BAB IV: HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
C. Hasil dan Pembahasan terhadap Temuan Penelitian
5. Keterbatasan Penelitian
Dalam pelaksanaan penelitian ini peneliti amat sangat menyadari bahwa penelitian yang dilakukan ini belum bahkan jauh dari kata sempuna. Berbagai upaya telah dilakukan semaksimal mungkin selama pelaksanaan penelitian ini agar memperolah hasil yang maksimal. Walaupun demikian, masih ada faktor yang belum mampu peneliti kendalikan sehingga membuat penelitian ini memiliki keterbatasan. Adapun keterbatasan dalam penelitian ini diantaranya:
78
1. Siswa masih belum hafal perkalian dan pembagian, hal ini cukup membuat proses pembelajaran terhambat. Sedangkan pokok bahsan KPK dan FPB membutuhkan kemampuan ini.
2. Pada pertemuan awal siswa terlihat bingung belajar dengan menggunakan alat perga Dakota. Hal ini dikarenakan siswa belum terbiasa belajar matematika dengan menggunakan alat peraga.
3. Alat peraga Dakota yang digunakan peneliti selama melaksanakan penelitian tidak berdasarkan jumlah siswa. Hal ini dikarenakan keterbatasan peneliti dalam membuat alat peraga Dakota.
4. Alat peraga Dakota yang digunakan peneliti selama melaksanakan penelitian hanya mampu untuk menentukan:
a. Kelipatan dari suatu bilangan yang memiliki hasil 100. b. Faktor dari bilangan 100.
79
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan alat peraga Dakota terbukti memberikan pengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa pada pokok bahasan KPK dan FPB. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji hipotesis post test
yang menayakan nilai Thitung > Ttabel (2,08 > 1,67) pada taraf signifikansi 5% atau
(α = 0,05). Selain itu, nilai rata-rata post test menunjukkan bahwa kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, begitu juga pada pemerolehan keberhasilan jenjang kognitif dari C1 sampai dengan C4.
Penggunaan alat peraga Dakota dalam proses pembelajaran KPK dan FPB memberikan pengaruh dalam dalam kategori sedang. Hal ini berdasarkan pada hasil perhitungan uji pengaruh (effect sizes) dengan menggunakan rumus perhitungan Cohen’s d, yang diperoleh nilai effect sizes (d) sebesar 0,5. Nilai
effect sizes sebesar 0,5 diinterpretasikan ke dalam tingkatan pengaruh yang sedang.
Selain hasil uji hipotesis dan effect sizes, hasil ini juga didukung oleh hasil angket respon siswa yang menunjukkan bahwa siswa memberikan respon yang baik terhadap penggunaan alat peraga Dakota. Ini ditunjukkan dengan tingginya presentase dengan jawaban “ya” dari setiap pernyataan dan sejumlah alasan keinginannya menggunakan alat peraga selain Dakota pada materi lain yang akan dipelajari
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, peneliti memberikan saran- saran terkait penelitian ini, diantaranya sebagai berikut:
1. Penggunaan alat peraga Dakota dapat dijadikan alternatif bagi guru untuk meningkatkan motivasi dan mengatasi kejenuhan siswa dalam proses pembelajaran, karena dengan menggunakan alat peraga siswa menjadi lebih antusias, aktif, dan merasa senang selama mengikuti proses pembelajaran.
80
2. Alat peraga Dakota dapat dijadikan sebagai alternatif oleh guru dalam mengajarkan materi KPK dan FPB. Selain itu, guru dapat bekerjasama dengan siswa untuk membuat media atau alat peraga yang akan digunakan dalam proses pembelajaran atau bahkan dapat memanfaatkan benda-benda yang berada di sekitar lingkungan sekolah untuk dijadikan media atau alat peraga pembelajaran.
3. Alat peraga Dakota yang digunakan dalam penelitian ini dapat dijadikan sebagai model untuk mendesain dan membuat alat peraga matematika sendiri yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran guna meningkatkan pemahaman siswa serta mengurangi keabstrakan materi yang dipelajari yang akan berdampak positif terhadap hasil belajar siswa.
4. Penelitian ini hanya ditujukan pada mata pelajaran matematika pada materi KPK dan FPB. Oleh karena itu, disarankan perlu adanya penelitian yang lebih lanjut lagi untuk penggunaan alat peraga Dakota pada materi matematika yang lainnya (materi operasi hitung penjumlahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian).
DAFTAR PUSTAKA
Adjie, Nahrowi dan Maulana, Pemecahan Masalah Matematika, Bandung: UPI Press, 2006.
Afidah dan Khairunnisa, Matematika Dasar, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2014.
Anderson, Lorin W dan David R. Karthwohl, Kerangka Landasan untuk Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen, Jakarta: Pustaka Pelajar, 2010. Anisah, Siti. Alat Peraga Pembelajaran Matematika,Jurnal Tarbawiyah Vol.11
No.1 Edisi Januari-Juli 2014,
(http://stainmetro.ac.id/e-
journal/index.php/tarbawiyah/article/view/297/283) diakses pada hari Selasa 22/12/2015 pukul 08:10 WIB.
Arifin, Zainal. Evaluasi Pembelajaran, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2013. Cetakan kelima.
Arikunto, Suharsimi. Dasar-dasar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 2015. Ediisi kedua. Cetakan keempat.
Arsyad, Azhar. Media Pembelajaran, Edisi Revisi, Jakarta: Rajawali Pers, 2014. Arsyad, Azhar. Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers, 2010. Cetakan
ketigabelas.
Astrea, Thersi. “Penerapan Metode Demonstrasi dengan Menggunakan Media
Dakon untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Peserta Didik Kelas I SDN 6 Selat Hilir Kuala Kapuas Tahun Ajaran 2014/2015”, Skripsi pada Universitas Muhammadiyah, Palangkaraya, 2014.
(http://www.umpalangkaraya.ac.id/perpustakaan/digilib/download.php?id= 986) Diakses pada hari Selasa, 05/04/2016 pukul 09:22 WIB
Bawang, Anak. Dakon/Congklak,
(http://www.anakbawangsolo.org/2015/02/dakon.html#) diakses pada hari Jumat 26/02/2016 pukul 13:59 WIB.
Bimbingan, Menelusuri Asal Usul Permaian Congklak,
(http://www.bimbingan.org/asal-usul-congklak.htm). Diakses pada hari Senin 29/02/2016 pukul 09:21 WIB.
Darmadi, Hamid. Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Alfabeta, 2011. Dartati, Sri. “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Melalui Alat
Peraga Dakon Bagi Siswa Kelas IV SD Negeri Banjarsari 02 Semester 1 Tahun Pelajaran 2011/2012”, Skripsi pada Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, 2012.
(http://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/670/1/T1_262010636_Jud ul.pdf) diakses pada hari Senin 02/02/2016 pukul 11:29 WIB.
Departemen Agama Republik Indonesia (Depag RI), Alquran dan Terjemahnya.
Jakarta:Bintang Indonesia, 2011.
Dewi, Kiki Engga, Peningkatan Hasil Belajar IPA Menggunakan Model Cooperative Learning Teknik Marry go Round pada Siswa Kelas IV B SD Negeri Klegung 1, Jurnal Ilmiah Guru “COPE”, No. 02/Tahun XVII/ Nopember 2013.
(http://download.portalgaruda.org/article.php?article=282964&val=464&t itle=PENINGKATAN%20HASIL%20BELAJAR%20IPA%20MENGGUNAK AN%20MODELCOOPERATIVE%20LEARNING%20TEKNIK%20MARRY %20GO%20ROUNDPADA%20SISWA%20KELAS%20IV%20B%20SD%20 NEGERI%20KLEGUNG%20I) diakses pada hari Minggu 18/09/2016 pukul 13:56 WIB.
Dust, Carl J., dkk., Guidelins for Calculating Effect Sizes for Practice-Based Research Syntheses, Centerscope (Evidence-Based Approaches to Early Childhood Development) Volume 3, Number 1, November 2004.
(http://www.courseweb.unt.edu/gknezek/06spring/5610/centerscopevol3no1. pdf) diakses pada hari Minggu 18/09/2016 pukul 13:58 WIB.
Djamarah, Syaiful Bahri. Psikologi Belajar Edisi Revisi, Jakarta: PT. Rineka Cipta, 2011. Cetakan ketiga.
Fathurrohman, Pupuh dan Sobry Sutikno. Strategi Belajar Mengajar (Melalui Penanaman Konsep Umum dan Islami), Bandung: PT. Refika Aditama, 2010.
Febriana, Evi. “Kontribusi Penggunaan Papan Dakon dalam Pembelajaran
Matematika Materi Perkalian Terhadap Prestasi Belajar Siswa di Kelas II MIM 02 Merden Banjarnegara”, Skripsi pada Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2015.
(http://digilib.uin-suka.ac.id/16500/2/11480004_bab-i_iv-atau-v_daftar- pustaka.pdf) diakses pada hari Selasa 05/04/2016 pukul 09:18 WIB.
Hamdani, A. Saepul, dkk. Matematika 1 Learning Assistence Program for Islamic School Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (LAPIS PGMI), Surabaya: Depag RI, 2008. Edisi Pertama, Paket 3.
Hamzah, Ali. Evaluasi Pembelajaran Matematika, Jakarta: Rajawali Pers,2014. Ed.1, Cet.1.
Herman, Tatang, dkk. Pendidikan Matematika 1, Bandung: UPI Press, 2007. Heruman, Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Bandung: PT.
Remaja Rosdakarya, 2012. Cetakan keempat.
Kriswandi, Wahyudi. Pengembangan Pembelajaran Matematika SD unit 1,
(http://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/2479/10/BOOK_Wahyudi- Kriswandani_Pengembangan%20pembelajaran%20matematika%20SD_uni t%201.pdf) diakses pada hari Sabtu 10/10/2016 pukul 13:16 WIB.
Kunandar, Penilaian Autentik (Penilian Hasil Belajar Peserta Didik Berdasarkan Kurikulum 2013) Suatu Pendekatan Baru, Jakarta: Rajawali Press, 2014. Cetakan ketiga.
Lukman, Rosadi dan Dadan Hamdana. Pendidikan Matematika 1, Jakarta: Departemen Agama RI, 1998.
Margono, S. Metode Penelitian Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta, 2013. Cetakan kedelapan.
Munadi, Yudi. Media Pembelajaran Sebuah Pendekatan Baru, Jakarta: Gaung Persada, 2012.
Novita, Viara. Uji Normalitas Menggunakan Uji Chi Kuadrat, Uji Kolmogorov Smirnov (KS), dan Uji Liliefors,
(http://viararizkiyah.blogspot.co.id/2015/05/ujinormalitas-menggunakan- uji.html) diakses pada hari Senin 25/07/2016 pukul 11:15 WIB.
Novri, Rizki. Manfaat Permainan Tradisional Congklak Indonesia,
(http://elib.unikom.ac.id/files/disk1/571/jbptunikompp-gdl-rizkinovri-28506- 10-unikom r-i.pdf) diakses pada hari Rabu 28/10/2015 pukul 08:21 WIB. Pujiati, Penggunaan Alat Peraga dalam Pembelajaran Matematika SMP,
(Yogyakarta: Depdiknas, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah PPPG Matematika, 2004), h. 3
(http://p4tkmatematika.org/downloads/smp/AlatPeragaMatematika.pdf) diakses pada hari Jumat 25/12/2015 pukul 22:19 WIB.
Purwanto, Evaluasi Hasil Belajar, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2014. Cetakan keenam.
Purwanto, Ngalim. Prinsip-Prinsip Dan Teknik Evaluasi Pengajaran, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2002.
Purwanto, Ngalim. Psikologi Pendidikan, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2007.
Purwatiningsih, “Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Permainan Dakon Pada Siswa Kelas IV SD Negeri 1 Pandanharum Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan Tahun Pelajaran 2011/2012”, Skripsi pada Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga, 2012.
(http://repository.uksw.edu/bitstream/123456789/1357/1/T1_262010709_Ju dul.pdf) diakses pada hari Senin 02/02/2015 pukul 11:28 WIB.
Rasyid, Harun dan Mansur. Penilaian Hasil Belajar. Bandung: CV. Wacana Prima, 2009.
Sanjaya, Wina. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2008. Edisi 1, Cetakan ketiga.
Sitinjak, Dermalince. Penggunaan Alat Peraga Matematika, (Widyaiswara LPMP Sumatera Utara : 2013),
(http://lpmp-sumut.or.id/1/wp-content/uploads/2013/04/web-
dermalince.pdf) diakses pada hari Selasa, 22/12/2015 pukul 08:11 WIB. Slameto, Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya, Jakarta: Rineka
Cipta, 2010.
Sudaryono, Dasar-dasar Evaluasi Pembelajaran, Yogyakarta: Graha Ilmu, 2012. Sudayana, Rostina. Media Pembelajaran Matematika (untuk guru, calon guru,
orang tua dan pencinta matematika), Bandung: Alfabeta, 2013.
Sudjana, Nana. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2010. Cetakan kelimabelas
Sudjiono, Anas. Pengantar Statistik Pendidikan, Jakarta: Rajawali Pers, 2014. Sudjiono, Anas. Pengantar Evaluasi Pendidikan, Jakarta: PT. Raja Grafindo
Persada, 2013. Cetakan ketigabelas
Sukardi, Evaluasi Pendidikan (Prinsip & Operasionalnya), Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2008.
Sukmadinata, Nana Syaodih. Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2012.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta, 2012.
Sumiati dan Asra, Metode Pembelajaran, Bandung: CV Wacana Prima,2009. Suralaga, Fadhilah dan Solicha. Psikologi Pendidikan, Ciputat: Lembaga
Penelitian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 2010.
Susanto, Ahmad. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar, Jakarta: Kencana, 2013. Edisi Pertama.
Susetyo, Budi. Statistika Untuk Analisis Data Penelitian, Bandung: PT Refika Aditama, 2010.
Susilana, Rudi dan Cepi Riyana. Media Pembelajaran (Hakikat, Pengembangan, Pemanfaatan, dan Penilaian), Bandung: CV. Wacana Prima, 2009.
Syah, Muhibbin. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, Edisi Revisi, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2013.
Tiurlina, Model Pembelajaran Matematika, Bandung: UPI, 2006.
Widayati, Esti Yuli, dkk. Pembelajaran Matematika MI Learning Assistence Program for Islamic School Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (LAPIS PGMI), Surabaya: Aprinta, 2009. Edisi pertama, paket 1
Widi, Hendriyo. “Ketika Dakon Menjadi Alat Peraga Matematika...”, Harian Kompas, Selasa, 14 Oktober 2008.
(http://nasional.kompas.com/read/2008/10/14/1730049/ketika.dakon.menja di.alat.peraga.matematika...) diakses pada hari Selasa, 05/04/2016 pukul 09:30 WIB.
Wijaya, Ariyadi. Manfaat Permainan Tradisional untuk PMRI,
(httpstaff.uny.ac.idsitesdefaultfilespengabdianariyadi-wijaya-
mscwijayaseminar-dan-workshop-pmri-usd-2009manfaat-permainan-
tradisional-untuk-pmri.pdf) diakses pada hari Sabtu 11/04/2015 pukul 20:51 WIB.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS EKSPERIMEN
Nama Sekolah : SD Negeri Cogreg 01 Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV (Empat)/I (Satu) Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
I. Standar Kompetensi (SK) :
Memahami dan Menggunakan Faktor dan Kelipatan dalam Pemecahan Masalah
II. Kompetensi Dasar (KD) :
Mendeskripsikan Konsep Faktor dan Kelipatan III. Indikator :
1. Menyebutkan dan menuliskan kelipatan suatu bilangan (1 angka dan 2 angka).
IV. Tujuan Pembelajaran :
Setelah melaksanakan pembelajaran siswa diharapkan mampu menyebutkan dan menuliskan kelipatan dari suatu bilangan (1 angka dan 2 angka).
V. Materi Ajar : Kelipatan suatu bilangan (terlampir)
VI. Metode Pembelajaran : ceramah, diskusi kelompok, tanya jawab, dan penugasan VII. Langkah-langkah Pembelajaran :
1. Kegiatan awal (5 menit)
- Guru mengucapkan salam dan dilanjutkan berdoa bersama yang dipimpin oleh ketua kelas/siswa yang bertugas pada hari tersebut. - Mengecek kehadiran siswa (absensi)
- Menanyakan kabar siswa
- Mengingat kembali pelajaran yang telah dilakukan
- Memberikan motivasi dan menyampaikan tujuan pembelajaran Pertemuan Ke 1
2. Kegiatan Inti (55 menit) a. Eksplorasi
- Siswa secara individu menggali informasi tentang kelipatan suatu bilangan dari buku matematika yang dimilikinya.
- Siswa menerima materi pelajaran yang disampaikan oleh guru tentang kelipatan suatu bilangan.
b. Elaborasi
- Siswa mencari kelipatan suatu bilangan ( 1 angka dan 2 angka) bersama-sama dengan guru.
- Beberapa siswa menyebutkan kelipatan yang telah dicari, kemudian menuliskannya di papan tulis.
- Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok yang beranggotakan 5-6 siswa
- Guru menjelaskan cara menggunakan alat peraga Dakon Matematika (Dakota) untuk menentukan kelipatan dari suatu bilangan disertai contoh.
- Siswa dalam setiap kelompok berlatih menentukan kelipatan suatu bilangan dengan menggunakan Dakon Matematika (Dakota) secara bergantian.
- Siswa menjawab pertanyaan yang diajukan guru secara lisan - Setiap kelompok memperagakan cara menentukan kelipatan
suatu bilangan dengan Dakon Matematika (Dakota) yang bilangannya ditentukan oleh kelompok lain.
- Siswa mengerjakan latihan soal (LKS) secara individu. c. Konfirmasi
- Guru memberikan umpan balik dengan memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dikerjakan siswa.
- Guru bertanya jawab dengan siswa tentang hal-hal yang belum atau kurang dipahami oleh siswa.
3. Kegiatan Penutup (5 menit)
- Guru dan siswa membuat kesimpulan dari materi yang dielajari.
- Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan memberi salam dan berdoa bersama-sama.
IX. Sumber Ajar :
Yoni Yuniarto dan Hidayati, Matematika (untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV), (Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009)
Hardi, dkk. Pandai Berhitung Matematika (untuk Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV), (Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009)
X. Penilaian :
Lembar Kerja Siswa (terlampir)
Bogor, ... 2016 Mengetahui,
Wali Kelas, Peneliti,
( Nia Handayani, S.Pd. ) (Asep Hidayat)
Kepala SD Negeri Cogreg 01
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS EKSPERIMEN
Nama Sekolah : SD Negeri Cogreg 01 Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV (Empat)/I (Satu) Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
I. Standar Kompetensi (SK) :
Memahami dan Menggunakan Faktor dan Kelipatan dalam Pemecahan Masalah
II. Kompetensi Dasar (KD) :
Menentukan Kelipatan dan Faktor Bilangan III. Indikator :
1. Menentukan kelipatan suatu bilangan dan kelipatan persekutuan dari dua bilangan.
2. Menentukan kelipatan persekutuan dua bilangan dari 1 angka. 3. Menentukan kelipatan persekutuan dua bilangan dari 2 angka. IV. Tujuan Pembelajaran :
Setelah melaksanakan pembelajaran siswa diharapkan mampu menentukan kelipatan persekutuan dua bilangan dari 1 angka dan 2 angka.
V. Materi Ajar : Kelipatan persekutuan dua bilangan (terlampir)
VI. Metode Pembelajaran : ceramah, diskusi kelompok,tanya jawab, dan penugasan VII. Langkah-langkah Pembelajaran :
1. Kegiatan awal (5 menit)
- Guru mengucapkan salam dan dilanjutkan berdoa bersama yang dipimpin oleh ketua kelas/siswa yang bertugas pada hari tersebut. - Mengecek kehadiran siswa (absensi)
- Menanyakan kabar siswa
- Mengingat kembali pelajaran yang telah dilakukan
2. Kegiatan Inti (55 menit) a. Eksplorasi
- Siswa secara individu menggali informasi tentang kelipatan persekutuan dua bilangan dari buku matematika yang dimilikinya.
- Siswa menerima materi pelajaran yang disampaikan oleh guru tentang kelipatan persekutuan dua bilangan.
b. Elaborasi
- Siswa mencari kelipatan persekutuan dua bilangan ( 1 angka dan 2 angka) bersama-sama dengan guru.
- Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok yang beranggotakan 5-6 siswa
- Guru menjelaskan cara menggunakan alat peraga Dakon Matematika (Dakota) untuk menentukan kelipatan persekutuan dua bilangan disertai contoh.
- Siswa dalam setiap kelompok berlatih menentukan kelipatan persekutuan dua bilangan dengan menggunakan Dakon Matematika (Dakota) secara bergantian.
- Siswa menjawab pertanyaan yang diajukan guru secara lisan - Setiap kelompok mengutus anggota kelompoknya (2 siswa)
untuk mengerjakan soal dengan menggunakan alat peraga Dakon Matematika (Dakota) di depan kelas dengan soal yang ditentukan oleh guru, kelompok yang menjawab dengan benar dan tercepat adalah pemenagnya.
- Siswa mengerjakan latihan soal (LKS) secara individu. c. Konfirmasi
- Guru memberikan umpan balik dengan memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dikerjakan siswa.
- Guru bertanya jawab dengan siswa tentang hal-hal yang belum atau kurang dipahami oleh siswa.
3. Kegiatan Penutup (5 menit)
- Guru dan siswa membuat kesimpulan dari materi yang dielajari.
- Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan memberi salam dan berdoa bersama-sama.
IX. Sumber Ajar :
Yoni Yuniarto dan Hidayati, Matematika (untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV), (Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009)
Hardi, dkk. Pandai Berhitung Matematika (untuk Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV), (Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009)
X. Penilaian :
Lembar Kerja Siswa (terlampir)
Bogor, ... 2016 Mengetahui,
Wali Kelas, Peneliti,
( Nia Handayani, S.Pd. ) (Asep Hidayat)
Kepala SD Negeri Cogreg 01
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS EKSPERIMEN
Nama Sekolah : SD Negeri Cogreg 01 Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV (Empat)/I (Satu) Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
I. Standar Kompetensi (SK) :
Memahami dan Menggunakan Faktor dan Kelipatan dalam Pemecahan Masalah
II. Kompetensi Dasar (KD) :
Menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB)
III. Indikator :
1. Menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari dua bilangan 1 angka
2. Menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari dua bilangan 1 angka dan 2 angka
3. Menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari dua bilangan 2 angka
IV. Tujuan Pembelajaran :
Setelah melaksanakan pembelajaran siswa diharapkan mampu menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari dua bilangan.
V. Materi Ajar : Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) (terlampir)
VI. Metode Pembelajaran : ceramah, diskusi kelompok, tanya jawab, dan penugasan VII. Langkah-langkah Pembelajaran :
1. Kegiatan awal (5 menit)
- Guru mengucapkan salam dan dilanjutkan berdoa bersama yang dipimpin oleh ketua kelas/siswa yang bertugas pada hari tersebut. - Mengecek kehadiran siswa (absensi)
- Menanyakan kabar siswa
- Mengingat kembali pelajaran yang telah dilakukan
- Memberikan motivasi dan menyampaikan tujuan pembelajaran 2. Kegiatan Inti (55 meniit)
a. Eksplorasi
- Siswa secara individu menggali informasi tentang Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari dua bilangan dari buku matematika yang dimilikinya.
- Siswa menerima materi pelajaran yang disampaikan oleh guru tentang Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari dua bilangan.
b. Elaborasi
- Siswa berlatih mencari Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari dua bilangan bersama-sama dengan guru.
- Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok yang beranggotakan 5-6 siswa
- Guru menjelaskan cara menggunakan alat peraga Dakon Matematika (Dakota) untuk menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari dua bilangan disertai contoh. - Siswa dalam setiap kelompok berlatih menentukan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari dua bilangan dengan menggunakan Dakon Matematika (Dakota) secara bergantian. - Siswa menjawab pertanyaan yang diajukan guru secara lisan - Perwakilan kelompok mengambil amplop undian yang
disediakan oleh guru, dan mengerjakan soal yang ada dalam amplop undian tersebut (dengan waktu yang telah ditentukan) - Perwakilan masing-masing anggota kelompok berkeliling
secara bergantian untuk mengecek hasil kerja setiap kelompok. - Siswa mengerjakan latihan soal (LKS) secara individu.
c. Konfirmasi
- Guru memberikan umpan balik dengan memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dikerjakan siswa.
- Guru bertanya jawab dengan siswa tentang hal-hal yang belum atau kurang dipahami oleh siswa.
3. Kegiatan Penutup (5 menit)
- Guru dan siswa membuat kesimpulan dari materi yang dielajari.
- Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan memberi salam dan berdoa bersama-sama.
IX. Sumber Ajar :
Yoni Yuniarto dan Hidayati, Matematika (untuk Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV), (Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009)
Hardi, dkk. Pandai Berhitung Matematika (untuk Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah Kelas IV), (Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009)
X. Penilaian :
Lembar Kerja Siswa (terlampir)
Bogor, ... 2016 Mengetahui,
Wali Kelas, Peneliti,
( Nia Handayani, S.Pd. ) (Asep Hidayat)
Kepala SD Negeri Cogreg 01
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) KELAS EKSPERIMEN
Nama Sekolah : SD Negeri Cogreg 01 Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : IV (Empat)/I (Satu) Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
I. Standar Kompetensi (SK) :
Memahami dan Menggunakan Faktor dan Kelipatan dalam Pemecahan Masalah
II. Kompetensi Dasar (KD) :
Mendeskripsikan Konsep Faktor dan Kelipatan III. Indikator :
1. Meyebutkan dan menuliskan faktor suatu bilangan (1 angka dan 2 angka). IV. Tujuan Pembelajaran :
Setelah melaksanakan pembelajaran siswa diharapkan mampu menyebutkan dan menuliskan faktor dari suatu bilangan (1 angka dan 2 angka).
V. Materi Ajar : Faktor suatu bilangan (terlampir)
VI. Metode Pembelajaran : ceramah, diskusi kelompok, tanya jawab, demontrasi, dan penugasan
VII. Langkah-langkah Pembelajaran : 1. Kegiatan awal (5 menit)
- Guru mengucapkan salam dan dilanjutkan berdoa bersama yang dipimpin oleh ketua kelas/siswa yang bertugas pada hari tersebut. - Mengecek kehadiran siswa (absensi)
- Menanyakan kabar siswa
- Mengingat kembali pelajaran yang telah dilakukan
2. Kegiatan Inti (55 menit) a. Eksplorasi
- Siswa secara individu menggali informasi tentang faktor suatu bilangan dari buku matematika yang dimilikinya.
- Siswa menerima materi pelajaran yang disampaikan oleh guru tentang faktor suatu bilangan.
b. Elaborasi
- Siswa mencari faktor suatu bilangan ( 1 angka dan 2 angka) bersama-sama dengan guru.
- Beberapa siswa menyebutkan faktor dari bilangan yang telah dicari dan menuliskannya di papan tulis.
- Guru membagi siswa ke dalam beberapa kelompok yang beranggotakan 5-6 siswa
- Guru menjelaskan cara menggunakan alat peraga Dakon Matematika (Dakota) untuk menentukan faktor dari suatu bilangan disertai contoh.
- Siswa dalam setiap kelompok berlatih menentukan faktor suatu bilangan dengan menggunakan Dakon Matematika (Dakota) secara bergantian.
- Siswa menjawab pertanyaan yang diajukan guru secara lisan - Setiap kelompok membuat soal tentang menentukan faktor
suatu bilangan, kemudian diserahkan kepada guru.
- Masing-masing kelompok mengerjakan soal dari kelompok lain yang telah di undi oleh guru dan mempresentasikannya di depan kelas (kelompok yang memberikan pertanyaan mengoreksi hasil kelompok yang menjawab).
- Siswa mengerjakan latihan soal (LKS) secara individu. c. Konfirmasi
- Guru memberikan umpan balik dengan memberikan penguatan terhadap hal-hal yang telah dikerjakan siswa.
- Guru bertanya jawab dengan siswa tentang hal-hal yang belum atau kurang dipahami oleh siswa.
3. Kegiatan Penutup (5 menit)
- Guru dan siswa membuat kesimpulan dari materi yang dielajari.
- Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan memberi salam dan berdoa bersama-sama.
IX. Sumber Ajar :
Yoni Yuniarto dan Hidayati, Matematika (untuk Sekolah Dasar/Madrasah