• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

F. Teknik Analisa

4. Koefisien Determinasi

Faktor penentu koefisien deteminasi dalam penelitian ini digunakan untuk mengukur kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat.

32

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Gambaran Umum Objek Penelitian 1. Sejarah Singkat LQ 45

Indeks LQ 55 diluncurkan pada 2 Februari 1997 di bursa. Indeks LQ 45 merupakan salah satu indeks yang paling banyak digunakan di pasar saham bersama IHSG, IHSI, JII dan Kompas 100. LQ 45 adalah singkatan dari Likuiditas 45, yang terdiri dari 45 saham dengan kapitalisasi tertinggi dan volume negosiasi tertinggi. LQ 45 sering dijadikan tolak ukur bagi investor yang ingin berinvestasi pada instrumen ekuitas karena likuiditasnya yang tinggi, dan manajer investasi juga sering menginvestasikan saham yang mereka kelola pada saham di bawah LQ 45 untuk mengurangi risiko likuiditas yang harus mereka atasi.

Indeks serupa dengan LQ 45 diikuti langsung oleh pasar saham, yang mengubah komposisi sekuritas yang membentuk LQ 45 kira-kira setiap 6 bulan. Jika ada gudang LQ 45 yang tidak memenuhi syarat untuk masuk dalam kelompok seperti LQ 45, maka stok tersebut dikeluarkan dari kelompok LQ 45 dan diganti dengan sumber yang lebih berkualitas.

Grup ini dapat diklasifikasikan dalam kategori LQ 45.

saham-saham ini dipilih berdasarkan kriteria berikut:

 Di antara 60 transaksi pasar saham utama

 Dinilai berdasarkan 23 kapitalisasi pasar yang tinggi Bulan lalu

 Setidaknya 3 bulan daftar pasar saham

 Posisi keuangan dan pertumbuhan perusahaan

2. Profil Singkat Perusahaan Yang Tergolong Indeks LQ 45 Yang Jadi Sampel Penelitian

a. PT. ADARO ENERGI TBK

Adaro Energi adalah perusahaan energi yang terintegrasi secara vertikal di Indonesia. Adaro bertujuan untuk menciptakan nilai berkelanjutan dari batubara Indonesia dan menyediakan energi yang dapat diandalkan untuk pembangunan Indonesia. Adaro memiliki model bisnis terintegrasi yang disebut pittopower dengan tiga pilar utama pertumbuhan: ekstraksi batubara, jasa pertambangan, logistik, dan listrik.

Lokasi penambangan utama Adaro adalah di Kalimantan Selatan, di mana Envirocoal, batubara lokal berpolusi rendah, dan Adaro memiliki anak perusahaan di seluruh rantai pasokan batubara, mulai dari penambangan hingga pengangkutan batubara, pemuatan batubara, pemeliharaan saluran sungai, pelabuhan, pemasaran, dan kelistrikan.

b. PT. AKR CORPORINDO TBK

PT AKR Corporindo Tbk adalah perusahaan logistik dan rantai pasokan terkemuka yang bergerak dalam perdagangan dan distribusi minyak bumi dan bahan kimia dasar dengan jaringan luas gudang kering dan cair, kendaraan pengangkut dan pergerakan pelabuhan.

29

34

Di tengah tingginya biaya logistik di Indonesia, PT AKRA Corporindo Tbk menyediakan solusi logistik dan rantai pasokan yang inovatif dan hemat biaya. AKR siap mendukung perkembangan industri di Indonesia dan saat ini sedang mengembangkan kawasan industri besar dan fasilitas pelabuhan terintegrasi di Jawa Timur yang akan memberikan solusi logistik, energi, dan infrastruktur untuk industri besar yang berinvestasi di Indonesia.

c. PT. ASTRA INTERNATIONAL TBK

PT. Astra didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai perusahaan perdagangan umum dengan nama Astra International Inc.

pada tahun 1990, namanya diubah menjadi PT astra international tb, sebagai bagian dari IPO perusahaan, diikuti dengan pencatatan sahamnya di Bursa Indonesia Tukarkan di bawah ticker ASII. Kapitalisasi pasar Astra pada akhir tahun 2020 sebesar Rp 22 triliun.

d. PT. GUDANG GARAM TBK

PT. Gudang Garam adalah salah satu industri rokok terkemuka ditanah air yang telah berdiri sejak tahun 1958 dikota Kediri, Jawa Timur.

Hingga kini, Gudang Garam sdah terkenal luas baik dalam negeri maupun mancanegara sebagai penhgasil rokok kretek berkualitas tinggi.

Produk Gudang Garam bisa ditemukan dalam berbagai variasi, mulai sigaret kretek ktobot (SKL) sigaret kretek linting-tangan (SKT).

e. PT. INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK

PT. Infood Sukses Makmur Tbk adalah sebuah perusahaan yang memproduksi berbagai jenis makanan dan minuman. Awalnya

perusahaan yang berdiri pada tahun 1990 ini bernama PT.

Panganjaya Intikusuma. Kemudian diubah menjadi Indofood Sukses Makmur pada tahun 2994. Kemudia di tahun selanjutnya perusahaan ini mengakuisisi pabrik penggilingan gandum Bogasari.

f. PT. KALBE FARMA TBK

PT. Kalbe Farma berdiri pada tahun 1966, kalbe telah jauh berkembang dari usaha sederhana di sebuah garasi menjadi perusahaan farmasi terdepan diindonesia. Sejak pendiriannya perseroan menyadari pentingnya inovasi untuk mendukung pertumbuhan usaha. Kalbe telah membangun kekuatan riset dan pengembangan dalam bidang formulasi obat generik dan mendukung peluncuran produk konsumen dan nutrisi yang inovatif.

g. PT. MEDIA NUSANTARA CITRA TBK.

PT. Media Nusantara Citra atau yang lebih dikenal dengan nama MNC Media atau MNC saja, merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang media yang berpusat dijakarta.

h. PT. PERUSAHAAN GAS NEGARA TBK

PT. Perusahaan Gas Negara adalah perusahaan nasional Indonesia terbesar dibidang transportasi dan distribusi gas bumi yang berperan besar dalam pemenuhan gas bumi domestik. Perusahaan Gas Negara berkesinambungan mengintegrasikan rantai bisnis gas bumi dari hulu sampai hilr demi melayani masyarakat.

36

i. PT. SEMEN INDONESIA TBK

PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk sebelumnya bernama PT Semen Gresik pada tanggal 7 agustus 1957, merupakan perusahaanBUMN persemenan yang menjadi penopang pembangunan nasional sejak masa kemerdekaan hingga saat ini. Pada tahun 1991, perseroan mencatatkan diri sebagai perusahaan BUMN pertama yang Go Public di Buesa Efek Indonesia dengan kode emiten “SMGR”

j. PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA (Persero) TBK

PT. Telkom Indonesia adalah perusahaan publik yang bergerak di bidang jasa teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dan jaringan telekomunikasi di Indonesia. Pemegang saham utama Telkom adalah Pemerintah Republik Indonesia dengan 52,09%, sedangkan 7,91%

sisanya dikuasai oleh publik. Saham Telkom diperdagangkan di BEI dengan ticker "TLKM" dan di New York Stock Exchange (NYSE) dengan ticker "TLK".

k. PT. UNITED TRACTORS TBK

PT. United Tractors Tbk adalah perusahaan public terkemuka diindonesia dengan distribusi alat-alat berat, kontraktor penambangan, pertambangan dan jasa kontraktor umum yang berdiri pada 1972, united tractors ssat ini menjadi distribusi alat berat terbesar diindonesia, khususnya menjadi pemimpin dipasar alat verat melalui produk-produk komatsu yang perseroan distribusikan (32% pada 2016 berdasarkan riset internal).

l. PT. UNILEVER INDONESIA TBK

PT. Unilever Indonesia Tbk telah beroperasi sejak tahun 1933 dan telah menjadi perusahaan Fast Moving Consumer Goods terdepan dipasar Indonesia. Unilever Indonesia memiliki lebih dari 40 brand yang terbagi dalam 2 segmen usaha, home & personal care dan foods &

refreshment. Unilever Indonesia telah Go Public pada tahun 1982 dan

saham-sahamnya tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

B. Hasil Penelitian 1. Deskripsi Data

Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan tahunan perusahaan-perusahaan yang termasuk dalam indeks LQ 45 periode 2016 - 2020. Data ini diperoleh dari www.idx.co.id dan dari website utama masing-masing perusahaan. Berikut demografi dan samplingnya.

Tabel 4.1

Daftar Saham Yang Masuk Dalam Perhitungan Indeks LQ 45 Periode 2016-2020

Keterangan Jumlah

Perusahaan yang masuk dalam daftar indeks LQ 45

45

Perusahaan yang tidak masuk dalam kriteria sampel yaitu perusahaan yang tidak

mempublikasikan laporan keuangan secara konsisten selama periode 2016-2020

33

Sampel yang digunakan 12

38

penggabungan data selama periode 2016-2020 48

Sumber: Hasil Output Dari Spss 23, Tahun 2021

Jumlah perusahaan yang masuk dalam indeks LQ 45 adalah 45, namun tidak semuanya memenuhi kriteria yang dipersyaratkan dalam penelitian ini. Terdapat 33 perusahaan yang tidak mempublikasikan laporan keuangannya secara konsisten selama periode penelitian. Sehingga sampel penelitian yang dihasilkan adalah 12 perusahaan dengan total 48 data penelitian.

2. Analisis Data

a. Analisis Statistik Deskriptif

Statistik deskriptif bertujuan untuk melihat sebaran data dari variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini. Berikut adalah statistik deskriptif untuk setiap variabel yang digunakan dalam penelitian ini.

Tabel 4.2

Statistik Deskriptif

Mean Std.Deviation N

ROE 1254.1250 2246.31083 48

ROA 603.0625 753.51916 48

CURRENT

RATIO 195.5054 115.97920

48

HARGA

SAHAM 15569.79 21827.209

48

Sumber: Hasil Output Dari SPSS 23, Tahun 2021

Berdasarkan tabel 4.2 nilai N menunjukkan banyaknya data yang digunakan dalam penelitian, yaitu sebanyak 48 data, yang merupakan jumlah sampel selama periode penelitian 2016-2020. Data yang digunakan merupakan data dari perusahaan pada indeks LQ 45 yang konsisten selama 5 tahun yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Nilai rata-rata harga saham penutupan menunjukkan nilai sebesar 15569.79 dengan standar deviasi sebesar 15569.79. variabel ROE menunjukkan nilai rata-rata yang terjadi sebesar 1254.1250 dengan standar deviasi sebesar 1254.1250, variabel ROA menunjukkan nilai rata-rata yang terjadi sebesar 603.0625 dengan standar deviasi sebesar 753.51916. variabel Current Ratio menunjukkan nilai rata-rata yang terjadi sebesar

195.5054 dengan standar deviasi sebesar 115.97920.

b. Analisis Regresi Linear Berganda

Analisis regresi linear berganda di gunakan untuk mengetahui bentuk hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat.

Tabel 4.3

Tabel Persamaan Regresi

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 15065.152 7004.384 2.151 .037

ROE 1.261 2.038 .130 .619 .539

ROA 7.301 6.089 .252 1.199 .237

40

CURRENT RATIO -28.027 26.767 -.149 -1.047 .301

Sumber: Hasil Output Dari SPSS 23, Tahun 2021

Berdasarkan tabel 4.3 diatas di peroleh persamaan regresi linear berganda sebagai berikut :

Y=b0 + b1X1 + b2X2 + b3X3 + e

Y= 11654.047 + -1233.038X1 + 1976.416X2 + e

Persamaan tersebut menunjukkan nilai ROE sebesar 1.261 yang artinya jika ROE naik sebesar 1 poin maka harga saham (Y) akan naik sebesar 1.261, Nilai pengganda ROA adalah 7.301 yang artinya jika ROA naik 1 poin maka harga saham (Y) akan naik sebesar 7.301 dan, Nilai koefisien Current Ratio sebesar -28.027 yang artinya jika Current Ratio naik sebesar 1 poin maka harga saham (Y) akan naik sebesar -28.027.

c. Pengujian Hipotesis

Uji t secara parsial bertujuan untuk menguji pengaruh signifikan masing-masing variabel independen (X1, dan X2) secara parsial terhadap variabel dependen (Y). Dasar pengambilan keputusan uji-t adalah jika nilai sig 0,05 maka tidak ada pengaruh variabel X dan variabel Y.

Tabel 4.4

Uji Statistik t / parsial

Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

t Sig.

B Std. Error Beta

1 (Constant) 15065.152 7004.384 2.151 .037

ROE 1.261 2.038 .130 .619 .539

ROA 7.301 6.089 .252 1.199 .237

CURRENT RATIO -28.027 26.767 -.149 -1.047 .301

Sumber: Hasil Output Dari SPSS 23, Tahun 2021

Berdasarkan tabel 4.4 menunjukkan bahwa :

1. Hasil uji t untuk variabel ROE terhadap harga saham (Y) memiliki nilai t-hitung < t-tabel (0,619 < 2,228) dan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 (0,539 > 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ROE berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap harga saham (Y).

2. Hasil uji t untuk variabel ROA terhadap harga saham (Y) memiliki nilai t-hitung < t-tabel (1,199 < 2,228) dan nilai signifikan lebih besar dari 0,05

42

(0,237 > 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ROA berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap harga saham (Y).

3. Hasil uji t untuk variabel Current Ratio terhadap harga saham (Y) memiliki nilai t-hitung < t-tabel (-1,047 < 2,228) dan nilai signifikan lebih besar dari 0,05 (0,301 > 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa Current Ratio berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap harga saham (Y).

d. Koefisien Determinasi

Koefisien determinasi digunakan untuk mengukur kemampuan variabel bebas dalam menjelaskan variabel terikat.

Koefisien determinasi dapat dilihat dari nilai adjusted R-square.

Tabel 4.4

koefisien determinasi

Model R R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the Estimate

1 .427a .183 .127 20394.414

Sumber : : Hasil Output Dari SPSS 23, Tahun 2021

Berdasarkan Tabel 4.5 terlihat bahwa nilai kecocokan R-squared sebagai koefisien determinasi adalah sebesar 0,127 atau 12,7%. Hal ini menunjukkan bahwa 12,7%. variabel harga saham dapat dijelaskan oleh perubahan variabel independen, seperti profitabilitas (ROE dan ROA) dan likuiditas (Current Ratio). sedangkan 87,3%

dijelaskan oleh faktor atau variabel lain selain model dalam penelitian. ini.

Hal ini menunjukkan bahwa ada banyak faktor lain yang mempengaruhi harga penutupan saham.

C. Pembahasan

1. Pengaruh Return On Equity (ROE) Terhadap Harga Saham

Berdasarkanan alisis yang telah di lakukan hasil uji t/parsial menggunakan aplikasi perangkat lunak SPSS, menunjukkan ROE memiliki nilai t-hitung < t tabel (0,619 < 2,228) artinya dapat pengaruh positif dan tidak signifikan secara parsial antara ROE dengan harga saham penutupan dengan hal ini dapat dilihat tidak signifikannya (0,539)

> (0,05). maka hal ini dapat disimpulkan jika ROE naik maka harga saham penutupan juga akan meningkat, begitupun dengan sebaliknya jika ROE menurun maka harga saham juga ikut menurun.

2. Pengaruh Return On Assets (ROA) Terhadap Harga Saham

Untukvariabel ROA dengan nilai t hitung < t tabel (1,199 > 2,228) menggunakan aplikasi perangkat lunak SPSS, artinya terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap harga saham penutupan, dilihat tidak signifikannya (0,237) > (0,05). Maka hal ini dapat disimpulkan jika ROA naik maka harga saham penutupan juga akan meningkat, begitupun sebaliknya jika ROA menurun maka harga saham juga ikut menurun.

3. Pengaruh Current Ratio (CR) Terhadap Harga Saham

Current Ratio dengan nilai t-hitung < t tabel (-1,047 < 2,228) menggunakan aplikasi perangkat lunak SPSS, artinya terdapat pengaruh negatif dan tidak signifikan secara parsial antara Current Ratio dengan

44

harga saham penutupan, dengan hal ini dapat dilihat dengan tidak signifikannya (0,301) > (0,05). Maka hal ini dapat disimpulkan jika Current Ratio naik maka harga saham penutupan juga meningkat, begitupun sebaliknya jika Current Ratio menurun maka harga saham pun ikut menurun.

Rasio-rasio tersebut merupakan bagian dari rasio profitabilitas dan likuiditas yang mewakili kinerja. pendanaan jangka pendek. Jika dalam jangka pendek perusahaan memiliki kinerja keuangan yang baik, maka dianggap dapat mengelola urusannya dengan baik untuk menghindari kebangkrutan. Adanya kinerja keuangan yang baik akan mendorong investor untuk menanamkan modalnya pada suatu perusahaan. Semakin tinggi kepercayaan investor maka akan semakin mempengaruhi nilai perusahaan atau harga sahamnya.

Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan antara ROE dengan harga saham penutupan karena t-hitung menghasilkan nilai yang lebih kecil dari t-tabel, artinya hasil penelitian ini diterima hipotesis yang telah dikemukakan yaitu secara parsial terdapat pengaruh secara parsial ROE terhadap harga saham penutupan.

Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan antara ROA dengan harga saham penutupan karena t-hitung menghasilkan nilai lebih kecil dari t-tabel. Artinya hasil penelitian ini diterima hipotesis yang telah dikemukakan yaitu secara parsial terdapat pengaruh ROA terhadap harga saham penutupan.

Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan antara Current Ratio dengan harga saham penutupan karena t-hitung menghasilkan nilai lebih kecil dari t-tabel.

Artinya hasil penelitian ini diterima hipotesis yang telah dikemukakan yaitu secara parsial terdapat pengaruh Current Ratio terhadap harga saham penutupan.

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Inyoman Sutapa (2018) yang menyatakan bahwa Current Ratio berpengaruh terhadap harga saham. Sedangkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Safitri Indrawati (2020) sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan peneliti yang menyatakan bahwa profitabilitas yang diukur dengan ROA, ROE dengan secara simultan berpengaruh terhadap harga saham, sedangkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Rizky Adithya Nugraha, Mohammad Fany Alfarisi (2020) sejalan dengan penelitian yang dilakukan peneliti yang menyatakan bahwa Likuiditas memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Kadek Yuliana Dewi, Henny Rahyuda (2020) sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan peneliti yang menyatakan bahwa likuiditas dan kebijakan dividen berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan hasil peneltian dari IGN Sudangga Adipalguna dan Anak Agung Gede Suarjaya (2017), Jestry J. Sambelay, Paulina Van Rate dan Dedy N. Baramuli (2017) dan Elia W. Hadinigrat, Maryam Mangantar dan Jessy J Pondang (2017), AANBA Permana, Henny Rahyuda (2019), Rosita Dewi, Made Suci, AA

46

Ngurah Yudha Martin Mahardika (2020) tidak sejalan hasil dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti.

47 BAB V

PENUTUP

A. Kesimpulan

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui variabel mana yang memiliki pengaruh parsial terhadap harga penutupan suatu saham. Dalam penelitian ini variabel independen yang digunakan adalah ROE, ROA, Current Ratio, sedangkan variabel dependen yang digunakan adalah harga penutupan (Y).

Berdasarkan hasil penelitian beserta pembahasannya yang telah dipaparkan sebelumnya maka ditarik kesimpulan bahwa :

1. Hasil uji t untuk variabel ROE terhadap harga saham (Y) memiliki nilai t-hitung < t-tabel (0,619 < 2,228) dan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05 (0,539 > 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ROE berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap harga saham (Y).

2. Hasil uji t untuk variabel ROA terhadap harga saham (Y) memiliki nilai t-hitung < t-tabel (1,199 < 2,228) dan nilai signifikan lebih besar dari 0,05 (0,237 > 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa ROA berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap harga saham (Y).

3. Hasil uji t untuk variabel Current Ratio terhadap harga saham (Y) memiliki nilai t-hitung < t-tabel (-1,047 < 2,228) dan nilai signifikan lebih besar dari 0,05 (0,301 > 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa Current Ratio berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap harga saham (Y).

48

B. Saran

Berdasarkan kesimpulan tersebut di atas, maka dapat ditarik rekomendasi sebagai berikut:

1. Bagi Perusahaan

perusahaan perlu menambah hutangnya untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi. Namun, bisnis, ketika memutuskan berapa banyak utang yang akan digunakan, harus mempertimbangkan risiko yang akan mereka hadapi selama masa-masa sulit. Perusahaan juga harus mempertimbangkan proporsi sumber modal melalui hutang agar tidak melebihi investor atau modal sendiri dan juga harus mempertimbangkan kemampuan perusahaan untuk membayar bunga.

2. Bagi Investor

Di sisi lain, investor memilih untuk berinvestasi pada perusahaan yang asetnya sebagian dibiayai oleh hutang, tetapi perusahaan yang dipilih tidak dapat memiliki lebih banyak hutang daripada yang mereka miliki untuk membiayai asetnya.

3. Bagi peneliti selanjutnya

Bagi peneliti lain, direncanakan untuk memperluas variabel penelitian yang dapat menjelaskan pengaruh financial leverage terhadap profitabilitas. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi peneliti lain untuk mengembangkan penelitian ini dengan mempertimbangkan variabel-variabel selain yang termasuk dalam penelitian ini.

Daftar Pustaka

Adipalguna, I. ,S , dan Suarjaya, A., A., G. Pengaruh Likuiditas, Solvabilitas, Aktivitas, Profitabilitas, dan Penilaian Pasar Terhadap Harga Saham LQ 45 di BEI

Amanah, R., Atmanto, D., dan Azizah, D., F. Pengaruh Rasio Likuiditas Dan Rasio Profitabilitas Terhadap Harga Saham (studi pada perusahaan indeks LQ 45 periode 2008-2012). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Vol.

12 No. 1 Juli 2014.

Dewi, K., Y., Rahyuda, H. Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan Sektor Industri Barang Konsumsi di BEI. Jurnal Manajemen 9 (4) hal. 1252-1272.

Dewi, R., Suci, M., Mahardika, A.,N., Y., M. Pengaruh Profotabilitas dan Likuiditas Terhadap Struktur Modal Perusahaan Sektor Property dan Real Estate Di BEI. Jurnal Manajemen dan Bisnis 1 (2) hal. 59-66.

Dewi, V., S., dan Ekadjaja, A. Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur.

Jurnal Paradigma Akuntansi 2 (1). Hal 118-126.

Hadiningrat, W., E., Mangantara, M., Pondang, J., J. Analisis Pengaruh Rasio Likuditas dan Rasio Profitabilitas Terhadap Return Saham Pada Perusahaan LQ 45. Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi. Vol. 5, No. 2. 2017

Indrawati, S., Dan Suprihhadi, H. Pengaruh Profitabilitas Terhadap Harga Saham Emiten LQ 45 Yang Terdaftar Di BEI. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen.

Vol. 4, No. 12 Desember 2015.

Lumowa, D., Analisa Pengaruh Profitabilitas Terhadap Harga Saham Perusahaan LQ 45 di Bursa Efek Indonesia. Fakultas Ekonomi DAN Bisnis, Pendidikan Profesi Akuntasi.

Marlinda, D. 2020. Pengaruh Profitabilitas Dan Likuiditas Terhadap Harga Saham Pada Indeks LQ 45 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Priode 2013-2016. Universitas Muhammadiyah Makassar.

Meyti, En., T.K., dan Rusli L., Pengaruh Likuiditas dan Profitabilitas Terhadap Harga Saham Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di BEI. Jurnal Bisnis Manajemen dan Ekonomi, Vol 10, No.2, Mei 2011, hal. 2671-2684.

Nugraha, R.A., dan Alfarisi, M.F. Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Likuiditas dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Mirai Management 5 (2) hal. 370-377.

Nuh, M. SE., dan Hamizar SE. jakarta desember 2014. Intermediate Accounting.

50

Pongoh, M., Analisis Laporan Keuangan Untuk Menilai Kinerja Keuangan PT.

BUMI RESOURCES TBK. Jurnal EMBA : Vol. 1 No. 3 september 2013, hal. 669-679.

Permana, AANBA., dan Rahyuda H. Pengaruh Profitabilitas, Solvabilitas, Likuiditas dan Inflasi Terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Manajemen Unud 8 (30) hal. 1577-1607

Sambelay, J. J., Rate, P.V., dan Baramuli, D.N. Analisis Pengaruh Profitabilitas Terhadap Harga saham Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di LQ 45 Periode 2012-2016. Jurnal Emba, vol.5 No.2 Juni 2017, hal 753-761.

Sholikh, D. M., dan Sapari. Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas dan Inflasi Terhadap Harga Saham Perusahaan Pada Indeks LQ 45. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi.

Susilawati, C, K. Analisis Perbandingan Pengaruh Likuiditas, Solvabilitas dan Profitabilitas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan LQ 45. Jurnal Akuntansi . Vol 4, No. 2, November 2012.

Sutapa, N. I. Pengaruh Rasio dan kinerja Keuangan Terhadap Harga Saham Pada Indeks LQ 45 Di BEI Periode 2015-2016. Jurnal Krisna : Kumpulan Riset Akuntansi; Vol. 9, No. 2 Januari 2018..

Pengaruh Profitabilitas, kecukupan Modal, dan Likuiditas Terhadap Harga Saham http://ejournal.unp.ac.id28 Juni 2021

Pengaruh Rasio Likuiditas, Profitabilitas Dan Solvabilitas Terhadap Harga Saham https://repository.uinjkt.ac.ai28 Juni 2021

https://yuknabungsaham.idx.co.id

https://www.adaro.comdiakses pada tanggal 05 November 2021 https://www.akr.co.iddiakses pada tanggal 05 November 2021 https://www.astra.co.iddiakses pada tanggal 05 November 2021

https://www.gudanggaramtbk.com diakses pada tanggal 13 Desember 2021 https://www.indofood.com diakses pada tanggal 13 Desember 2021

https://kalbe.co.id diakses pada tanggal 13 Desember 2021 https://www.mnc.co.id diakses pada tanggal 13 Desember 2021 https://pgn.co.id diakses pada tanggal 13 Desember 2021 https://sig.id diakses pada tanggal 13 Desember 2021

https://www.telkom.co.iddiakses pada tanggal 05 November 2021

https://www.unitedtractors.com diakses pada tanggal 13 Desember 2021 https://www.unilever.co.id diakses pada tanggal 13 Desember 2021

Sejarah singkat LQ 45.https://text-id.123dok.comdiakses pada tanggal 28 oktober 2021

https://digilibadmin.unismuh.ac.id/upload/10656-Full_Text.pdf www.idx.co.id

52

LAMPIRAN

Idx LQ 45

54

Financial Data and Ratio

Idx LQ 45

56

Financial Data and Ratio

Idx LQ 45

58

Financial Data and Ratio

Idx LQ 45

60

Financial Data and Ratio

Idx LQ 45

62

Financial Data and Ratio

Variables Entered/Removeda

Model

Variables Entered

Variables

Removed Method

1 CURRENT

RATIO , ROE, ROAb

. Enter

a. Dependent Variable: HARGA SAHAM

b. All requested variables entered.

b. All requested variables entered.

Dokumen terkait