Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa a.s. Setelah kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud a.s, Taurat tidak berlaku lagi. Begitu pula ketika kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa a.s maka Zabur tidak berlaku. Dalam jangka waktu yang cukup lama, ternyata isi ketiga kitab itu ada yang ditambahi dan dikurangi oleh manusia. Berbeda dengan kitab-kitab sebelumnya, Al-Qur’an “terpelihara” dari segala macam perubahan-perubahan. Hal ini dijelaskan dalam firman Allah:
Innal-lazina kafaru biz-zikri lamma ja’ahum, wa innahu, lakitabun ‘aziz(un).
La ya’tihil-batilu mim baini yadaihi wa la min khalfih(i), tanzilum min hakimin hamid(in).
“Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari Al-Qur’an ketika (Al-Qur’an) itu disampaikan kepada mereka, (mereka itu pasti akan celaka), dan sesungguhnya Al-Qur’an itu adalah kitab yang mulia. (Yang) tidak akan didatangi oleh kebatilan baik dari depan maupun dari belakang (pada masa lalu dan yang akan datang), yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha Bijaksana Maha Terpuji. (Q.S. Al-Fussilat: 41-42)
Kemurnian Al-Qur’an terpelihara sepanjang masa. Sejak zaman Rasulullah hingga sekarang banyak orang yang mempelajari dan menghafal Al-Qur’an. Apabila ada seseorang ingin mengubah isinya meski hanya satu ayat sekalipun, pasti diketahui. Lebih-lebih Allah langsung yang memelihara-Nya. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an:
Inna nahnu nazzalnaz-zikra wa inna lahu lahafizun(a).
“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.”(Q.S. Al-Hijr: 9)
.
. .
.
.
.
. .
.
. .
.
.
.
Data-data menunjukkan bahwa Allah menurunkan Taurat pada abad ke-12 Sebelum Masehi, Zabur abad ke-10 Sebelum Masehi, Injil pada permulaan abad ke-1 Masehi, dan Al-Qur’an pada abad ke-6 Masehi. Dari kenyataan tersebut, jelas bahwa Al-Qur’an turun paling akhir dan berfungsi sebagai kitab suci yang terakhir.
Jika kitab suci yang lainnya hanya diturunkan untuk kaum tertentu dan berlaku pada masa yang tertentu pula, maka Al-Qur’an diturunkan untuk seluruh manusia dan berlaku terus menerus untuk sepanjang masa. Sebagai kitab suci terakhir, Al-Qur’an memberi petunjuk yang lengkap dan berlaku untuk seluruh umat manusia. Al-Qur’an berisi tentang kehidupan dunia maupun kehidupan akhirat. 1. Isi kandungan Al-Qur’an
Sebagai pedoman sampai akhir masa, Al-Qur’an memuat segala sesuatu yang dibutuhkan manusia agar dapat bahagia dunia dan akhirat. Adapun isi kandungan yang terdapat dalam Al-Qur’an antara lain sebagai berikut.
a. Tauhid: keyakinan bahwa Tiada Tuhan selain Allah.
b. Ibadah: menjelaskan tentang bagaimana seharusnya hubungan manusia dengan Allah.
c. Riwayat umat terdahulu: menceritakan tentang sejarah umat terdahulu, agar dapat diambil hikmahnya.
d. Kejadian-kejadian yang akan datang: dijelaskannya tentang hari kiamat, surga, neraka, dan alam kubur.
e. Janji dan ancaman: mengenai pahala dan hukuman atas segala perbuatan manusia.
Sumber: kitaabun.com
Gambar 2.3
Al-Qur’an, kitab suci terakhir yang diturunkan Allah Swt. untuk seluruh manusia.
25
Kitab-Kitab Allah Swt.
2. Nama lain Al-Qur’an
Al-Qur’an artinya adalah bacaan. Namun tahukah teman-teman bahwa Al-Qur’an juga mempunyai nama-nama lain sebagai berikut. a. Al-Kitab: tulisan. Dinamakan demikian,
karena Al-Qur’an merupakan kumpulan wahyu Allah yang ditulis dan dibukukan. b. Asy-Syifa: obat. Al-Qur’an merupakan obat bagi penyakit hati, seperti sombong, kikir, dengki, dan lain-lain. c. Al-Furqan: pembeda. Al-Qur’an diturunkan
sebagai pembeda antara yang haq (benar) dan yang bathil (salah).
d. Az-Zikru: peringatan. Isi yang ada dalam Al-Qur’an memberi peringatan kepada manusia.
e. Al-Huda: petunjuk. Al-Qur’an merupakan petunjuk secara umum bagi manusia.
f. An-Nur: cahaya atau penerang. Al-Qur’an merupakan penerang agar manusia dapat memilih jalan yang benar. Sehingga dapat hidup bahagia dunia dan akhirat.
1. Salah satu nama lain Al-Qur’an adalah Al-Furqan, yang artinya pembeda. Berikanlah dua contoh bahwa Al-Qur’an memang membedakan hal yang haq (benar) dan yang bathil (salah). 2. Berilah 3 manfaat atau keutamaan jika kita membaca Al-Qur’an. 3. Rino sering ditegur oleh teman-temannya, karena ia sering bercanda saat membaca Al-Qur’an. Selain itu ia juga sering membawa Al-Qur’an dengan tangan kiri. Bagaimana pendapatmu tentang sikap Rino? Apa yang akan kamu lakukan seandainya kamu menjadi Rino?
Uji Mandiri
Sumber: Dokumen Penulis
Gambar 2.4
Senantiasa membaca Al-Qur’an dapat menghindarkan diri dari penyakit hati.
.
.
Di bawah ini ada dua gambar yang sejenis. Masing-masing adalah nama kitab dan nama rasul yang menerimanya. Coba carilah makna dari setiap gambar tentang apa nama kitabnya dan siapa rasul penerimanya. Berhatilah-hatilah terhadap tanda seru yang sedang marah.
Jika kamu sudah menemukannya, tuliskan jawabanmu pada kotak di bawahnya. Selamat mencari!
Kegiatan Siswa
27
Kitab-Kitab Allah Swt.
~ Kitab-Kitab Allah ialah wahyu Allah yang disampaikan kepada para rasul-Nya untuk diajarkan kepada manusia sebagai pedoman hidup.
~ Kitab yang diturunkan Allah Swt. ada empat, yaitu: 1. kitab Taurat, diturunkan kepada Nabi Musa a.s, 2. kitab Zabur, diturunkan kepada Nabi Daud a.s, 3. kKitab Injil, diturunkan kepada Nabi Isa a.s,
4. kitab Al-Qur’an, diturunkan kepada Nabi Muhammad saw.
~ Nabi Musa a.s menerima kitab Taurat di Israel dan Mesir pada abad ke-12 SM, Nabi Daud a.s menerima Zabur di Israel pada abad ke-10 SM, Nabi Isa a.s menerima Injil pada permulaan abad pertama Masehi, dan Nabi Muhammad saw. menerima Al-Qur’an pada abad ke-6 Masehi.
~ Al-Qur’an terdiri atas 30 juz, 114 surah, dan 6.666 ayat.
~ Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur dalam jangka waktu 22 tahun, 2 bulan, 22 hari.
~ Surah yang pertama kali diturunkan adalah Surah Al-‘Alaq ayat 1-5.
~ Surah yang terakhir diturunkan Allah Swt. adalah Surah Al-Maidah ayat 3.
~ Isi Kandungan Al-Qur’an: tauhid, ibadah, riwayat umat terdahulu, kejadian-kejadian yang akan datang, janji dan ancaman, ilmu pengetahuan, dan hubungan dengan sesama manusia.
~ Nama-nama lain Al-Qur’an: Al-Kitab, Asy-Syifa, Al-Furqan, Az-Zikru, Al-Huda, An-Nur.
Rangkuman
Latihan Bab 2
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar! 1. Nabi Musa a.s menerima Taurat dari Allah di daerah ....
a. Yaman dan Palestina b. Israel dan Mesir c. Mekah dan Madinah d. Palestina dan Israel
2. Di dalam kitab Taurat terdapat 10 ajaran Tuhan, yaitu .... a. 4 perintah 6 larangan
b. 5 perintah 5 larangan c. 6 perintah 4 larangan d. 7 perintah 3 larangan
3. Nabi yang diangkat menjadi rasul pada usia 30 tahun, serta memiliki mukjizat dapat membuat burung hidup dari tanah adalah ....
a. Nabi Isa a.s b. Nabi Musa a.s c. Nabi Daud a.s d. Nabi Yahya a.s
4. Menurut bahasa, Al-Qur’an berarti .... a. tulisan atau yang ditulis
b. bacaan atau yang dibaca c. ajakan atau yang diajak d. ancaman atau yang diancam
5. Peristiwa turunnya Al-Qur’an disebut juga dengan .... a. hikmah
b. keajaiban c. Nuzulul Qur’an d. Al-Furqan
29
Kitab-Kitab Allah Swt.
Allah Swt. telah menurunkan kitab-kitabnya sebagai pedoman hidup bagi manusia. Sebagai anak muslim kita tidak boleh malas membaca Al-Qur’an.
z Coba jelaskanlah apa perbedaan Al-Qur’an dengan kitab-kitab suci yang lain.
z Coba sebutkanlah bagaimana seharusnya adab atau tingkah laku kita saat membaca Al-Qur’an.
Untuk memudahkan kamu menjawabnya, kamu dapat pergi ke perpustakaan atau menanyakan hal ini pada guru mengajimu. Setelah itu diskusikanlah bersama teman-temanmu. Selanjutnya presentasikan hasil pekerjaanmu tersebut.
Mari Berdiskusi
B. Isilah titik-titik di bawah ini dengan tepat! 1. Injil artinya ....
2. Setelah kitab Taurat diturunkan, maka kitab ... sudah tidak berlaku lagi.
3. Al-Qur’an terdiri atas ... ayat.
4. Kemurnian Al-Qur’an akan tetap terjaga sepanjang masa. Hal ini diterangkan dalam Al-Qur’an surah ....
5. Surah yang terakhir kali diturunkan Allah Swt. adalah surah .... C. Jawablah pertanyaan berikut!
1. Sebutkan nama-nama kitab Allah beserta rasul yang menerimanya!
2. Mengapa Allah menurunkan Al-Qur’an kepada Rasulullah secara berangsur-angsur?
3. Apa saja pokok-pokok ajaran yang tekandung dalam Al-Qur’an? 4. Al-Qur’an disebut juga Al-Furqan, jelaskan maksudnya!
Kisah Teladan
Al-Qur’an Sebagai Pembela di Akhirat
Abu Umamah r.a berkata, “Sesungguhnya Rasulullah saw. telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur'an. Setelah itu Rasulullah saw. memberitahu kami tentang kelebihan Al-Qur'an.” Pada saat itu Rasulullah saw. bersabda, “Belajarlah kamu akan Al-Qur'an, kelak di akhirat dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana saat itu orang sangat memerlukannya.”
Pada hari itu, Al-Qur’an akan datang dalam bentuk seindah-indahnya kepada orang yang suka membacanya saat di dunia. Al-Qur’an lalu bertanya, “Kenalkah kamu kepadaku?” Maka orang yang pernah membaca Al-Qur’an akan menjawab, “Siapakah kamu?” Maka berkatalah Al-Qur'an, “Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga kamu rela telah bangun malam untukku, dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari.” Berkatalah orang tersebut, “Apakah kamu Al-Qur'an?” Lalu Al-Qur'an itu mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca untuk menghadap Allah Swt.
Orang yang gemar membaca Al-Qur’an itu lantas diberi kerajaan di tangan kanan, dan kekal di tangan kirinya. Kemudian diletakkan mahkota di atas kepalanya. Untuk kedua orang tuanya yang beriman, diberikanlah perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda. Sehingga mereka bertanya, “Dari manakah kami memperoleh ini semua, padahal amal kami tidak sampai sebanyak ini?” Lalu dijawablah pertanyaan tersebut, “Kamu diberi ini semua karena anakmu gemar mempelajari Al-Qur'an.”
Nah teman-teman, mulai sekarang kamu harus giat membaca dan mempelajari Al-Qur’an. Selain mendapat pahala dari Allah, kita juga akan mendapat kebaikan di dunia dan di akhirat.
Sumber: Dokumen Penulis
Gambar 2.5
Orang yang gemar membaca Al-Qur’an, kelak akan mendapat pahala yang berlipat ganda.
Pada bab sebelumnya, tentu teman-teman masih ingat salah satu isi kandungan Al-Qur’an adalah tentang riwayat umat terdahulu. Ada 25 kisah nabi dan rasul yang diterangkan dalam Al-Qur’an. Tahukah kamu cerita tentang para nabi dan rasul yang diutus Allah? Pada bab ini, kita akan diajak untuk mengetahui kisah Nabi Ayub a.s, Nabi Musa a.s, dan Nabi Isa a.s. Kisah-kisah mereka sangat menarik untuk kita simak. Karena di dalamnya banyak sekali teladan yang dapat kita contoh.
BAB
3
33
33
Kisah Nabi Ayub a.s,
Nabi Musa a.s, dan
Nabi Isa a.s.
Kisah Nabi Ayub a.s, Nabi Musa a.s, dan Nabi Isa a.s
Kisah Nabi Ayub a.s
Peta Konsep
Kisah Nabi Isa a.s Kisah
Nabi Musa a.s menceritakan
Banyak teladan yang dapat kita ambil dari para nabi dan rasul. Oleh karena itu, kita wajib untuk mengetahui kisah-kisah para nabi. Sudahkah kamu mengetahuinya? Kali ini kita akan bersama-sama mengetahui kisah Nabi Ayub a.s, Nabi Musa a.s, dan Nabi Isa a.s.