BAB III LAPORAN KEGIATAN
3.2 Keterkaitan Teori dan Implementasi Kasus
Keterkaitan teori dan implementasi kasus ialah analisis relevansi dari hasil analisis kepribadian anggota kami terhadap konsep teori kebutuhan Abraham Maslow. Berikut adalah hasil analisis yang kami lakukan :
3.2.1 Miggy Virgiawan R. S.
A. Kelemahan
a. Kurang sukanya saya dengan keramaian disebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan rasa aman yang membuat saya tidak nyaman dan tidak focus untuk mencapai kehidupan yang tenang.
b. Rasa khawatir yang berlebihan yang saya alami disebabkan kebutuhan rasa aman yang tidak terpenuhi.
c. Memiliki emosi yang kurang stabil yang saya miliki dikarenakan kurang terpenuhinya rasa dicintai dan disayangi dalam keluarga.
d. Selalu berpikiran negatif kepada orang yang baru dikenal disebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan rasa aman untuk mendapatkan teman yang bisa dipercaya.
e. Susah bergaul dengan orang lain disebabkan kebutuhan harga diri akan kemampuan komunikasi yang tidak terpenuhi.
f. Kurang suka olahraga disebabkan kebutuhan harga diri akan kepercayaan pada diri sendiri yang tidak terpenuhi.
g. Susah mengatur pola hidup disebabkan kurang terpenuhinya kebutuhan aktualisasi diri.
h. Ketertarikan bermain game hingga kecanduan disebabkan kebutuhan mencintai diri sendiri dalam mendapatkan ketenangan kurang terpenuhi.
24 i. Menyalahkan diri sendiri dan terkadang menyakiti diri sendiri disebabkan
kurangnya kebutuhan mencintai dan menyayangi diri sendiri.
j. Susah untuk percaya kepada orang lain disebabkan kebutuhan akan rasa aman tidak terpenuhi untuk mendapatkan seseorang yang dapat dipercaya.
k. Sifat overthinking yang saya alami disebabkan kebutuhan rasa aman yang tidak terpenuhi.
l. Tingkat iman dan ibadah saya masih rendah/dangkal disebabkan kebutuhan rasa aman dan kebutuhan harga diri yang belum terpenuhi.
m. Sulit mendapatkan ketenangan disebabkan kebutuhan rasa aman yang belum terpenuhi.
B. Kelebihan
a. Saya merasa senang dan menerima segala masukan, pendapat, kritikan, dan saran disebabkan terpenuhinya kebutuhan aktualisasi diri untuk menjadi lebih baik.
b. Seorang pendengar yang baik bagi orang lain disebabkan terpenuhinya kebutuhan aktualisasi diri untuk pengembangan diri.
c. Memiliki sifat sopan santun, menghormati terhadap sesame dan tidak mementingkan diri sendiri disebabkan terpenuhinya kebutuhan dicintai dan disayangi.
d. Mau berusaha dalam belajar disebabkan terpenuhinya kebutuhan rasa aman akan sesuatu hal.
e. Memiliki kepekaan terhadap perasaan seseorang disebabkan terpenuhinya kebutuhan rasa mencintai dan menyayangi kepada sesama manusia.
f. Menyukai dan menyayangi binatang disebabkan terpenuhinya kebutuhan rasa dicintai dan disayangi kepada sesama makhluk hidup.
g. Memiliki kepekaan terhadap alam dan lingkungan disebabkan terpenuhinya kebutuhan rasa aman untuk mendapatkan lingkungan yang baik.
h. Sebelum bertindak saya selalu memikirkan terlebih dahulu sebab dan akibat disebabkan terpenuhinya kebutuhan rasa aman akan pemikiran yang logis
25 i. Memiliki sifat toleransi tinggi disebabkan terpenuhinya kebutuhan harga
diri dalam menghormati orang lain.
j. Membantu orang lain sesuai kapasitas yang saya miliki disebabkan kebutuhan rasa aman untuk mendapatkan teman yang bisa dipercaya.
k. Selalu berpikir logis dan tenang dalam berbagai hal ataupun menyelesaikan masalah disebabkan terpenuhinya kebutuhan aktualisasi diri.
3.2.2 Doni Rahma Tiana A. Kelemahan
a. Ketergesa-gesaan saya mencapai tujuan disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan untuk mencintai, saya merasa masih belum bisa menjamin kebutuhan dasar orang tua secara fisik dan psikis.
b. Rasa tidak tahan suasana keramaian yang saya alami dikarenakan kebutuhan rasa aman yang biasanya dirasakan sendiri dimasuki oleh banyak orang sekaligus.
c. Kurangnya kesabaran saya menanggapi argumen yang tidak logis dan bertele-tele disebabkan oleh kebutuhan aktualisasi diri untuk menemukan kebenaran yang tidak terpenuhi.
d. Perilaku overthinking yang saya alami disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan rasa aman.
e. Tidak senangnya saya dengan permintaan mendadak yang terburu-buru disebabkan oleh tidak terpenuhinya rasa aman untuk menjalani hidup dengan santai.
f. Sifat oportunis yang saya miliki disebabkan oleh dorongan untuk memenuhi kebutuhan aktualisasi diri.
g. Saya tidak bisa mentoleransi pengkhianatan dan sulit mempercayai orang lain seutuhnya disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan rasa aman untuk menyimpan kepercayaan pada orang lain.
h. Saya belum ikhlas berbuat kebaikan disebabkan kebutuhan aktualisasi diri untuk berbuat kebaikan yang dibalas dengan keburukan.
26 i. Saya tidak mudah untuk fokus saat mengerjakan banyak hal yang beragam disebabkan tidak terpenuhinya rasa aman dalam menyelesaikan sesuatu yang kurang cocok dengan tipe kepribadian.
j. Saya kesulitan memaafkan diri sendiri disebabkan belum bisanya menerima kekurangan dan kebutuhan untuk menghargai diri sendiri.
k. Saya dihantui penyesalan dan rasa bersalah disebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan dihargai oleh diri sendiri.
l. Saya sulit tidur malam jika merasa masih memiliki pekerjaan yang belum selesai atau ada hal yang membuat penasaran untuk dipelajari disebabkan tidak terpenuhinya rasa aman untuk memenuhi tanggung jawab dan dorongan aktualisasi diri untuk menjadi lebih baik.
m. Saya tidak kuat menahan kantuk, disebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan fisiologis untuk beristirahat.
n. Sifat saya yang meledakkan emosi sekaligus tanpa pertimbangan benar dan salah disebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan untuk mendapat penghargaan dari orang lain.
o. Saya tidak mudah menerima perlakuan buruk orang lain tidak peduli bagaimana orang lain di masa lalu disebabkan tidak terpenuhinya kebutuhan untuk dihargai orang lain.
p. Tingkat kualitas ibadah saya yang masih dipengaruhi oleh kedamaian urusan duniawi disebabkan belum terpenuhinya rasa aman dan penghargaan dari diri sendiri.
B. Kelebihan
a. Saya memiliki prinsip yang kuat disebabkan terpenuhinya kebutuhan dihargai oleh diri sendiri dalam membuat keputusan.
b. Saya selalu berorientasi mengembangkan diri untuk lebih baik disebabkan dorongan untuk memenuhi kebutuhan mencintai orang terdekat dengan memberikan yang terbaik.
c. Rasa bersyukur yang saya miliki disebabkan oleh merasa terpenuhinya kebutuhan dicintai oleh Tuhan yang Maha pengasih lagi Maha Penyayang.
d. Saya mendahulukan pertimbangan logis sebelum bertindak disebabkan dorongan untuk memenuhi rasa aman.
27 e. Kepekaan saya memahami perasaan orang lain tidak saya dapatkan
keterkaitannya dengan teori Abraham Maslow.
f. Ketekunan saya menggeluti hal yang disenangi disebabkan oleh terpenuhinya kebutuhan rasa nyaman melakukan suatu hal tersebut.
g. Kepatuhan saya pada orang tua disebabkan oleh dorongan untuk memenuhi kebutuhan mencintai.
h. Saya mendedikasikan segalanya untuk orang terdekat disebabkan oleh dorongan untuk memenuhi kebutuhan mencintai.
i. Saya cukup mandiri menyelesaikan masalah disebabkan terpenuhinya kebutuhan menghargai diri sendiri dan dorongan untuk memenuhi kebutuan rasa nyaman untuk tidak ingin menjadi beban orang lain.
j. Saya memiliki tujuan ingin memberi manfaat besar disebabkan dorongan untuk memenuhi kebutuhan mencintai Tuhan dan ciptaan-Nya.
k. Saya terbuka terhadap pemikiran baru, disebabkan dorongan untuk memenuhi kebutuhan aktualisasi untuk berproses dan berkembang.
l. Saya dapat diandalkan oleh orang terdekat disebabkan oleh dorongan untuk memenuhi kebutuhan mencintai dan memberikan yang terbaik.
m. Saya tidak suka berbohong disebabkan dorongan untuk memenuhi kebutuhan aktualisasi melakukan kebaikan dan mengikuti kebenaran.
n. Saya menepati janji disebabkan dorongan untuk memenuhi kebutuhan dihargai dan disegani orang lain.
o. Saya memiliki kemampuan perencanaan manajemen strategi yang cukup baik disebabkan dorongan untuk memenuhi kebutuhan aktualisasi diri dalam menyelesaikan suatu pekerjaan atau mencapai suatu tujuan.
p. Kepekaan saya menilai sifat, kelebihan, dan kekurangan orang lain disebabkan oleh dorongan memenuhi rasa aman untuk menghindari orang-orang yang dapat merusak suasana hati saya serta dorongan untuk memenuhi kebutuhan aktualisasi diri dalam mengembangkan diri dengan meniru kelebihan orang tersebut sebagai pelajaran yang dapat diambil.
3.2.3 Saeful Rachman 1. Kelemahan
28 a. Sulit mendapatkan focus ketika keadaan ramai disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan kenyamanan atau ketertiban dalam tingkatan kebutuhan keamanan
b. Sering kali merasa tidak semangat dikarenakan tidak terpenuhinya kebutuhan fisiologis dalam berolahraga.
c. Tidak mudah percaya dengan orang lain disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan tingkat aktualisasi diri
d. Overthinking dalam memikirkan suatu hal disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan percaya diri pada diri sendiri.
e. Ketergantungan memainkan game disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan pada tingkat aktualisasi diri
f. Terkadang malas dalam belajar dikarenakan tidak adanya dorongan untuk memenuhi kebutuhan prestasi.
g. Sulit melakukan penolakan atas suatu ajakan teman sebebkan oleh dorongan untuk memenuhi kebutuhan social.
h. Ceroboh dalam mengerjakan suatu hal disebabkan oleh dorongan untuk memenuhi kebutuhan akan kepercayaan diri sehingga tidak melakukan keputusan yang berhati hati
i. Tidak pandai berkomunikasi ketika didepan banyak orang disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan social dalam berkomunikasi dalam sebuah kelompok yang luas.
j. Kesulitan merealisasikan apa yang ada dalam pikiran disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan percaya diri.
k. Tidak pandai melakukan basa basi dalam obrolan disebabkan oleh belum terpenuhinya kebutuhan social
l. Ketaatan terhadap agama yang dipercaya masih sulit untuk diterapkan dikarenakan oleh rasa malas yang tidak terpenuhinya kebutuhan pada tingkat social dan penghargaan pada diri sendiri.
29 m. Kurang tertarik dengan kegiatan berolahraga disebabkan oleh tidak
terpenuhinya kebutuhan fisiologis ataupun sosial.
n. Menurut teman saya, saya cenderung memiliki sifat sok tau disebabkan terlalu percaya diri dimana bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rasa percaya diri.
2. Kelebihan
a. Memiliki sifat ceria disebabkan oleh terpenuhinya kebutuhan social dalam keluarga dan dorongan untuk selalu bahagia.
b. Terbuka dalam mendengarkan pendapat khususnya tentang suatu hal yang baru dikarenakan dorongan untuk kebutuhan tingkat aktualisasi diri untuk perkembangan diri.
c. Memiliki sifat positif thinking pada suatu hal disebabkan oleh terpenuhinya kebutuhan social dalam lingkup keluarga.
d. Selalu bersyukur atas apa yang telah di berikan oleh tuhan disebabkan oleh dorongan terpenuhinya kebutuhan percaya diri.
e. Selalu menghadapi suatu permasalahan dengan senyum dan santuy karena saya percaya di balik suatu masalah akan selalu ada pembelajaran / hikmah yang akan kita dapat disebabkan dorongan terpenuhinya kebutuhan aktualisasi diri untuk terus berkembang.
f. Selalu berusaha membantu orang lain sesuai kapasitas diri disebabkan dorongan untuk terpenuhinya kebutuhan harga diri eksternal.
g. Saya memiliki sensitive kepekaan terhadap perasaan seseorang apalagi wanita dikarenakan dorongan untuk terpenuhinya kebutuhan social.
h. Saya memiliki sifat penyayang terhadap hewan apalagi kucing disebabkan oleh sifat menghargai sesama makhluk hidup untuk mendorong kebutuhan harga diri.
i. Saya memiliki prinsip dalam hidup sebagai batasan bagi diri sendiri yang disebabkan oleh kebutuhan dalam percaya pada diri sendiri.
30 3.2.4 Ilham Pahlawan
A. Kelemahan
a. Memiliki sifat labil, pesimis, penyendiri yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan harga diri akan percaya diri.
b. Mudah merasa puas yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan harga diri akan kompetensi.
c. Kurang dalam hal keinginan untuk mencari informasi lebih detail lagi yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan harga diri akan kompetensi.
d. Keterampilan berbicara kurang yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan harga diri akan percaya diri.
e. Kepemimpinan kurang yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan harga diri akan percaya diri.
f. Kurang dalam kemampuan untuk dapat bekerja di bawah tekanan serta dapat tetap tenang dalam menghadapi krisis yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan aktualisasi diri dalam tanpa susah payah (santai, tidak tegang).
g. Makan dan tidur tidak teratur yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan fisiologis.
h. Khawatir yang berlebihan yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan aktualisasi diri dalam keindahan yang menyebabkan kegelisahan.
i. Kurang percaya diri yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan harga diri akan percaya diri.
j. Sulit beradaptasi dengan lingkungan baru yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan harga diri akan percaya diri.
k. Mudah percaya yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan harga diri akan percaya diri.
l. Mudah terpengaruh yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya kebutuhan harga diri akan percaya diri.
31 m. Sulit menentukan arah hidup yang disebabkan oleh tidak terpenuhinya
kebutuhan harga diri akan percaya diri.
B. Kelebihan
a. Memiliki sifat Sopan, Rendah hati, Humoris yang disebabkan oleh terpenuhinya kebutuhan dicintai dan disayangi.
b. Mau berusaha dalam hal belajar yang disebabkan oleh terpenuhinya kebutuhan harga diri akan penguasaan.
c. Mau berlajar sesuatu yang baru yang disebabkan oleh terpenuhinya kebutuhan harga diri akan penguasaan.
d. Keterampilan kinestik-jasmani yang disebabkan oleh terpenuhinya kebutuhan fisiologis.
e. Busana baik, tidak berlebihan yang disebabkan oleh terpenuhinya kebutuhan aktualisasi diri dalam kesederhanaan.
f. Bersikap wajar, tidak berlebihan yang disebabkan oleh terpenuhinya kebutuhan aktualisasi diri dalam kesederhanaan.
g. Tenggangrasa, menghargai orang lain, tidak mementingkan diri sendiri yang disebabkan oleh terpenuhinya kebutuhan dicintai dan disayangi.
h. Bersedia memberi pujian, menegur, meminta maaf, dan berterima kasih yang disebabkan oleh terpenuhinya kebutuhan dicintai dan disayangi.
3.2.5 Hafizh Fauzi Ihsan A. Kelemahan
a. Saya merasa kurang percaya diri akibat kurang dihargainya apapun usaha yang telah saya lakukan.
b. Saya selalu merasa tidak enakan untuk berkata tidak kepada teman dikarenakan takutnya kehilangan kasih sayang dari teman-teman saya.
c. Saya tidak bisa menghiraukan omongan orang lain tentang saya karena saya merasa tidak aman apabila ada seseorang yang membicarakan saya.
d. Saya sering sekali berfikiran negatif karena merasa kurangnya perhatian dari orang-orang sekitar.
e. Kurangnya niat yang menyebabkan menunda-nunda pekerjaan dipengaruhi oleh kurangnya dukungan atau kasih sayang dari orang-orang sekitar
32 f. Terlalu kecanduan bermain game yang dipengaruhi factor lingkungan merupakan pelarian saya supaya merasa memiliki dan mendapatkan perhatian dari orang-orang sekitar.
g. Sering kali melakukan tindakan tanpa berpikir panjang tentang sebab dan akibatnya dipengaruhi oleh kebutuhan akan aktualisasi diri yang ingin mendapatkan hasil secepat mungkin.
h. Tidak biasa berada dalam keramaian yang disebabkan rasa pemalu sejak kecil adalah dampak terganggunya rasa aman saya karena ada orang lain yang masuk kedalam lingkungan saya.
i. Tidak pandai berbicara di depan banyak orang yang disebabkan saya merasa tidak aman saat dipandang oleh banyak orang secara langsung.
j. Masih kurang dalam melakukan ibadah karena saya masih mengejar hal-hal duniawi untuk memenuhi kebutuhan akan penghargaan dan kasih sayang.
k. Tidak bisa menjaga kesehatan yang disebabkan kurangnya mencintai diri sendiri merupakan salah satu bentuk kurangnya kebutuhan fisiologis.
l. Rasa kurang percaya diri dalam bidang olahraga dipengaruhi karena rasa tidak memiliki suatu bakat dalam berbagai bidang olahraga.
B. Kelebihan
a. Mampu menerima masukan dan saran dari siapapun untuk memperbaiki diri merupakan suatu kebutuhan aktualisasi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
b. Selalu menepati janji semampu mungkin disebabkan kebutuhan supaya orang lain dapat lebih menghargai saya.
c. Bisa memahami perasaan seseorang dengan cukup baik disebabkan oleh faktor ingin merasa aman, supaya tidak salah dalam menilai seseorang.
d. Selalu bersabar saat menghadapi suatu masalah, dan mengambil pembejalaran dari masalah tersebut merupakan salah satu bentuk aktualisasi diri suapaya dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
e. Selalu berusaha membantu seseorang sebisa mungkin sesuai kapasitas saya supaya orang lain lebih menyanyangi saya dan dapat membantu saya dikemudian hari.