BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian, pembahasan dan kesimpulan serta manfaat yang ingin dicapai dalam penelitian ini maka peneliti mengajukan saran-saran sebagai berikut :
1. Bagi RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo
Diharapkan adanya suatu kegiatan yang dapat memberikan informasi bagi pengembangan kualitas pelayanan terkait pelaksanaan Code Blue di seluruh lingkungan RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo.
55 2. Bagi Peneliti Selanjutnya
a. Perlu adanya penelitian lanjutan terkait pelaksanaan Code Blue di ruangan lainnya yang ada di RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo sebagai perbandingan pelaksanaan di ruang rawat inap dewasa dengan ruang lainnya yang ada di RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo.
b. Perlu adanya penelitian lanjutan terkait pelaksanaan Code Blue yang ada di RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo dalam hal penanganan ke pasien c. Perlu adanya penelitian lanjutan terkait pengetahun dan kemampuan
dari Code Blue Team dalam menanggapi kejadian Code Blue di RS. Dr.
Wahidin Sudirohusodo.
d. Perlu adanya penelitian lanjutan terkait waktu tanggap dari Code Blue Team dalam penanganan kejadian Code Blue di ruangan lainnya yang ada di RS. Dr. Wahidin Sudirohusodo sebagai perbandingan dengan ruang rawat inap dewasa
e. Perlu adanya penelitian lanjutan terkait pelaksanaan Code Blue di tingkatan umur lainnya bukan hanya pada tingkat umur dewasa di RS.
Dr. Wahidin Sudirohusodo.
DAFTAR PUSTAKA
American Heart Association. (2013). Heart Disease and Stroke Statistics—2013 Update A Report From the American Heart Association. AHA Statistical Update, 2.
American Heart Association. (2015). Part 8 :Post Cardiac Arrest Care: 2015 American Heart Association Guidelines Update for Cardiopulmonary Resuscitation and Emergency Cardiovascular care. Retrieved from http://circ.ahajournals.org
American Heart Association. (2018, January 19). CPR & First Aid. Retrieved from Emergency Cardiovascular Care:
cpr.heart.org/AHAECC/CPRAndECC/General/UCM_477263_Cardiac-Arrest-Statistics.jsp
Angka Keterlambatan Pelayanan Pertama Gawat Darurat. (2012). RSU GMIM Kalooran Amurang.
Eroglu, S., Onur, O., Urgan, O., Denizbasi, A., & Akoglu, H. (2014). Blue code:
Is it a real emergency? World J Emerg Med, Vol 5, No 1, 20-23.
Ghamdi, G. S., Essawy, M. A., & Qahtani, M. (2014). Effect of Frequent Application of Code Blue Training Program on the Performance of Pediatric Nurses. Journal of American Science, 9.
Haryatun, N., & Sudaryanto. (2008). Perbedaan Waktu tanggap Tindakan Keperawatan Pasien Cedera Kepala Kategori I-V Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Dr. Moewardi. Jurnal Berita Ilmu Keperawatan.
Hidayat. (2007). Metode penelitian keperawatan dan teknik analisa data. Salemba medika.
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2009). Standar Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit. Jakarta: Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Leon, C., Ricardo, S., Stephen, S., & Mary, H. (2011). Pediatric Advanced Life Support. United States of America : American Heart Association, 38, 107-15, 161-82.
Maatilu, V., Mulyadi, & Malara, R. (2014). Faktor-faktor yang berhubungan dengan response time perawat pada penanganan pasien gawat darurat di IGD RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado. 1-2.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 129, 2008. (2008). Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Jakarta.
Mosca, L., Barret-connor, E., & Wegner, N. K. (2011). Sex/Gender Differences in Cardiovascular Disease Prevention. AHA journals, 4.
Notoatmodjo. (2012). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Riskesdas. (2013). Info Datin. Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan RI.
Rumah Sakit Islam Jemursari. (2015). Panduan Code Blue Rumah Sakit Islam Jemursari. Surabaya: Bidang Pelayanan Medis Rumah Sakit Islam Jemursari.
Rumah Sakit Sari Asih Sangiang. (2015). Panduan Code Blue Rumah Sakit Sari Asih Sangiang. Tangerang.
Sabriyanti, W. N., Islam, A. A., & Gaus, S. (2012). Faktor-Faktor Yang
Berhubungan Dengan Ketepatan Waktu Tanggap Penanganan Kasus Pada Response Time I di Instalasi Gawat Darurat Bedah dan Non-Bedah RSUP DR. Wahidin Sudirohusodo.
Saed, M., & Mohd, A. (2017, May). Retrieved from http://www.hsajb.moh.gov.
Sahin, K. E., Ozdinc, O. Z., Yoldas, S., Goktay, A., & Dorak, S. (2016). Code Blue evaluation in children's hospital. World J Emerg Med, Vol 7, No 3, 208-212.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R & D. Bandung:
Alfabeta.
Sultanah Aminah Johor Bahru. (2017). Rapid Response System For the Management of Intrainstitutional Medical Emergencies. Johor Bahru:
Emergency And Trauma Department Hospital Sultanah Aminah Johor Bahru .
Sutawijaya. (2009). Gawat Darurat. Yogyakarta: Publishig.
Wilde, E. (2009). Do Emergency Medikal System Response Times Matter For Health Outcomes? New York: Colombia University.
Lampiran 1
KUESIONER PENELITIAN
LEMBAR OBSERVASI
GAMBARAN PELAKSANAAN CODE BLUE DI RUANG RAWAT INAP DEWASA RS. DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO
Hari/Tanggal :
Waktu Alarm Berbunyi : Waktu Selesai Pelakasanaan : Tempat :
Diagnosa Pasien :
Code Blue Team : - -
- -
- -
- -
- -
Algoritma Code Blue
No. Prosedur Ya Tidak
1 Ditemukan pasien
cardiac/respiratory arrest atau keadaan gawat darurat lainnya 2 Staff rumah sakit memanggil
pertolongan dan mengaktifasi alarm atau menghubungi nomor telepon Code Blue Team
3 Penolong pertama terlebih
dahulu melakukan BLS/CPR bila memiliki skill yang mumpuni sampai Code Blue Team datang. Jika tidak mampu melakukan BLS/CPR tunggu pertolongan datang dan amankan pasien
4 Setelah aktifasi Code Blue, petugas yang bertugas di sekitar tempat kejadian bergegas menuju lokasi dengan membawa alat resusitasi
5 Setelah Code Blue Team datang, Code Blue Team akan mengambil /alih resusitasi dan RJP dilanjutkan dan mendokumentasikan semua kegiatan yang dilakukan
6 Pindahkan pasien secepat mungkin setelah pasien stabil untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut, jika resusitasi
berhasil atau korban meninggal di tempat, pasien tetap harus dipindahkan untuk mendapat perawatan lebih lanjut atau konfirmasi kematian.
Outcome :
Lampiran 2
MASTER TABEL PENELITIAN
No.
Hari/
Tanggal Kejadian
Waktu Kejadian
Waktu Tanggap
Waktu
selesai Tempat
Jarak dari IGD
Umur Jenis Kelamin
Alasan Pemanggilan
Jumlah
Code Blue Team Algoritma code blue
Outcome Dokter Perawat 1 2 3 4 5 6
1. 14/11/2017 23:05 3 menit
27 detik 23:10
Lontara 2 Bawah Depan
210 m 48
Tahun P Cardiac Arrest - 1 - Meninggal
2. 16/11/2017 20:13 5 menit
15 detik 20:27
Lontara 1 Atas Depan
255 m 32
Tahun L Kejang 1 1 Meninggal
3. 16/11/2017 09.13 3 menit
20 detik 09:26
Lontara 1 Bawah Depan
244 m 53
Tahun P Kesadaran
menurun 1 - Meninggal
4. 19/11/2017 19:15 3 menit
42 detik 19:32
Lontara 1 Bawah Depan
244 m 87
Tahun L Cardiac arrest - 1 Meninggal
5. 21/11/2017 12:34 4 menit
40 detik 12:38
Lontara 1 Atas Belakang
278 m 62
Tahun L Gagal nafas 1 - - Meninggal
6. 21/11/2017 09:07 4 menit 2
detik 09:20
Lontara 3 Bawah Depan
210 m 77
Tahun L Gagal Nafas 1 2 Perawatan
7. 24/11/2017 14:10 5 menit
26 detik 14:27
Lontara 1 Bawah Depan
244 m 64
Tahun L Cardiac arrest - 1 Meninggal
8. 27/11/2017 09:51 5 menit
31 detik 10:06
Lontara 1 Bawah Belakang
267 m 79
Tahun P Cardiac Arrest 1 - - Meninggal
9. 27/11/2017 13:15 5 menit
18 detik 13:40
Lontara 3 Bawah Depan
210 m 26
Tahun L Gagal Nafas 1 1 Perawatan
10. 2/12/2017 19:15 4 menit
15 detik 19:40
Lontara 3 Bawah Depan
210 m 42
Tahun P Kesadaran
Menurun 1 1 Meninggal
11. 5/12/2017 15:34 3 menit
43 detik 15:47
Lontara 1 Bawah Belakang
267 m 22
Tahun L Cardiac Arrest 1 - Perawatan
12. 7/12/2017 08:52 5 menit
22 detik 08:59
Lontara 3 Bawah Belakang
248 m 47
Tahun P Kesadaran
menurun 1 - Perawatan
13. 7/12/2017 10:25 5 menit
42 detik 10:40
Lontara 1 Atas Depan
255 m 44
Tahun L Cardiac arrest 1 1 Meninggal
14. 8/12/2017 15:45 3 menit
27 detik 15:52
Lontara 1 Bawah Depan
244 m 43
Tahun P Gagal Nafas - 1 Meninggal
15. 11/12/2017 08:30 3 menit 2
detik 08:34
Lontara 3 Bawah Belakang
248 m 65
Tahun L Cardiac Arrest 1 1 - Meninggal
16. 11/12/2017 15:04 5 menit
31 detik 15:14
Lontara 3 Bawah Depan
210 m 75
tahun L Gagal Nafas - 1 - Meninggal
17. 13/12/2017 14:57 4 menit
57 detik 15:04
Lontara 1 Atas Depan
255 m 46
Tahun L Gagal Nafas 1 1 Meninggal
18. 15/12/2017 10:53 4 menit
42 detik 11:02
Lontara 1 Atas Depan
255 m 56
Tahun L Gagal Nafas - 1 Meninggal
19. 22/12/2017 07:27 5 menit 7
detik 07:43
Lontara 1 Atas Depan
255 m 42
Tahun L Cardiac Arrest 1 1 Meninggal
20. 23/12/2017 16:41 4 menit
11 detik 16:58
Lontara 2 Atas Belakang
240 m 58
Tahun P Cardiac Arrest 1 - Meninggal
21. 27/12/2017 09:23 3 menit
56 detik 09:28
Lontara 2 Atas Belakang
240 m 77
Tahun P Cardiac Arrest 1 - - Meninggal
Lampiran 3
HASIL ANALISA DATA
ANALISA UNIVARIAT
Statistics Tepat
N
Valid 13
Missing 0
Mean 237.23
Median 236.00
Std. Deviation 34.922
Minimum 182
Maximum 297
Statistics tidak_tepat
N
Valid 8
Missing 0
Mean 324.00
Median 324.00
Std. Deviation 10.928
Minimum 307
Maximum 342
Jenis_Kelamin
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid
Laki-laki 13 61.9 61.9 61.9
Perempuan 8 38.1 38.1 100.0
Total 21 100.0 100.0
Umur
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid
Remaja akhir 1 4.8 4.8 4.8
Dewasa muda 2 9.5 9.5 14.3
Dewasa akhir 4 19.0 19.0 33.3
Lansia awal 4 19.0 19.0 52.4
Lansia akhir 4 19.0 19.0 71.4
Manula 6 28.6 28.6 100.0
Total 21 100.0 100.0
Ruangan
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid
Lontara 1 bawah depan 4 19.0 19.0 19.0
Lontara 1 atas belakang 1 4.8 4.8 23.8
Lontara 1 bawah belakang 2 9.5 9.5 33.3
Lontara 1 atas depan 5 23.8 23.8 57.1
Lontara 2 bawah depan 1 4.8 4.8 61.9
Lontara 2 atas belakang 2 9.5 9.5 71.4
Lontara 3 bawah depan 4 19.0 19.0 90.5
Lontara 3 bawah belakang 2 9.5 9.5 100.0
Total 21 100.0 100.0
Alasan_pemanggilan
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid
Cardiac arrest 10 47.6 47.6 47.6
Kejang 1 4.8 4.8 52.4
Kesadaran menurun 3 14.3 14.3 66.7
Gagal Nafas 7 33.3 33.3 100.0
Total 21 100.0 100.0
waktu_pemanggilan
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid
Dinas Pagi 10 47.6 47.6 47.6
Dinas Siang 9 42.9 42.9 90.5
Dinas Malam 2 9.5 9.5 100.0
Total 21 100.0 100.0
Pelaksanaan_codeblue
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid
Baik 19 90.5 90.5 90.5
Kurang baik 2 9.5 9.5 100.0
Total 21 100.0 100.0
waktu_tanggap
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid
tepat 13 61.9 61.9 61.9
terlambat 8 38.1 38.1 100.0
Total 21 100.0 100.0
Outcome
Frequency Percent Valid Percent Cumulative Percent
Valid
Berhasil 8 38.1 38.1 38.1
Tidak berhasil 13 61.9 61.9 100.0
Total 21 100.0 100.0
CROSTAB
pelaksanaan * Jenis_Kelamin Crosstabulation Count
Jenis_Kelamin Total Laki-laki Perempuan
pelaksanaan
baik 12 7 19
kurang baik 1 1 2
Total 13 8 21
pelaksanaan * Umur Crosstabulation Count
Umur Total
Remaja akhir
Dewasa muda
Dewasa akhir
Lansia awal
Lansia akhir
Manula
pelaksanaan
baik 1 2 4 4 4 4 19
kurang
baik 0 0 0 0 0 2 2
Total 1 2 4 4 4 6 21
pelaksanaan * Ruangan Crosstabulation Count
Ruangan Total
Lontara 1 bawah depan
Lontara 1 atas belakang
Lontara 1 bawah belakang
Lontara 1 atas depan
Lontara 2 bawah depan
Lontara 2 atas belakang
Lontara 3 bawah
depan
Lontara 3 bawah belakang
pelaksanaan
baik 4 1 1 5 1 2 3 2 19
kurang
baik 0 0 1 0 0 0 1 0 2
Total 4 1 2 5 1 2 4 2 21
pelaksanaan * Alasan_pemanggilan Crosstabulation Count
Alasan_pemanggilan Cardiac
arrest
Kejang Kesada ran menuru
n
Gagal Nafas Lansia akhir
Manula
pelaksana an
baik 9 1 3 6 19 1 3
kurang
baik 1 0 0 1 2 5 18
Total 10 1 3 7 21 6 21
waktu_tanggap * Jenis_Kelamin Crosstabulation Count
Jenis_Kelamin Total Laki-laki Perempuan
waktu_tanggap
Tepat 7 6 13
terlambat 6 2 8
Total 13 8 21
waktu_tanggap * Umur Crosstabulation Count
Umur Total
Remaja akhir
Dewasa muda
Dewasa akhir
Lansia awal
Lansia akhir
Manula
waktu_tanggap
tepat 1 0 2 3 3 4 13
terlambat 0 2 2 1 1 2 8
Total 1 2 4 4 4 6 21
waktu_tanggap * Alasan_pemanggilan Crosstabulation Count
Alasan_pemanggilan Total
Cardiac arrest Kejang Kesadaran menurun
Gagal Nafas
waktu _tang gap
tepat 6 0 2 5 13
terlambat 4 1 1 2 8
Total 10 1 3 7 21
outcome * Jenis_Kelamin Crosstabulation Count
Jenis_Kelamin Total Laki-laki Perempuan
outcome
Berhasil 5 3 8
Tidak berhasil 8 5 13
Total 13 8 21
outcome * Umur Crosstabulation Count
Umur Total
Remaja akhir
Dewasa muda
Dewasa akhir
Lansia awal
Lansia akhir
Manula
outcome
Berhasil 1 1 0 2 1 3 8
Tidak
berhasil 0 1 4 2 3 3 13
Total 1 2 4 4 4 6 21
outcome * Ruangan Crosstabulation Count
Ruangan Total
Lontara 1 bawah
depan
Lontara 1 atas belakang
Lontara 1 bawah belakang
Lontara 1 atas depan
Lontara 2 bawah depan
Lontara 2 atas belakang
Lontara 3 bawah
depan
Lontara 3 bawah belakang
Outcome
Berhasil 0 1 1 0 1 1 2 2 8
Tidak
berhasil 4 0 1 5 0 1 2 0 13
Total 4 1 2 5 1 2 4 2 21
waktu_tanggap * Umur Crosstabulation Count
Umur Total
Remaja akhir
Dewasa muda
Dewasa akhir
Lansia awal
Lansia akhir
Manula
waktu_tanggap
tepat 1 0 2 3 3 4 13
terlambat 0 2 2 1 1 2 8
Total 1 2 4 4 4 6 21
outcome * Alasan_pemanggilan Crosstabulation Count
Alasan_pemanggilan Total
Cardiac arrest
Kejang Kesadaran menurun
Gagal Nafas
outcome
Berhasil 4 0 1 3 8
Tidak berhasil 6 1 2 4 13
Total 10 1 3 7 21
Waktu_tanggap * Pelaksanaan_codeblue Crosstabulation Count
Pelaksanaan_codeblue Total Baik Kurang baik
Waktu_tanggap
Tepat 13 1 14
Terlambat 6 1 7
Total 19 2 21
Outcome * Pelaksanaan_codeblue Crosstabulation Count
Pelaksanaan_codeblue Total Baik Kurang baik
Outcome
Berhasil 8 0 8
Tidak berhasil 11 2 13
Total 19 2 21
Waktu_tanggap * Outcome Crosstabulation Count
Outcome Total
Berhasil Tidak berhasil
Waktu_tanggap
Tepat 7 7 14
Terlambat 1 6 7
Total 8 13 21