• Tidak ada hasil yang ditemukan

LANDASAN TEORI A. Reward

C. Kinerja karyawan

Perusahaan dapat berkembang pesat merupakan keinginan setiap individu yang berada di dalam perusahaan, sehingga diharapkan dengan perkembangan yang ada perusahaan mampu bersaing dan mengikuti perkembangan zaman. Dalam perkembangan yang kompetitif dan menggelobal, perusahaan membutuhkan karyawan yang kompeten dan berprestasi. Pada saat yang sama karyawan memerlukan umpan balik atas kinerja mereka sebagai pedoman bagi tindakan-tindakan mereka pada masa yang akan datang. Hasil dari kinerja karyawan dapat menunjukkan apakah SDM telah memenuhi tuntutan yang telah dikehendaki perusahaan, baik dilihat dari sisi kualitas maupun kuantitias.

1. Pengertian Kinerja

Kinerja merupakan hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu didalam melaksanakan tugas dibandingkan

dengan berbagai kemungkinan, seperti standar hasil kerja, target/sasaran atau kriteria24

Istilah kinerja berasal dari kata Job Performance atau Actual Performance (prestasi kerja atau prestasi sesungguhnya yang dicapai oleh seseorang). Kinerja (prestasi kerja) adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya.

Kinerja adalah hasil dari proses pekerjaan tertentu secara terencana pada waktu dan tempat dari karyawan serta organisasi yang bersangkutan, ukuran kerja dapat dilihat dari sisi jumlah dan mutu tertentu sesuai standar organisasi atau perusahaan.25 Sedangkan menurut Prawirosentonokinerja/performance hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau sekelompok orang dalam suatu organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggungjawab masing-masing, dalam rangka upaya mencapai tujuanorganisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral maupun etika. 26

2. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja

Kinerja dapat dipengaruhi oleh banyak faktor baik yang bersumber dari pekerja itu sendiri maupun dari organisasi. faktor-faktor itu sendiri dalam peranannya memberikan pengaruh besar kepada karyawan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan diantaranya :

a. Menurut Edy

1) Efektivitas dan Efisiensi

Dikatakan efektif bila mencapai tujuan atau target, dikatakan efisien bila hal kerja memuaskan.

2) Orientasi dan Tanggung Jawab

24

Stephen P. Robbins, Perilaku Organisasi. Edisi Sembilan, (Jakarta: PT Indeks, 2003), h. 56

25

Sjafri Mangkuprawira, dan Hubeis,Manajemen Mutu Sumber Daya Manusia. (Bogor: Galia Indonesia2007), h.155

26

Suyadi Prawirosentono, Manajemen Sumber Daya Manusia KebijakanKinerja

Organisasi yang baik memiliki wewenang dan tanggung jawab yang baik serta telah dilegasikan dengan baik, sehingga tidak terjadi tumpang tindah tugas.

3) Disiplin

Secara umum disiplin merupakan suatu kondisi atau sikap hormat yang ada pada diri karyawan terhadap peraturan dan ketetapan perusahaan. Disiplin juga berkaitan dengan sanksi yang perlu dijatuhkan kepada pihak yang melanggar.

4) Inisiatif

Inisiatif seseorang berkaitan dengan daya pikir, kreatifitas dalam bentuk ide untuk merencanakan sesuatu yang berkaitan dengan organisasi.27

b. Menurut Mangkuprawirayaitu:

1) Faktor personal atau individu yang terdiri dari:

Pengetahuan ketrampilan (skill), kemampuan, kepercayaan diri, motivasi, dan komitmen yang dimiliki oleh tiap individu karyawan. 2) Faktor kepemimpinan yang terdiri dari:

Kualitas manajer dan team leader dalam memberikan dorongan, semangat, arahan dan dukungan kerja kepada karyawan melalui pemberian insentif, bonus, dan reward.

3) Faktor tim yang terdiri dari:

Dukungan dan semangat yang diberikan oleh rekan dalam satu tim, kekompakan dan keeratan anggota tim. 28

3. Manfaat Penilain kinerja

Setiap karyawan dalam melaksanakan kewajiban atau tugas merasa bahwa hasil kerja mereka tidak terlepas dari penelitian atasan baik secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian kinerja digunakan untuk

27

Edy Sutrisno, Budaya Organisasi (Jakarta: Kencana 2010 ), h. 176 28

mengetahui kinerja seorang karyawan. Menurut Rivai Veitzalmanfaat penilaian kinerja adalah sebagai berikut:

a. Manfaat bagi karyawan yang dinilai antara lain: 1) Meningkatkan motivasi

2) Meningkatkan kepuasan kerja

3) Adanya kejelasan strandar hasil yang diharapkan 4) Adanya kesempatan berkomunikasi ke atas 5) Peningkatan pengertian tentang nilai pribadi. b. Manfaat bagi pelaku

1) Meningkatkan kepuasan kerja.

2) Kesempatan untuk mengukur dan mengidentifikasi kecenderungan kinerja karyawan.

3) Meningkatkan kepuasan kerja baik dari para menejer ataupun karyawan.

4) Sebagai sarana meningkatkan motivasi karyawan.

5) Bisa mengidentifikasikan kesempatan untuk rotasi karyawan. c. Manfaat bagi perusahaan

1) Perbaiki seluruh simpul unit-unit yang ada dalam perusahaan. 2) Meningkatkan kualitas komunikasi.

3) Meningkatkan motivasi karyawan secara keseluruhan.

4) Meningkatkan pandangan secara luas menyangkut tugas yang dilakukan untuk masing-masing karyawan.

Berdasarkan penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa manfaat penilaian kinerja adalah untuk menilai dan mengetahui apakah seorang karyawan telah melaksanakan pekerjaannya dengan baik dan mampu meningkatkan profit perusahaan. Manfaat penilaian kinerja ini juga untuk menunjukkan tingkat keberhasilan karyawan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Semakin tinggi kinerja karyawan, maka profit yang didapatkan perusahaan secara keseluruhan akan meningkat.

4. Karakteristik dan Penilaian Kinerja a. Karakteristik Kinerja

Menurut Mangkunegara bahwa karakterikstik orang yang mempunyai kinerja tinggi adalah sebagai berikut:

1) Memiliki tanggung jawab pribadi yang tinggi 2) Berani mengambil risiko

3) Memiliki tujuan yang realistis

4) Memiliki rencana kerja yang menyeluruh dan berjuang untuk merealisasi tujuannya

5) Memanfaatkan umpan balik (feed back) yang konkret dalam seluruh kegiatan kerja yang dilakukannya

6) Mencari kesempatan untuk merealisasikan rencana yang telah diprogramkan.29

b. Penilaian Kinerja

Menurut Mangkunegara“penilaian kinerja atau prestasi pegawai adalah sesuatu proses penilaian prestasi kerja pegawai yang dilakukan pemimpin perusahaan secara sistematik berdasarkan pekerjaan yang ditugaskan kepadanya”. Sedangkan menurut Desslerpenilaian kinerja (performance appraisal) adalah mengevaluasi kinerja karyawan di masa sekarang dan atau di masa lalu secara relatif terhadap standard kinerjanya.30

5. Indikator Kinerja

Anwar PrabuMangkunegara mengemukakan bahwa indikator kinerja, yaitu :

a. Kualitas

Kualitas kerja adalah seberapa baik seorang karyawan mengerjakan apa yang seharusnya dikerjakan.

29Anwar Prabu Mangkunegara, Manajement Sumberdaya Manusia perusahaan, (Bandung: Remaja Rosda Karya, 2015), h. 69

30

GaryDessler, Manajemen Sumber Daya Manusia, jilid 1 ( Jakarta: PT. Indeks, 2006), h. 330

b. Kuantitas

Kuantitas kerja adalah seberapa lama seorang pegawai bekerja dalam satu harinya. Kuantitas kerja ini dapat dilihat dari kecepatan kerja setiap pegawai itu masing-masing.

c. Pelaksanaan Tugas

Pelaksanaan ugas adalah seberapa jauh karyawan mampu melakukan pekerjaannya dengan akurat atau tidak ada kesalahan.

d. Tanggung Jawab

Tanggung jawab terhadap pekerjaan adalah kesadaran akan kewajiban karyawan untuk melaksanakan pekerjaan yang diberikan perusahaan.31

6. Kinerja dalam Islam

Dalam bekerja Allah SWT berfirman dalam surah at-taubah ayat 102 dan 105, dalam ayat ini di jelaskan bahwasanya dalam mengerjakan setiap pekerjaan allah selalu melihat apa yang kita kerjakan baik dan buruk, dan allah maha mengetahui segala sesuatu yang kita kerjakan.

ِإ ۡۚۡمٍِۡيَهَع َةُُتَي نَأ ُ َّللَّٱ َّسَع بًئِّيَس َزَخاَءََ ب احِه ََٰص الَٗمَع ْاُُطَهَخ ۡمٍِِثُُوُذِث ْاُُفَزَت ۡعٱ َنَُزَخاَءََ ميِحَّر رََُُُ َ َّللَّٱ َّن

٢٠١ Artinya: Dan (ada pula) orang-orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka, mereka mencampurbaurkan pekerjaan yang baik dengan pekerjaan lain yang buruk. Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi maha Penyayang.32

ۥًُُنُُسَرََ ۡمُكَهَمَع ُ َّللَّٱ َِزَيَسَف ْاُُهَم ۡعٱ ِمُقََ َنُُهَم ۡعَت ۡمُتىُك بَمِث مُكُئِّجَىُيَف ِحَدٍَََّٰشنٱََ ِتۡيَغۡنٱ ِمِه ََٰع ََّٰنِإ َنَُّدَزُتَسََ ََۖنُُىِم ۡؤُمۡنٱََ

٢٠١ Artinya: Dan Katakanlah "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan

31

Anwar Prabu Mangkunegara, Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan, (Bandung: Remaja Rosda Karya, 2015), h. 73.

32

Departemen Agama RI, Al-Quran dan Terjemah, (Solo,PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri) 2009, h.187

dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan”.33

Dokumen terkait