Xian You Yi De.
Menteri Yu yang gigih
Wei De Dong Tian,
siapakah yang berhasil mengatasi banjir Guru?
A. Nabi dan Raja Suci Purba
78
B. Kearifan Raja Yao
C. Kerendahan Hati Raja Shun
Pelajaran 3
Nabi dan Raja Suci
Nabi dan Raja Suci
KARAKTER JUNZI :
Peserta didik memiliki sikap satya dan
hormat pada wahyu Tian yang telah
diterima oleh para Nabi dan Raja Suci
79
A. Nabi dan Raja Suci Purba
A. Nabi dan Raja Suci Purba
80
“Bukan, catatan sejarah dunia disesuaikan dengan tahun 0 yaitu ditandai dengan kelahiran Isa Almasih, maka semua peristiwa disesuaikan dengan penyebutan tahun Masehi oleh sarjana barat.” Benar, sejarah berarti catatan peristiwa yang telah lalu dan sekarang kita berada di abad 21 memasuki tahun 2013 dan akan terus bertambah.”
“Sejarah Zhongguo telah ada 3000 tahun sebelum masehi, artinya hingga saat ini telah 5000 tahun. Catatan sejarah menunjukkan beberapa Nabi dan Raja Purba yang telah menerima wahyu atau Firman Tian.”
81
“Guru akan bercerita tentang Raja Suci Fu Xi 伏 羲 dan Raja Suci
Huang Di黄帝.”
“Wow, raja suci? Pasti mereka hebat!”
“Raja Suci Fu Xi & Raja Suci Huang Di sekaligus sebagai nabi-nabi purba yang menerima wahyu Tian dan mengemban tugas sebagai Utusan Tian. Raja Fu Xi yang hidup pada tahun 2953-2838 sebelum masehi, telah membawakan peradaban bagi rakyatnya bersama adik perempuannya yang bernama Nu Wa menetapkan hukum perkawinan.
“Melissa belum pernah mendengar cerita Nabi dan Raja Purba, bisakah Guru menceritakannnya?”
“Pada saat Raja Suci Fu Xi sampai di sungai He, beliau telah beroleh penglihatan muncul seekor kuda naga, hewan berbadan kuda dan berkepala naga yang mendukung peta di punggungnya muncul dari sungai. Peta itu berupa tanda-tanda negatif ( Yin 阴) dan positif (Yang阳). Setelah melihat peta itu maka turunlah karunia Tian yang menjadikan beliau mampu menyusun rangkaian tanda-tanda Ba Gua 八 卦(Delapan Diagram) yang menjelaskan kejadian alam semesta dengan segala isinya.”
”Dari Peta Firman tersebut beliau memperoleh petunjuk Tuhan dalam mengemban tugas-tugasnya menetapkan Hukum, dan membimbing rakyatnya berbakti kepada Tian Yang Maha Esa dan membina masyarakatnya. Raja Suci Huang Di telah membawakan dan mengenalkan rakyatnya tentang beribadah, astronomi, pembagian sawah, huruf tulis, pakaian sopan, nama hari dan tahun, undang-undang, peribadahan, pengobatan, dan lain-lain. Dokumen kitab suci beliau juga tidak ada.”
”Wah, sayang sekali! Zhenhui ingin tahu bentuk huruf pertama yang ditulis, tentu menarik sekali!”
”Sayang tidak terdokumentasi, oleh karena itu kita harus bersyukur bahwa kitab-kitab suci selanjutnya masih dapat dihimpun dan ditulis kembali oleh Nabi Kongzi. Minggu depan masih ada cerita selanjutnya, Wei De Dong Tian.”
“Xian You Yi De, Guru.”
”Sayang, ajaran-ajaran beliau tidak ada dokumen tertulis yang lengkap hanya tanda-tanda Ba Gua tersebut maka Raja Suci Fu Xi dinyatakan telah menerima Wahyu He Tu 河 图 atau Peta dari
Sungai He. Saat ini sungai yang dimaksud tersebut adalah Sungai Kuning atau Huang He.”
”Bagaimana kelanjutannya, Guru?”
”Sejarah mencatat raja suci berikutnya adalah Raja Suci Huang Di.
Beliau hidup pada tahun 2698-2598 sebelum masehi. Pada masa pemerintahan beliau telah membawa kesejahteraan dan peradaban yang lebih maju sehingga Tian Yang Maha Esa telah berkenan kepadanya. Setelah beliau berhasil membawakan perdamaian bagi rakyatnya dan ketika beliau telah melakukan puasa dan mensucikan diri selama tujuh hari; waktu melakukan perjalanan antara sungai He dan Luo dan tiba di pusaran air yang bernama Cui Gui, ada seekor ikan besar yang berenang-renang menjumpai beliau, orang-orang yang ada di kanan kirinya tidak nampak. Beliau berlutut menyambut dan memeriksanya. Ternyata ikan itu membawa Lu Tu箓图
atau Peta Firman.”
AKTIVITAS
Buatlah mind map tentang wahyu dan karya Nabi Fu Xi dan Nabi
Huang Di!
83 Nabi dan Raja Suci
伏羲
Fú Xī
Xī
Fú
Húang Di
黄帝
Huáng Dì
85 Nabi bersabda, “Adapun yang menyebabkan Raja Shun itu besar
bijaksananya ialah ia suka bertanya dan meneliti kata-kata yang sederhana sekalipun. yang buruk disembunyikan dan yang baik
diluaskan. Dengan mengambil kedua ujung tiap perkara dan menetapkan tengahnya, ia mengatur rakyat. Demikianlah sebabnya
ia terkenal sebagai Raja Shun.”
(Zhongyong V:1)
Beribadah
Astronomi
Pembagian sawah
Huruf tulis
Pakaian sopan
Nama Hari dan
Tahun
Undang - Undang
Peribadatan
Pengobatan
Huang Di
Hidup 2698 - 2598 SM
Menerima Lu Tu ??
atau Peta firman
Menetapkan hukum
Rakyat berbakti kepada Tian
Membina masyarakat
87
89
“Selamat Tahun Baru, berlaksa karya sesuai
harapan/Gong He Xin Xi, Wan Shi Ru Yi.”
“Selamat Tahun Baru Semoga Sukes dan
Makmur/Gong Xi Fa Cai.”
Hongbao atau bungkusan berwarna merah berisi uang diberikan oleh orang tua kepada anak-anak atau yang lebih muda sebagai simbol berbagi rejeki sesuai dengan kemampuan. Warna merah melambangkan kebahagiaan, mendominasi peringatan Tahun Baru Kongzi Li.
Peringatan ini bukan sekedar tradisi suku Tionghoa tetapi mengandung makna suci dan penting, seperti yang tertulis dalam kitab Wujing sebagai berikut
“Pada hari permulaan tahun, jadikanlah sebagai hari agung untuk melakukan persembahyangan besar kehadirat Tian
(Tuhan Yang Maha Esa).”
KARAKTER JUNZI :
Peserta didik meneladani kearifan sikap dan
rasa tanggung jawab Raja Yao dalam
mengambil keputusan
90
A. Kearifan Raja Yao
A. Kearifan Raja Yao
91
“Wei De Dong Tian, anak-anak.”
“Bagaimana kelanjutan cerita minggu lalu, Guru?”
“Tertarik untuk mendengarnya? Rongxin juga sudah tidak sabar menanyakannya.”
Raja Yao 堯
“Guru akan bercerita tentang seorang Raja Purba yang bijaksana yaitu Raja Yao. Ayah Yao adalah cucu buyut Huang Di. Usia 20 tahun meneruskan tahta ayahnya, membangun ibukota Pingyang,
sekarang kota Linfen. propinsi Shanxi. Raja Yao dikenal sebagai raja yang bijak dan pandai.
92
“Apakah para raja suci tersebut dapat disebut sebagai pahlawan, Guru?”
“Benar sekali Yongki, pahlawan adalah orang yang berjasa. Para raja suci masing-masing menerima Wahyu Tian dan telah menjalankannya dengan kesungguhan sehingga berguna bagi kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”
“Demikianlah cerita kearifan Raja Yao yang benar-benar mempersiapkan penggantinya demi kepentingan rakyat”
“Bagus sekali ceritanya, biasanya raja selalu menurunkan kekuasaannya pada anaknya tetapi Raja Yao tidak demikian. Mengapa Raja Yao sangat mempercayakan tahtanya kepada Shun?” “Pertanyaan yang bagus, minggu depan Guru akan menceritakan.
Semoga cerita ini berguna untuk kalian. Wei De Dong Tian.” “Xian You Yi De, Guru.”
“Raja Yao pandai menjalankan politik negara, menteri-menterinya sangat handal dalam bidang masing-masing. Menteri Shun
menangani masalah sipil, Menteri Qi menangani militer, Menteri Pertanian bernama Hou Ji, Menteri Gao Yao menangani masalah perundang-undangan.”
“Pilihan jatuh pada Shun, seorang muda yang pandai, terkenal dengan tabiat yang bajik sebagai anak yang berbakti, dicintai dan dihormati semua orang. Raja Yao memutuskan untuk memberikan kesempatan kepada Shun untuk membuktikan kemampuannya setalah membantu selama 28 tahun.”
“Masalah terbesar saat Raja Yao berkuasa adalah masalah banjir. Selama 60 tahun Raja Yao berturut-turut memerintah Gong Gong, Gun ayah Yu dan Yu memperbaiki pengairan.”
Identifikasikan kearifan Raja Yao dan karya-karya agungnya!
AKTIVITAS
Diskusikan jasa-jasa Raja Yao bagi masyarakat!
93 Di dalam Kitab Sanjak (Shi Jing) tertulis, “Betapa Agung Raja
WenWang, O! betapa cemerlang di Tempatnya.” (Shi Jing III.1.1.4). Sebagai Raja ia berhanti di dalam Cinta Kasih; sebagai menteri berhenti pada Sikap Hormat (akan tugas); sebagai anak berhenti pada
Sikap Bakti; sebagai ayah berhenti pada Sikap Kasih Sayang; dan di dalam pergaulan dengan rakyat senegeri berhenti pada Sikap Dapat
Dipercaya.”
(Daxue III : 3)
唐尧
Táng Yáo
Yáo
Táng
95 Nabi dan Raja Suci
96
敬 天公
Sejak tanggal 1 hingga 15 bulan ke-1 Kongzi Li umat Khonghucu dengan khusuk melakukan ritual agama dan saling mengucapkan selamat tahun baru kepada saudara dan teman.
Sejak hari kedua (tanggal 2 bulan ke-1 Kongzi Li) mulai membersihkan diri dan bersuci diri dengan tidak makan makanan yang mengandung daging atau
chicai 吃菜 yang bertujuan untuk memperluas cinta kasih kepada segenap mahluk hidup dan alam semesta serta menyambut Sembahyang Besar Tian
(Tuhan Yang Maha Esa) yaitu Sembahyang Jing Tiangong.
97
Sembahyang ini dilaksanakan pada tanggal 8 bulan ke-1 Kongzi Li, malam menjelang tanggal 9 bulan ke-1, pada pukul 23.00-01.00, saat Zishi. Pada saat inilah umat berprasetya ke hadirat Tian memohon bimbingan dan penyertaan untuk melaksanakan semua rencana yang akan dilaksanakan pada tahun yang baru ini.
Pada tanggal 15 bulan ke-1 dilaksanakan sembahyang Yuan Xiao atau Shang Yuan
sebagai sujud syukur atas malam purnama pertama. Saat ini melambangkan berkah atas penghidupan dalam tahun yang baru dan dimulainya masa menanam.
KARAKTER JUNZI :
Peserta didik meneladani sikap setia, bakti, rendah hati, suka
mengalah dan peduli dari
Raja Yu Shun
98
“Shun lahir di Yaoxu sekarang terletak di utara kabupaten Yongji propinsi Shanxi.
Ibu Shun telah meninggal ketika Shun masih kecil. Ayahnya yang dipanggil Gu Sou atau ‘si tua mata melotot’ Gu Sou menikah lagi dengan ibu tiri, melahirkan adik tiri bernama Xiang.”
:
C. Kerendahan Hati Raja Yu Shun
C. Kerendahan Hati Raja Yu Shun
99 Nabi dan Raja Suci
“Bukan, ada seorang yang bernama Yu .Minggu depan akan guru ceritakan. Mari kita akhiri pelajaran hari ini dengan berdoa.”
100
“Shun ketika mengerjakan sawah, sering menangis dan
berseru kepada Tian YME.” “ ... hati seorang anak yang
berbakti sungguh berat kalau sampai tidak mendapat cinta
orang tuanya. (Shun tentu berpikir).’Aku dengan sekuat
tenaga membajak sawah, inilah wajar bagi seorang anak.
Tetapi kalau ayah dan ibu sampai tidak mencintai diriku,
orang macam apakah aku ini?”
(Mengzi VA:1/1-2)
Nyanyikan lagu tentang Raja Shun!
AKTIVITAS
Mari bermain peran tentang Raja Shun
101 Nabi dan Raja Suci
虞 Yú
102
舜 Shùn
Ada orang bertanya,”Dengan Kebajikan
membalas kejahatan, bagaimanakah itu”
Nabi bersabda,”Kalau demikian, dengan apa
engkau dapat membalas Kebajikan?”
“Balaslah kejahatan dengan kelurusan dan
balaslah Kebajikan dengan Kebajikan.”
(Lunyu XIV:34)
103 Nabi dan Raja Suci
105
Rangkaian upacara sembahyang Tahun Baru Kongzi Li pada bulan ke-1 atau zhengyue 正月 meliputi 3 ibadah, antara lain :
1. Sembahyang Tahun Baru Kongzi Li pada tanggal 1
2. Sembahyang Jing Tiangong敬 天 公 pada tanggal 8 menjelang 9, pukul 23.00-01.00
3. Sembahyang Yuan Xiao 元 宵 atau Shang Yuan pada tanggal 15
Peserta didik dapat meneladani keuletan Raja Da Yu dalam mengemban tugas dan
menghargai karya Raja Wen
KARAKTER JUNZI :
Xian You Yi De.
Menteri Yu yang gigih
Wei De Dong Tian,
siapakah yang berhasil mengatasi banjir Guru?
106
D. Keuletan Raja Da Yu dan
Karya Raja Wen
D. Keuletan Raja Da Yu dan
Karya Raja Wen
“Raja Shun meneruskan usaha Raja Yao untuk mengatasi banjir tetapi belum berhasil. Yu hidup pada 2205-2197 sebelum masehi. Yu
adalah anak Gun seorang kepala insinyur yang bertugas mengatasi masalah banjir ketika masa kepemimpinan Raja Yao.”
“Selama 13 tahun bekerja akhirnya Yu berhasil mengeringkan tanah sehingga rakyat dapat kembali bertani di tanah yang subur. Berkat kecakapan dan pengorbanannya, Yu berhasil membebaskan rakyat dari bencana banjir yang senantiasa melanda negerinya. Tian telah berkenan menurunkan Wahyu
Hong Fan Jiu Chou atau Hukum Besar dengan 9 bagiannya. Wahyu diterima ketika Yu tiba di sungai Luo, Yu melihat seekor kura-kura raksasa yang di punggungnya terdapat Kitab yang ada Sembilan tanda-tanda yang menunjukkan unsur Yin dan Yang.Kitab Hong Fan merupakan ajaran suci tentang berbagai masalah kehidupan maupun kenegaraan yang diFirmankan Tian dan telah menjadi bagian kitab Shu
”Luar biasa sekali kegigihan Yu. Kita juga harus belajar cara mengatasi banjir supaya Indonesia terbebas dari banjir yang merugikan rakyat!”
”Ya, kasihan para korban banjir yang kehilangan tempat tinggal dan pekerjaan, anak-anak tidak bisa bersekolah.”
107 Nabi dan Raja Suci
108
“Jika rakyat bebas banjir mereka akan dapat hidup tenang, terkadang banjir juga menimbulkan korban jiwa, alangkah indahnya jika negara dapat mengendalikan banjir.”
“Benar, oleh karena itu Raja Shun sangat menghargai prestasi Yu dan memberinya hadiah batu Yu atau batu kumala yang sangat bernilai.
Yu sangat setia membantu Raja Shun hingga Raja Shun wafat. Yu naik tahta menggantikan Raja Shun. Berkat jasa Yu yang sangat besar untuk kesejahteraan rakyat, maka Yu disebut sebagai Da Yu.
Dari cerita tersebut, apa yang dapat kalian petik hikmahnya?”
”Setelah Raja Da Yu, masih ada Raja Suci Wen atau dikenal dengan
Wen Wang yang menerima Wahyu Tian sebelum Nabi Kongzi. Wen Wang adalah rajamuda negeri Qi pada jaman pemerintahan raja
Zhou dari dinasti Shang, maka beliau disebut Xi Bo atau Pangeran Barat. Oleh suatu fitnah beliau dihukum buang di tanah You Li oleh Raja Zhou yang sewenang-wenang. Ketika menerima wahyu, Wen Wang didatangi seekor burung suci merah atau Chi Niao yang membawa Kitab Suci Merah atau Dan Shu. Tian Yang Maha Esa telah menurunkan kecerahan batin sehingga beliau dapat membukukan kitab Yi Jing atau kitab wahyu tentang Perubahan/Penciptaan Tuhan atas alam semesta dengan segala peristiwa yang merupakan penjelasan lebih jauh dari tanda-tanda Ba Gua yang diterima oleh Raja Suci Fu Xi. Apakah kalian masih ingat kitab Yi Jing adalah bagian dari kitab apa?”
“Tepat sekali, mari kita buka kitab Lunyu bab XIII pasal 1, Rongxin
Zi Gong bertanya tentang
Zi Lu minta
“Bagian dari kitab Wujing!”
“Bagus, Zhenhui! Demikianlah rangkaian sejarah Nabi dan Raja Suci dalam sejarah Rujiao semoga kalian dapat meneladani semangat perjuangan, pengorbanan dan kegigihan mereka. Wei De Dong Tian.”
“Xian You Yi De, Guru.”
Mari membaca puisi Wen Wang!
AKTIVITAS
Susunlah silsilah Raja & Nabi Suci dari Fu Xi hingga Wen Wang!
Wen Wang
(Shi Jing III,1,1)
Raja suci Wen di tempat yang tinggi O, memancar cerah di langit
Biar negeri Zhou negeri tua
Firman itu sungguh senantiasa baru Sungguh gemilang Dinasti Zhou
Firman Tuhan turun tepat waktunya. Raja suci Wen naik dan turun, Di sisi kiri dan kanan Tuhan… Tidakkah kau kenang leluhurmu, Sungguh binalah Kebajikan
Senantiasa paculah diri menepati Firman Akan membawakan banyak kebahagiaan…
TIAN Yang Maha Tinggi
109 Nabi dan Raja Suci
大禹Dà Yŭ
Dà Yŭ
Wén Wáng
111
文王 Wén Wáng
Nabi terancam bahaya di Negeri Kuang.
Beliau bersabda,”Sepeninggal Raja Wen, bukanlah
Kitab-kitabnya Aku yang mewarisi?”
“Bila Tian YME, hendak memusnahkan Kitab-kitab itu,
Aku sebagai orang lebih kemudian, tidak akan
memperolehnya. Bila Tian tidak hendak memusnahkan
Kitab-kitab itu, apa yang dapat dilakukan orang-orang
negeri Kuang atas diriKu?”
(Lunyu IX:5)
Nabi dan Raja SuciHong Fan Jiu Chou
Bekerja keras
13 tahun
Berhasil
mengatasi banjir
wahyu
gigih
hidup
tekad
2205 - 2197 SM
Jinakkan
Sungai Kuning
Meneruskan
tugas ayah
Da Yu
112 Pendidikan113 Mendapat berita itu Nabi Kongzi bergegas mengikuti utusan
Rajamuda. Ketika melihat hewan itu, berserulah beliau dengan suara haru dan tangis,
“. . . . itulah Qilin . . . .mengapa engkau menampakkan diri? Mengapa
Gugur Sang Qilin
114
Nabi segera mengajak Zi Gong masuk. Zi Gong bertanya mengapa Nabi menyanyi demikian. Nabi menjawab
,
“Semalam Aku beroleh penglihatan, duduk di dalam sebuah gedung di antara dua tiang rumah. Ini mungkin karena aku keturunan dinasti Yin.
Tidak ada raja suci yang datang, siapa mau mendengar ajaranKu? Kiranya sudah saatnya Aku meninggalkan dunia ini.”
“Tai Shan atau gunung Tai runtuh, balok-balok patah dan selesailah riwayat Sang Bijak.”
Zi Gong yang kebetulan datang menjenguk, mendengar Nabi segera menyambut dengan nyanyian,
Setelah Qilin terbunuh, Tian menurunkan hujan darah yang membentuk huruf di luar Gerbang Luduan. Sejak saat itu Nabi Kongzi telah mengakhiri kegiatan keduniawian. Suatu pagi Nabi Kongzi berjalan-jalan di halaman rumah sambil menyeret tongkat yang dipegang di belakang puggungnya; terdengar nabi bernyanyi
115
Makam Nabi Kongzi di Qufu, Zhongguo
“You Ruo berkata,’Apakah hanya pada manusia saja ada perbedaan tingkat? Bukankah Qilin itu yang terlebih di antara hewan, Feng Huang di antara burung, Tai Shan di antara gunung dan bukit, dan bengawan lautan di antara selokan-selokan? Nabi dan rakyat jelata
ialah umat sejenis, tetapi dia mempunyai kelebihan di antara jenisnya. Dialah yang terpilih dan terlebih mulia. Sejak ada manusia
hngga kini, sungguh belum ada yang lebih sempurna dari Kongzi.”
(Mengzi IIA:2/28)
Sejak saat itu Nabi tidak keluar rumah dan tujuh hari kemudian Nabi Kongzi wafat, pulang keharibaan Cahaya Kemuliaan Kebajikan, Keharibaan Tian Yang Maha Esa. Telah digenapkan tugas sebagai
Tianzhi Muduo, Genta Rohani utusan Tian.
Nabi Kongzi wafat dalam usia 72 tahun, pada tanggal 18 bulan ke-2
Kongzi Li tahun 479 Sebelum Masehi, dimakamkan di kota Qufu dekat Sungai Sishui, Shandong, Zhongguo.
116