Koefisien determinasi (R²) pada intinya mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel independen (Ghozali, 2001:80). Koefisien determinasi ini digunakan karena dapat
50 menjelaskan kebaikan dari model regresi dalam memprediksi variabel dependen. Semakin tinggi nilai koefisien determinasi maka akan semakin baik pula kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variabel dependen. Ada dua jenis koefisien determinasi yaitu koefisien determinasi biasa dan koefisien determinasi disesuaikan atau Adjusted R Square (Purbayu dan Ashari, 2005). Nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu. Nilai R yang kecil berarti kemampuan variabel-variabel independen dalam menjelaskan variasi variabel dependen sangat terbatas. Nilai yang mendekati satu berarti variabel-variabel independen memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel dependen.
51 DAFTAR PUSTAKA
Abdolmohammadi, Mohammad J. 2005. Intellectual Capital Disclosure and Market Capitalization. Journal of Intellectual Capital, Vol 6, No. 3, 397-416.
Bontis, et all. 2000. Intellectual Capital and Business Performance in Malaysian Industries. Journal of Intellectual Capital, 1(1): 85-100.
Bontis, N. 1998. Intellectual capital: an exploratory study that develops measures and models. Management Decision, Vol. 36 No. 2, pp. 63-76.
Bontis, N. 2004. IC What You See: Canada’s Intellectual Capital Performance.
www.business.mcmaster.ca/mktg/nbontis//ic/publications/CanadaIC.ppt.
Oktober 2012).
Bukh, et all. (2005). Disclosure Of Information On Intellectual Capital In Danish IPO. Prospectuses, Accounting, Auditing & Accountability Journal, Vol. 18, No. 6, hlm. 713-732.
Chen et al. 2005. An Empirical Investigation Of The Relationship Between Intellectual Capital And Firm's Market Value And Financial Performance. Journal of Intellectual Capital, Vol. 6, Issue 2.
Debikel, Irene. 2011. Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Volume Perdagangan Saham Perusahaan Telekomunikasi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Skripsi S1, Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi.
Universitas Hasanuddin, Makassar.
Firer S., and Williams M. 2003. Intellectual capital and traditional measures of corporate performance. Journal of Intellectual Capital, Vol. 4 No. 3.
52 Guthrie, J. 2001. The Management, Measurement and The Reporting
Intellectual Capital. Journal of Intellectual Capital, Vol 2, No. 1, 27-41.
Imaningati. 2007. Pengaruh Intellectual Capital pada Nilai Pasar Perusahaan dan Kinerja Perusahaan. Program Studi Magister Akuntansi Program Pascasarjana Universitas Diponegoro.
Indriantoro dan Supomo. 2002. Metodologi Penelitian Bisnis Untuk Akuntansi Dan Manajemen, Edisi Kedua, Yogyakarta: BPFE.
Istanti, Sri Layla. 2009. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengungkapan Sukarela modal intelektual (Studi Empirispada Perusahaan Non Keuangan Yang Listing Di BEI). Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi.
Universitas Diponegoro, Semarang.
Jogiyanto. 2003. Teori Porofolio dan Analisis Investasi. Edisi 3. Yogyakarta:
BPFE-Yogyakarta.
Juan, Ng Eng dan Wahyuni, Ersa Tri. 2012. Panduan Praktis StandarAkuntansi Keuangan. Jakarta: Salemba Empat.
Junaedi. (2005), Dampak Tingkat Pengungkapan Informasi Perusahaan terhadap Volume Perdagangan dan Return Saham: Penelitian Empiris terhadap Perusahaan-Perusahaan yang Tercatat di Bursa Efek Jakarta.
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, Vol. 2, No. 2, hlm. 1-28.
Kaplan dan Norton. 2000. Balanced Score Card. Jakarta: Erlangga.
Kuryanto, B., dan M. Syafrudin. 2008. Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Kinerja Perusahaan. Simposium Nasional Akuntansi XI. Pontianak, Kalimantan Selatan.
53 Mila, I Gusti Ayu. 2010. Analisis Pengaruh Pemecahan Saham (Stock Split)
Terhadap Volume Perdagangan Saham Dan Abnormal Return Saham Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di BEI Tahun 2007 – 2009. Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen. Universitas Diponegoro, Semarang.
Murti, A.C., 2010. Analisis Pengaruh Modal Intelektual Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia). Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi. Universitas Diponegoro, Semarang.
Ningrum, N.R., 2012. Analisis Pengaruh Intellectual Capital dan Corporate Governance Terhadap Financial Performance (Studi Empiris Pada Perusahaan Keuangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2009-2011). Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi. Universitas Diponegoro, Semarang.
Ong, Edianto. 2011. Technical Analysis for Mega Profit. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama
Pramelasari, Yosi Metta. 2010. Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Nilai Pasar Dan Kinerja Keuangan Perusahaan. Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi. Universitas Diponegoro, Semarang.
Pulic, A. 1998. Measuring the performance of intellectual potentialin knowledge economy . www.vaic-on.net. Oktober 2012).
Pulic. 2000. VAIC - An Accounting Tool for IC Management. International Journal of Technology Management,20(5).
54 Purnomosidhi, Bambang. 2006. Praktik Pengungkapan Modal Intelektual pada
Perusahaan Publik di BEJ. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, Vol. 9, No.
1, Hal. 1-20.
Sawarjuwono, T., dan Kadir, A. P. 2003. Intellectual capital: Perlakuan, Pengukuran dan Pelaporan (Sebuah Library research). Jurnal Akuntansi dan Keuangan. Vol 5, No. 1, 31-51.
Sir, et all. 2010. Intellectual Capital Dan Abnormal Return Saham (Studi Peristiwa Pada Perusahaan Publik Di Indonesia). Simposium Nasional Akuntansi XIII. Purwokerto, Jawa Tengah.
Solikhah, B., et all. 2010. Implikasi Intellectual Capital Terhadap Financial Performance, Growth Dan Market Value; Studi Empiris Dengan Pendekatan Simplistic Specification. Simposium Nasional Akuntansi XIII.
Purwokerto, Jawa Tengah.
Suhendah, rousalita. 2012. Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Profitabilitas, Produktivitas, Dan Penilaian Pasar Pada Perusahaan Yang Go Public Di Indonesia Pada Tahun 2005-2007. Simposium Nasional Akuntansi XV. Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Susanto, A.B. Mei 2007. Resource-Based Versus Market-Based. Eksekutif no.333. Halaman 24-25.
Tan et al. 2007. Intellectual capital and financial returns of companies. Journal of Intellectual Capital, Vol. 8 No. 1, 2007 pp. 76-95.
55 Ulum et al. 2008. Intellectual Capital dan Kinerja Keuangan Perusahaan:
Suatu Analisis dengan Pendekatan Partial Least Squares. Simposium Nasional Akuntansi XI Pontianak.
Ulum, Ihyaul. 2008. Intellectual Capital Performance Sektor Perbankan di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Vol. 10, No. 2, November, halaman 77-84.
Ulum, Ihyaul. 2009. Intellectual Capital: Konsep dan Kajian Empiris.
Yogyakarta: Graha Ilmu.
Wahdikorin, Ayu. 2010. Pengaruh Modal Intelektual Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2007-2009. Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi, Universitas Diponegoro.
William, S. Chang. 2005. The Different Proportion of IC Components and Firms’ Market Performance: Evidence From Taiwan. International Journal of Business and Finance Research, Vol. 4, No. 4. 121-128.
Williams, M. 2001. Is intellectual capital performance and disclosurepractices related?. Journal of Intellectual Capital, 2(3): 192-203.
Wira, Desmond. 2011. Analisis Teknikal untuk Profit Maksimal. Jakarta:
Exceed
Yudha, D.S.,dan Nasir, M., 2012. Analisis Pengaruh Komponen Intellectual Capital Terhadap Kepercayaan Dan Reaksi Investor: Studi Kasus Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Diponegoro Journal Of Accounting Volume 1, Nomor 2, Tahun 2012, Halaman 1-15.
56 Yuniasih, et all. 2010. Pengaruh Modal Intelektual Pada Kinerja Pasar
Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia). Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi.
Universitas Udayana, Bali.
Yusuf dan Sawitri. 2009. Modal Intelektual dan Market Performance Perusahaan-Perusahaan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur, dan Sipil), vol 3 oktober 2009.