Hubungan kerja di ITM ditandai dengan saling menghormati antar warga ITM akan keseimbangan antara pemenuhan hak dan pelaksanaan kewajiban. Komunikasi intensif dan keterlibatan dua pihak, yaitu manajemen perusahaan dan warga ITM, yang diwakili oleh serikat buruh, dalam forum bipartit terus dipertahankan karena menjadi hal penting dalam pencapaian target bisnis ITM.
ITM mendukung karyawannya untuk berpartisipasi dalam serikat pekerja dan menjalankan komunikasi yang rutin dengan serikat pekerja melalui forum bipartit. Hubungan yang saling mendukung antara manajemen dan warga ITM juga diwujudkan dalam perjanjian Kerja Bersama (pKB) yang secara berkala ditinjau dan diperbarui agar mencerminkan standar terbaru yang berlaku di pasar.
EMPLOYEE ENGAGEMENT
[G4-11]ITM establishes relationships based based on mutual respect with its employees, providing a balance of fulfillment of employees’ rights and the execution of obligations. Intensive communication and involvementin the bipartite forum, between the company’s management and
ITM’s citizen as represented by labor unions, are of equal
importance in achieving ITM’s business targets. ITM encourages employees to participate in labor unions and maintain regular communication with these labor
unions through bipartite forums. A mutually supportive
relationship between ITM management and its employees
is manifested in Collective Labor Agreement (CLA) that
regularly reviewed and updated to reflects the latest prevailing standards in the labor market.
6
pE opLE SDMSDM
People
The pKBs and pps cover among others the following labor-related issues:
• Rights and obligations of both the Company and
employees, including: work relations, terms and conditions of employment, and company rules.
• Dispute settlement, delivery of opinions and deliberation
procedures.
• Employment termination and retirement incentives. • Remuneration scales and work benefits.
In relation with the freedom of association, ITM guarantees the right of its employees to associate in the form of an employee organization or labor union within the company’s structure, including the freedom to become the leaders
of such labor unions, as stipulated by Law No. 21/2000 on Labor/Trade Unions. This guarantee is also stipulated in each
of the pKBs and pps referred to above, in the Sections and
Articles that govern “Labor Union Status”.
providing care to employees approaching their retirement age, ITM provides a pension plan for our permanent staff
through Jamsostek’s retirement plan (JHT) program, with
ITM contributing 3.7% of the total costs and each employee contributing 2%. In addition, retiring employees will receive two times severance pay, gratuities and compensation benefits.
In addition, ITM also provides entrepreneurship training for employees nearing retirement, in which former ITM employees who have their own businesses are invited
as guest facilitators, in order to equip them for a
post-retirement career.
Lastly, ITM has an Early Retirement Plan, which is regulated in the Labor Agreement (PKB or PP) under the terminology of ‘special retirement’. An employee may propose this
special retirement if they have worked for at least 10 years for ITM and have reached at least 40 years of age, or have worked for 20 years for ITM group.
pKB dan peraturan perusahaan (pp) mencakup antara lain hal-hal yang berhubungan dengan ketenagakerjaan: • Hak dan kewajiban dari Perusahaan dan karyawan,
termasuk: hubungan kerja, syarat dan kondisi kerja, dan peraturan perusahaan.
• Penyelesaian perbedaan pendapat, penyampaian pendapat dan prosedur musyawarah.
• Pemutusan kerja dan insentif pensiun. • Skala remunerasi dan tunjangan.
Sehubungan dengan kebebasan berserikat, ITM menjamin hak karyawan untuk berpartisipasi dalam organisasi karyawan atau serikat pekerja di dalam struktur perusahaan, termasuk kebebasan untuk menjadi pemimpin serikat pekerja tersebut, sesuai UU No 21/2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh. Jaminan ini juga diatur dalam PKB dan pp di Bab dan pasal yang mengatur “Kedudukan Serikat pekerja”.
Memberikan pelayanan kepada karyawan yang mendekati usia pensiun, ITM mendistribusikan program pensiun bagi warga ITM tetap melalui program Jaminan Hari Tua Jamsostek (JHT), dengan kontribusi ITM sebesar 3,7% dari total biaya dan setiap karyawan memberikan kontribusi sebesar 2%. Selain itu, pensiun karyawan akan menerima dua kali pesangon, bonus dan tunjangan kompensasi.
Selain itu, ITM juga memberikan pelatihan kewirausahaan bagi karyawan mendekati masa pensiun, di mana mantan karyawan ITM yang memiliki bisnis mereka sendiri diundang sebagai fasilitator tamu, untuk memperlengkapi karir paska pensiun mereka.
Terakhir, ITM memiliki Rencana Pensiun Dini, yang diatur dalam perjanjian Kerja (pKB atau pp) di bawah terminologi ‘pensiun khusus’. Seorang warga ITM dapat mengajukan pensiun khusus jika mereka telah bekerja selama setidaknya 10 tahun untuk ITM dan telah mencapai usia setidaknya 40 tahun, atau telah bekerja selama 20 tahun untuk Grup ITM.
6
pE
opLE
SDM
serIkaT pekerJa dI ITM labOur unIOns In ITM [g4-11] JuMlah anggOTa
TOTal MeMber Pengurus Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi, Pertambangan, Minyak Gas Bumi dan Umum
(PUK FSP KEP) PT Kitadin (Embalut)
PT Kitadin (Embalut) Chemical, Energy, Mining, Oil and Gas, and General Labor Union Federation Work Unit Organizer (PUK FSP KEP)
146 Serikat pekerja Kitadin Tandung Mayang (SpKTM) Kitadin Tandung Mayang Labor Union (SpKTM) -Federasi Pertambangan dan Energi – Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (PK FPE SBSI) PT Kitadin
(Tandung Mayang)
Mining and Energy Federation - PT Kitadin (Tandung Mayang) Sejahtera Indonesia Labor Union (PK FPE SBSI)
-Serikat pekerja Keadilan pT Kitadin (Tandung Mayang) pT Kitadin (Tandung Mayang) Keadilan Labor Union -pengurus Komisariat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (pK SBSI) pT Indominco Mandiri
PT Indominco Mandiri Sejahtera Indonesia Labor Union Commissariat Organizer (PK SBSI) 417
Serikat pekerja Indominco Mandiri (SpIM) Indominco Mandiri Labor Union (SpIM) 177 Pengurus Unit Kerja, Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK
SP KEP SPSI) PT Jorong Barutama Greston
PT Jorong Barutama Greston Work Unit Organizer, Chemical, Energy and Mining, Seluruh Indonesia Labor Union (PUK SP KEP SPSI)
110 Serikat pekerja pT Trubaindo coal Mining pT Trubaindo coal Mining Labor Union
T O T A L 850
sebanyak 2.158 responden atau 74% karyawan berpartisipasi dalam employee engagement survey ITM tahun 2015. survei ini menilai 3 (tiga) aspek keterlibatan karyawan, termasuk say (menyampaikan hal-hal positif tentang perusahaan), stay (dengan organisasi) dan strive (melakukan lebih dari yang diharapkan).
dalam survei yang dikoordinasikan oleh perusahaan konsultan aon hewitt, ITM mempertahankan hasil positif di tahun 2015 dengan skor 83% atau masuk kategori Top kuartil, hasil yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan survei skor pada 2013 dari 54%.
dari survei tersebut, ITM juga menerima masukan karyawan yang perusahaan perlu tingkatkan, termasuk komunikasi dan peluang karir. selanjutnya, ITM melibatkan karyawan di focus group discussion (fgd) untuk mendapatkan hasil kualitatif yang lebih rinci agar dapat menangkap aspek yang dapat meningkatkan keterlibatan karyawan di masa depan.
a total 2,158 respondents or 74% employees participated in ITM’s employee engagement survey in 2015. The survey assesses 3 (three) aspects of employee engagement, including say (positive things about the company), stay (with the organization) and strive (to go above and beyond).
In the survey coordinated by aon hewitt consulting firm, ITM maintained a positive result in 2015 with 83% score or within the category of Top quartile, a significantly higher result compared to survey score in 2013 of 54%.
from the survey, ITM also received feedbacks from employees that the company needs to improve, including communication and career opportunity. further, ITM engages employees in focus group discussions (fgd) to get a more detail qualitative results in order to be able to better capture aspects that will enhance employees’ engagement in the future.