• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kinerja dan Pelayanan Birokrasi Pemerintah

Dalam dokumen Dakwah politik Bupati Bojonegoro Suyoto (Halaman 71-78)

BAB II : KAJIAN PUSTAKA

C. Birokrasi Pemerintahan

1. Kinerja dan Pelayanan Birokrasi Pemerintah

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

62

Hal ini memerlukan berbagai aktivitas seperti penjajakan dan survey penelitian.47

C. BIROKRASI PEMERINTAHAN

1. Kinerja dan Pelayanan Birokrasi Pemerintahan

Pemerintah dengan seluruh jajarannya yang secara populer dikenal dengan istilah birokrasi, memegang peranan yang dominan, untuk tidak mengatakan menentukan, dalam mengambil langkah-langkah guna mewujudkan proses administrasi negara sebagai wahana mencapai tujuan nasional. Dominannya posisi dan peran birokrasi pemerintah dalam ke-hidupan suatu masyarakat bangsa menuntut agar birokrasi tersebut mampu mengemban misi, menyelenggarakan fungsi dan menjalankan semua aktivitas yang menjadi tanggung jawabnya dengan tingkat efisiensi, efektivitas yang sen'nggi mungkin dibarengi dengan orientasi pelayanan,

bukan orientasi kekuasaan, dan menampilkan perilaku yang fungsional.48

Peran pemerintah melalui kebijakan-kebijakan publiknya sangat penting dalam memfasilitasi terjadinya mekanisme pasar yang benar sehingga penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di dalam pasar dapat dihindari. Oleh karena itu, upaya-upaya perwujudan ke arah goodgovernance dapat dimulai dengan membangun landasan demokratisasipenyelenggaraan negara dan bersamaan dengan itu

47 Ardial,Komunikasi Politik, (Jakarta Barat: PT Indeks, 2010), 84-85

48Sondang P.Siagian, Patologi Birokrasi: Analisis Administrasi dan Terapinya, (Jakarta: Ghalia Indonesia, 1994), 5-6

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

dilakukan upaya pembenahan penyelenggaraan pemerintahan sehingga

dapat terwujud goodgoverment.49

Sebagaimana diuraikan di depan bahwa bahasan tentang birokrasi yang dimaksud adalah birokrasi pemerintah, sedangkan kinerja atau performance yang dimaksud adalah kinerja individu, kelompok dan institusi. Kinerja individu dapat dilihat dari keterampilannya, kecakapan praktisnya, kompetensinya, pengetahuannya, informasinya, kebijakannya, kreativitasnya, moralitasnya dan Iain-lain. Kinerja kelompok dilihat dari aspek kerja samanya, keutuhannya, kedisiplinannya, legalitasnya dan Iain-lain. Sedangkan kinerja institusi dapat dilihat dari hubungannya dengan institusi lain, fleksibilitasnya, adaptabilitasnya, pemecahan konflik dan Iain-lain.

Selanjutnya Lembaga Administrasi Negara (LAN), merumuskan bahwa yang dimaksud dengan kinerja adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/ program/ kebijaksanaan dalam

mewujudkan sasaran, tujuan, misi dan visi organisasi.12

Negara pada hakekatnya sebagai suatu organisasi. Dalam pengertian-nya sebagai suatu organisasi, maka didalamnya terkandung adanya aktivitas penyelenggaraan atau dengan kata lain kegiatan administrasi. Administrasi lekat sebagai sebuah piranti lunak dari

49 Anonimus, Acuntabilitas dan Good Governance, (Jakarta: Lembaga Admisnistrasi Lembaga dan Badan Pengawasan Pembangunan 2000), 8.

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

64

penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan bermacam kegiatan

pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.50

Mesin administrasi pemerintah dijalankan di atas aturan dan hukum. Tanpa aturan atau hukum administrasi pemerintah tidak mampu me-nunjukkan kinerja yang efektif dan bersih. Jika administrasi publik dikerjakan di luar tatanan aturan formal, maka administrasi pemerintah tidak lagi bisa menjamin terselenggaranya kinerja yang bersih. Dengan hukum dan peraruran administrasi, pemerintah melakukan impersonalitas terhadap bermacam-macam kepentingan orang-orang yang diatur dan dilayani.51

Kegiatan tersebut dilakukan oleh seluruh aparatur pemerintah dari suatu negara dalam usaha untuk mencapai suatu tujuan negara. Keberhasil-an dalam mencapai tujuKeberhasil-an tersebut akKeberhasil-an sKeberhasil-angat tergKeberhasil-antung pada fungsi, peran, kemampuan dan kinerja aparatur pemerintah dalam melaksanakan tugas-tugasnya.Menurut Denhard, sebagaimana dikutip Tamin, kinerja birokrasi memiliki acuan tugas:

a) Komitmen terhadap nilai-nilai sosial politik yang telah disepakati bersama (publicly defined societal values) dan tujuan publik (publicpurpose).

b) Implementasi nilai-nilai sosial politik yang berdasarkan etika dalam tatanan manajemen publik (provide an ethical basis of public management),

50 Faisal Tamin, Reformasi Birokrasi: Analisis Pendayagunaan Administrasi Negara, (Jakarta: Belantika, 2004), 35.

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

c) Realisasi nilai-nilai sosial politik (exercising social political values). d) Penekananpada pekerjaan kebijakan publik dalam rangka pelaksana-an

mandat pemerintah (emphasis on public policy in carrying out mandateof government).

e) Keterlibatan dalam pelayanan publik (involvement overall quality of publicservices).

f) Bekerja dalam rangka penanganan kepentingan umum (operate in publicinterest).52

Dalam pelaksanaannya kinerja birokrasi pemerintah tersebut diperlukan organisasi pemerintah yang solid dan kinerja tinggi. Demikian juga termasuk aparatur negaranya masing-masing mau tidak mau harus mampu berlari dengan lompatan berkecepatan tinggi secara terukur, rasional dan realitis dalam keseluruhan kreatifitas dan inovasinya.

Dengan demikian kinerja birokrasi yang semula sebagai pusat kekuasaan (the only power center) konstilasinya berubah menjadi kekuasaan ada ditangan rakyat. Dengan demikian jika kegiatan birokrasi pemerintah tidak lagi cocok dengan keinginan rakyat, atau melanggar aspirasi rakyat, maka birokrasi harus mau mempertanggungjawabkan kepada rakyat. Jika akuntabilitas ini benar-benar dikerjakan oleh birokrasi pemerintah, maka transparansi, keterbukaan, dan kejujuran akan

diperlihatkan oleh kinerja birokrasi pemerintah.53

52 Faisal Tamin, Reformasi Birokrasi: Analisis Pendayagunaan Administrasi Negara, 65-65.

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

66

Pada saat sekarang ini, perlunya akuntabilitas semakin mencuat dengan tingginya tuntutan untuk menciptakan suatu penyelenggaraan kepemerintahan yang baik (good governance). Guna melaksanakan goodgovernance tersebut, pemerintah yang didukung oleh aparatur negara ataubirokrat profesional karir, yaitu Pegawai Negeri Sipil, yang harus netral, kompeten, sejahtera, penuh kesetiaan dan ketaatan kepada negara, pemerintah dan masyarakat, serta bersatu padu (solidarity and solidity), bermental baik, berwibawa, kuat, sadar akan tanggung jawabnya sebagai unsur aparatur negara abdi negara dan abdi masyarakat yang selalu memperbaiki dirinya dalam memberikan pelayanan kepada negara dan

masyarakatnya.54

Pelayanan yang dimaksudkan adalah usaha melayani kebutuhan orang lain, atau suatu usaha untuk membantu menyiapkan (mengurus) apa yang diperlukan oleh orang lain. Hal ini mengandung pengertian bahwa di samping melaksanakan pemberian pelayanan, maka termasuk juga pelayanan dalam penanganan terhadap berbagai keluhan dan pengaduan orang lain dan masyarakat. Dengan demikian predikat yang diberikan masyarakat terhadap pengertian birokrasi yang negatif tidak tepat, apabila kinerja birokrasi tersebut melakukan prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik (good governance).

Dalam rangka mewujudkan pemerintah yang baik, terutama dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat, kinerja aparatur negara perlu

54 Masyhudi, Kinerja Birokrasi Pemerintah dalam Pelayanan Kepada Publik, Aplikasia, Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, Vol VI, No. 1, Juni 2005, 55.

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

ditingkatkan melalui pembinaan aparatur yang etis, bermoral, berdisiplin,

profesional, produktif dan bertanggung jawab.32 Selain dari pada itu

pembinaan juga diarahkan bagi terciptanya aparatur yang mempunyai mentalitas dan sensitivitas yang tinggi pada lingkup kerjanya.

Selain yang disebutkan di atas, Era sekarang yang dihadapi oleh birokrasi pemerintahan bukan lagi hanya tantangan tetapi sudah meningkat menjadi tuntutan yang sifat pekerjaannyapun juga sudah berubah, dulunya jalur struktural dan hirarki mutlak dilaksanakan secara ketat, tetapi sekarang harus adaptif, fleksibel, bersifat mendadak dan cepat.Tantangan dan tuntutan yang dihadapi birokrasi di depan adalah meliputi:

a) Perubahan sosial yang terjadi begitu cepat di sekitar kita.

b) Kemajuan tehnologi dan informasi dalam management organisasi perkantoran.

c) Kemajuan sosial ekonomi yang meluas sehingga sangat membutuhkan peran birokrasi handal dan mumpuni.

d) Expectancy measyarakat yang semakin tinggi, karena terjadinya ledakanwawasan intelektual edukasi mereka serta pengaruh konsumsi global.

e) Meningkatnya daya kritis dari iklim demokrasi, desentralisasi dan goodgovernance yang kita anut bersama, sehingga tidak toleran lagi

padaketerbatasan, ketidakmampuan, apalagi penyelewenangan

birokrasi, dan sebagainya.55

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

68

Keadaan yang demikian itu tentu harus dapat direspon oleh birokrasi aparatur negara dengan melaksanakan pelayanan yang prima tersebut. Pelayanan prima (excellent service) adalah pelayanan yang sangat baik atau pelayanan yang terbaik. Dalam prakteknya pemberian pelayanan tersebut adalah bagaimana harus membantu, menyediakan, menyiapkan, mengurus, memenuhi apa yang diperlukan oleh masyarakat pada umumnya. Oleh karena itu birokrasi aparatur negara sebagai abdi negara, yang memang tugas utamanya memberikan pelayanan kepada masyarakat, dalam memberikan pelayanan diperlukan adanya perubahan pola pikir sesuai dengan perkembangan dinamika dan tuntutan masyarakat sekarang. Perubahan-perubahan kinerja birokrasi aparatur negara terutama dalam pemberian pelayanan kepada publik atau masyarakat pada umumnya tersebut adalah:

a) Merubah sikap mental dari keadaan yang suka dilayani menjadi lebih suka melayani.

b) Memberikan pelayanan secara humanis baik internal maupun eksternal.

c) Memaharni tugas dan fungsinya, agar pelayanan prima berjalan dengan baik.

d) Merasa memiliki dan mencintai pekerjaannya dalam pengabdiannya

kepada masyarakat.56

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

e) Mematuhi dan menjalankan peraturan dan perundang-undangan yang

berlaku57

Dalam dokumen Dakwah politik Bupati Bojonegoro Suyoto (Halaman 71-78)

Dokumen terkait