• Tidak ada hasil yang ditemukan

KURIKULUM PEMBINAAN PPGT

6. KOMPETENSI PROFESIONALISME

Kompetensi

Utama Definisi Indikator

Kompetensi Dasar

1 2 3 4 5

Bersemi Berakar Bertumbuh Berbuah Berbuah Lebat

PROF ESIO NALIS M E Kemampuan kader akan penguasaan keterampilan dan pengetahuan untuk aplikasi dunia kerja 1. Penguasaan

IPTEK 1.1. Mengetahui teori-teori dasar IPTEK 1.2. Mampu menerapkan teori- teori dasar IPTEK 1.3. Mampu melakukan kretivitas dengan perkembangan IPTEK. 1.4. Mampu menghasilkan inovasi dalam perkembangan IPTEK 1.5. Mampu mengaplikasikan hasil IPTEK yang berdaya guna bagi sesama dan lingkungan serta memiliki daya saing tinggi. 2. Penguasaan Bahasa dan Komunikasi 2.1. Mengetahui dasar-dasar bahasa dan komunikasi (Toraja, Indonesia, Inggris) 2.2. Mampu berbahasa dan berkomunikasi dengan baik (Toraja, Indonesia, Inggris) 2.3. Mampu menguasai beberapa bahasa dan dapat mengggunakannya dengan baik 2.4. Mampu mengimple-mentasikan kemampuan berbahasa dan komunikasi 2.5. Mampu mengajarkan kemampuan bahasa dan komunikasi kepada orang lain 3. Penguasaan Bidang Minat 3.1. Mampu mengidentifik asi potensi diri dan bidang minat 3.2. Mampu mengembang kan potensi diri dan Bidang Minat 3.3. Mampu menghasilkan sesuatu yang berguna sesuai dengan potensi dan bidang minat yang dimiliki

3.4. Mampu meningkatkan daya saing dari Produk/Jasa yg dihasilkan sehingga diterima Pasar 3.5. Mampu menerapkan potensi diri dan bidang minat untuk

pemberdayaan angkatan kerja.

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR BENTUK/JENIS PROGRAM TARGET PESERTA BERSEMI

1.1. Menguasai teori-teori dasar IPTEK

2.1 Mengetahui dasar-dasar bahasa dan komunikasi (Toraja, Indonesia, Inggris)

3.1 Mampu mengidentifikasi potensi diri dan bidang minat

1.1.1. Mengetahui dan mengerti dasar-dasar pengoperasian system komputer ( OS ) dan beberapa perangkat aplikasi dasar system seperti MS Office/ internet

2.1.1 Mengetahui dan mengerti penggunaan tata bahasa (Toraja, Indonesia, Inggris) dan komunikasi yang baik dan benar.

3.1.1. Mampu menemukan potensi minat bakat minat pribadi dan lingkungan untuk dikembangkan

Pelatihan (Pengenalan) secara terpusat.

Pelatihan keliling pada tingkat Jemaat tertentu/ klasis (community mentoring). Remaja dan Anggota PPGT usia 15 tahun BERAKAR

1.2 Mampu menerapkan teori- teori dasar IPTEK

2.2 Mampu berbahasa dan berkomunikasi dengan baik (Toraja, Indonesia, Inggris)

3.2. Mampu mengembangkan potensi diri dan Bidang Minat

1.2.1 Mampu mengetik surat-surat/ dokumen organisasi secara komputerisasi (Ms Word/ Excel)

1.2.2 Mampu mengirim surat/ dokumen melalui

email

2.2.1 Mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa (Toraja, Indonesia, Inggris) dengan benar

2.2.2 Mampu membuat dokumen/surat dalam bahasa (Toraja, Indonesia, Inggris).

3.2.1. Mampu mendayagunakan potensi dan minat bakat pribadi dan lingkungan

Pelatihan (Pengenalan) secara terpusat.

Pelatihan keliling pada tingkat Jemaat tertentu/ klasis (community mentoring). Anggota PPGT (tingkat SMA/ sederajat) mahasiswa semester I-IV. dan Pengurus PPGT tingkat Jemaat

BERTUMBUH

1.3 Mampu melakukan kretativitas

dengan perkembangan IPTEK 1.3.1 Mampu melakukan pengelolaan kearsipan dokumen secara komputerisasi (doc mc office). 1.3.2 Mampu memanfaatkan fasilitas pendukung

internet. Diklat kesekretariatan/ kebendarahaan Pelatihan MC Pelatihan Jurnalistik Diklat kesekretariatan/ kebendarahaan Kelompok Peminatan Pengurus PPGT Jemaat / Klasis Alumni pelatihan MC/ Jurnalistik/ Diklat Alumni pelatihan

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR BENTUK/JENIS PROGRAM TARGET PESERTA 2.3 Mampu menguasai beberapa bahasa

dan dapat mengggunakannya dengan baik

3.3. Mampu menghasilkan sesuatu yang berguna sesuai dengan potensi dan bidang minat yang dimiliki.

2.3.1 Mampu menggunakan bahasa (Toraja, Indonesia, Inggris) dalam berbagai kegiatan PPGT dan kegiatan lainnya.

3.3.1 Mampu menghasilkan produk yang berbasis potensi dan minat.

BERBUAH

1.4 Mampu menghasilkan inovasi dalam perkembangan IPTEK 2.4 Mampu mengimplementasikan

kemampuan berbahasa dan komunikasi

3.4. Mampu meningkatkan daya saing dari Produk/Jasa yg dihasilkan sehingga diterima Pasar

1.4.1 Mampu mengoperasikan program-program aplikasi terbaru

1.4.2 Mampu membuat desain secara komputerisasi 2.4.1 Mampu menjadi tutor bahasa dan komunikasi

yang bersetifikat.

3.4.1. Meningkatkan kualitas produk seturut dengan kebutuhan pasar

3.4.2. Menjaga kualitas produk yang dihasilkan 3.4.3. Membangun jejaringan untuk keperluan dana

dan sumber daya

Workshop Lomba Inovasi Anggota PPGT mahir IPTEK Alumni pelatihan MC/ Jurnalistik/ Diklat tingkat mahir PPGT pemilik produk

BERBUAH LEBAT 1.5 Mampu mengaplikasikan hasil

IPTEK yang berdaya guna bagi sesama dan lingkungan serta memiliki daya saing tinggi.

2.5 Mampu mengajarkan kemampuan bahasa dan komunikasi kepada orang lain

3.5. Mampu menerapkan potensi diri dan bidang minat untuk

pemberdayaan angkatan kerja.

1.5.1 Mampu menghasilkan program aplikasi yang dapat digunakan semua orang yang berkualitas 1.5.2 Mampu menciptakan lapangan kerja

2.5.1 Mampu menjadi fasilitator professional yang kompetitif.

3.5.1. Mampu menjadi pembimbing bagi angkatan kerja

3.5.2. Menyediakan kesempatan kerja

Training for Trainers IT

Anggota PPGT mahir IT Trainers bersertifikasi. PPGT pemilik produk/ usaha

PROGRAM UNTUK FASILITATOR

Pelatihan Fasilitator di Tingkat Klasis , Wilayah, dan Pusat Mentoring dan evaluasi fasilitator di tingkat Klasis dan Wilayah REKOMENDASI INTERVENSI

Sosialisasi program kepada Majelis Gereja dan warga jemaat Fasilitasi pelaksanaan program dengan kerja sama lembaga terkait Back upfasilitator untuk klasis/wilayah yang kekurangan kader Penyediaan anggaran bagi kegiatan program pada setiap tingkatan Fasilitasi konektifitas terhadap program-program pemerintah

Ditetapkan di : Seriti

Pada tanggal : 7 November 2013 MAJELIS PIMPINAN SIDANG

PERSEKUTUAN PEMUDA GEREJA TORAJA

Pdt. Ivan Sampe Buntu, S.Th Aldri Yanto Hendra, A.Md

Prop. Resva Rerung, S.Th

Pdt. Bambang Sugiarto Palamba‟, S.Th Josep Juliaser Jusuf.SH

Fery Hendra, S.Th

KEPUTUSAN KONGRES XIII PPGT

Nomor : 13.10.KEP.KONGRES XIII.PPGT.11.2013 TENTANG

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGEMBANGAN PPGT 2013-2018

Dengan pertolongan Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus, Kongres XIII Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) :

Menimbang : a. bahwa dengan berdasarkan Alkitab dan tuntutan kebutuhan

konteks pelayanan PPGT, KONGRES XIII PPGT perlu menetapkan Garis-garis Besar Program Pengembangan PPGT 2013-2018;

b. bahwa Garis-garis Besar Program Pengembangan PPGT 2013-2018 perlu ditetapkan untuk menjadi arahan program kerja pelayanan PPGT pada semua lingkup.

Mengingat : 1. Pengakuan Iman Gereja Toraja (PIGT);

2. Tata Gereja Gereja Toraja (TGGT); 3. ART PPGT pasal 12;

4. Keputusan PP.PPGT nomor 013.SK.017.02.2011 tentang Komposisi dan Personalia Panitia Pengarah Konperensi Studi dan Kongres XIII PPGT.

Memperhatikan : 1. Hasil kerja/rumusan Panitia Pengarah tentang Garis-garis Besar Program Pengembangan PPGT 2013-2018;

2. Pandangan Umum, tanggapan, usul dan saran-saran yang berkembang dalam Sidang Paripurna untuk pembahasan Garis-garis Besar Program Pengembangan PPGT 2013-2018.

MEMUTUSKAN

Menetapkan : Keputusan tentang Garis-garis Besar Program Pengembangan PPGT 2013-2018.

Pertama : Menetapkan Garis-garis Besar Program Pengembangan PPGT

2013-2018, sebagaimana terlampir.

Kedua : Menugaskan Pengurus Pusat PPGT Periode 2013-2018 untuk

menjabarkan Garis-garis Besar Program Pengembangan PPGT 2013-2018 ke dalam kegiatan-kegiatan dan diselaraskan dengan Kurikulum Pembinaan Hasil Semiloka 2013.

Ketiga : Menugaskan Pengurus Pusat PPGT untuk membuat petunjuk penjabaran GBPP PPGT 2013-2018 ke dalam GBPP PPGT Klasis dan GBPP PPGT Jemaat.

Keempat : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di : Seriti

Tanggal : 7 Nopember 2013

MAJELIS PIMPINAN SIDANG

PERSEKUTUAN PEMUDA GEREJA TORAJA

Pdt. Ivan Sampe Buntu, S.Th Aldri Yanto Hendra, A.Md

Prop. Resva Rerung, S.Th

Pdt. Bambang Sugiarto Palamba‟, S.Th Josep Juliaser Jusuf.SH

Fery Hendra, S.Th Sekretaris Fungsional

Lampiran : Keputusan Kongres XIII PPGT

Nomor : 13.10.KEP.KONGRES XIII.PPGT.11.2013 Tanggal : 7 Nopember 2013

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGEMBANGAN PPGT

BAB I

PENDAHULUAN

Persekutuan Pemuda Gereja Toraja (PPGT) sebagai wujud dari gereja, bukanlah berasal dari dunia, melainkan diutus oleh ALLAH ke dalam dunia untuk menghadirkan tanda-tanda kerajaan-Nya yaitu damai sejahtera bagi umat manusia. Keberadaannya di dunia merupakan suatu rencana Agung dari Yesus Kristus Sang Kepala Gereja untuk menyampaikan kabar baik kepada „orang-orang miskin‟, „pembebasan bagi orang-orang tawanan‟, „penglihatan bagi orang-orang buta‟, pembebasan bagi orang-orang tertindas‟, dan untuk „memberitakan tahun rahmat Tuhan sudah datang‟ (Luk. 4 : 19).

Untuk menjalankan tugas dan panggilan itu, dibutuhkan komitmen untuk bertindak dan berbuat, di mana setiap anggota persekutuan menyatakan esensi yang paling dasar dari perbuatan, yaitu kasih. Dalam bingkai kebersama-samaan dalam perarakan tema SMS 23, Kongres XIII PPGT menyongsong era baru PPGT dalam rajutan tema : “Mengasihi dengan perbuatan dan dalam Kebenaran, dengan sub tema : “Membangun Persekutuan, Merawat Kemajemukan, Memelihara Lingkungan.

Relevansi Tema dan Sub Tema dengan konteks kekinian PPGT menjadi semakin penting di tengah semakin kompleksnya permasalahan yang dihadapi PPGT. PPGT sepenuhnya meyakini bahwa hanya untuk tetap survive di tengah kompleksitas perubahan zaman, maka PPGT pertama-tama harus berubah (be transformed), yaitu kesediaan untuk terus menerus dibaharui oleh Tuhan, Sang Pemilik Persekutuan. PPGT tetap berkomitmen untuk berada di jalur semboyan reformasi : eklesia reformata semper reformanda, gereja yang dibarui haruslah terus menerus membarui dirinya. Pembaruan berjalan bersama dengan pertumbuhan gereja. Tidak ada pertumbuhan gereja tanpa perubahan. Jadi PPGT harus berubah karena itulah kehendak Tuhan, agar kita mengalami perubahan dan pembaruan.

Salah satu tanda pembaruan adalah kasih, dalam hal ini setiap warga PPGT sampai pada perwujudan kasih yang benar. Demikianlah, maka runutan tema Kongres XII Samarinda ke Tema Kongres XIII Seriti berada dalam satu garis lurus yang saling equivalen. Pemuda yang dibarui menampakkan tanda-tanda yang berbeda dengan dunia, yaitu mengasih dengan model yang berbeda (tampil beda), dimana warga PPGT mengasihi dengan perbuatan yang benar. Demikian juga perbuatan kasih

dalam kebenaran akan mengantar setiap anggota untuk terus berubah dan membarui dirinya, termasuk organisasinya.

Bila kita jujur mengevaluasi baik diri pribadi (sebagai anggota PPGT) maupun persekutuan (sebagai organisasi), kita sadar bahwa kita masih pada tataran gereja yang ”masih sedang berdoa”. Artinya gereja (PPGT) kita masih sedang melipat tangan, menutup mata dan banyak bicara kepada Tuhan. Kalaupun gereja (PPGT) selesai berdoa, membuka mata dan mau bertindak, maka umumnya kita hanya akan bertindak untuk mengurus ibadah, membangun gedung (fisik), bersidang, lalu berdoa lagi. Urusan kesehatan, ekonomi, budaya, politik, HAM, pendidikan, kemiskinan, pengangguran, lingkungan hidup dan lain-lain dianggap bukan urusan gereja.

I.1. Pengertian

Garis-garis besar Program Pengembangan (GBPP) adalah dokumen organisasi yang menjabarkan sasaran, strategi kebijakan umum dan arah program-program organisasi selama kurun waktu satu periode kepengurusan PPGT. Penyusunan GBPP berakar pada konteks kecenderungan lingkungan eksternal dan analisa aspek-aspek internal yang dipandu oleh landasan visi dan misi PPGT di bawah sorotan tema dan sub tema KONGRES. Pada dasarnya GBPP terdiri dari dua bagian pokok, yaitu: a) Garis-garis Besar Program dan b) Garis Besar Pengembangan & Kebijakan Umum Organisasi. Garis Besar Program Organisasi memuat klasifikasi program yang akan dilaksanakan selama satu periode kepengurusan. Oleh karenanya merupakan rangkuman hasil-hasil pemikiran yang berkaitan dengan arah, sasaran, serta pola dan sarana implementasi program. Klasifikasi program ini sendiri merupakan penjabaran dari kerangka dasar kebijakan organisasi. Kebijakan organisasi merupakan upaya reflektif terhadap terang tema dan sub tema dalam memandu dinamika organisasi. Dengan demikian secara praktis Garis Besar Program Pengembangan berfungsi sebagai tuntunan umum dalam menjalankan langkah-langkah strategis organisasi.

I.2. Tujuan

GBPP ini disusun untuk mencapai tujuan yang dirumuskan sebagai berikut:

1) Sebagai kerangka umum analisis organisasi dalam memahami dan menerjamahkan konsep visi dan misi organisasi yang idealis-filosofis ke dalam dinamika praksisnya;

2) Sebagai pedoman strategis selama masa satu periode bakti bagi segenap perangkat organisasi dalam merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan seluruh aktifitas gerak organisasi. Menyangkut penetapan posisi strategis organisasi;

3) Pengorganisasian wacana, penjabaran program, penentuan struktur, serta keseluruhan perilaku dan penampakan organisasi

4) Sebagai landasan analisis yang sistematis dan berorientasi ke masa depan dalam rangka pengembangan program-program dan kebijakan organisasi;

5) Sebagai pedoman penilaian kualitatif dan dasar evaluasi pelaksanaan program dan kebijakan organisasi

I.3. Sistematika

GBPP ini disusun dengan sistematika sebagai berikut: BAB I PENDAHULUAN

BAB II ANALISIS KONTEKS KEKINIAN