dalam rangka pelaksanaan pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan Aplikasi SIMPEG.

(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Pejabat Pengelola SIMPEG bertanggung jawab terhadap penyediaan kebutuhan pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan Aplikasi SIMPEG.

(3) Pejabat Pengelola SIMPEG sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf e bersama-sama dengan Pengawas Sistem Informasi dan Sumber Daya Informatika bertanggung jawab terhadap keberlangsungan pelaksanaan pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan Aplikasi SIMPEG di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Pasal 29

(1) Pengawas Sistem Informasi dan Sumber Daya Informatika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 ayat (2) huruf c memiliki tugas dan tanggung jawab dalam penyediaan jaringan infrastruktur teknologi, informasi, dan komunikasi dalam rangka mendukung pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan Aplikasi SIMPEG.

(2) Pengawas Sistem Informasi dan Sumber Daya Informatika sebagaimana dimaksud pada ayat (1) secara teknis dapat dilaksanakan oleh Pengelola Teknologi dan Informasi pada Bidang yang menangani Pengembangan Sistem Informasi dan Sumber Daya Informatika di Lingkungan Diskominfo.

32

(3) Jaringan infrastruktur teknologi, informasi, dan komunikasi pendukung Aplikasi SIMPEG sebagaimana dimaksud pada ayat (1), meliputi :

a. perangkat keras (hardware);

b. perangkat Jaringan atau Local Area Network (LAN); dan c. keamanan Lalu Lintas Data atau security (https).

Pasal 30

(1) Super Administrator SIMPEG sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 ayat (2) huruf d mempunyai tugas, antara lain :

a. memberi masukan dalam penyusunan dan penyempurnaan tampilan (feature), masukan (input), dan keluaran (output) data dan informasi kepegawaian;

b. mengevaluasi rencana penyediaan kebutuhan untuk pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan Aplikasi SIMPEG;

c. menyempurnakan hasil penyusunan dan pengembangan prosedur dan standar pengelolaan Aplikasi SIMPEG;

d. mengevaluasi pelaksanaan pengelolaan data dan informasi kepegawaian di Lingkungan Pemerintah Daerah;

e. mengevaluasi pelaksanaan pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan Aplikasi SIMPEG; dan

f. mengolah dan menganalisa data dan informasi kepegawaian yang terdapat dalam Aplikasi SIMPEG untuk penyediaan data dan informasi kepegawaian sebagai bahan pengambilan kebijakan manajemen kepegawaian bagi PPK dan PyB.

(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Super

Administrator SIMPEG bertanggung jawab terhadap penyajian data dan

informasi kepegawaian di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Pasal 31

(1) Administrator SIMPEG sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 ayat (2) huruf e mempunyai tugas, antara lain :

a. menyusun rencana penyediaan kebutuhan untuk pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan Aplikasi SIMPEG;

b. menyusun dan mengembangkan prosedur dan standar pengelolaan Aplikasi SIMPEG;

c. mengelola dan memelihara data dan informasi kepegawaian Pemerintah Daerah;

33

e. menyusun dan menyempurnakan tampilan (feature), masukan (input), dan keluaran (output) dalam pengelolaan data dan informasi kepegawaian Pemerintah Daerah;

f. melaporkan hasil pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan Aplikasi SIMPEG kepada Pejabat Pengelola SIMPEG melalui Super Administrator SIMPEG di Lingkungan Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja;

g. membantu menyusun dan menyampaikan rencana penyediaan kebutuhan untuk pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan Aplikasi SIMPEG kepada Super Administrator SIMPEG; dan

h. melakukan pengelolaan, pemasukan data (entry data), updating (entry dan

upload dokumen digital) data tertentu yang bersifat rahasia, serta penyajian

data dan informasi kepegawaian di Lingkungan Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja.

(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Administrator SIMPEG bertanggung jawab terhadap kelancaran operasionalisasi program Aplikasi SIMPEG di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Pasal 32

(1) Operator SIMPEG sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 ayat (2) huruf e mempunyai tugas, antara lain :

a. melakukan verifikasi, klarifikasi, sinkronisasi, rekonsiliasi, dan validasi terhadap hasil pengolahan data dan informasi kepegawaian di Lingkungan Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja yang menjadi kewenangannya;

b. memberikan dukungan teknis dalam pemeliharaan dokumen pendukung dan dalam pengelolaan Aplikasi SIMPEG;

c. melaporkan penginputan data dan informasi kepegawaian baru ke

Administrator SIMPEG, serta menyerahkan dokumen (hard copy) dari data

yang sudah diinput ke dalam Aplikasi SIMPEG;

d. membantu melakukan penyusunan dan penyempurnaan format penyajian Aplikasi SIMPEG dalam rangka pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan Aplikasi SIMPEG;

e. melakukan pengelolaan, pemasukan data (entry data), serta penyediaan dan penyajian data dan informasi kepegawaian di Lingkungan Perangkat Daerah; dan

f. mengelola hasil proses pelaksanaan pengelolaan pelayanan administrasi kepegawaian dan manajemen kepegawaian yang menjadi kewenangannya melalui Aplikasi SIMPEG.

34

(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Operator SIMPEG bertanggung jawab atas keakuratan data dan informasi kepegawaian dari produk pelaksanaan pengelolaan pelayanan administrasi kepegawaian dan manajemen kepegawaian yang menjadi kewenangannya.

Pasal 33

(1) Super Komponen SIMPEG sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 ayat (2) huruf g mempunyai tugas, antara lain :

a. mengelola data dan informasi kepegawaian di Lingkungan Perangkat Daerah yang menjadi kewenangannya;

b. mengoordinasikan hasil proses pelaksanaan pengelolaan pelayanan administrasi kepegawaian dan manajemen kepegawaian yang menjadi kewenangannya kepada Administrator SIMPEG; dan

c. mengoordinasikan hasil pemutakhiran data dan informasi kepegawaian, berupa naskah dinas kepegawaian bagi Pegawai ASN yang menjadi kewenangannya secara periodik kepada Administrator SIMPEG.

(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Super

Komponen SIMPEG bertanggung jawab atas keakuratan data dan informasi

kepegawaian bagi Pegawai ASN pada Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja masing-masing sesuai dengan kewenangannya.

Pasal 34

(1) Komponen SIMPEG sebagaimana dimaksud dalam Pasal 22 ayat (2) huruf h mempunyai tugas, antara lain :

a. membantu Super Komponen SIMPEG dalam hal pemutahiran data dan informasi kepegawaian bagi Pegawai ASN yang menjadi kewenangannya melalui Aplikasi SIMPEG;

b. melakukan pendampingan Pegawai ASN yang menjadi kewenangannya dalam rangka pengoperasian Aplikasi SIMPEG;

c. melaporkan hasil pelaksanaan pemasukan (input) data dan informasi kepegawaian bagi Pegawai ASN pada Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja yang menjadi kewenangannya kepada Super Komponen secara periodik, serta menyerahkan dokumen (hard copy) dari data dan informasi kepegawaian yang telah diinput ke dalam Aplikasi SIMPEG; dan

d. menyampaikan usul rencana penyediaan kebutuhan untuk pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan Aplikasi SIMPEG dalam rangka penyempurnaan Aplikasi SIMPEG kepada Administrator SIMPEG melalui

35

(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Komponen SIMPEG bertanggung jawab atas keakuratan data dan informasi kepegawaian bagi Pegawai ASN pada Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja masing-masing sesuai dengan kewenangannya.

Pasal 35

(1) Administrator Sistem sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf a mempunyai tugas, antara lain :

a. melakukan administrasi pada database Aplikasi SIMPEG;

b. menangani permasalahan teknis yang terjadi pada huruf a untuk menjamin kehandalan dan ketersediaan pelaksanaan pengelolaan pelayanan administrasi kepegawaian dan manajemen kepegawaian;

c. membangun, mengembangkan, dan memelihara database kepegawaian, program Aplikasi SIMPEG, serta sarana dan prasarana pendukung Aplikasi SIMPEG lainnya;

d. menyusun Standar Operasional Prosedur atau petunjuk pelaksanaan Aplikasi SIMPEG;

e. mengintegrasikan Aplikasi SIMPEG dengan aplikasi lain pada instansi lain yang terkait untuk mendukung pelaksanaan pengelolaan pelayanan administrasi kepegawaian dan manajemen kepegawaian; dan

f. menyusun dan melaporkan pelaksanaan tugas kepada Administrator SIMPEG.

(2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Administrator Sistem bertanggung jawab atas :

a. pelaksanaan penyediaan data dan informasi kepegawaian pada di Lingkungan Pemerintah Daerah; dan

b. pelaksanaan pengelolaan data dan informasi kepegawaian di Lingkungan Pemerintah Daerah.

(3) Dalam pelaksanaan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), apabila diperlukan dapat melibatkan programer dalam melaksanakan pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan teknologi, informasi, dan komunikasi pendukung Aplikasi SIMPEG.

(4) Administrator Sistem sebagaimana dimaksud pada ayat (1) juga berperan sebagai Helpdesk SIMPEG yang mempunyai tugas dan tanggung jawab, antara lain :

a. memberikan layanan konsultasi mengenai pengelolaan Aplikasi SIMPEG, baik melalui telepon, e-mail, maupun tatap muka secara langsung;

b. menangani keluhan dan masukan dari Operator SIMPEG, Super Komponen SIMPEG, dan Komponen SIMPEG mengenai pengelolaan Aplikasi SIMPEG;

36

c. melakukan evaluasi atas pelaksanaan pengelolaan pelayanan administrasi kepegawaian dan manajemen kepegawaian yang telah dilaksanakan melalui Aplikasi SIMPEG;

d. menyusun dan menyampaikan laporan hasil pelaksanaan tugas kepada

Administrator SIMPEG; dan

e. melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Administrator SIMPEG.

Pasal 36

(1) Administrator Perangkat Daerah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 huruf b mempunyai tugas dan tanggung jawab, antara lain :

a. memberikan informasi dan kendala teknis mengenai pengelolaan Aplikasi SIMPEG kepada Super Komponen SIMPEG dan Komponen SIMPEG;

b. menyusun dan menyempurnakan tampilan (feature), masukan (input), dan keluaran (output) dalam pengelolaan data dan informasi kepegawaian; dan c. menghimpun dan melaporkan permasalahan pengelolaan Aplikasi SIMPEG

di Lingkungan Pemerintah Daerah kepada Administrator SIMPEG.

(2) Administrator Perangkat Daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) juga berperan sebagai Trainer SIMPEG yang mempunyai tugas dan tanggung jawab : a. membimbing atau melatih Super Komponen SIMPEG dan Komponen SIMPEG; b. mempersiapkan modul pelatihan;

c. melakukan evaluasi pelatihan;

d. membuat dan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas kepada Super

Administrator SIMPEG melalui Administrator SIMPEG; dan

e. melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Administrator SIMPEG.

Bagian Kesepuluh

Wewenang Sumber Daya Manusia Pengelola Aplikasi SIMPEG Pasal 37

(1) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27, Pejabat Pembina SIMPEG mempunyai wewenang untuk :

a. melakukan pembinaan dalam pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan Aplikasi SIMPEG; dan

b. merekomendasikan penyediaan jaringan infrastruktur Aplikasi SIMPEG. (2) Untuk melakukan pembinaan dalam pengelolaan dan pengembangan Aplikasi

SIMPEG sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, Pejabat Pembina SIMPEG dapat mendelegasikannya kepada Pejabat Pengelola SIMPEG.

(3) Untuk melakukan pembinaan dalam pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan Aplikasi SIMPEG sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a, dalam pelaksanaannya dapat dibantu oleh Pengawas Sistem Informasi dan Sumber Daya Informatika.

37 Pasal 38

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28, Pejabat Pengelola SIMPEG mempunyai wewenang untuk :

a. melakukan koordinasi dengan Pengawas Sistem Informasi dan Sumber Daya Informatika untuk memenuhi kebutuhan jaringan infrastruktur teknologi, informasi, dan komunikasi pendukung Aplikasi SIMPEG;

b. merekomendasikan pengangkatan dan pemberhentian : 1. Super Administrator SIMPEG;

2. Administrator SIMPEG : a) Administrator Sistem; dan

b) Administrator Perangkat Daerah. 3. Operator SIMPEG;

4. Super Komponen SIMPEG; dan 5. Komponen SIMPEG;

kepada Pejabat Pembina SIMPEG.

c. melakukan koordinasi mengenai pelaksanaan Aplikasi SIMPEG dengan : 1. Super Administrator SIMPEG;

2. Administrator SIMPEG : a) Administrator Sistem; dan

b) Administrator Perangkat Daerah. 3. Operator SIMPEG;

4. Super Komponen SIMPEG; 5. Komponen SIMPEG.

d. menyampaikan usul pembangunan, pengembangan, dan pemeliharaan Aplikasi SIMPEG dalam rangka penyempurnaan Aplikasi SIMPEG kepada Pejabat Pembina SIMPEG.

Pasal 39

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29, Super

Administrator SIMPEG mempunyai wewenang untuk :

a. memberikan Otorisasi Hak Akses berdasarkan usulan Super Komponen SIMPEG dengan persetujuan Pejabat Pengelola SIMPEG; dan

b. melakukan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pengoperasian program Aplikasi SIMPEG pada Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Pasal 40

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 30, Administrator SIMPEG mempunyai wewenang untuk :

38

a. melakukan pengecekan terhadap data dan informasi kepegawaian pada Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja di Lingkungan Pemerintah Daerah; dan b. melakukan perubahan terhadap data dan informasi kepegawaian pada

Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja di Lingkungan Pemerintah Daerah yang telah melalui proses verifikasi, klarifikasi, sinkronisasi, rekonsiliasi, dan validasi oleh Operator SIMPEG.

Pasal 41

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 31, Operator SIMPEG mempunyai wewenang untuk :

a. melakukan verifikasi, klarifikasi, sinkronisasi, rekonsiliasi, dan validasi data dan informasi kepegawaian kepada Super Komponen SIMPEG dan Komponen SIMPEG dan/atau kepada Pegawai ASN yang Bersangkutan pada Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja di Lingkungan Pemerintah Daerah; dan

b. menyampaikan usul pengembangan dan pemeliharaan program Aplikasi SIMPEG kepada Administrator SIMPEG.

Pasal 42

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 32, Super

Komponen SIMPEG mempunyai wewenang untuk :

a. melakukan verifikasi, klarifikasi, sinkronisasi, rekonsiliasi, dan validasi data dan informasi kepegawaian kepada Pegawai ASN yang Bersangkutan;

b. mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Komponen SIMPEG kepada Pejabat Pembina SIMPEG melalui Pejabat Pengelola SIMPEG;

c. menyampaikan usul pengembangan dan pemeliharaan program Aplikasi SIMPEG kepada Pejabat Pengelola SIMPEG melalui Administrator SIMPEG;

d. melakukan pengecekan data dan informasi kepegawaian pada Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja di Lingkungan Pemerintah Daerah yang menjadi kewenangannya; dan

e. melakukan perubahan data dan informasi kepegawaian bagi Pegawai ASN pada Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja di Lingkungan Pemerintah Daerah yang menjadi kewenangannya apabila diperlukan.

Pasal 43

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 33, Komponen SIMPEG mempunyai wewenang untuk :

a. melakukan verifikasi, klarifikasi, sinkronisasi, rekonsiliasi, dan validasi data dan informasi kepegawaian kepada Pegawai ASN yang Bersangkutan;

39

b. menyampaikan usul pengembangan dan pemeliharaan program Aplikasi SIMPEG kepada Administrator SIMPEG melalui Super Komponen SIMPEG;

c. melakukan pengecekan data dan informasi kepegawaian pada Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja di Lingkungan Pemerintah Daerah; dan

d. melakukan perubahan data dan informasi kepegawaian bagi Pegawai ASN pada Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja di Lingkungan Pemerintah Daerah yang menjadi kewenangannya apabila diperlukan setelah mendapatkan persetujuan dari Super Komponen SIMPEG.

Pasal 44

(1) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 34,

Administrator Sistem mempunyai wewenang untuk melakukan pengecekan dan

pemeliharaan, baik software maupun hardware yang terkait dengan Aplikasi SIMPEG di Lingkungan Perangkat Daerah masing-masing yang menjadi kewenangannya.

(2) Wewenang Administrator Sistem sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa hak akses penuh dalam pengelolaan dan pengoperasian Aplikasi SIMPEG, meliputi :

a. Admin Programer; b. Admin Database;

c. Admin Desain Grafts; dan d. Admin Server dan Jaringan.

Pasal 45

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35, Administrator Perangkat Daerah mempunyai wewenang untuk mengkoordinasikan semua hal yang berkaitan dengan pengelolaan Aplikasi SIMPEG di Lingkungan Perangkat Daerah kepada Operator SIMPEG, Super Komponen SIMPEG, dan Komponen SIMPEG.

Bagian Kesebelas

Pembinaan bagi Sumber Daya Manusia Pengelola Aplikasi SIMPEG Pasal 46

(1) Dalam rangka pelaksanaan pengelolaan dan pengoperasian Aplikasi SIMPEG, Pejabat Pembina SIMPEG dibantu Pejabat Pengelola SIMPEG selaku Koordinator Pengelolaan SIMPEG dan Pengawas Sistem Informasi dan Sumber Daya Informatika melakukan pembinaan terhadap Sumber Daya Manusia Pengelola Aplikasi SIMPEG.

40

(2) Pembinaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berupa : a. Peningkatan kapasitas bagi :

1) Super Administrator SIMPEG; 2) Administrator SIMPEG :

a) Administrator Sistem; dan

b) Administrator Perangkat Daerah. 3) Operator SIMPEG;

4) Super Komponen SIMPEG; dan 5) Komponen SIMPEG.

b. Penyelenggaraan Sosialisasi Aplikasi SIMPEG kepada Pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah.

(3) Peningkatan kapasitas kompetensi mengenai Aplikasi SIMPEG sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a, dilakukan melalui pemberian pemahaman secara berkala oleh Pejabat Pembina SIMPEG.

Bagian Kedua Belas

Penghargaan bagi Sumber Daya Manusia Pengelola Aplikasi SIMPEG Pasal 47

(1) Sumber Daya Manusia Pengelola Aplikasi SIMPEG berhak mendapatkan penghargaan sesuai dengan capaian pelaksanaan tugas dan prestasi kerja. (2) Pemberian penghargaan kepada Sumber Daya Manusia Pengelola Aplikasi

SIMPEG sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku mengenai penilaian kinerja Pegawai ASN.

(3) Pemberian penghargaan kepada Sumber Daya Manusia Pengelola Aplikasi SIMPEG sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diberikan dalam bentuk piagam penghargaan atau peningkatan kapasitas kompetensi lainnya.

BAB VIII

PROSEDUR PELAKSANAAN APLIKASI SIMPEG Bagian Kesatu

Umum Pasal 48

Prosedur pelaksanaan Aplikasi SIMPEG sebagaimana dimaksud dalam Pasal 20 ayat (2) dilakukan dengan beberapa tahapan, meliputi :

a. pengumpulan atau Penghimpunan Data dan Informasi Kepegawaian; b. perekaman Awal Data dan Informasi Kepegawaian;

c. penyimpanan dan Pemutakhiran Data dan Informasi Kepegawaian; d. verifikasi dan Klarifikasi Data dan Informasi Kepegawaian;

41 e. Input Data dan Informasi Kepegawaian;

f. pengolahan dan Penyajian Data dan Informasi Kepegawaian; g. pemanfaatan Data dan Informasi Kepegawaian;

h. pelaporan Perubahan Data dan Informasi Kepegawaian; serta i. pemeliharaan.

Bagian Kedua

Pengumpulan atau Penghimpunan Data dan Informasi Kepegawaian Pasal 49

(1) Pengumpulan atau penghimpunan data dan informasi kepegawaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 48 huruf a, dilakukan berdasarkan sumber data sejak Pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah diangkat menjadi Calon Pegawai ASN sampai dengan pensiun atau mengundurkan diri atau diberhentikan sebagai Pegawai ASN.

(2) Super Komponen SIMPEG melakukan pengumpulan atau penghimpunan data dan informasi kepegawaian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terhadap Pegawai ASN di masing-masing Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja yang menjadi kewenangannya dengan melampirkan dokumen pendukung.

(3) Dokumen pendukung sebagaimana dimaksud pada ayat (2), meliputi : a. Daftar Riwayat Hidup;

b. Keputusan Pengangkatan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil; c. Keputusan Pengangkatan menjadi Pegawai Negeri Sipil;

d. Kartu Tanda Penduduk; e. Kartu Keluarga;

f. Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan, baik Pendidikan dan Pelatihan Penjenjangan; Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan; Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional;

g. Keputusan Pengangkatan, Perpindahan, Penugasan, serta Pembebasan dari dan dalam Jabatan, beserta kelengkapannya : Petikan Keputusan, Surat Pernyataan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan, Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas, dan Surat Pernyataan Masih Menduduki Jabatan;

h. Keputusan Kenaikan Pangkat;

i. Keputusan Hukuman Disiplin / Surat Peringatan (jika ada); j. Daftar Penilaian Prestasi Kerja Pegawai;

k. Surat Tanda Lulus Pendidikan Formal (Ijazah) beserta Transkrip Nilai mulai dari Sekolah Dasar hingga pendidikan terakhir yang telah ditempuh;

l. Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan, baik Latihan Dasar / Pra Jabatan, Kepemimpinan, Teknis, dan Fungsional;

42

n. Surat Izin Tugas Belajar / Surat Izin Belajar / Surat Keterangan Belajar / Surat Keterangan Pendidikan atas inisiatif sendiri;

o. Buku Nikah beserta Surat Izin Pernikahan;

p. Akta Nikah / Cerai beserta Surat Izin Melaksanakan Perceraian; q. Akta Kelahiran;

r. Akta Kelahiran Suami / Istri / Anak;

s. Tanda Penghargaan, seperti : Satyalancana Karya Satya dan sejenisnya; t. Kartu Pegawai;

u. Kartu Istri / Kartu Suami; v. Kartu Peserta TASPEN; w. Kenaikan Gaji Berkala;

x. Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara atau Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara;

y. SK Pensiun; dan

z. Dokumen Pendukung lain yang relevan.

Bagian Ketiga

Perekaman Awal Data dan Informasi Kepegawaian Pasal 50

(1) Perekaman Awal Data dan Informasi Kepegawaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 48 huruf b merupakan perekaman terhadap data dan informasi kepegawaian yang dilakukan kepada :

a. Calon Pegawai ASN;

b. Pegawai ASN yang melakukan mutasi ke Pemerintah Daerah; dan/atau

c. Pegawai ASN yang belum pernah dilakukan perekaman awal pada Aplikasi SIMPEG.

(2) Perekaman Awal sebagaimana dimaksud pada ayat (1), meliputi Data Pokok dan Data Riwayat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (3).

(3) Perekaman Awal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf c dilakukan kepada setiap Pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah paling lama 1 (satu) tahun terhitung sejak tanggal Peraturan Walikota ini diundangkan.

Bagian Keempat

Penyimpanan dan Pemutakhiran Data dan Informasi Kepegawaian Pasal 51

(1) Setiap Pegawai ASN wajib meneliti kebenaran dan memutakhirkan data dan informasi kepegawaiannya masing-masing melalui Aplikasi SIMPEG dengan identitas pengguna (user name) dan kata kunci (password) yang telah ditentukan.

43

(2) Penyimpanan dan pemutakhiran data dan informasi kepegawaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 48 huruf c dapat dilakukan oleh Administrator SIMPEG,

Operator SIMPEG, Super Komponen SIMPEG, dan Komponen SIMPEG sesuai

dengan kewenangannya.

(3) Administrator SIMPEG dan Operator SIMPEG yang memiliki otorisasi sebagai

User Administrator melakukan penyimpanan dan pemutakhiran data dan

informasi kepegawaian sesuai dengan kebutuhan organisasi di masing-masing Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja.

(4) Penyimpanan dan pemutakhiran data dan informasi kepegawaian harus dilakukan setiap terjadi perubahan dari data dan informasi awal atau apabila terdapat kondisi data dan informasi terkini yang berhubungan dengan kepegawaian menggunakan Aplikasi SIMPEG, meliputi :

a. Data Riwayat Mutasi Keluarga, meliputi : 1. Perkawinan / Perceraian;

2. Isteri / Suami; dan 3. Anak.

b. Data Riwayat Jabatan, meliputi : 1. Pengangkatan;

2. Perpindahan; 3. Penugasan;

4. Pembebasan; dan 5. Pemberhentian.

c. Data Riwayat Pendidikan; d. Data Status Kepegawaian;

e. Data Riwayat Pengembangan Pegawai; f. Data Riwayat Kepangkatan;

g. Data Riwayat Penghargaan; h. Data Riwayat Penggajian;

i. Data Riwayat Hukuman Disiplin; dan j. Data Riwayat Mutasi antar Instansi.

(5) Pelaksanaan penyimpanan dan pemutakhiran data dan informasi kepegawaian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) pada Aplikasi SIMPEG dapat dilakukan dengan melibatkan Super Komponen SIMPEG dan Komponen SIMPEG yang memiliki otorisasi sebagai User Fasilitator atau User Level 2.

Pasal 52

(1) Dalam hal penyimpanan dan pemutakhiran data dan informasi kepegawaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 telah dilaksanakan, Super Komponen SIMPEG wajib menghimpun setiap dokumen pendukung yang menjadi wewenangnya untuk kemudian disampaikan kepada Komponen SIMPEG agar dapat dikelola menjadi dokumen kepegawaian di Lingkungan Perangkat Daerah.

44

(2) Setiap dokumen kepegawaian yang telah dikelola sebagaimana dimaksud pada ayat (1) disampaikan ke Operator SIMPEG untuk selanjutnya akan diproses menjadi dokumen digital dan dokumen elektronik pada Aplikasi SIMPEG.

(3) Hasil penyimpanan dan pemutakhiran data dan informasi kepegawaian dilaporkan kepada Super Administrator SIMPEG melalui Administrator SIMPEG yang memiliki otorisasi User Administrator.

Bagian Kelima

Verifikasi, Klarifikasi, Sinkronisasi, Rekonsiliasi, dan Validasi Data dan Informasi Kepegawaian

Pasal 53

Dalam pelaksanaan penyimpanan dan pemutakhiran data dan informasi kepegawaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 51 dan Pasal 52, maka :

a. Super Komponen SIMPEG dengan dibantu Komponen SIMPEG melakukan verifikasi, klarifikasi, sinkronisasi, rekonsiliasi, dan validasi kepada Pegawai ASN di Lingkungan Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja yang menjadi kewenangannya apabila diperlukan; dan

b. Operator SIMPEG melakukan verifikasi, klarifikasi, sinkronisasi, rekonsiliasi, dan validasi terhadap hasil pengolahan data dan informasi kepegawaian di Lingkungan Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja yang menjadi kewenangannya.

Bagian Keenam

Input Data dan Informasi Kepegawaian Pasal 54

(1) Input data dan informasi kepegawaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 48 huruf e, dapat dilakukan oleh Pegawai ASN, Super Komponen SIMPEG,

Komponen SIMPEG, dan Operator SIMPEG berdasarkan hak akses

masing-masing.

(2) Pegawai ASN yang memiliki otorisasi sebagai User Personal atau User Level 1 dapat secara mandiri mengisi data dan informasi kepegawaian pada Aplikasi SIMPEG dengan data dan informasi kepegawaian yang lengkap, benar, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.

(3) Data dan informasi kepegawaian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) yang sudah terhimpun pada Aplikasi SIMPEG dilakukan verifikasi, klarifikasi, sinkronisasi, rekonsiliasi, dan validasi oleh Super Komponen SIMPEG dan/atau

Komponen SIMPEG yang memiliki otorisasi User Fasilitator atau User Level 2

untuk menghasilkan data dan informasi kepegawaian yang lengkap, benar, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.

45

(4) Super Komponen SIMPEG dan/atau Komponen SIMPEG yang memiliki otorisasi

User Fasilitator atau User Level 2 sebagaimana dimaksud pada ayat (3)

bertanggung jawab untuk menjaga keakuratan dan kemutakhiran data dan informasi kepegawaian bagi Pegawai ASN di Lingkungan Perangkat Daerah dan/atau Unit Kerja masing-masing sesuai dengan kewenangannya.

Bagian Ketujuh

Pengolahan dan Penyajian Data dan Informasi Kepegawaian Pasal 55

(1) Pengolahan dan penyajian data dan informasi kepegawaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 48 huruf f, dilakukan oleh Administrator SIMPEG dengan

menggunakan Aplikasi SIMPEG agar menjadi data dan informasi kepegawaian yang lengkap, valid, akurat, real time, up to date, berkualitas, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

(2) Segala bentuk pengolahan dan penyajian data dan informasi kepegawaian harus mendapat rekomendasi dan persetujuan dari Super Administrator SIMPEG dan/atau Administrator SIMPEG.

(3) Super Administrator SIMPEG melaporkan hasil pengolahan dan penyajian data dan informasi kepegawaian kepada Pejabat Pembina SIMPEG melalui Pejabat Pengelola SIMPEG secara berkala dan/atau sewaktu-waktu.

Bagian Kedelapan

Pemanfaatan Data dan Informasi Kepegawaian

Dalam dokumen PROVINSI JAWA TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA PROBOLINGGO, (Halaman 31-59)