Definisi
Semua istilah yang didefinisikan dicetak dengan huruf miring dan terdaftar secara alfabetis di Bab Definisi – lihat halaman 35 s.d. 52.
25-1. Kondisi Tanah Abnormal a. Gangguan
Gangguan oleh kondisi tanah abnormal terjadi bilamana sebuah bola terletak di dalam atau menyentuh kondisi tersebut atau bilamana kondisi tersebut mengganggu ancang-ancang pemain atau area ayunan yang diinginkannya. Jika bola pemain terletak di atas putting green, gangguan juga terjadi bilamana kondisi tanah abnormal di atas putting green menghalangi
garis puttnya. Sebaliknya, halangan pada garis main itu sendiri di luar putting green, bukan merupakan gangguan berdasarkan Peraturan ini.
Catatan: Komite boleh membuat Peraturan Setempat yang menyatakan
bahwa gangguan oleh kondisi tanah abnormal pada ancang-ancang pemain dianggap bukan merupakan gangguan berdasarkan Peraturan ini.
b. Pembebasan
Pemain boleh mengambil pembebasan dari gangguan yang disebabkan oleh
kondisi tanah abnormal, kecuali bila bola tersebut berada di dalam rintangan-air atau rintangan-air-menyamping, sebagai berikut.
(i) Di Sepanjang Lapangan: Jika sebuah bola terletak di sepanjang
lapangan, pemain harus mengangkat bola tersebut dan mengedropnya
tanpa penalti dalam batas satu panjang-klab dari titik pembebasan
terdekat dan tidak lebih mendekati hole dari titik pembebasan terdekat
tersebut. Titik pembebasan terdekat tersebut tidak diperkenankan berada di dalam rintangan atau di atas putting green. Bilamana bola didrop dalam batas satu panjang-klab dari titik pembebasan terdekat, bola terlebih dulu harus membentur bagian lapangan di tempat yang menghindari gangguan dari kondisi tersebut dan tidak berada di dalam
rintangan ataupun di atas putting green.
(ii) Di dalam Bunker: Jika sebuah bola berada di dalam bunker, pemain harus mengangkat dan mengedrop bola dengan salah satu dari dua pilihan berikut.
(a) Tanpa penalti, sesuai dengan Klausul (i) di atas, kecuali bahwa titik
123
didrop di dalam bunker, atau jika pemb
mungkin diperoleh, bola harus didrop seebasan sempurna tidak dekat mungkin ke letak bola, tetapi
n edia
dari kondis
engan penalti satu pukulan, mengedrop sebuah bola tidak
al yang tersedia dari kondisi
uai ran arkan n mal engan
g-ancang, ayunan, atau arah permainan yang tidak wajar
dan yang mengada-ada.
Peraturan 25
tidak lebih mendekati hole, di bagian lapangan di dalam g memberikan pembebasan maksimal yang ters
i tersebut; atau
bunker ya
(b) D
terbatas seberapa pun jauhnya di belakang bunker, dengan menjaga agar titik letaknya bola dan hole berada pada suatu garis
rop. lurus dengan tempat bola akan did
(iii) Di Atas Putting Green: Jika bola terletak di atas putting green, pemain harus mengangkat dan menaruh bola, tanpa penalti, di titik
pembebasan terdekat yang tidak di rintangan, atau jika pembebasan
sempurna tidak mungkin diperoleh, di posisi terdekat ke letak bola yang memberikan pembebasan maksim
tersebut. Namun, tidak lebih mendekati hole dan tidak di dalam
rintangan. Titik pembebasan terdekat atau pembebasan maksimal yang
tersedia kemungkinan berada di luar putting green.
(iv) Di Atas Daerah Tee: Jika bola terletak di atas daerah tee, pemain harus mengangkat dan mengedrop bola tersebut tanpa penalti ses Klausul (1) di atas.
Bola tersebut boleh dibersihkan bilamana diangkat berdasarkan Peratu 25-1b.
(Bola bergulir ke suatu posisi terjadinya gangguan oleh kondisi yang pembebasan daripadanya sebelumnya telah diambil – lihat Peraturan 20-2c(v))
Pengecualian: Pemain tidak boleh mengambil pembebasan berdas
Peraturan ini jika (a) jelas tidak masuk akal untuk memainkan pukula karena gangguan terjadi selain oleh gangguan dari kondisi tanah abnor atau (b) gangguan oleh suatu kondisi tanah abnormal hanya terjadi d melakukan ancan
Catatan 1: Jika sebuah bola berada di dalam rintangan-air (termasuk
rintangan-air-menyamping), pemain tidak berhak mendapat pembebasan
dari gangguan oleh kondisi tanah abnormal tanpa penalti. Pemain harus memainkan bola sebagaimana letaknya (kecuali dilarang oleh Peratur Setempat) atau melanjutkan permainan berdasarkan Peraturan 26-1. an
tau ditaruh berdasarkan mukan, bola tersebut boleh diganti
rah rus tersebut harus jelas diketahui atau hampir
ang kondisi tanah abnormal, pemain boleh t bola terakhir kalinya memotong batas paling luar kondisi
us ditentukan, dan untuk maksud penerapan agian
di suatu tempat di dalam bunker, pemain
Catatan 2: Jika sebuah bola yang akan didrop a
Peraturan ini tidak segera dapat dite dengan bola lain.
c. Bola di dalam Kondisi Tanah Abnormal Tidak Ditemukan
Bahwa sebuah bola yang belum ditemukan setelah dipukul menuju ke a
kondisi tanah abnormal memang berada di kondisi yang demikian, ha
dibuktikan berdasarkan fakta yang sesungguhnya. Untuk dapat menerapkan Peraturan ini, bola
dapat dipastikan bahwa bola tersebut berada di dalam kondisi tanah
abnormal. Tanpa adanya pengetahuan atau kepastian demikian, pemain
harus melanjutkan permainan berdasarkan Peraturan 27-1. Jika jelas diketahui atau hampir dapat dipastikan bahwa sebuah bola y belum ditemukan berada di dalam
mengambil pembebasan berdasarkan Peraturan ini. Jika ia memilih demikian, tempa
tanah abnormal tersebut har
Peraturan ini, bola dianggap terletak di tempat ini dan pemain harus melanjutkan sebagai berikut.
(i) Di Sepanjang Lapangan: Jika bola terakhir kalinya memotong b paling luar kondisi tanah abnormal di suatu tempat di sepanjang
lapangan, pemain boleh menggantinya dengan bola lain tanpa penalti
dan mengambil pembebasan sebagaimana dijelaskan dalam Peraturan 25-1b(i).
(ii) Di dalam Bunker: Jika bola terakhir kalinya memotong bagian paling luar kondisi tanah abnormal
125
boleh menggantinya dengan bola lain tanpa penalti dan mengambil m Rintangan-Air (Termasuk Rintangan-Air-Menyamping): Jika
ak emasuki kondisi
bekas ihkan dan didrop,
u area Peraturan ini.
Peraturan 25
pembebasan sebagaimana dijelaskan dalam Peraturan 25-1b(ii). (iii) Di dala
bola terakhir kalinya memotong bagian paling luar kondisi tanah
abnormal di suatu tempat di dalam rintangan-air, pemain tidak berh
mengambil pembebasan tanpa penalti. Pemain harus melanjutkan berdasarkan Peraturan 26-1.
(iv) Di Atas Putting Green: Jika bola terakhir kalinya m
tanah abnormal di suatu tempat di atas putting green, pemain boleh mengganti dengan bola lain tanpa penalti dan mengambil pembebasan
sebagaimana dijelaskan dalam Peraturan 25-1b(iii).
25-2. Bola Tertanam
Sebuah bola melambung dan kemudian tertanam di tanah di dalam jatuhannya sendiri (pitch-mark), di area rumput mana pun yang dipangkas pendek di sepanjang lapangan boleh diangkat, dibers
tanpa penalti, sedekat mungkin ke tempat letak bola, tetapi tidak lebih mendekati hole. Bola tersebut ketika didrop harus terlebih dulu membentur bagian lapangan di sepanjang lapangan. “Area rumput yang dipangkas pendek” berarti area mana pun di lapangan, termasuk jalan-setapak yang melalui rough, yang rumputnya dipangkas setinggi fairway atau lebih pendek.
25-3. Putting Green Salah a. Gangguan
Gangguan oleh putting green salah terjadi bilamana sebuah bola berada di atas putting green salah.
Gangguan yang semata-mata terjadi pada ancang-ancang pemain ata ayunan yang diinginkannya, bukan merupakan gangguan berdasarkan
b. Pembebasan
Jika bola pemain terletak di atas putting green salah, ia tidak diperken
memainkan bolanya sebagaimana letaknya. Ia harus mengambil ankan
atu endekati hole daripada titik pembebasan
ankan op
basan terdekatnya, bola
mbentur bagian lapangan di tempat yang a pembebasan, tanpa penalti, yaitu sebagai berikut:
Pemain harus mengangkat dan mengedrop bola tersebut dalam batas s panjang-klab dari dan tidak lebih m
terdekatnya. Titik pembebasan terdekat tersebut tidak diperken green. Ketika bola didr
berada di dalam rintangan atau di atas putting dalam batas satu panjang-klab dari titik pembe tersebut harus terlebih dulu me
terhindar dari gangguan putting green salah dan tidak berada di dalam
rintangan atau di atas putting green. Bola tersebut boleh dibersihkan ketik
diangkat berdasarkan Peraturan ini.
PENALTI PELANGGARAN PERATURAN:
Match play – Kalah hole; Stroke play – Dua pukulan.