• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V ANALISA HASIL

2.2 Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan (SPPK)

2.2.3 Komponen SPPK

Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan disusun oleh

komponen-komponen sebagai berikut :

• Manajemen Data

Manajemen data meliputi basis data, sebagai penyedia data bagi

sistem dan diolah oleh software yang disebut Database Management System atau disebut sebagai sistem manajemen basis data. Sub sistem manajemen data ini disusun oleh beberapa

elemen, yaitu :

− Basis Data

Merupakan sekumpulan data yang saling berelasi yang

diorganisasi yang berhubungan dengan kebutuhan dan

struktur organisasi dan dapat digunakan oleh lebih dari satu

orang atau lebih dari satu aplikasi. Data dalam basis data

SPPK terdiri dari data internal dan data eksternal.

Data internal berasal dari Sistem Pemrosesan Transaksi

organisasi. Misalnya data yang berasal dari area fungsional

eksternal terdiri dari data karyawan regional, regulasi

pemerintahan, rata-rata pajak, atau data ekonomi nasional.

− Sistem Manajemen Basis Data

Sebuah sistem manajemen basis data terdiri dari tiga fungsi

utama. Dengan tiga fungsi utama ini dimungkinkan untuk

menyimpan data, mencari atau mengakses data, dan

mengontrol basis data.

1. Penyimpanan

Sistem manajemen basis data bermacam-macam dalam

hal penyimpanan data. Sistem menyimpan sejumlah besar

file, dimana setiap file terdiri dari record-record. Dan setiap record terdiri dari beberapa karakter.

2. Pencarian

Fungsi sistem manajemen basis data paling umum yang

sering dibutuhkan oleh pengguna adalah pencarian data.

Sistem menejemen basis data saat ini menawarkan

fleksibilitas yang tinggi dalam pencarian dan

menampilkan informasi.

3. Kontrol

Banyak aktifitas kontrol yang tidak dapat dilihat oleh

pengguna. Pengguna meminta beberapa informasi dan

menerimanya tanpa mengetahui bagaimana proses yang

manajemen basis data berperan sebagai filter, dan memungkinkan data diakses secara akurat.

− Fasilitas Query

Elemen fasilitas query memungkinkan pengguna untuk mengakses data, memanipulasi data sesuai yang pengguna

inginkan.

− Direktori Data

Direktori data adalah sebuah katalog dari semua data pada

basis data. Direktori data memuat semua definisi data dan

fungsi utamanya adalah untuk menjawab pertanyaan

mengenai ketersediaan item data dan sumbernya. Ditektori

data secara terutama digunakan untuk mendukung fase

pemikiran dari proses pengambilan keputusan dengan

melakukan scan data dan mengidentifikasikan area masalah

atau peluang-peluang. Direktori data, seperti katalog lainnya,

mendukung input data, penghapusan data, dan pencarian data.

• Manajemen Model

Keunikan dari SPPK adalah kemampuannya dalam

mengitegrasikan data dengan model-model keputusan. Jika

dalam manajemen data dilakukan oleh sistem manajemen basis

data, maka dalam manajemen model organisasi model dilakukan

Model sendiri merupakan representasi sederhana atau abtraksi

dari realitas (Turban, 1995). Penyederhanaan dilakukan karena

realitas sangat kompleks dan sebagian besar hal yang kompleks

tersebut dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

− Pemodelan Ikonik

Dengan pemodelan ikonik dibuat sebuah tiruan fisik dari

sistem tetapi dengan ukuran yang berbeda.

− Pemodelan Analog

Model analog dibuat tidak mirip dengan sistem aslinya, tetapi

bertindak seolah-olah seperti aslinya. Model analog ini

biasanya berupa bagan, seperti : bagan organisasi, peta, cetak

biru bangunan mesin, speedometer, thermometer.

− Pemodelan Matematik

Pemodelan matematik dilakukan dengan menggunakan

fungsi-fungsi matematis.

Secara umum proses pemodelan matematik dapat dibagi ke

beberapa proses, yaitu :

o Trial & error (coba-coba)

Cara ini dilakukan dengan mengadakan sejumlah uji coba

dengan mengubah-ubah faktor yang berpengaruh

terhadap sistem dalam kondisi yang nyata. Namun

demikian keberhasilan cara ini akan sangat tergantung

1. Dalam kondisi nyata tidak terdapat banyak alternatif coba yang harus dilakukan.

2. Biaya kegagalan tidak tinggi.

3. Faktor lingkungan yang tidak cepat berubah.

o Simulasi

Simulasi dilakukan dengan melakukan eksperimen

terhadap sistem dengan memasukkan variabel keputusan

dan bagaimana pengaruh yang ditimbulkan oleh variabel

tersebut. Dengan langkah ini, pengambil keputusan dapat

menemukan kombinasi terbaik yang bisa memecahkan

solusinya.

o Optimasi

Optimasi merupakan model yang dilakukan dengan cara

memilih solusi terbaik dari alternatif solusi yang ada.

o Heuristik

Heuristik digunakan untuk memecahkan masalah yang

tidak terstruktur dan memberikan solusi yang memuaskan

untuk masalah yang kompleks. Heuristik biasanya hanya

digunakan pada situasi tertentu. Di bawah ini adalah

kondisi dimana heuristik dapat dipakai :

1. Data yang diinputkan tidak pasti dan terbatas.

2. Realita yang ada begitu kompleks dimana tidak cukup menggunakan model optimasi.

3. Metode pasti yang dapat diandalkan tidak ada. 4. Waktu komputasi untuk optimasi terlalu berlebihan. 5. Masalah yang dipecahkan berulang dan membutuhkan

waktu proses yang lama.

Manfaat yang bisa didapat dari pemodelan adalah :

− Biaya analisis terhadap model jauh lebih murah dibandingkan terhadap sistem asli.

− Pemodelan menyingkat waktu. Proses yang memakan waktu lama dapat diselesaikan dengan cepat oleh komputer.

− Manipulasi model lebih mudah dilakukan daripada manipulasi terhadap sistem yang sesungguhnya.

− Keadaaan atau kondisi lingkungan bisnis berada pada situasi yang tidak menentu. Dengan penggunaan pemodelan seorang

manajer dapat menghitung resiko untuk suatu keputusan.

• Manajemen Dialog

Manajemen dialog pada SPPK, digunakan sebagai fasilitas untuk

mengintegrasikan sistem yang terpasang dengan pengguna secara

interaktif. Melalui manajemen dialog ini, sistem diimplementasikan sehingga pemakai dapat berkomunikasi

dengan sistem yang telah dirancang. Gaya dialog yang digunakan

terdiri dari beberapa jenis yaitu :

Dalam dialog ini, sistem akan bertanya kepada pengguna, dan

pengguna akan memberikan jawaban. Hasil dari dialog ini

adalah sistem akan menawarkan alternatif keputusan yang

dianggap memenuhi keinginan pengguna.

− Perintah

Dalam dialog ini, pengguna memberikan perintah-perintah

yang tersedia pada sistem untuk menjalankan fungsi tertentu

pada SPPK.

− Menu

Dalam dialog ini, pengguna dihadapkan pada berbagai

alternatif menu yang telah disediakan sistem. Menu akan

ditampilkan di monitor. Dalam menentukan pilihannya,

pengguna cukup menekan tombol-tombol tertentu dan pilihan

akan menghasilkan respon tertentu.

− Masukan atau Keluaran.

Dialog ini menyediakan form input atau masukan. Melalui

form ini, pengguna memasukan perintah atau data. Disamping form input, juga disediakan form output atau keluaran yang merupakan respon dari sistem.

• Manajemen Pengetahuan

Manajemen pengetahuan merupakan komponen yang

beberapa aspek masalah dan menyediakan knowledge yang dapat meningkatkan operasi pada komponen SPPK yang lain.

Dokumen terkait