BAB II TINJAUAN PUSTAKA
2.1.3 Retribusi Daerah
2.1.3.2 Klasifikasi Retribusi Daerah
Berdasarkan UU No. 28 Tahun 2009 Pasal 108 retribusi daerah dikelompokan menjadi tiga yaitu Retribusi Jasa Umum, Retribusi Jasa Usaha, dan Retribusi Perizinan Tertentu.
1. Retribusi Jasa Umum
Retribusi jasa umum adalah Jasa yang disediakan atau diberikan oleh pemerintah daerah untuk tujuan kepentingan dan kemanfaatan umum serta dapat dinikmati oleh orang pribadi atau badan. Subjek retribusi jasa umum adalah orang pribadi atau badan yang menggunakan atau menikmati pelayanan jasa umum bersangkutan. Objek retribusi jasa umum adalah pelayanan yang disediakan oleh pemerintah daerah untuk tujuan kepentingan dan kemanfaatan umum serta dapat dinikmati oleh orang pribadi atau badan.
Jenis retribusi jasa umum antara lain adalah: a. Retribusi Pelayanan Kesehatan;
Retribusi pelayanan kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 110 ayat (1) huruf a adalah pelayanan kesehatan di puskesmas, puskesmas keliling, puskesmas pembantu, balai pengobatan, rumah sakit umum daerah, dan tempat pelayanan kesehatan lainnya yang sejenis yang dimiliki dan/atau dikelola oleh pemerintah daerah, kecuali pelayanan pendaftaran. Dikecualikan dari objek retribusi pelayanan kesehatan adalah pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah, BUMN, BUMD, dan pihak swasta.
b. Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan;
Retribusi pelayanan persampahan/kebersihan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 110 ayat (1) huruf b adalah pelayanan persampahan/kebersihan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah meliputi:
i. pengambilan/pengumpulan sampah dari sumbernya ke lokasi pembuangan sementara;
ii. pengangkutan sampah dari sumbernya dan/ atau lokasi pembuangan sementara ke lokasi pembuangan/atau pembuangan akhir sampah, dan
iii. penyediaan lokasi pembuangan/pemusnahan akhir sampah. Dikecualikan dari objek Retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah pelayanan kebersihan jalan umum, taman, tempat ibadah, sosial, dan tempat umum lainnya.
c. Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu Tanda Penduduk dan Akta Catatan Sipil;
Retribusi penggantian biaya cetak kartu tanda penduduk dan akta catatan sipil sebagaimana dimaksud dalam Pasal 110 ayat (1) huruf c adalah pelayanan:
a) Kartu tanda penduduk;
b) Kartu keterangan bertempat tinggal; c) Kartu identitas kerja;
d) Kartu penduduk sementara;
e) Kartu identitas penduduk musiman; f) Kartu keluarga; dan
g) Akta catatan sipil yang meliputi akta perkawinan, akta perceraian, akta pengesahan dan pengakuan anak, akta ganti nama bagi warga negara asing, dan akta kematian. d. Pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat;
Retribusi pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat sebagaimana dimaksud dalam pasal 110 ayat (1) huruf d
adalah pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat yang meliputi:
a) Pelayanan peguburan/pemakaman termasuk penggalian dan pengukuran, pembakaran/pengabuan mayat.
b)Sewa tempat pemakaman atau pembakaran/pengabuan mayat yang dimiliki atau dikelola pemerintah daerah. e. Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum;
Retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 110 ayat (1) huruf e adalah penyediaan pelayanan parkir di tepi jalan umum yang ditentukan oleh pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
f. Retribusi Pelayanan Pasar;
Pelayanan pasar sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 110 ayat (1) huruf f adalah penyediaan fasilitas pasar tradisional/sederhana berupa pelataran, los yang dikelola pemerintah daerah, dan khusus disediakan pedagang, dikecualikan dari objek retribusi sebagaimana yang dimaksud pada ayat (1) adalah pelayanan fasilitas pasar yang dikelola oleh BUMN, BUMD dan pihak swasta.
g. Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor;
pelayanan pengujian kenderaan bermotor sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.
h. Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran;
Pelayanan pemeriksaan alat pemadam kebakaran sebagaimana yang dimaksud pada pasal 110 ayat (1) huruf h adalah pelayanan pemeriksaan dan/atau pengujian alat pemadam kebakaran, alat penanggulangan kebakaran, dan alat penyelamatan jiwa oleh pemerintah daerah terhadap alat-alat pemadam kebakaran, alat penanggulangan kebakaran, alat penanggulangan jiwa yang dimiliki dan/atau dipergunakan oleh masyarakat
i. Retribusi Penggantian Biaya Cetak Peta;
Retribusi penggantian biaya cetak peta sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 110 ayat (1) huru i adalah penyediaan peta yang dibuat oleh pemerintah daerah seperti peta dasar (garis), peta foto, peta digital, peta tematik dan peta teknis (struktur).
j. Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus;
Retribusi pelayanan penyediaan dan atau penyedotan kakus sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 110 ayat (1) huruf j adalah pelayanan penyediaan dan/atau penyedotan kaskus yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Dikecualikan dari
objek retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah pelayanan penyediaan dan/atau penyedotan kakus yang disediakan, dimiliki dan/atau dikelola oleh BUMN, BUMD dan pihak swasta.
k. Retribusi Pengolahan Limbah Cair;
Retribusi pengolahan limbah cair sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 110 ayat (1) huruf k adalah pelayanan pengolahan limbah cair rumah tangga, perkantoran, dan industri yang disediakan, dimiliki, dan/atau dikelola secara khusus oleh pemerintah daerah dalam bentuk instalasi pengolahan limbah cair. Dikecualikan dari objek retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah pelayanan pengolahan limbah cair yang disediakan, dimiliki, dan/atau dikelola oleh pemerintah, BUMN, BUMD, pihak swasta, dan pembuangan limbah cair secara langsung ke sungai, drainase, dan/atau sarana pembuangan lainnya.
l. Retribusi Pelayanan Tera-Tera Ulang;
Retribusi pelayanan tera-tera ulang sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 110 ayat (1) huruf l adalah pelayanan pengujian alat-alat ukur, takar, timbang, dan perlengapanya, dan pengujian barang dalam keadaan terbungkus yang
wajib sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
m. Retribusi Pelayanan Pendidikan;
Retribusi pelayanan pendidikan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 110 ayat (1) huruf m adalah pelayanan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan teknis oleh pemerintah daerah. Dikecualikan dari objek retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah:
a) Pelayanan pendidikan dasar dan menengah yangdiselenggarakan oleh pemerintah daerah;
b) Pendidikan/ pelatihan yang diselenggarakan olehpemerintah;
c) Pendidikan/pelatihan yang diselenggarakan oleh BUMN, BUMD; dan
d) Pendidikan/pelatihan yang diselenggarakan oleh pihak swasta. dan
n.Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi;
Retribusi pengendalian menara telekomunikasi sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 110 ayat (1) huruf n adalah pemanfaatan ruang untuk menara telekomunikasi dengan memperhatikan aspek tata ruang, keamanan, dan kepentingan umum.
2. Retribusi Jasa Usaha
Retribusi jasa usaha adalah pelayanan yang disediakan oleh pemerintah daerah dengan menganut prinsip komersial, karena pada dasarnya jasa tersebut dapat disediakan oleh swasta, meliputi pelayanan dengan menggunakan/memanfaatkan kekayaan daerah yang belum dimanfaatkan secara optimal. Subjek retribusi jasa usaha adalah orang pribadi atau badan yang menggunakan atau menikmati pelayanan jasa usaha yang bersangkutan. Objek retribusi jasa usaha adalah pelayanan yang disediakan oleh pemerintah daerah dengan menganut prinsip komersial.
Jenis-jenis retribusi jasa usaha adalah: a. Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah;
Pelayanan pemakaian kekayaan daerah yang dimaksud dalam pasal 127 ayat (1) huruf a adalah pemakaian tanah dan bangunan, pemakaian ruangan untuk pesta, pemakaian kenderaan/alat-alat berat /alat-alat besar milik daerah. Tidak termasuk dalam pengertian pelayanan pemakaian kekayaan daerah adalah penggunaan tanah yang tidak mengubah fungsi dari tanah tersebut, seperti pemancangan tiang listrik/ telepon maupun penanaman/ pembentangan kabel listrik/ telepon di tepi jalan umum.
Pasar grosir dan/atau pertokoan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 127 ayat (1) huruf b adalah pasar grosir berbagai jenis barang, dan fasilitas pasar/pertokoan yang dikontrakkan, yang disediakan/diselenggarakan oleh pemerintah daerah, tidak termasuk yang disediakan oleh BUMD dan pihak swasta.
c. Retribusi Tempat Pelelangan;
Tempat pelelangan sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 127 ayat (1) huru c adalah tempat yang secara khusus disediakan oleh pemerintah daerah untuk melakukan pelelangan ikan, ternak, hasil bumi, dan hasil hutan termasuk jasa pelelangan serta fasilitas lainnya yang disediakan di tempat pelelangan. Termasuk dalam pengertian tempat pelelangan adalah tempat yang dikontrka oleh pemerintah daerah dari pihak lain untuk dijadikan sebagai tempat pelelangan. Dikecualikan dari objek retribusi sebagaimana yang pada ayat (1) adalah tempat pelelangan yang disediakan dimiliki dan/atau dikelola oleh BUMN, BUMD, dan pihak swasta.
d. Retribusi Terminal;
Retribusi terminal sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 127 ayat (1) huruf d adalah tempat pelayanan penyediaan tempat parkir untuk kenderaan penumpang dan bis umum,
tempat kegiatan usaha dan fasilitas lainnya di lingkungan terminal, yang dimiliki dan/atau dikelola oleh pemerintah daerah. Dikecualikan dari objek retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah terminal yang disediakan, dimiliki, dan/atau dikelola oleh pemerintah, BUMN, BUMD, dan pihak swasta.
e. Retribusi Tempat Khusus Parkir;
Pelayanan tempat khusus parkir sebagaimana dimaksud dalam pasal 127 ayat (1) huruf e adalah pelayanan penyediaan tempat parkir yang khusus disediakan, dimiliki dan/atau dikelola oleh pemerintah daerah, tidak termasuk yang disediakan dan dikelola oleh BUMD dan pihak swasta.
f. Retribusi Tempat Penginapan/Pesanggrahan/Villa;
Retribusi pelayanan tempat penginapan/ pesanggrahan/ villa sebagaimana dimaksud dalam pasal 127 ayat (1) huruf f adalah pelayanan tempat penginapan/ pesanggrahan/ villa yang dimiliki dan/atau dikelola oleh pemerintah daerah, tidak termasuk yang dikelola oleh BUMD dan pihak swasta.
g. Retribusi Rumah Potong Hewan;
pelayanan penyediaan fasilitas rumah potong hewan ternak termasuk pelayanan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dan sesudah dipotong yang dimiliki dan/atau dikelola oleh pemerintah daerah. Dikecualikan dari objek retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah pelayanan penyediaan fasilitas rumah pemotongan hewan ternak yang disediakan, dimiliki, dan/atau dikelola oleh BUMN, BUMD, dan pihak swasta.
h. Retribusi Pelayanan Kepelabuhanan;
Retribusi pelayanan pelabuhan kapal sebagaimana dimaksud dalam pasal 127 ayat (1) huruf h adalah pelayanan pada pelabuhan kapal perikanan dan/atau bukan kapal perikanan, termasuk fasilitas lainnya di lingkungan pelabuhan kapal yang dimiliki dan/atau dikelola oleh pemerintah daerah, tidak termasuk yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan pihak swasta.
i. Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga;
Retribusi pelayanan tempat rekreasi dan olahraga sebagaimana dimaksud dalam pasal 127 ayat (1) huruf i adalah tempat rekreasi, pariwisata, dan olahraga yang dimiliki dan/atau dikelola oleh pemerintah daerah. Dikecualikan dari objek retribusi sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) adalah pelayanan tempat rekreasi, pariwisata, dan olahraga yang disediakan, dimiliki, dan/atau dikelola oleh pemerintah, BUMN, BUMD, dan pihak swasta.
j. Retribusi Penyeberangan di Air;
Retribusi pelayanan penyeberangan di atas air sebagaimana dimaksud dalam pasal 127 ayat (1) huruf j adalah pelayanan penyeberangan orang atau barang dengan menggunakan kenderaan di atas air yang dimiliki dan/atau dikelola oleh pemerintah daerah, tidak termasuk yang dikelola oleh BUMN, BUMD dan pihak swasta, dan
k. Retribusi Penjualan Produksi Usaha Daerah;
Retribusi penjualan produksi usaha daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 127 ayat (1) huruf k adalah penjualan hasil produksi usaha pemerintah daerah, antara lain bibit/benih tanaman, bibit ternak, dan bibit/benih ikan, tidak termasuk penjualan produksi usaha BUMN dan BUMD dan pihak swasta.
3. Retribusi Perizinan Tertentu
Retribusi perizinan tertentu adalah kegiatan tertentu pemerintah daerah dalam rangka pemberian izin kepada orang pribadi atau badan yang dimaksudkan untuk pembinaan, pengaturan, pengendalian dan pengawasan atas kegiatan,
barang, prasarana, sarana atau fasilitas tertentu guna melindungi kepentingan umum dan menjaga kelestarian lingkungan. Subjek perizinan tertentu adalah orang pribadi atau badan yang memperoleh izin tertentu dari pemerintahan daerah. Objek perijinan retribusi perizinan tertentu adalah pelayanan perizinan tertentu oleh pemerintah daerah kepada orang pribadi atau badan yang dimaksudkan untuk pengaturan dan pengawasan atas kegiatan pemanfaatan ruang, penggunaan sumber daya alam, barang, prasarana, sarana, atau fasilitas tertentu guna melindungi kepentingan umum dan menjaga kelestarian lingkungan.
Jenis-jenis retribusi perizinan tertentu adalah: a. Retribusi Izin Mendirikan Bangunan;
Retribusi izin mendirikan bangunan sebagaimana dimaksud dalam pasal 141 huruf a adalah Pemberian izin untuk mendirikan suatu bangunan, termasuk dalam pemberian izin ini adalah kegiatan peninjauan desain dan pemantapan pelaksanaan pembangunannya agar tetap sesuai dengan rencana teknis bangunan dan rencana tata ruang yang berlaku, dengan tetap memperhatikan Koefisien Luas Bangunan (KLB), Koefisien Ketinggian Bangunan (KKB), dan pengawasan penggunaan bangunan yang meliputi pemeriksaan dalam rangka memenuhi syarat-syarat
keselamatan bagi yang menempati bangunan tersebut. Tidak termasuk objek retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah pemberian izin untuk bangunan milik pemerintah atau pemerintah daerah.
b. Retribusi Izin Tempat Penjualan Minuman Beralkohol; Retribusi izin tempat penjualan minuman beralkohol sebagaimana dimaksud dalam pasal 141 huruf b adalah pemberian izin untuk melakukan penjualan minuman beralkohol di suatu tempat tertentu.
c. Retribusi Izin Gangguan;
Retribusi izin gangguan sebagaimana dimaksud dalam pasal 141 huruf c adalah Pemberian izin tempat usaha / kegiatan kepada orang pribadi atau badan di lokasi tertentu yang dapat menimbulkan bahaya, kerugian atau gangguan, tidak termasuk tempat usaha/ kegiatan yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. d. Retribusi Izin Trayek;
Retribusi izin trayek sebagaimana dimaksud dalam pasal 141 huruf d adalah pemberian izin kepada orang pribadi atau badan usaha untuk menyediakan pelayanan angkutan penumpang umum pada suatu atau beberapa trayek tertentu. pemberian izin oleh pemerintah daerah dilaksanakan sesuai
e. Retribusi Izin Usaha Perikanan;
Retribusi izin usaha perikanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 141 huruf e adalah Pemberian izin kepada orang pribadi atau badan untuk melakukan kegiatan usaha penangkapan dan pembudidayaan ikan.