• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PROFIL POLSEK VII KOTO ILIR TEBO

F. Kondisi Sosial, Pendidikan, Kesehatan, Keagamaan,

30

F. Kondisi Sosial, Pendidikan, Kesehatan, Keagamaan, Sarana dan

31

berpengaruh terhadap kebudayaan masyarakat di Kecamatan Muara Bulian. Kesadaran akan pentingnya ilmu agama, membuat para orang tua untuk lebih menekankan anak-anak mereka belajar agama. Perkembangan ilmu dan Ilmu agama pun sudah semakin maju. Sarana prasarana Keagamaan di Kecamatan mempunyai Masjid dan Mushola di tiap Kelurahan dan desa.23

5. Kondisi sarana dan Prasarana

Tabel 2.1 jumlah sarana dan prasarana yang dimiliki humas Polsek:

NO SARANA DAN JUMLAH KETERANGAN

PRASARANA

1 Mobil 1 unit tidak

beroperasional

2 Motor 2 unit Beroperasional

3 Kamera 1 unit Beroperasional

4 Komputer 7 unit Beroperasional

5 Ruang kabid humas polda 1 ruangan Beroperasional

6 Ruang pertemuan 1 ruangan Beroperasional

7 Ruang administrasi 1 ruangan Beroperasional

8 Ruang pengelola informasi 1 ruangan Beroperasional

9 Ruang penerangan informasi 1 ruangan Beroperasional

Humas Polsek harus mampu untuk menjalankan aktifitas dengan sebaik mungkin walaupun terdapat kendala yang ada pada bidang tersebut Ini berfungsi untuk menunjang visi dan misi humas Polsek itu sendiri.

23Kirtian Susanto, Kapolsek VII Koto Ilir Tebo, Wawancara dengan penulis 03 Maret 2020

BAB III

AKTIVITAS HUMAS POLSEK VII KOTO ILIR KABUPATEN TEBO DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF

A. Aktifitas Humas Polsek VII Koto Ilir Tebo

Humas Polsek VII Koto Ilir Tebo merupakan corongnya suatu organisasi dalam kepolisian kemasyarakat. Aktivitas yang dilakukan pada humas ini yaitu melakukan pemberitaan melalui media sosial, tidak hanya melakukan pemberitaan bidang humas disinipun juga sering melakukan sharing kemasyarakat guna menjalin silaturahmi yang baik.24

Tujuan dari proses perencanaan program kerja untuk mengelola berbagai aktifitas humas tersebut dapat diwujudkan jika terorganisasi dengan baik yang dikelola secara professional dan dapat dipertanggungjawabkan hasil atau sasarannya. Hal tersebut juga dapat diwujudkan jika adanya pertukaran pendapat, pesan, dan informasi yang jelas, serta mudah dimengerti oleh kedua belah pihak yang terlibat komunikator dan komunikan di mana pertukaran informasi dilakukan melalui sistem saluran, media massa atau bentuk non massa lainnya.

Aktivitas yang dilakukan oleh humas Posek VII Koto Ilir Tebo dalam meningkatkan citra yaitu:

1. Melakukan peliputan dan mempublikasikan melalui media internal yang dimiliki humas Polsek VII Koto Ilir Tebo tersebut seperti Website http://polsek VII Koto Ilir Teboi.com dan media sosial lainnya. Baik dalam bentuk berita informasi ataupun foto.

2. Melakukan kerjasama dengan berbagai media yang ada di seluruh Tebo seperti Facebook, Twitter dan lain-lainnya.

Berkenaan dengan media, ini merupakan sebagai alat pendukung atau media kerja sama untuk kepentingan proses publikasi dan publisitas berbagai kegiatan program kerja atau untuk kelancaran aktivitas komunikasi humas

24Betty Wahyu NS, Humas Pemerintahan, (Yogyakarta: Graha Ilmu 2012),31.

32

33

dengan pihak public. Disamping itu, kerja sama dengan pers akan menghasilkan frekuensi publisitas yang cukup tinggi. Dampak pemberitaan tersebut yang besifat stimulataneity effect (efek keserempakan), efek dramatisir, atau efek publisitas tinggi, dan memiliki pengaruh yang luar biasa besarnya terhadap pembentukan opini publik dalam waktu yang relatif singkat, sehubungan dengan jumlah pembaca atau audiensi yang tersebar di berbagai tempat atau kawasan dalam waktu bersamaan.

Kegiatan humas Polsek VII Koto Ilir Tebo adalah memberikan informasi atau berita kepada masyarakat melalui media sosial dengan akun-akun yang telah dibuat oleh Polsek itu sendiri. Humas akan men-share informasi tersebut setelah mendapatkan persetujuan dari Kabid humas, dalam hal ini ada bagian tertentu yang mengumpulkan data, mengelola data dan menyaring hingga proses akhir yaitu membagikan ke media sosial.

Banyaknya pengguna media dizaman yang serba canggih ini, informasi bisa langsung didapatkan diberbagai aplikasi media sosial. Dengan terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM), humas Polsek VII Koto Ilir Tebo bekerja sama dengan media-media lokal yang ada di wilayah Kabupaten Tebo. Kegiatan positif yang dilakukan humas polsek VII Koto Ilir Tebo menuai banyaknya komentar netizen dengan dipostingnya kegiatan tersebut.

Bukan hanya kegiatan, humas juga selalu memberikan informasi kepada masyarakat melalui aplikasi seperti facebook, twitter, dan lain-lain guna untuk mempermudah masyarakat mengetahui atau mendapatkan informasi yang sumbernya terpercaya.25

Seperti yang dikatakan oleh Bapak F. Indra Gunawan bidang humas Polsek VII Koto Ilir Tebo:

[S]ekarang kan banyak tuh orang mendapatkan informasi mengenai kepolisian namun sumbernya tidak jelas dari siapa, jadi dengan adanya akun Polsek Koto Ilir Tebo maka masyarakat lebih mudah mengetahui berita tentang kepolisian itu benar atau hoax. Untuk saat

25 F. Indra Gunawan, Sub Bidang Humas Polsek Bagian Monitor (penerangan masyarakat), Wawancara dengan Penulis, 03 Maret 2020, VII Koto Ilir Tebo, Rekaman Audio.

34

ini kita mengikuti zaman lah, yang mana masyarakat lebih mudah mencari informasi melalui medsos.26

Walaupun demikian, humas Polsek Koto Ilir Tebo harus mampu berlapang dada ketika banyaknya netizen yang berkomentar berbagai macam tanggapan, karena tidak semua pengguna medsos memiliki jiwa intelektual dalam menanggapi informasi atau berita yang diberikan oleh humas tersebut. Aktivitas lain yang dilakukan humas selain berhubungan dengan media, humas juga melakukan sosialisasi tentang lalu lintas sekaligus melakukan sharing kepada masyarakat sekitar agar mengetahui bagaimana tata cara berlalu lintas.

Pada dasarnya, tujuan umum program kerja dan berbagai aktivitas humas di lapangan adalah menciptakan hubungan harmonis antara

organisasi/perusahaan yang diwakilinya dengan publiknya. Hasil yang diharapkan adalah terciptanya citra positif, kemauan baik, saling menghargai, saling timbul pengertian, dan toleransi antara kedua belah pihak.

Program baru yang dibuat oleh humas Polsek Koto Ilir Tebo ada 2 yaitu :

1. Membuat aplikasi One Stop Police Information.

Ini adalah aplikasi yang dibuat oleh kepolisian Tebo guna untuk mempermudah masyarakat mengetahui informasi langsung dari kepolisian begitu juga mengenai kegiatan-kegiatan kepolisian Polsek VII Koto Ilir Tebo. Masyarakat biasa dengan mudah mendapat aplikasi tersebut dengan mendownload di Google Play yang ada di Smartphone Membentuk Cyber Troops.

26Azmar, Kabid Humas Polsek VII Koto Ilir Tebo, Wawancara dengan penulis 03 Maret 2020, Rekaman Audio.

35

Seperti yang di jelaskan oleh bapak Jefry Simamora bidang humas Polsek bagian administrasi renmin:

[C]yber troops adalah pasukan dunia maya, pasukan inilah yang menggiring dan menerapakan opini yang baik. Jadi kalau ada orang yang gak bener, ini lho yang benarnya. Sekarang kan zamannya sosial media, semua berita disebarluaskan ke media entah itu berita benar ataupun hoax. Nah jadi dengan adanya cyber troops ini maka masyarakat awam bisa melihat mana yang benar dan yang salah Cyber troops ini merupakan program tertutup, karena terlepas dari itu semua tujuan dari pembentukan Cyber Troops ini yaitu mengungkapkan kebenaran seperti kasus penangkapan Saracen.

Anggota cyber troops ini pun bukan hanya kepolisian saja, melainkan netizen-netizen di Koto Ilir Tebo pun ada, hanya saja anggota ini tertutup.

Tugas-tugas yang harus dipahami dari cyber troops ini adalah:

a. Mempunyai akun media sosial mulai Whatsapp, Facebook, twitter, instagram dll.

b. Mampu berkomunikasi dengan berbagai macam group.

c. Membuat group-group bayangan dan mencari member group sebanyak mungkin.

d. Mampu menganalisa kata kunci yang mengandung arti radikal e. Selalu cek trending topik radikal pada mesin pencari atau mesin

pencari media sosial.

f. Mampu menganalisa penyebaran link link Hoax maupun radikal yang tersebar diberbagai macam platform media online, mulai Blog, Wiki, Forum, Sosial Media.27

B. Fungsi Humas Polsek VII Koto Ilir Tebo

Humas atau hubungan masyarakat dalam Polsek Koto VII Ilir Tebo memegang peranan yang sangat penting. Begitu banyak peran atau fungsi

27 Dedi Wardianto, Wakil Kepala Penerangan Informasi dan Dokumentasi, Wawancara dengan Penulis, 03 Maret 2020, VII Koto Ilir Tebo, Rekaman Audio.

36

humas dalam Polsek VII Koto Ilir Tebo, sehingga diperlukan orang-orang yang berkompeten untuk menjalankan fungsi humas ini. Untuk lebih memahaminya, berikut adalah 7 fungsi humas dalam Polsek VII Koto Ilir Tebo.

1. Menyampaikan informasi ke masyarakat

Humas juga mempunyai peranan untuk menyampaikan informasi penting luas yang benar, lengkap, akurat kepada masyarakat

2. Agen pembentuk opini public

Kemampuan yang paling menarik dari humas adalah mampu mempengaruhi opini atau pemikiran masyarakat luas. Kemampuan inilah yang sangat diperlukan dalam membentuk opini publik yang diperlukan bagi lembaga dalam menjaga kredibilitas Polsek tersebut. Opini publik yang telah dibentuk oleh humas akan lebih memudahkan lembaga untuk membentuk citra baik di hadapan masyarakan luas sehingga polsek tersebut lebih mudah untuk mengaplikasikan peraturan yang baru dibuat kepada masyarakat.

3. Pembangun kepercayaan public

Tidak mudah untuk mendapatkan kepercayaan publik bagi polsek, apalagi jika kebijakan polsek tersebut bertentangan dengan hukum. Maka dari itu, humas sangat diperlukan untuk membangun kepercayaan publik ini. Kemampuan dalam berkomunikasi dan bernegosiasi tentunya menjadi senjata andalan dalam membangun kepercayaan publik. Jika polsek telah mendapatkan kepercayaan masyarakat, maka akan jauh lebih mudah untuk menerapkan kebijakan baru di masyarakat.

4. Membangun citra polsek

Tak hanya membangun kepercayaan publik, humas juga bertanggung jawab dalam membangun citra positif Polsek di mata masyarakat. Dengan membangun kepercayaan dan membentuk opini publik agar menyetujui setiap kebijakan yang dibuat oleh polsek, maka secara otomatis, masyarakat akan memandang baik polsek tersebut.

37

5. Penyusun strategi komunikasi efektif

Hal penting lainnya yang dapa terwujud dengan adanya humas dalam polsek, tersusunnya strategi komunikasi efektif yang baik. Strategi komunikasi yang efektif akan memudahkan pemerintah untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat dalam menjalankan setiap fungsi humas. Berbagai kebijakan juga akan jauh lebih mudah diterima oleh masyarakat sehingga baik kepolisian dan rakyat akan saling mendukung satu sama lain dalam mewujudkan sebuah negara yang adil dan makmur.

6. Menerima informasi dari masyaraka

Tak hanya sekedar tugas satu arah saja, humas juga harus mampu menjadi jembatan komunikasi dari luar ke dalam polsek. Dengan menerima informasi dari masyarakat, maka polsek akan jauh lebih mengerti dan peka terhadap kebijakan apa yang baik untuk masyarakat.

Masyarakat yang merasa diperhatikan pun akan menaruh simpati lebih kepada polsek tersebut.

7. Mengawasi pendapat masyarakat

Selain menerima informasi, humas juga berfungsi untuk mengawasi dan memberikan feed back kepada masyarakat atas opini mereka terhadap kepolisian. Setiap opini masyarakat ini akan diterima dan disampaikan kepada pimpinan polsek untuk ditanggapi.28

Pendapat lain fungsi humas dapat dirumuskan sebagai berikut: Pertama, menunjang kegiatan manajemen dalam mencapai tujuan organisasi. Kedua, membina hubungan harmonis antara organisasi dengan publik, baik publik internal maupun eksternal. Ketiga, menciptakan komunikasi dua arah timbal balik dengan menyearkan informasi daro organisasi kepada publik dan menyalurkan opini publik kepada organisasi. Keempat, melayani publik dan

28Betty Wahyu NS, Humas Pemerintahan, (Yogyakarta: Graha Ilmu 2012),31.

38

menasehati pimpinan oraganisasi demi kepentingan umum Tujuan sentral humas yang akan dicapai adalah tujuan organisasi, sebab humas dibentuk atau digiatkan guna menunjang manajemen yang berupaya mencapai tujuan organisasi. Telah disinggung bahwa organisasi adalah kerangka kegitan untuk mencapai tujuan tertentu, dan kegiatan itu adalah pengerahan manusia-manusia secara terarah yang dinamakan manajemen. Jelasnya organisasi merupakan

“raga” dan manajemen adalah “jiwa-nya”. Organisasi tanpa manajemen dapat diibaratkan bagai raga tanpa jiwa, jadi organisasi yang demikian tidak mungkin berfungsi atau mati. Sebaliknya, manajemen tanpa organisasi sama dengan jiwa tanpa raga, yang berati tiada terbentuk, yang berarti tiada tujuan yang akan dicapai, sebab adanya tujuan kalau ada organisasi. Dengan kata lain, suatu organisasi dibentuk karena ada tujuan yang akan dicapai Sebagai sebuah manajemen, humas dalam sebuah organisasi biasanya menjalankan fungsinya melalui beberapa tahapan sebagai berikut:

a. Perencanaan: meliputi penetepan tujuan dan standar, penetuan aturan dan prisedur, pembuatan rencana serta ramalan apa yang akan terjadi.

b. Pengorganisasian; memberikan tugas terpisah kepada masing-masing pihak, membentuk bagian, mendelegasikan dan menetapkan jalur wewenang, menetapkan sistem komunikasi, serta mengoordinir kerja setiap karyawan dalam satu tim yang solid dan terorganisasi.

c. Pengkomunikasian; rencana-rencana yang telah disusun lalu dikomunikasikan dengan semua pihak yang bersangkutan dengan metode yang sesuai. Dalam tahap ini harus dijelaskan tindakan yang diambil serta alasan jatuhnya pilhan tersebut.

d. Pengawasan; menentukan standar, membandingkan penampilan sesungguhnya dengan standar tadi dan melakukan perbaikan apabila diperlukan.

39

e. Penilaian; menilai segi berhasil dan tidaknya, apa sebab-sebabnya, apa yang sudah dicapai, apa faktor penghambatnya.29

Dalam suatu perusahaan, humas (Hubugan Masyarakat) adalah profesi yang memegang kendali agar perusahaan tersebut dapat berjalan dengan baik.

Humas dianggap menjadikan perusahaan menjadi lebih baik karena dalam kinerjanya, ia harus bisa membangun citra perusahaan tersebut agar penilaian orang terhadap perusahaan tersebut positif. Pekerjaaan humas perusahaan bukan saja mengumpulkan artikel, dan terkesan „omong doang‟, namun dalam pekerjaannya kita harus melakukan hal-hal penting seperti survey tempat, dan melakukan evaluasi tentang apa yang kita lakukan. Jika memang terdapat suatu kesalahan pahaman masyarakat tentang perusahaan tempat dimana humas itu bekerja, maka ia harus bisa mengakali dengan cara apapun untuk mengembalikan citra perusahaan tersebut. Pekerjaan humas sangat erat kaitannya dengan pers. Apalagi humas perusahaan.

Humas perusahaan harus bisa mencari penyebab terjadi kesalah pahaman dengan media massa. Media massa yang hanya „asal mencari berita‟

biasanya akan menuliskan apapun yang ia ketahui secara sepihak tentang hal yang terjadi pada suatu perusahaan. Memang itu melanggar kode etik jurnalistik, namun biasanya untuk mendapatkan uang, wartawan menulis berita yang seharusnya tidak di tulis. Peran humas disini sangat penting, karena dengan adanya humas kita bisa mengklarifikasi berita yang dianggap salah.

Humas perusahaan harus bisa secerdik mungkin dalam menyusun strategi untuk meningkatkan citra dan reputasi perusahaan, apalagi di zaman yang semakin banyak persaingan ini. Dunia humas saat ini sudah memasuki era yang disebut era kompetisi, di mana pembentukan, pemeliharan dan

29Rosady Ruslan, Manajemen Pubic Relations & Media Komunikasi (Jakarta : PTRaja Gr afindo Persada, 2003), 139

40

membangun citra positif (termasuk reputasi) menjadi sangat krusial (penting).

Dengan banyaknya perusahaan, maka persaingan makin ketat. 30

C. Peran Humas Polsek VII Koto Ilir Tebo

Peran humas secara umum adalah sebagai communicator atau penghubung antara organisasi atau lembaga yang diwakili oleh publiknya.

Membina Relationship, yaitu berupaya membina hubungan yang positif dan saling menguntungkan dengan pihak publiknya. Peranan Back Up Management, yakni sebagai pendukung dalam fungsi manajemen organisasi atau perusahaan. Membentuk corporate image, artinya Public Relations berperan untuk berupaya membangun citra bagi organisasi atau lembaganya.

Pada dasarnya peran Humas atau Public Relations adalah mengetahui serta menilai sikap publik agar tercipta keserasian antara masyarakat dan kebijaksanaan lembaga atau institusi khususnya yang bergerak di Polsek VII Koto Ilir Tebo. Karena aktivitas yang dilakukan oleh Humas mulai dari program Humas, tujuan, dan sampai sasaran yang akan dicapai oleh kepolisian tidak akan terlepas dari dukungan dan kepercayaan citra positif yang dibentuk dari pihak public atau masyarakatnya.

Peran Humas Polsek VII Koto Ilir Tebo, berdasarkan kepada hasil wawancara dengan beberapa narasumber dijelaskan Humas Polsek VII Koto Ilir Tebo bahwa peran humas sangat lah penting untuk masyarakat karena banyak masyarakat yang mempercayai berita yang belum jelas kebenarannya, di Humas Polsek VII Koto Ilir Tebo ini , peran Humas ialah untuk membangun citra positif Humas Polsek VII Koto Ilir Tebo. Selain itu juga, Humas di Humas Polsek VII Koto Ilir Tebo juga berperan sebagai penyambung kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan polsek kepada seluruh masyarakat atau pun sebaliknya.31

30 Delbar Neysha, diakses melalui alamat https://www.dictio.id/t/apa-yang-dimaksud-dengan-strategi/14198 13 Desember 2017.

31Azmar, Kabid Humas Polsek VII Koto Ilir Tebo, Wawancara dengan penulis 03 Maret 2020, Rekaman Audio.

41

Peran humas di Polsek VII Koto Ilir Tebo guna menjaga hubungan polsek dengan masyarakat, meningkatkan gambaran postitif Polsek VII Koto Ilir Tebo. Upaya yang dilakukan Humas Humas Polsek VII Koto Ilir Tebo dalam membangun citra positif ialah melalui berbagai macam program yang telah direncanakan Humas.

Seorang humas selalu melakukan sebuah usaha untuk membuat citra dari Polsek VII Koto Ilir Tebo semakin membaik. Keteladanan dari pihak humas untuk selalu bekerja sama dengan dunia luar kepolisian patut untuk dihargai oleh pihak polsek. Konstribusi humas sendiri tidak lepas dari kerja sama antara pihak didalam maupun Polsek , Kapolsek dan juga Kabid Humas Polsek VII Koto Ilir Tebo.

Selain Program-program yang inovatif pun mampu untuk memajukan citra Positif Polsek VII Koto Ilir Tebo dan Polsek VII Koto Ilir Tebo lebih bermutu. Dengan begitu, akan mem perbaiki reputasi Polsek yang dipandang negatif oleh masyarakat.32

Peran Humas mencakup internal public relations dan external public relations. Ruang lingkup yang terdapat pada external public relations adalah 1. Hubungan dengan pelanggan (customer relation), dimana hal ini

mencakup kegiatan-kegiatan seperti memberi member informasi kepada pelanggan atau nasabah, menjelaskan prosedur, tata cara, waktu penyelenggaraan acara.

2. Hubungan dengan penduduk atau dengan masyarakat (community relations), hal ini mencakup kegiatan membina hubungan baik dengan penduduk atau masyarakat sekurang-kurangnya meliputi penduduk disekitar organisasi atau lembaga yang bersangkutan.

32Dedi Wardianto, Wakil Kepala Penerangan Informasi dan Dokumentasi, Wawancara dengan Penulis, 03 Maret 2020, VII Koto Ilir Tebo, Rekaman Audio

42

3. Hubungan dengan pers/media massa (press relation), hal ini mencakup kegiatan membuat kliping serta menganalisa opinion public (opini publik) atau aspirasi kelompok-kelompok tertentu.

4. Hubungan dengan instansi-instansi pemerintah (government relation), merupakan salah satu peran humas yang mencakup penyelenggaraan hubungan komunikasi dua arah dengan instansi-instansi pemerintah (pemerintah propinsi/kabupate/kota/kepolisian/perusahaan dan lembaga.

Berfungis tidaknya humas dalam sebuah organisasi dapat diketahui dari ada tidaknya kegiatan yang menunjukan ciri-cirinya. Ciri-ciri tersebut antara lain mencakup. Pertama, humas adalah kegiatan komunikasi dalam suatu organisasi yang berlangsung dua arah secara timbal balik. Kedua, humas merupakan penunjang tercapainya tujuan yang ditetapkan oleh manajemen suatu organisasi. Ketiga, publik yang menjadi sasaran kegiatan humas adalah publik ekstern dan publik intern. Keempat, operasional humas adalah membina hubungan yang harmonis antara organisasi dengan publik dan mencegah terjadinya kesenjangan, baik yang timbul dari pihak organisasi maupun dari pihak public.

Mengenai konsep fungsional humas, Scott M. Cutlip dan Allen Center memberikan penjelasan sebagai berikut:

a. Memudahkan dan menjamin arus opini yang bersifat mewakili dari publik-publik suatu organisasi, sehingga kebijaksanaan dan operasionalisasi organisasi dapat dipelihara keserasiannya dengan ragam kebutuhan dan pandangan publik-publik tersebut.

b. Menasehati manajemen mengenai jalan dan cara menyusun kebijaksanaan dan operasionalisasi organisasi untuk dapat diterima secara maksimal oleh publik.

c. Merencanakan dan melaksanakan program-program yang dapat menimbulkan penafsiran yang menyenangkan terhadap kebijaksanaan dan operasionalisasi organisasi.

43

Konsep humas yang dikemukakan oleh Cutlip dan Center di atas lebih menitikberatkan pada penciptaaan dampak yang menyenangkan pada pihak publik terhadap kebijaksanaan dan operasionalisasinya oleh pimpinan organisasi. Berdasarkan uraian mengenai ciri-ciri humas beserta penegasan fungsi humas menurut Cutlip dan Center, Peran humas, bukan hanya menyebarkan informasi kepada khalayak agar mendapatkan opini dan penangkapan kesan mereka terhadap perusahaan. Humas juga harus bisa membangun kepercayaan khalayak tentang perusahaan. Maka dari itu pekerjaan humas tidak terlepas dari two way communication (Komunikasi duaarah).33

33Rosady Ruslan, Manajemen Pubic Relations & Media Komunikasi (Jakarta : PTRaja Gr afindo Persada, 2003), 139

BAB IV

HAMBATAN DAN PELUANG HUMAS DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF

A. Hambatan Humas Polsek VII Koto Ilir Tebo Dalam Membangun Citra Positif

Kurangnya pengetahuan masyarakat Pengetahuan tentang kebijakan dan prosedur program kemasyarakatan sangatlah penting untuk terciptanya partisipasi masyarakat yang sehat. Sayangnya, masyarakat dengan penghasilan rendah latar belakang sebagai kelompok minoritas seringkali tidak menyadari informasi esensial tentang program. Partisipasi masyarakat harus turut mendukung pemberian informasi dan pemberian kesempatan penuh kepada masyarakat untuk mengambil bagian dalam membangun dan melaksanakan program. Hasil pengamatan memperlihatkan bahwa banyak kelompok masyarakat yang tidak diberikan informasi relevan untuk terciptanya partisipasinya yang berarti.

Terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu hambatan yang tengah dihadapi humas Polsek VII Koto Ilir Tebo, kegiatan/program yang ingin dilakukan untuk membangun citra positif, tidak semudah apa yang diharapkan. Media yang digunakan tidak secanggih instansi-instansi lain, namun pihak humas Polsek mengatakan hal ini tidak perlu dijadikan hambatan yang besar selagi humas masih memberikan penerangan kemasyarakat dengan men-Share informas-informasi penting.

Dengan menghadapi berbagai kalangan masyarakat, tentunya humas sendiri harus mampu menguasai informasi-informasi yang

ada. Seperti yang dikatakan oleh bapak azmar:

[K]adang kita sering merasa kesal dengan masyarakat awam yang gak tau permasalahan, malah dia berlaku sok paham. Ada juga yang memberikan komentar atau masukan tapi tidak nyambung dengan apa yang kita informasikan, jadi disini terdapat kesalahpahaman. Tapi kembali lagi ketugas humas tadi ya melayani dengan baik, tetap terus berusahalah biar bisa menggiring masyarakat itu ke opini yang benar

44

Dokumen terkait