• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

C. Keterbatasan Penelitian

Penelitian yang penulis lakukan ini memiliki keterbatasan sebagai berikut : 1. Penelitian yang dilaksanakan ini bersifat studi kasus, sehingga hasil dari penelitian ini hanya berlaku pada Bagian Percetakan PT Bangka Media Grafika dan tidak dapat dijadikan tolak ukur pada perusahaan lain.

2. Dalam penelitian ini penulis hanya meneliti mengenai program kesejahteraan yang terdiri dari program kesejahteraan ekonomi, program hiburan dan rekreasi serta program tambahan fasilitas ; serta program keselamatan da n kesehatan kerja karyawan saja, sedangkan faktor -faktor yang mempengaruhi motivasi kerja sangat banyak, sehingga hasil penelitian ini masih kurang kecermatannya dibandingkan jika seluruh faktor yang mempengaruhi motivasi kerja diteliti.

3. Keterbatasan pengalaman, kemampuan, tenaga, dana dan waktu yang dimiliki penulis sehingga tidak bisa melakukan penelitian secara maksimal yang mungkin kurang bisa mencerminkan keadaan yang sesungguhnya pada perusahaan, sehingga penelitian ini masih perlu disempurnakan la gi dengan penelitian selanjutnya.

4. Kemampuan responden dalam mengintepretasikan kuesioner yang disebarkan oleh penulis berbeda satu dengan lainnya.

BAB VI

KESIMPULAN DAN SARAN

Pada bab ini penulis akan menyimpulkan hasil analisis data yang telah dilakukan dan mengajukan saran-saran. Selain itu penulis juga akan memberikan penjelasan serta uraian tentang faktor-faktor yang menyebabkan keterbatasan penulis dalam melakukan penelitian.

A. Kesimpulan

Setelah melakukan analisis dan membahas data-data yang diperoleh dari Bagian Percetakan PT Bangka Media Grafika, mengenai hubungan pelaksanaan program kesejahteraan serta program keselamatan dan kesehatan kerja dengan motivasi kerja karyawan, maka penulis dapat menyimpulkan bahwa :

1. Ada hubungan positif antara pelaksanaan program kesejahteraan ekonomi dengan motivasi kerja karyawan.

Dari hasil analisis data, nilai r yang diperoleh adalah sebesar 0,541 (Lampiran 4 pada Pearson Correlation) yang artinya terdapat hubungan positif yang cukup (halaman 47) antara pelaksanaan program kesejahteraan ekonomi dengan motivasi kerja karyawan. O leh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.

2. Ada hubungan positif antara pelaksanaan program hiburan dan rekreasi dengan motivasi kerja karyawan.

Dari hasil analisis data, nilai r yang diperoleh adalah sebesar 0,569 (Lampiran 4 pada Pearson Correlation) yang artinya terdapat hubungan positif yang cukup (halaman 47) antara pelaksanaan program hiburan dan rekreasi dengan motivasi kerja karyawan. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.

3. Ada hubungan positif antara pelaksanaan program tambahan fasilitas dengan motivasi kerja karyawan.

Dari hasil analisis data, nilai r yang diperoleh adalah sebesar 0,657 (Lampiran 4 pada Pearson Correlation) yang artinya terdapat hubungan positif yang cukup (halaman 47) antara pelaksanaan program tambahan fasilitas dengan motivasi kerja karyawan. O leh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.

4. Ada hubungan positif antara pelaksa naan program keselamatan dan kesehatan kerja dengan motivasi kerja karyawan.

Dari hasil analisis data, nilai r yang diperoleh adalah sebesar 0,646 (Lampiran 4 pada Pearson Correlation) yang artinya terdapat hubungan positif yang cukup (halaman 47) antara pelaksanaan program keselamatan dan kesehatan kerja dengan motivasi kerja karyawan. Oleh karena itu

dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima.

B. Saran

Berdasarkan analisis data dan pembahasan yang telah dikemukakan maka penulis mengajukan beberapa saran yang sekiranya dapat dipertimbangkan oleh organisasi demi kemajuan perusahaan.

1. Penelitian ini sebenarnya dapat dikembangkan untuk diterapkan pada program-program yang berhubungan dengan motivasi kerja karyawan, mengingat masih banyak variabel yang belum diteliti.

2. Pelaksanaan program kesejahteraan yang terdiri dari program kesejahteraan ekonomi, pr ogram hiburan dan rekreasi serta program tambahan fasilitas; serta program keselamatan dan kesehatan kerja pada Bagian Percetakan PT Bangka Media Grafika sudah terselenggara dengan cukup, sehingga yang menjadi tanggung jawab bersama antara pihak perusahaan dan karyawan adalah mempertahankan dan meningkatkan kondisi yang telah terwujud sekarang.

C. Keterbatasan Penelitian

Penelitian yang penulis lakukan ini memiliki keterbatasan sebagai berikut : 1. Penelitian yang dilaksanakan ini bersifat studi kasus, sehingga hasil dari penelitian ini hanya berlaku pada Bagian Percetakan PT Bangka Media Grafika dan tidak dapat dijadikan tolak ukur pada perusahaan lain.

2. Dalam penelitian ini penulis hanya meneliti mengenai program kesejahteraan yang terdiri dari program kesejahteraan ekonomi, program hiburan dan rekreasi serta program tambahan fasilitas ; serta program keselamatan da n kesehatan kerja karyawan saja, sedangkan faktor -faktor yang mempengaruhi motivasi kerja sangat banyak, sehingga hasil penelitian ini masih kurang kecermatannya dibandingkan jika seluruh faktor yang mempengaruhi motivasi kerja diteliti.

3. Keterbatasan pengalaman, kemampuan, tenaga, dana dan waktu yang dimiliki penulis sehingga tidak bisa melakukan penelitian secara maksimal yang mungkin kurang bisa mencerminkan keadaan yang sesungguhnya pada perusahaan, sehingga penelitian ini masih perlu disempurnakan la gi dengan penelitian selanjutnya.

4. Kemampuan responden dalam mengintepretasikan kuesioner yang disebarkan oleh penulis berbeda satu dengan lainnya.

DAFTAR PUSTAKA

Algifari. (1997). Statistik Induktif untuk Ekonomi dan Bisnis, UPP AMP YKPN Arikunto, Suharsimi. (1995). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik,

Jakarta: Bina Aksara

Dessler, Gary, 1986. Manajemen Personalia: Teknik dan Konsep Modern. Edisi ketiga. Jakarta: Erlangga

Flippo, Edwin. (1994). Manajemen Personalia. Jakarta: Erlangga Handoko, T. Hani. (1997). Manajemen. Yogyakarta: BPFE

Hagemann, Gisela. (1993). Motivasi Untuk Pembinaan Organisasi. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo

Hasibuan, SP. Malayu. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia: Dasar dan Kunci Keberhasilan. Jakarta : CV Haji Masagung

Husnan, Suad, Ranupandojo, Heidjrachman. (2000). Manajemen Personalia.

Yogyakarta: BPFE

Hussein, Umar. (1997). Metodologi Penelitian Aplikasi Dalam Pemasaran.

Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Keenan, Kate. (1996). Pedoman Manajemen Pemotivasian. Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti

Nitisemito, Alex. (1996). Manajemen Personalia / Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Ghalia Indonesia

Siagian, SP. (1987). Pengembangan Sumber Daya Insani. Jakarta: PT Sumber Bahagia

---. (1998). Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara. Jakarta Sudjana. (1989). Metoda Statistik. Bandung: Tarsito

Tjiptono, F,1995. Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja: Harapan dan Tantangan . Widya Dharma. Edisi khusus juli 1995

Dokumen terkait