BAB IV KONDISI EKSISTING KOMPONEN KAPAL & ANALISIS MARKET
IV.1 Kondisi Eksisting Komponen Kapal
IV.1.3 Komponen yang Dapat Diganti
47
IV.1.3 Komponen yang Dapat Diganti
Penggunaan material di atas kapal tidak bisa asal dan sembarang pasang. Ada kriteria dan semua material yang ada di atas kapal juga harus terstandarkan oleh badan klasifikasi. Material-material di atas kapal membutuhkan kekuatan sekaligus keringanan. Padahal kenyataanya, material yang memiliki kekuatan yang baik di sisi lain massanya cukup besar atau tidak ringan. Kondisi paradoks ini membuat banyak permasalahan baru sehingga terkadang para pemilik kapal harus mengutamakan salah satu sisi, dan yang paling sering dipilih adalah kekuatan.
Dengan adanya material komposit (carbon composite) masalah yang dirasakan oleh material baja, aluminum dan lainnya dapat terjawab sekaligus. Sifat materialnya yang bagus menjanjikan solusi atas permasalahan yang dirasakan oleh pemilik kapal sekaligus menjadi solusi atas pemilihan kekuatan dan keringanan sekaligus.
Komponen yang dapat diganti materialnya dengan komposit (carbon composite) adalah komponen yang membutuhkan beberapa syarat yang harus dipenuhi. Beberapa di antaranya adalah syarat umum yang tertera di peraturan internasional seperti International Convention for The Safety of Life at Sea (SOLAS) dan rules yang ada di klasifikasi, antara lain:
1. Tahan terhadap korosi. 2. Tahan terhadap api. 3. Kekuatan yang memadai. 4. Mudah dibentuk
5. Keringanan dari material
Dari beberapa komponen yang membutuhkan syarat-syarat seperti tertera di atas, berikut adalah komponen yang dapat diganti materialnya dengan komposit (carbon composite), antara lain:
1. Pintu kedap kapal
2. Pipa Sanitary, Pipa Fresh Water dan lainnya 3. Konsol Kapal
4. Jendela 5. Manhole, dll
48 Gambar IV. 2 Komponen yang Dapat Diganti oleh Komposit Karbon
(CV Multi Express, 2017)
Gambar IV.2 adalah salah satu breakdown dari komponen kapal yang dapat diganti menggunakan bahan material komposit. Pintu kedap kapal, konsol kapal (bridge control console, waterballast control console, engine control console) dan manhole kapal, adalah salah satu yang dapat diganti dengan material carbon composite.
IV.1.4 Industri Komponen Kapal IV.1.4.1 Konsol Kapal
Industri konsol kapal di Indonesia sama halnya dengan industri komponen kapal pada umumnya belum mendapatkan perhatian yang terlalu serius baik dari pemerintah maupun pelaku industri. Padahal permintaan komponen kapal yang satu ini cukup penting dalam setiap pembangunan kapal. Dalam observasi yang dilakukan oleh penulis, kondisi industri konsol kapal masih sangat membutuhkan perhatian serius dari para pemanggu kebijakan.
Salah satu perusahaan yang penulis berhasil datangi ialah PT. Teknik Tadakara Sumberkarya (PT. TTS) yang berlokasi di Komplek Industri Suri Mulia Permai, Jl. Margomulyo 44 Blok G/12A, Tandes Surabaya. Perusahaan ini berfokus pada marine dan industrial switchboard manufacturing. Produk-produk dari PT. TTS adalah salah satunya Main Switchboard, Emergency switchboard, Bridge Control Console, Engine Control Console, Distribution Board, Starter Panel, Engine Telegraph Unit, Navigation Light Panel, Signal Light Panel, dan Alarm Monitoring System.
PT. TTS cukup produktif dalam memenuhi permintaan konsol kapal di Indonesia. Salah satunya adalah saat memenuhi permintaan pembagunan kapal TNI Angkatan Laut, Landing Ship Tank berukuran 120 m, kapal tanker milik PT. Pertamina mulai dari 6.500 - 17.500 DWT,
49 pun tidak ketinggalan kapal fast patrol boat 60 m dan coaster 2000 GT, serta masih banyak lagi konsumen-konsumen dari galangan kapal nasional.
Pada proses pembuatannya, PT. TTS membuat produk-produknya menggunakan baja yang didapatkan dari PT. Krakatau Steel, atau pelat alumunium. Sayang dalam proses pembuatannya, PT. TTS berfokus pada kotak konsol atau pun fisik luarnya saja, semua komponen pendukung dari konsol atau pun main swtichboard masih diimpor dari berbagai negara.
Potensi pasar dari Industri konsol sendiri sangat besar, karena minimal satu kapal akan terdapat bridge control console, engine control console serta water ballast control console. Maka peluang dari industri konsol kapal di Indonesia sangat besar. Berikut adalah gambar-gambar dari salah satu produk dari PT. Teknik Tadakara Sumberkarya.
Gambar IV. 3 Bridge Control Console (PT. Teknik Tadakara Sumberkarya, 2016)
Gambar IV.3 adalah salah satu hasil produk dari PT. TTS yaitu berupa Bridge Control Console yang dipasang pada salah satu kapal konsumennya.
Gambar IV. 4 Engine Control Console (PT. Teknik Tadakara Sumberkarya, 2016)
50 Gambar IV.4 adalah salah satu hasil produk dari PT. TTS yaitu berupa Engine Control Console yang dipasang pada salah satu kapal konsumennya.
IV.1.4.2 Pintu Kedap Kapal dan Manhole Kapal
Industri pintu kedap kapal di Indonesia, pada akhirnya harus penulis katakan sama halnya dengan industri konsol kapal dan industri komponen umumnya yang belum mendapatkan perhatian yang serius dari pelaku industri maritim. Permintaan komponen kapal ini cukup banyak mengingat kebutuhan pintu kedap kapal lebih banyak ketimbang konsol kapal untuk setiap unit kapalnya dalam setiap pembangunan kapal.
Di sisi lain, industri manhole kapal di Indonesia juga tidak jauh berbeda dari industri pintu kedap kapal. Pengalaman kerja praktik yang dilakukan oleh penulis di sebuah galangan swasta, manhole pada suatu kapal, dibuat sendiri oleh pihak galangan. Padahal secara kualitas manhole harus tersertifikasi oleh standar keamanan. Permintaan manhole kapal pun cukup banyak mengingat kebutuhan setiap kapalnya paling tidak di setiap tanki pasti ada satu atau dua untuk akses masuk dan keluar saat sedang dilakukan pemeriksaan ataupun inspeksi dari klasifikasi.
Dalam observasi yang dilakukan oleh penulis, industri pintu kedap dan manhole kapal masih harus diberi perhatian lebih, pasalnya selain jumlahnya yang masih sangat sedikit harus didukung pula dengan standardisasi agar tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan kapal nasional tapi juga dapat bersaing dengan industri mancanegara.
Salah satu perusahaan yang penulis berhasil datangi ialah CV. Multi Express yang berlokasi di Kapasari VI No 6 Surabaya. Perusahaan ini berfokus pada perlengkapan kapal dengan produk antara lain sebagai berikut:
Jendela kotak dan bundar (Scuttle) : Tipe mati (fixed) dan terbuka (hinge)
Pintu kedap air bahan baja (watertight door), pintu hollow aluminum (watertight door)
Hatches : Small Hatch, oil tank hatch
Manhole : Flat type, coaming type, flush type
Electrical ventilasi fan (blower)
Dan lain-lain
CV. Multi Express cukup aktif dalam memenuhi permintaan industri pintu kedap kapal dan manhole kapal. Beberapa konsumen yang pernah bekerja sama dengan CV. Multi Express
51 seperti PT. Orella Shipyard, PT. PAL Indonesia, PT Daya Radar Utama, PT. Batamec dan PT. Anggrek Hitam serta PT. Palindo Marine dan masih banyak lainnya.
Pada proses pembuatannya, CV. Multi Express bekerja sama dengan workshop kecil lain yang membuat produk-produk perlengkapan kapal tersebut. CV. Multi Express fokus pada trading-nya sedangkan proses manufacturing terletak pada workshop mitranya. Bahan utamanya ialah baja lembaran yang kemudian dilakukan proses fabrikasi. Untuk komponen seperti kaca temper, dan karet anti kedap juga sifatnya pengadaan.
Potensi pasar dari Industri pintu kedap kapal sangat besar, karena dari proses wawancara yang dilakukan untuk kapal cargo membutuhkan kurang lebih 15 pintu kedap kapal, untuk kontainer 5 pintu kedap kapal, serta untuk passenger ship membutuhkan minimal 23 pintu kedap kapal serta masih banyak jenis kapal lainnya.
Sedangkan untuk industri manhole kapal sendiri, untuk kapal tanker membutuhkan sekitar 15-20 manhole di bagian double bottom, untuk kontainer membutuhkan 20-40 manhole tersebar di dek kedua dan double bottom, untuk kapal cargo membutuhkan 40-60 manhole tersebar di tank top dan upper deck, untuk kapal penumpang berkisar antara 18-25 manhole, untuk jenis othership yang datanya meliputi kapal LNG, dan Bulk Carrier rata-rata penggunaan manhole antara 20-35. Data tersebut didapat dari general arrangement dari majalah RINA. Maka peluang dari industri pintu kedap dan manhole kapal di Indonesia sangat besar. Berikut adalah gambar-gambar dari produk CV. Multi Express.
Gambar IV. 5 Pintu Kedap Kapal (CV Multi Express, 2016)
Gambar IV.5 adalah produk dari CV. Multi Express yaitu berupa pintu kedap kapal yang terbuat dari baja. Pintu kedap kapal keluaran CV. Multi Express sudah disertifikasi secara gambar teknik oleh RINA Class.
52 Gambar IV. 6 Manhole Kapal
(CV Multi Express, 2016)
Gambar IV.6 adalah produk dari CV. Multi Express yaitu berupa manhole dengan tipe coaming.