METODOLOGI PENELITIAN
4.5 Analisis Data .1 Uji Asumsi Klasik
4.5.5. Koefisien Determinasi (R 2 )
Sugiyono (2006) mengatakan koefisien determinasi merupakan ukuran untuk mengetahui kesesuaian atau ketepatan hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat pada suatu persamaan regresi. Dengan kata lain koefisien determinasi menunjaukkan kemampuan variabel X (X1, X2, dan X3) yang merupakan variabel bebas menerangkan atau menjelaskan variabel Y yang merupakan variabel tidak bebas. Semakin besar nilai koefisien determinasi, maka semakin baik kemampuan variabel X menerangkan variabel Y.
wx wy zx{wx|x}~ {~{ | ~xxx} ¡ ¢ ¡ £ ¡ ¤ ¥ ¦ £ ¤ ¥ ¢ ¦ § ¢ ¦ £ ¦ ¢ ¦ £ ¤ ¡ 2003¨ ¦ © ¡ £ © ¦¦ ¡© 5 ¦ª ¢ « ¡ 2005 § © © © ¦ §£ © § ¡ © ¥¨ 5 ¦ £© ¦ ¦ ¡© © ¡ © ¥ ¦ § ¡ ¦ ¬ ¢ ª ¢ ¡ © © ¨ ©¦ § ¥ ¡ £¦ ¦ §© © £ ¦ ©¢¦ £ © ¡ ª ¢ § © £§ ©¢ ¥ © ¦ ¢¡ © © £¡§ § £ ¦ ©© ©©¢ £ ¡ ©§ ¢ §©¢¦¨ ¦ © ¥¦ £ © ©© © ©¢ ª ¡ © © © § £ ©¡ © §¢ § © ¤ ¡ £ ¦©¢¦£ © ¡ª ® ¦ ¥ £ ¢ ¡ ¢ © §© § §£ £ ¥¦ ¢ ¢¨ © ©© § £ © ¡ ¢ ¢ ¦ § ¤ ¦ § ¯ ¨ ¡ ¥ £ © ¡ °© ® ± ª
² ³ ´ µ¶ ·¶¸ ¹º» ¶ ·¶ ² ³ ´³¼ µ¶·¶ ½¾ ¿¾ ÀÁ ÂÁà À¾ÁÄþ Å ÁÆ ¿ ÇÈÁÉÁ¾ ¿ÊÁÃÊ Ë¾ÃÁÌ˾ ÃÁ ÂÇÄÊ ¿ ÁÍ Á ÁÆ À¾ Î Á¿ Á ÏÁÆÉ ÁÅÁÆ ÀÁà Á ÆÉÐ ÑÇÆÉÁ Æ ÅÁÃÁ ÒÁ¾ÆÓ Ô¾¿¾ ÕÊ ÉÁ ÀÁ ÂÁà ÈÇ ÄÁ Äþ ÁÅ ÁÆ ÎÇ ÆÕÁÀ¾ ÂÇ ÄÊ¿ ÁÍÁÁ Æ Ï ÁÆÉ È ÁÉÁ¾ÎÁ ÆÁ ÂÇ ÄÊ ¿ÁÍ ÁÁ ƾ ƾÀ¾Î Á ¿Á ÏÁ ÆÉ ÁÅ ÁÆ ÀÁÃÁ ÆÉÐ ½¾¿¾Ï ÁÆÉ À¾ ÇÎ ÈÁÆ ÖÒÇÍ ×Ø Ù¾ Á ÆÕÊ Ä ÚÇ ¿ ÖÄà ÁÀÁÒÁÍ ÛÜÇ ÆÕÁÀ¾ ÂÇÆÉÇÎ ÈÁÆÉ  ÇÄÊÎÁÍ ÁÆ ÏÁ ÆÉ ÃÇ ÄÈ Á¾Å À¾ Å Öà Á ÜÇ ÀÁ ÆÀÁ ƿǞ ÃÁ ÄÆÏ Á” ² ³ ´³´ » ¶ ·¶
Sementara itu, misi merupakan suatu pernyataan mengenai bagaimana cara perusahaan mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkannya didalam lingkungan bisnisnya. PT Sianjur Resort memiliki misi sebagai berikut:
a. Membangun merek dari perumahan PT Sianjur Resort sebagai perumahan yang nyaman, berkualitas dan bernilai jual tinggi. b. Menciptakan dan memelihara komitmen terhadap pertumbuhan
perusahaan jangka panjang.
c. Memberikan kepuasan kepada pelanggan.
² ³Ý Þß¹¶ ¹ºà á âáß ã¹¹º¸¹ºäåß æâåæßçß蹺¶· ¹·¶
Organisasi merupakan suatu wadah ataupun tempat orang-orang berkumpul dan bekerja yang memiliki hubungan formal dalam mewujudkan pencapaian tujuan-tujuan yang telah disepakati bersama sebelumnya. Dalam pencapaian tujuan-tujuan tersebut, dibutuhkan suatu kerjasama yang baik dan dibutuhkan bentuk hubungan wewenang dan tanggung jawab kerja dari masing-masing anggotanya.
Dari struktur organisasi, kita dapat memperhatikan bahwa seorang anggota tidak dapat bertanggung jawab kepada atasan tertinggi. Begitu juga dengan garis komando yang ada, dimana seseorang hanya akan memperoleh perintah dari atasan langsungnya yang berada dalam suatu departemen tertentu.
Uraian wewenang dan tanggung jawab dari masing-masing jabatan yang tergambar pada struktur organisasi diatas adalah sebagai berikut:
1. Pemegang Saham
Pemegang saham merupakan pimpinan tertinggi yang membawahi manajer umum. Tugas dan wewenang dari para pemegang saham adalah :
a. Mengangkat dan memberhentikan manajer umum
b. Bertanggung jawab atas penggunaan modal dan asset perusahaan yang digunakan untuk aktivitas perusahaan dalam mencapai tujuannya. c. Mengawasi manajer umum dalam melaksanakan tugas yang telah
dibebankan kepadanya.
d. Menentukan garis besar kebijaksanaan umum dan program kerja perusahaan.
e. Menganalisis, mengevaluasi dan menilai kegiatan yang berlangsung diperusahaan.
2. Manajer Umum
Manajer umum merupakan tingkat kedua dari struktur organisasi. Adapun tugas dan wewenang dari manajer umum adalah :
a. Menentukan kebijaksanaan utama dan merumuskannya secara garis besar dalam pencapaian tujuan perusahaan yang telah tergariskan dalam pola rencana.
b. Menganalisis, mengevaluasi dan menilai kegiatan yang berlangsung diperusahaan.
c. Mengangkat dan memberhentikan manajer d. Bertanggung jawab penuh atas harta perusahaan e. Mengkoordinasi dan mengawasi tugas manajer
f. Membuat peraturan-peraturan intern, tanpa bertentangan dengan undang-undang yang berlaku di Indonesia.
g. Bertanggung jawab penuh atas tugas yang telah diterima oleh pemilik saham.
h. Mengambil keputusan-keputusan dan melakukan tindakan yang tepat atas permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan.
i. Melakukan kontrak-kontrak dengan pihak luar.
j. Mengarahkan dan meneliti operasi perusahaan guna mencapai tujuan.
3. Manajer Operasional
Manajer operasional bertanggung jawab langsung kepada Manajer umum, karena jabatan ini merupakan jabatan yang dibawahi langsung oleh manajer umum.
Adapun tugas dan wewenang dari manajer produksi adalah :
a. Membuat perencanaan operasional pembangunan rumah agar target pembangunan rumah yang ditetapkan manajer umum dapat tercapai. b. Membuat perencanaan target produksi paraséêë ìíîï ð ì .
c. Bertanggung jawab terhadap seluruh hasil produksi yang dihasilkan. d. Menkoordinir dan mengawasi para supervisor dalam melaksanakan
e. Mengevaluasi dan menganalisis hasil rumah yang dibangun.
f. Merencanakan alternatif solusi dari setiap permasalahan yang terjadi dalam operasional produksi.
g. Mengevaluasi laporan kerja para Supervisor.
h. Mengadakan studi banding dengan hasil produksi perusahaan kompetitor.
i. Membuat perencanaan hasil produksi yang inovatif.
4. Manajer SDM (Sumber Daya Manusia)
Manajer SDM memiliki kedudukan yang setara dengan manajer bagian yang telah disebutkan sebelumnya dan bertanggung jawab penuh kepada manajer umum. Adapun tugas dan wewenang dari seorang manajer SDM adalah :
a. Mewakili pimpinan diatasnya dalam bidang hukum dan hal-hal lain yang berhubungan dengan kepegawaian.
b. Bertanggung jawab terhadap kedisiplinan karyawan.
c. Bertugas untuk mencari,menseleksi, melatih dan mengembangkan serta memberhentikan karyawan.
d. Berwenang memberikan pengarahan kepada para karyawan dan mengambil tindakan sesuai dengan kebutuhan.
e. Menghitung waktu lembur dan bonus/ñòó ôòõ ñöô karyawan pada periode yang telah ditentukan.
f. Mengetahui dan mengevaluasi perkembangan undang-undang ketenaga kerjaan di Indonesia dan menyelaraskannya dengan peraturan kepegawaian di perusahaan.
g. Membuat perencanaan keselamatan kerja karyawan. h. Mengevaluasi prestasi kerja karyawan.
5. Manajer Keuangan
Manajer keuangan berkedudukan sama dengan manajer sebelumnya dan bertanggung jawab kepada manajer umum, manajer keuangan memiliki tugas dan wewenang sebagai berikut :
a. Merencanakan serta mengawasi pelaksanaan pembukuan dan keuangan perusahaan
b. Mengevaluasi seluruh transaksi yang terjadi di perusahaan dan administrasi.
c. Mengamati hal-hal yang berhubungan dengan pajak. Hutang-piutang dan asuransi perusahaan.
d. Merencanakan transaksi yang terjadi di perusahaan
e. Mengeluarkan dana sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan disetujui oleh manajer umum.
f. Membuat laporan keuangan. 5.1. Administrasi
Administrasi bertanggung jawab kepada manajer keuangan. Adapun tugas dan tanggung jawabnya adalah :
a. Memeriksa data calon pembeli rumah yang masuk. b. Melakukan transaksi dengan÷ustøùúûsü
c. Memberikan informasi yang jelas kepada calon pembeli tentang tata cara pembayaran.
e. Mendengarkan keluhan pelanggan apabila terjadi f. Membuat laporan transaksi dan administrasi hasil kerja.
6. Manajer Pemasaran
Manajer pemasaran juga berkedudukan sama dengan manajer sebelumnya dan bertanggung jawab kepada manajer umum. Adapun tugas dan wewenag manajer pemasaran adalah :
a. Melaksanakan program promosi yang ditugaskan. b. Menganalisa keefektifan kegiatan promosi.
c. Menentukan media yang akan digunakan untuk kegiatan promosi. d. Merencanakan tempat untuk counter baru.
e. Mengadakan survey kepuasan pelanggan terhadap kualitas rumah yang akan dan telah dibeli..
f. Merencanakan target kerja anggota pemasaran
g. Mengevaluaisi dan mengontrol hasil penjualan setiap periode agar sesuai dengan target yang ditentukan oleh perusahaan.
6.1
bertanggung jawab kepada manajer pemasaran. Adapun tugas dan tanggung jawabnya adalah :
a. Mengumpulkan database pelanggan potensial.
b. Merancang program promosi yang tepat dan mengkoordinasikannya dengan manajer.
d. Melaksanakan program promosi yang direncanakan oleh manajer pemasaran.
e. Mengatasi yang terjadi dilapangan sesuai dengan prosedur perusahaan.
f. Mencari informasi tentang pemasaran yang sesuai dengan produk pemasaran.
g. Membuat laporan administrasi tentang hasil kerja yang telah dicapai dalam waktu periode tertentu.
Sumber : Bagian Administrasi PT Sianjur Resort, 2012
Gambar 3.1 Struktur Organisasi PT Sianjur Resort Manajer Umum
Divisi Perumahan
Manajer Operasional Manajer Pemasaran Manajer SDM
Perlengkapan Adm Administrasi
Marketer Komisaris
! "#$
% & ' !(nj(lasan )(spon* (n pa*a+iap ariab(l
59 ,- ./ 0 12.3 452 6 70/ .853,5 2 9.: 0;0 , 3-:5 < 452 6 = .;5< : .: 8. ;0 3-:5< 70>. 3- : 5<5 2?:5@.;0A2 = .325 / 0 125 ;B.752. @09 . 31 ;.<95 2 75 26525 =5 -9 . 3/ .9/0 7530:.2 6.250<5365, C5/ 0 ;0=5 /,; 1,5 / 0752;026 ,-2 65 2/ . 3=5,.9-=-/ 5 29 .: 8 .;05 2.
% & '&' ariab(l$arDE
F5 30 5 8.;G53657 .2 65 23 H =0 65 I0 2 70,5=1 39 . 3=52455 2.J 75 9- 2K5 L5 85 27530 3./ 9 127.2759 5 =70;0 <5=95 75M5 8 .; 6.1 M5 8 . ; 6.1 >.2K .;5/5 2N./ 912 7 .29575F5 305 8 .;G5365 O1 >. 3=5245 52 P-:;5< Q3. ,- .2/ 0 H%I 1. G 5 365 3- :5 < 45 26 / 545 8 . ;0 / ./ -5 0 7.2652 9.275 95=5 2/ 545 5. R5 265=R. =- K-8 S R. = K -T. O. =35; 7S M0 75,R.=K -.. R5 265=M075,R. =K -0 13 30 16 0 0 22,03 50,85 27,12 0 2. G 5 365 3-: 5 < 45 26 / 5 45 8 .;0 / ./ -5 0 7.2652 =09. 3-: 5 <45 2670=5L53,5 2 5. R5 265=R.=K -8 S R. = K -T. O. =35; 7S M0 75,R.=K -.. R5 265=M075,R. =- K-2 17 28 12 0 3,39 28,81 47,46 20,34 0 3. U-5;0 =5/ 85 <5 2 85 26-25 2 3-: 5 < 45 26 / 545 8.;0 / ./ -507.2652<53653-:5< 5. R5 265=R.=K -8 S R. = K -T. O. =35; 7S M0 75,R.=K -.. R5 265=M075,R. =- K-0 17 29 13 0 0 28,81 49,15 22,03 0 VW X YZ [ :\ ]^_`aZ bZ `_c_ ] b, 2012d e ]c ]f_ g` ] h i @5 30 M58.; 6.1 759 5= 70,. =5 <-00 = .: 9.3 =5 2 455 29 . 3=5:5 7071:0 25 / 0 1 ;.< ” sejumlah 30 orang atau 50,85% dan “Tidak Setuju” sebanyak 16
orang atau 27,12%. Hal ini menunjukkan bahwa responden memiliki persepsi yang beragam tentang harga rumah, ada yang menyatakan lebih mahal sebagian ada yang menyatakan lebih murah.
Dasar penetuan harga jual adalah fasilitas yang disediakan,wro jalan yang luas, luas tanah dan bangunan, dan nila NJOP tanah per meter. Harga rumah tipe 80 pada penawaran Juli 2012 berada dikisaran harga 300 juta , untuk tipe 100 berada dikisaran harga 450 juta , dan tipe 160 berada di kisaran harga 750 juta. Pembayaran dapat melalui tunai, tunai bertahap atau melalui angsuran. Down payment bisa dilakukan , dan sistem KPR bekerjasama dengan Bank Mandiri, Danamon, BNI, BCA dan Bukopin
Pada item pertanyaan kedua, jawaban “Netral” merupakan jawaban yang paling banyak muncul dengan jumlah 28 orang atau 47,46% kemudian jawaban “Setuju” sebanyak 17 orang atau 28,81%. Hal ini menunjukkan bahwa responden menilai harga rumah yang ditawarkan sangat bervariatif karena penilaian nilai harga rumah sangat berbeda walaupun berada dalam satu kawasan perumahan. Tipe rumah yang ditawarkan terdiri dari 3 (tiga) tipe yakni tipe 80, tipe 100 dan tipe 160 dengan berbagai variasi
Pada item pertanyaan ketiga, jawaban “Netral” masih merupakan jawaban yang paling dominan dengan jumlah 29 orang atau 49,15% dan yang menjawab “Setuju” sebanyak 17 orang atau 28,81% Hal ini menunjukkan bahwa responden juga menilai kualitas bahan bangunan rumah pada kriteria netral.
k l ml n oariabplq rsilitas
Variabel fasilitas terdiri dari 3 (tiga) indikator pertanyaan. Adapun jawaban dari responden penelitian dapat dilihat pada Tabel 6.2
Tabel 6.2 Penjelasan Responden pada Variabel Fasilitas
No Pertanyaan Jumlah
Frekuensi (%)
1.
Lebar jalan Perumahan Oma Deli Internasional sesuai dengan keterangan dibrosur
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Netral d. Tidak Setuju
e. Sangat Tidak Setuju
0 7 45 7 0 0 11,86 76,27 11,86 0 2.
Fasilitas air bersih di Perumahan Oma Deli Internasional deras dan jernih
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Netral d. Tidak Setuju
e. Sangat Tidak Setuju
0 11 43 5 0 0 18,64 72,88 8,47 0 3.
Fasilitas taman di depan rumah menarik dan tertata rapi
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Netral d. Tidak Setuju
e. Sangat Tidak Setuju
0 11 43 5 0 0 18,64 72,88 8,47 0
Sumber : Hasil Penelitian, 2012 (Data diolah)
Dari Tabel 6.2 dapat diketahui item pertanyaan pertama didominasi oleh jawaban “Netral” sejumlah 45 orang atau 76,27% sedangkan jawaban “Setuju dan Tidak Setuju” dijawab oleh 7 orang atau 11,86%. Lebar jalan di Perumahan Oma Deli sudah walaupun dibuat sesuai dengan lebar dalam brosur namun menurut responden masih belum ideal.
Pada item pertanyaan kedua, jawaban “Netral” merupakan jawaban yang paling banyak muncul dengan jumlah 43 orang atau 72,88% kemudian jawaban “Setuju” sebanyak 11 orang atau 18,64%. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas air PDAM yang tersedia di perumahan jernih namun menurut responden tidak deras.
Pada item pertanyaan ketiga, jawaban “Netral” merupakan jawaban yang paling banyak muncul dengan jumlah 43 orang atau 72,88% dan yang menjawab “Setuju” sebanyak 11 orang atau 18,64% Hal ini menunjukkan bahwa kualitas taman yang disediakan sudah memenuhi harapan responden. Salah satu masalah yang sering dihadapi di rumah tipe cluster adalah terbatasnya area eksterior yang tersedia di rumah. Ini membuat pengembang harus cermat menata eksterior menjadi taman mungil yang tetap cantik, rapi, dan menarik.
t u vu w xariabylzokasi
Variabel Lokasi diukur dengan 3 (tiga) indikator pertanyaan. Adapun jawaban dari responden dapat dilihat pada Tabel 6.3.
Tabel 6.3 Penjelasan Responden pada Variabel Lokasi
No Pertanyaan Jumlah
Frekuensi (%)
1.
Akses menuju lokasi Perumahan Oma Deli Internasional dapat dilalui dari berbagai jalan utama
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Netral d. Tidak Setuju
e. Sangat Tidak Setuju
2 6 49 2 0 3,39 10,17 83,05 3,39 0 2.
Arus lalu lintas menuju lokasi Perumahan Oma Deli Internasional lancar
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Netral d. Tidak Setuju
e. Sangat Tidak Setuju
0 6 48 5 0 0 10,17 81,36 8,47 0 3. .
Lokasi Perumahan Oma Deli Internasional dekat dengan tempat kerja saya
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Netral d. Tidak Setuju
e. Sangat Tidak Setuju
0 6 49 4 0 0 10,17 83,05 6,78 0
Dari Tabel 6.3 dapat diketahui item pertanyaan pertama didominasi oleh jawaban “Netral” sejumlah 49 orang atau 83,05% dan “Setuju” sebanyak 6 orang atau 10,17%. Hanya terdapat satu jalan yang cukup besar menuju lokasi peruamahan Oma Deli Internasional, untuk jalan yang lebih sempit khusus sepeda motor terdapat beberapa jalan menuju perumahan.
Pada item pertanyaan kedua, jawaban “Netral” merupakan jawaban yang dominan dengan jumlah 48 orang atau 81,36% kemudian jawaban terbanyak kedua adalah “Setuju” sebanyak 6 orang atau 10,17%. Arus lintas menuju Perumahan Oma Deli Internasion cenderung padat dan macet di kawasan Amplas dan Simpang Marendal pada saat jam pergi dan pulang kantor dan sekolah.
Pada item pertanyaan ketiga, jawaban “Netral” merupakan jawaban yang paling banyak muncul dengan jumlah 49 orang atau 83,05% kemudian terbanyak kedua adalah “Setuju” sebanyak 6 orang atau 10,17%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian responden menilai salah satu alasan membeli rumah adalah kedekatan dengan tempat kerja, namun ada beberapa responden yang memilih perumahan Oma Deli Internasional karena alasan lingkungan yang masih asri dan segar.
{ | }| ~ ariablin un
Variabel Lingkungan dengan 3 (tiga) indikator pertanyaan. Adapun jawaban dari responden penelitian dapat dilihat pada Tabel 6.4
Tabel 6.4 Penjelasan Responden pada Variabel Lingkungan
No Pertanyaan Jumlah
Frekuensi (%)
1.
Kondisi udara di Perumahan Oma Deli Internasional sejuk dan segar
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Netral d. Tidak Setuju
e. Sangat Tidak Setuju
0 54 3 2 0 0 91,53 5,08 3,39 0 2.
Lingkungan Perumahan Oma Deli Internasional tidak mudah banjir
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Netral d. Tidak Setuju
e. Sangat Tidak Setuju
1 11 37 10 0 1,69 18,64 62,71 16,95 0 3.
Suasana Perumahan Oma Deli Internasional aman dan tenang
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Netral d. Tidak Setuju
e. Sangat Tidak Setuju
0 48 6 5 0 0 81,36 10,17 8,47 0
Sumber : Hasil Penelitian, 2012 (Data diolah)
Dari Tabel 6.4 dapat diketahui item pertanyaan pertama didominasi oleh jawaban “Setuju” sejumlah 54 orang atau 91,53% dan “Netral” 3 orang atau 5,08%. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi udara di Perumahan Oma Deli Internasional sejuk dan segar karena sekitar lokasi perumahan masih banyak pepohonan yang rindang.
Pada item pertanyaan kedua, jawaban “Netral” merupakan jawaban yang paling banyak muncul dengan jumlah 37 orang atau 62,71% kemudian jawaban terbanyak kedua adalah “Setuju” sebanyak 11 orang atau 18,64%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian responden menilai bahwa lokasi perumahan masih belum aman dari dampak banjir.
Pada item pertanyaan ketiga, jawaban “Setuju” merupakan jawaban yang paling dominan dengan jumlah 48 orang atau 81,36% kemudian jawaban terbanyak kedua adalah “Netral” sebanyak 10,17%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai bahwa kondisi disekitar lingkungan perunahan aman dan tenang. Pengelola perumahan memberikan fasilitas security 24 jam dan sistem masuk perumahan satu pintu atau one yt . Disamping itu jarak yang jauh dari kawasan industri dan terminal membuat suasana lebih tenang.
ariabl putusan mbli
Variabel Keputusan Membeli dengan 3 (tiga) indikator pertanyaan. Adapun jawaban dari responden penelitian dapat dilihat pada Tabel 6.5
Tabel 6.5 Penjelasan Responden pada Variabel Keputusan Membeli
No Pertanyaan Jumlah
Frekuensi (%)
1.
Saya memutuskan membeli rumah di Perumahan Oma Deli Internasional setelah membandingkan dengan perumahan lain
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Netral d. Tidak Setuju
e. Sangat Tidak Setuju
0 6 50 3 0 0 10,17 84,75 5,08 0 2.
Saya memutuskan membeli rumah di Perumahan Oma Deli Internasional setelah mempertimbangkan saran dari keluarga
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Netral d. Tidak Setuju
e. Sangat Tidak Setuju
0 5 50 4 0 0 8,47 84,75 6,78 0 3.
Saya memutuskan membeli rumah di Perumahan Oma Deli Internasional setelah melihat rumah contoh
a. Sangat Setuju b. Setuju c. Netral d. Tidak Setuju
e. Sangat Tidak Setuju
0 5 50 4 0 0 8,47 84,75 6,78 0
Dari Tabel 6.5 dapat diketahui item pertanyaan pertama didominasi oleh jawaban “Netral” sejumlah 50 orang atau 84,75% dan yang menjawab “Setuju” sebanyak 6 orang atau 10,17%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian responden memutuskan membeli rumah setelah membandingkan dengan perumahan lain, namun ada juga yang tidak dengan membandingkan dengan perumahan lain.
Pada item pertanyaan kedua, jawaban “Netral” merupakan jawaban yang paling banyak muncul dengan jumlah 50 orang atau 84,75% kemudian yang menjawab “Setuju” sebanyak 5 orang atau 8,47%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian responden mendapatkan saran terlebih dahulu dari pihak keluarga dan teman dekat sebelum memutuskan pembelian rumah.
Pada item pertanyaan ketiga, jawaban “Netral” merupakan jawaban yang paling banyak muncul dengan jumlah 50 orang atau 84,75% kemudian yang menjawab “Setuju” sebanyak 5 orang atau 8,47%. Hal ini menunjukkan bahwa para responden membeli rumah setelah melihat rumah contoh.
asilji sumsilasik
Uji asumsi klasik yang digunakan pada penelitin ini yaitu uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas. Tidak ada ketentuan yang pasti tentang urutan uji mana dulu yang harus dipenuhi. Setelah hasil ketiga uji memenuhi persyaratan, dilakukan pengujian pada uji yang lain.
asilji ormalitas
Untuk mencek apakah hasil pengamatan data menyebar normal atau tidak, dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti dengan uji histogram, uji normal P Plot, uji , w dan Kurtosis atau uji Kolmogorov Smirnov
(Situmorang dan Luthfi, 2008). Pada penelitian ini uji normalitas data dilakukan dengan uji Kolmogorov Smirnov. Kelebihan dari uji ini adalah sederhana dan tidak menimbulkan perbedaan persepsi di antara satu pengamat dengan pengamat yang lain, yang sering terjadi pada uji normalitas dengan menggunakan grafik Histogram atau Normal P Plot. Uji ini membandingkan serangkaian data pada sampel terhadap distribusi normal serangkaian nilai dengan mean dan standar deviasi yang sama. Uji ini dilakukan untuk mengetahui kenormalan distribusi beberapa data. Jika signifikansi di bawah 0,05 berarti data yang akan diuji mempunyai perbedaan yang signifikan dengan data normal baku, berarti data tersebut tidak normal. Hasil uji Kolmogorov Smirnov pada penelitian ini dapat dilihat pada Tabel 6.6.
Tabel 6.6. Hasil Uji Kolmogorov Smirnov
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
Harga Lokasi Fasilitas Lingkungan Kep_Pembelian
N 59 59 59 59 59 Normal Parametersa,b Mean 3.0564 3.0622 3.0566 3.0283 2.9553 Std. Deviation .66992 .36861 .45976 .36245 .34751 Most Extreme Differences Absolute .229 .465 .363 .301 .347 Positive .178 .465 .363 .292 .347 Negative -.229 -.382 -.298 -.301 -.331 Kolmogorov-Smirnov Z 3.760 3.574 2.785 2.315 2.666
Asymp. Sig. (2-tailed) .494 .420 .220 .130 .207
a. Test distribution is Normal. b. Calculated from data.
Sumber : Hasil Penelitian, 2012 (Data diolah)
Pada Tabel 6.6 terlihat bahwa nilai signifikansi kelima variabel yang dilihat dari nilai Asymp. Sig. (2-tailed) lebih besar dari 0,05 , sehingga dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal.
© ª «ª« ¬asilji ¬®t®rosk® ¯astisitas
Uji Heteroskedastisitas digunakan untuk mengetahui ada tidaknya penyimpangan asumsi klasik Heteroskedastisitas, yaitu adanya ketidaksamaan varian dari residual untuk semua pengamatan pada model regresi. Prasyarat yang harus terpenuhi dalam model regresi adalah tidak adanya gejala Heteroskedastisitas.
Pengujian apakah terdapat gejala heteroskedastisitas, yaitu dengan melihat ada tidaknya pola tertentu pada gambar hasil output SPSS (Situmorang dan Luthfi, 2008). Selanjutnya, pengujian dengan pengambilan keputusan didasarkan pada : (a). Apabila ada pola tertentu, seperti titik-titik (point-point) yang ada membentuk suatu pola tertentu yang teratur (bergelombang, melebar kemudian menyempit), maka telah terjadi Heteroskedastisitas; dan (b). Apabila tidak ada pola yang jelas, serta titik-titik menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi Heteroskedastisitas. Pada Gambar 6.3. dapat dilihat hasil uji Heterokedastisitas.
Gambar 6.3. Hasil Uji Heterokedastisitas
Dari Gambar 6.3 terlihat tidak ada pola yang jelas, titik-titik juga menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada sumbu Y, maka tidak terjadi Heteroskedastisitas.
° ± ²± ³ ´ji µultikolin¶aritas
Uji multikolonieritas bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas (independen). Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel independen.
Uji Multikolinearitas juga digunakan untuk mengetahui ada tidaknya penyimpangan asumsi klasik multikolinearitas, yaitu adanya hubungan linear antar variabel independent dalam model regresi. Prasyarat yang harus terpenuhi dalam model regresi adalah tidak adanya Multikolinearitas. Pada riset ini akan dilakukan uji Multikolinearitas dengan melihat nilai Inflation Factor (VIF) pada
model regresi. Jika VIF lebih besar dari 5 dan nilai tolerance > 0.1, maka variabel tersebut mempunyai persoalan Multikolinearitas dengan variabel bebas lainnya (Ghozali, 2006).
Tabel 6.7 Hasil Uji VIF
Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients T Sig. Collinearity Statistics
B Std. Error Beta Tolerance VIF
1 (Constant) .392 .233 1.683 .098
Harga -.093 .035 -.179 -2.632 .011 .918 1.089 Fasilitas .178 .059 .235 3.034 .004 .711 1.407
Lokasi .634 .079 .672 8.017 .000 .607 1.647
Lingkungan .120 .086 .125 3.401 .003 .534 1.872 a. Dependent Variable: Kep_Pembelian
Sumber : Hasil Penelitian, 2012 (Data diolah)
Berdasarkan Tabel 6.7. hasil uji multikolinieritas dari masing-masing variabel independen diperoleh nilai VIF untuk keempat variabel independen tersebut yakni variabel harga sebesar 1.089 , fasilitas sebesar 1.407 , lokasi sebesar 1.647 dan lingkungan sebesar 1.872 , keempatnya lebih kecil dari 5. Hasil pengujian ini menunjukkan bahwa antara harga, fasilitas, lokasi dan lingkugnan tidak saling berkorelasi atau tidak terjadi multikolinieritas pada model regresi.
· ¸ ¹ ºasil»¼n½¾jian ºipot¼sis
Untuk menjawab hipotesis yang ada, digunakan analisis regresi berganda. Regresi berganda adalah regresi yang memiliki satu variabel dependen dan lebih dari satu variabel independen (Bhuono, 2005). Hasil analisis regresi berganda tesebut diuraikan pada sub bab berikut ini.
¿ À ÁÀ Â Ã Ärsamaan paÅa ÆoÅ Äl ÇÄ ÈrÄsi
Berdasarkan output SPSS pada Tabel 6.7 pada kolom Unstandardized Coefficients, maka persamaan regresi berganda dapat dirumuskan sebagai berikut:
Y É0,392 - 0,093X1+ 0,178X2+ 0,634X3+ 0,120X4 + e
Keputusan Pembelian = 0.392 - 0.093 harga + 0.178 fasilitas + 0.634 lokasi + 0.120 lingkungan
Artinya :
Konstanta sebesar 0.392 artinya jika keempat variabel independen nilainya
0, maka 39,2% keputusan pembelian rumah di Perumahan Oma Deli Internasional akan tetap meningkat tanpa keempat variabel yakni harga, fasilitas, lokasi dan lingkungan.
Koefisien regresi harga (X1) sebesar -0.392 artinya jika variabel
independen lain nilainya tetap dan harga mengalami kenaikan 1 unit, maka keputusan pembelian (Y) akan mengalami penurunan sebesar 0.392 dan setiap penurunan 1 unit harga akan meningkatkan keputusan pembelian sebesar 0.392. Koefisien bernilai negatif artinya terjadi hubungan searah antara harga (X1) dengan keputusan pembelian rumah (Y) di Perumahan Oma Deli Internasional, kenaikan harga rumah akan berakibat pada penurunan keputusan pembelian.
Koefisien regresi fasilitas (X2) sebesar 0.178 artinya jika variabel
independen lain nilainya tetap dan fasilitas ditambah atau semakin berkualitas naik 1 unit, maka keputusan pembelian (Y) akan mengalami kenaikan sebesar 0.178 dan setiap penurunan 1 unit fasilitas akan menurunkan keputusan pembelian sebesar 0.178. Koefisien bernilai positif
artinya terjadi hubungan searah antara fasilitas (X2) dengan keputusan pembelian rumah (Y) di Perumahan Oma Deli Internasional, penambahan fasilitas rumah akan berakibat pada peningkatan keputusan pembelian. Koefisien regresi lokasi (X3) sebesar 0.634 artinya jika variabel
independen lain nilainya tetap dan nilai strategis lokasi naik 1 unit, maka keputusan pembelian (Y) akan mengalami kenaikan sebesar 0.634 dan setiap penurunan 1 unit nilai strategis lokasi akan menurunkan keputusan pembelian sebesar 0.634. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan searah antara lokasi (X3) dengan keputusan pembelian rumah (Y) di Perumahan Oma Deli Internasional, semakin strategis lokasi perumahan akan berakibat pada peningkatan keputusan pembelian.
Koefisien regresi lingkungan (X4) sebesar 0.120 artinya jika variabel
independen lain nilainya tetap dan kenyamanan lingkungann perumahan naik 1 unit, maka keputusan pembelian (Y) akan mengalami kenaikan sebesar 0.120 dan setiap penurunan 1 unit kenyamanan lingkungan perumahan akan menurunkan keputusan pembelian sebesar 0.120. Koefisien bernilai positif artinya terjadi hubungan searah antara lingkungan (X4) dengan keputusan pembelian rumah (Y) di Perumahan Oma Deli Internasional, kenyamanan lingkungan perumahan akan