Soal Evaluasi Semester I
C. Teori Asam-Basa Lewis
2. Keunggulan Asam-Basa Lewis
O S O O O S O O O O
2-ikatan kovalen koordinasi Basa Asam H + H H N H H H N F F F B F F F B 2Na+ O + S O 2Na+ O O S O O O O
2-Berdasarkan contoh reaksi asam-basa ini, Lewis menyatakan bahwa asam adalah suatu molekul atau ion yang dapat menerima pasangan elektron, sedangkan basa adalah suatu molekul atau ion yang dapat memberikan pasangan elektronnya.
Contoh:
a. Reaksi boron triflourida dengan amoniak
NH3menyerahkan pasangan elektron bebasnya kepada molekul BF3. Menurut teori ini NH3 bertindak sebagai basa dan BF3 bertindak sebagai asam. Pada pembentukan senyawanya terjadi ikatan kovalen koordinasi.
b. Reaksi antara Na2O dan SO3. Reaksi ini melibatkan reaksi ion oksida O2–dari Na2O padat dan gas SO3.
Na2O(s) + SO3(g) Na2SO4(s)
atau
O2– + SO3 [SO4]2–
Pada reaksi ini, SO3 menerima pasangan elektron dari ion O2–, jadi O2– merupakan basa Lewis dan SO3 adalah asam Lewis.
2. Keunggulan Asam-Basa Lewis
Beberapa keunggulan asam-basa Lewis yaitu sebagai berikut.
a. Sama dengan teori Bronsted dan Lowry, dapat menjelaskan sifat asam, basa dalam pelarut lain atau pun tidak mempunyai pelarut.
b. Teori asam-basa Lewis dapat menjelaskan sifat asam-basa molekul atau ion yang mempunyai pasangan elektron bebas atau yang dapat menerima pasangan elektron bebas. Contohnya pada pembentukan senyawa komplek. c. Dapat menerangkan sifat basa dari zat-zat organik seperti DNA dan RNA yang mengandung atom nitrogen yang memiliki pasangan elektron bebas.
Latihan 6.3
Tunjukkan reaksi-reaksi berikut dengan konsep asam–basa Lewis, tuliskan struktur molekul dengan pasangan elektron yang terlibat.
1. AlCl3 + NH3 Cl3AlNH3 2. H+ + H2O H3O+ 3. SO3 + OH– HSO4– 4. BCl3 + NH3 Cl3BNH3 5. O2– + CO2 CO32–
INFO KIMIA
Buah-buahan yang masam mengandung asam organik, jeruk mengandung asam sitrat, apel mengandung asam malat. Selain itu, mengandung asam askorbat yang dikenal sebagai vitamin C. Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan.
Rangkuman
1. Asam dan basa menurut Arrhenius
a. Asam merupakan suatu senyawa yang dapat menghasilkan ion (H+) bila dilarutkan dalam air.
b. Basa merupakan suatu senyawa yang dapat menghasilkan ion OH– bila dilarutkan dalam air.
2. Asam dan basa menurut Bronsted-Lowry
Asam merupakan senyawa yang dapat memberikan proton (H+) basa merupakan senyawa yang dapat menerima proton (H+).
3. Asam dan basa menurut Lewis
Asam merupakan senyawa yang dapat menerima pasangan elektron bebas. Basa merupakan senyawa yang dapat memberi pasangan elektron bebas.
4. Asam dikelompokkan menjadi asam monoprotik, diprotik, dan triprotik. 5. Basa dikelompokkan menjadi basa monohidroksi dan polihidroksi. 6. Dilihat dari kekuatannya, asam dan basa ada yang bersifat lemah
dan kuat.
Kata Kunci
•
Asam•
Asam Bronsted-Lowry•
Basa•
Basa Bronsted-Lowry•
Asam kuat•
Protolisis•
Asam lemah•
Auto protolisis•
Basa kuat•
Asam basa konjugasi•
Basa lemah•
Asam Lewis•
Basa LewisEvaluasi Akhir Bab
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar.
1. Perhatikan data pengujian larutan dengan lakmus merah dan lakmus biru berikut!
Larutan Lakmus merah Lakmus biru
R Merah Biru
S Merah Merah
T Biru Biru
P Merah Merah
Q Biru Biru
Berdasarkan data tersebut, larutan yang bersifat asam adalah . . . .
A. P dan S D. Q dan S
B. Q dan T E. P dan R
C. R dan T
2. Reaksi ionisasi yang tepat dari reaksi berikut adalah . . . . A. Ca(OH)2(aq) Ca2+(aq) + OH2–(aq) B. H3PO4(aq) H+(aq) + PO43–(aq) C. CH3COOH(aq) CH3CO+(aq) + OH–(aq) D. H2SO4(aq) 2 H+(aq) + SO4–(aq) E. CH3COOH(aq) H+(aq) + CH3COO–(aq) 3. Asam silikat mempunyai rumus . . . .
A. H2S D. H2SiO3
B. H2SO3 E. H3SiO2
C. H2SO4
4. Zat berikut yang termasuk asam triprotik adalah asam . . . .
A. sulfit D. nitrat
B. karbonat E. asetat
5. Bahan yang bersifat basa di antara bahan berikut ini adalah . . . . A. larutan cuka D. jus lemon
B. obat maag E. yoghurt
C. vitamin C
6. Air akan bersifat basa jika ke dalamnya dilarutkan . . . .
A. C2H5OH D. CaO
B. C6H12O6 E. NaCl
C. CO2
7. Manakah di antara kelompok zat berikut yang tergolong basa kuat? A. NaOH, Ba(OH)2, NH4OH D. NaOH, Mg(OH)2, P(OH)3 B. LiOH, NaOH, KOH E. Ca(OH)2, KOH, NH4OH C. Ca(OH)2, Ba(OH)2, Fe(OH)3
8. Reaksi: H3PO4 + OH– H2O + H2PO4–
Pada reaksi di atas, spesi kimia yang bersifat asam menurut Bronsted-Lowry adalah . . . . A. H2PO4– B. H3PO4 C. H2O D. H3PO4dan H2PO4– E. H3PO4 dan H2O
9. Pada reaksi HSO4– + H2O H3O++ SO42–, yang merupakan pasangan asam-basa konjugasi adalah . . . .
A. HSO4– dan SO42– B. H3O+ dan SO42– C. H2O dan H3O+ D. HSO4– dan H3O+ E. HSO4– dan H2O
10. H2CO3 mengion melalui 2 tahap yaitu: H2CO3 + H2O H3O+ + HCO3– HCO3– + H2O H3O+ + CO32–
Pada reaksi ini yang membentuk pasangan asam-basa konjugasi adalah . . . . A. H2O dan HCO3– D. H2O dan H3O+
B. HCO3– dan H3O+ E. H2CO3 dan CO32– C. H2O dan CO32–
11. Perhatikan reaksi-reaksi berikut. H3PO4 H2PO4– + H+
S2– + H+ HS–
H2O + NH3 NH4+ + OH– SO42– + HNO3 HSO4– + NO3–
Pasangan di bawah ini yang kedua spesinya berfungsi sebagai asam menurut Bronsted-Lowry adalah . . . .
A. H3PO4dan NH3 D. HS– dan NH4+ B. HNO3 dan OH– E. H2O dan H2PO4– C. HSO4– dan S2– 12 Diketahui reaksi: 1. H2O + NH2– NH3 + OH– 2. H2O + HF H3O+ + F– 3. H2O + NH3 NH4+ + H3O+ 4. H2O + HCN CN– + H3O+
Dari reaksi di atas yang menunjukkan sifat amfiprotik pada air adalah reaksi . . . .
A. 1 dan 2 D. 2 dan 5
B. 2 dan 3 E. 4 dan 5
C. 2 dan 4
13. Spesi yang tidak dapat berperan sebagai basa Lewis adalah . . . .
A. H2O D. I–
B. NH3 E. BF3
C. CN–
14. Air yang bertindak sebagai basa terdapat dalam reaksi . . . . A. H2O + NH3 NH4+ + OH–
B. H2O + H2PO4– OH– + H3PO4 C. H2O + HCO3– H3O+ + CO32– D. H2O + HS– OH– + H2S
E. H2O + CH3COO– CH3COOH + OH– 15. Perhatikan reaksi berikut: O2– + CO2 CO32–
Pernyataan berikut yang sesuai dengan teori Lewis adalah . . . . A. ion O2– adalah asam D. ion O2– bersifat netral B. CO2 adalah asam E. ion CO32– bersifat netral C. CO2 bersifat netral
B. Selesaikan soal-soal berikut dengan jelas dan singkat.
1. Jelaskan teori asam menurut Arrhenius, berikan contoh reaksi ionisasinya? 2. Jelaskan apa yang dimaksud:
a. donor proton e. amfiprotik
b. akseptor proton f. basa konjugasi
c. protolisis g. asam konjugasi
T u g a s
Buatlah indikator asam-basa pengganti lakmus yaitu dari bunga-bungaan atau daun-daunan berwarna.
Langkah kerja:
1. Tumbuk kelopak bunga sampai halus!
2. Tambahkan beberapa tetes alkohol 70%!
3. Pisahkan larutan ekstrak bunga! Amati warnanya!
4. Siapkan larutan asam dan basa! 5. Tambahkan ekstrak bunga pada
larutan asam dan basa, amati kembali warna yang terjadi!
Ulangi percobaan terhadap bunga-bunga yang lain, kol ungu dan dedaunan. Tentukan bunga atau daun apa yang baik digunakan sebagai indikator asam– basa. Laporkan hasil penelitianmu, usahakan beri warna sesuai dengan warna hasil percobaan.
basa asam
3. Tunjukkan mana yang bertindak sebagai donor proton dan akseptor proton dalam reaksi berikut:
a. HSO4–(aq) + NH3(aq) SO42–(aq) + NH4+(aq) b. HF(aq) + H2O(l) F–(aq) + H3O+(aq)
c. HCl(aq) + HF(aq) H2F+(aq) + Cl–(aq)
4. Tentukan manakah yang bertindak sebagai asam dan basa Lewis pada reaksi berikut dan jelaskan dengan menggunakan konsep ikatan kovalen koordinasi a. CO2 + OH– HCO3–
b. HCl + H2O H3O+ + Cl– c. SO3 + OH– HSO4–
5. Berikan contoh bahan yang mengandung asam-basa dalam kehidupan sehari-hari!
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran siswa dapat :
1. melakukan pengujian H larutan dengan indikator, 2. menjelaskan konstanta ionisasi asam dan basa (Ka dan Kb), 3. menghitung konsentrasi ion H+ dan OH pada larutan asam-basa, 4. menjelaskan hubungan ion H+ dengan pH larutan,
5. menghitung H larutan asam-basa, 6. menjelaskan trayek H indikator asam-basa.