. Jakarta : Gramedia Widia Sarana Indonesia.
Gunawan, Imam. 2014. Metode Penelitian Kualitatif: Teori Dan
Praktek. Jakarta : Bumi Aksara.
Gunawan, Heri. 2014. Pendidikan Karakter (Konsep Dan
Implementasinya). Bandung: Alfabeta.
Guza, Afnil. 2009. Undang – Undang Sisdiknas Dan Undang – Undang
Guru Dan Dosen. Jakarta : Asa Mandiri.
Gazalba, Sidi. 1992. Sistematika Filsafat Iv. Jakarta : Bulan Bintang. Hamdidah, Eva, Dan Rahmat Fajar. 2012. Learning Theories Terj,
Inggris : Trans. Daleh H. Schunk. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Haris, Abdul. 2012. Etika Hamka: Kontruksi Etik Berbasis Rasional
Religius. Yogyakarta: Lkis.
Haris, Misbah Shoim. 1999. Spiritualitas Sosial Untuk Masyarakat
Beradab. Yogyakarta: Barokah Offset.
Hamzah, Ali. 2014. Evaluasi Pembelajaran Matematika. Jakarta : Pt. Raja Grafindo Persada.
Hassoubah, Z. I. 2004. Developing Creative & Critical Thinking: Cara
Berpikir Kreatif & Kritis. Bandung: Nuansa.
Herawati, Rosita, F. 2013. Pembelajaran Kimia Berbasis Multipel
Representasi Ditinjau Dari Kemampuan Awal Terhadap Prestasi Belajar Laju Reaksi Siswa Sma Negeri 1 Karang Anyar Tahun Pelajaran 2012/2013. Jurnal Pendidikankimia.
Semarang: Universitas Sebelas Maret. Di Akses Pada 22 April 2019.
165
Huda, Miftahul. 2013. Model-Model Pengajaran Dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Husnidar. 2014. Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah
Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Dan Disposisi Matematika Siswa. Jurnal Didaktik Matematika Issn:
2355-4185. Diakses Pada 23 April 2019.
Ibrahim. 2007. Penelitian Dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru.
Irwan. 2011. Pengaruh Pendekatan Problem Posing Model Search,
Solve, Create And Share (Sscs) Dalam Upaya Meningkatan Kemampuan Penalaran Matematis Mahasiswa Matematika.
Jurnal Pendidikan. Vol. 12, No. 1.
Isnaeni, Faizah. 2013. Eksperimentasi Model Scrambel Dan Snowball
Trowing Materi Kubus Dan Balok Terhadap Prestasi Belajar Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika. 7.(3). 181-185.
Diakses Pada 22 April 2019.
Jalaluddin, Abdulah Idi. 2013. Filsafat Dan Pendidikan – Ed. Revisi (Cet 3). Jakarta : Rajawali Pers.
Jalaluddin Dan Said, U. 1998. Filsafat Pendidikan Islam : Konsep Dan
Pengembangan Pemikirannya. Jakarta : Pt. Raja Grafindo
Persada.
Jannah, Astra, Umiatin. 2012. Pengaruh Model Pembelajaran Problem
Posing Tipe Pre-Solution Posing Terhadap Hasil Belajar Fisika Dan Karakter Siswa Sma. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia.
Vol. 8. Di Akses Pada 22 April 2019.
Jonson, Elaine B. 2011. Ctl (Contextual Teaching And Learning). Bandung: Kaifa.
166
Joyce, B, And Marsha Weil. 2009. Model Of Teaching. (Edisi 8, Cetakan
Ke 1). Diterjemahkan Oleh Ahmad Fuwaid Dan Atelia Mirza.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kemendiknas. 2011. Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Balitbang Dan Puskur. Jakarta.
Kemendikbud.2016. Silabus Mata Pelajaran Sekolah Menengah
Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs). Jakarta: Balitbang.
Khairani, Makmun. 2016. Psikologi Umum Cetakan Ii Edisi Revisi. Yoguakarta: Aswaja Perindo.
Khasanah, Uswatun. 2016. Efektivitas Model Pembelajaran Problem
Posing Tipe Post Solution Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Matriks Kelas X Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Semarang Tahun Pelajaran 2015/2016. Semarang:
Skripsi Pendidikan Matematika.
Kompas. 2018. Kemampuan Siswa Indonesia Memperhatinkan,
Solusinya?. Jakarta: Gramedia. Diakses Dari Http ://
Edukasi.Kompas.Com Pada Tanggal 20 April 2018.
Krulik, S & Rudrik. 1999. Innovative Taks To Improve Critical And
Creative Thingking Skills. Developing Mathematical Reasoning In Grades K-12, Pp. 138-145.
Kusmaryono, I. 2012. Pengantar Dasar Matematika. Semarang: Unissula Press.
Lestari, Ika. 2013. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kompetensi. Padang: Akademia Permata.
Majid, Abdul. 2009. Perencanaan Pembelajaran : Pengembangan