BBM ( Bahan Bakar Minyak ) adalah jenis bahan bakar (fuel) yang dihasilkan dari pengelangan (refining) minyak mentah (crude oil). Minyak menta dari perut bumi diolah dalam pengelangan (refinery) terlebih dulu untuk
menghasilkan produk-produk minyak (oil products), yang termasuk didalamnya adalah BBM. BBM dibagi menjadi dua jenis yaitu Subsidi dan Non Subsidi yang didesain sesuai dengan kebutuhan dan jenis kendaraan yang menggunakannya.
BBM Subsidi terdiri dari Premium, Minyak Tanah, Minyak Solar, Biosolar. „Premium adalah bahan bakar minyak jenis distilat berwarna kekuningan yang jernih, Premium merupakan BBM untuk kendaraan bermotor yang paling populer di indonesia. Premium di indonesia di pasarkan oleh Pertamina dengan harga yang relatif murah karena memperoleh subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Premium pada umumnya di gunakan untuk bahan bakar kendaraan bermotor bermesin bensin, seperti : mobil, sepeda motor, dan lain-lain‟. Keunggulan bahan bakar premium;(1) Harganya murah, (2) Tidak membuat tangki menipis atau bocor, (3) Mudah didapatkan karena ada penjual ecerannya. Kelemahan bahan bakar premium; (1) Panas pada tangki, ( 2) Membuat performa mesin tidak optimal, (3) Kurang dalam membersihkan mesin, (4) lebih boros.”Biosolar “merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran mono-alkyl ester dari rantai panjang asam lemak, yang dipakai sebagai alternatif bagi bahan bakar dari mesin diesel dan terbuat dari sumber terbaharui seperti minyak sayur atau lemak hewan. Keunggulan Biosolar; (1) Biodiesel tidak beracun,(2) Biodesel adalah bahan bakar biodegradable, (3) Biodisel lebih aman dipakai dibandingkan dengan diesel konvensional, (4) Biodisel dapat dengan mudah dicampur dengan diesel konvensional, dan dapat digunakan sebagai besar jenis kendaraan saat ini, bahkan dalam bentuk biodiesel B100 murni, (5) Biodesel tidak memiliki kandungan sulfur sehingga tidak memberikan kontribusi terhadap
pembentukan hujan asam. Kelemahan Biosolar; (1) Biodisel saat ini sebagai besar diproduksi dari jagung yang dapat menyebabkan kekurangan pangan dan meningkatkatnya harga pangan. Hal ini bisa memicu meningkatnya kelaparan di dunia, (2) Bidesel 20 kali lebih rentan terhadap kontaminasi air dibandingkan dengan dieset konvensional, hal ini bisa menyebabkan korosi, filter rusak, (3) Biodiesel murni memiliki masalah signifikan terhadap suhu rendah.
Sedangkan BBM Non Subsidi terdiri dari: Pertamax, Pertamax Plux, Bio Pertamax, dan pertamina Dex.”Pertamax adalah bahan bakar minyak andalan pertamina.Pertamax, seperti halnya premium, adalah produk BBM dari pengolahan minyak bumi. Pertamax dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannya dikilang minyak. Pertamax pertama kali diluncurkan pada tahun 1990 sebagai pengganti Premix 98 karena unsur MTBE yang berbahaya bagi lingkungan‟‟. Selain itu , Pertamax memiliki beberapa keunggulan di bandingkan dengan premium yaitu: (1) Membuat mesin terasa ringan, (2) Membersihkan mesin, (3) Ramah lingkungan,(4) lebih irit, (membuat kinerja mesin menjadi optimal. Kelemahan bahan bakar Pertamax; (1) membuat tangki bahan bakar motor menipis sehingga terkadang membuat tangki bocor,
(2) Harganya mahal.‟‟Pertamax Plux adalah bahan bakar minyak andalan pertamina, Pertamax Plus seperti halnya Pertamax dan premium, adalah produk BBM dari pengolahan minyak bumi. Pertamax dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannya dikilang minyak, Pertamax Plus merupakan bahan bakar yang sudah memenuhi standar performa Internasional World Wide Fuel Charter ( IWWFC)”. Keunggulan di bandingkan dengan premium yaitu: (1)
Membuat mesin terasa ringan, (2)Membersihkan mesin, (3)Ramah lingkungan,(4) lebih irit, (membuat kinerja mesin menjadi optimal‟‟. Kelemahan bahan bakar Pertamax Plus; (1) membuat tangki bahan bakar motor menipis sehingga terkadang membuat tangki bocor, (2)Harganya mahal.‟‟Pertamina Dex adalah salah satu jenis BBM produksi Pertamina Yang Dipergunakan kendaraan bermotor dengan mesin diesel. Seperti halanya pertamax dan pertamax plus, Pertamina Dex juga termasuk BBM non subsidi. Akan tetapi, Pertamina Dex lebih jarang dijumpai ketimbang pertamax dan pertamax plus. Harga jualnya juga merupakan yang termahal dari semua jenis BBM yang diperjual beli di SPBU pertamina.‟‟
Menurut Subarsono(2013:13) Subsidi adalah semua bantuan finansial pemerintah kepada individu, perusahaan, dan organisasi. Maksud subsidi adalah untuk memberikan bantuan pembiayaan terhadap aktivitas.BBM Subsidi adalah bahan bakar minyak yang dijual kepada rakyat dengan harga di bawah harga bahan bakar dunia. Hal ini dikarenakan rakyat telah mendapatkan bantuan dana dalam bentuk potongan harga sebelum BBM sampai ke tangan konsumen. Potongan biaya tersebut termasuk dalam proses pengolahan minyak mentah hingga proses distribusi bahan bakar minyak ke tangan konsumen. Pemerintah menerapkan demikian karena BBM dinilai sebagai salah satu komoditas primer yang harus diberikan subsidi agar daya beli masyarakat dapat ditingkatkan.
Menurut Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara 2014, subsidi adalah salah satu mekanisme dalam RAPBN 2014 yang digunakan untuk melaksanakan fungsi distribusi. Penerapan fungsi distribusi
Pemerintah dalam RAPBN 2014 dijalankan dalam kaitannya dengan upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, subsidi yang dibayarkan oleh Pemerintah dalam membuat suatu barang/jasa menjadi lebih murah untuk dibeli, digunakan, atau dihasilkan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Subsidi tetap diberikan untuk membantu menstabilkan harga barang dan jasa yang berdampak luas ke masyarakat. Pelaksanaannya diupayakan untuk mempertajam sasaran subsidi agar lebih terarah dan menyentuh kehidupan masyarakat miskin.
Rudi Handoko Dan Pandu Patriadi (2010) menulis bahwa subsidi adalah pembayaran yang dilakukan pemerinah kepada perusahaan atau rumah tangga untuk mencapai tujuan tertentu yang membuat mereka dapat memproduksi atau mengkonsumsi suatu produk dalam kualitas yang lebih besar atau pada harga yang lebih murah. Secara ekonomi, tujuan subsidi adalah untuk mengurangi harga atau menambah keluaran (output ).
Menurut Erwan, ( 2010) yang menjelaskan lebih jauh tentang subsidi bahwa subsidi adalah suatu pemberian (kontribusi) dalam bentuk uang atau finansial yang diberikan oleh pemerintah atau suatu badan umum (public body). Kontribusi pemerintah tersebut dapat berupa antara lain:
a. penyerahan dana secara langsung seperti hibah, pinjaman, dan penyertaan, pemindahan dana atau jaminan langsung atas hutang;
b. hilangnya pendapatan pemerintah atau pembebasan fiskal (seperti keringanan pajak); penyediaan barang atau jasa diluar prasarana umum atau pembelian barang;
c. pemerintah melakukan pembayaran pada mekanisme pendanaan atau memberikan otorisasi kepada suatu badan swasta untuk melaksanakan tugas pemerintah dalam hal penyediaan dana.
Manfaat dan dampak negatif pelaksanaan subsidi; Manfaat Subsidi Kebijakan pemberian subsidi biasanya dikaitkan kepada barang dan jasa yang memiliki positif eksternalitas dengan tujuan agar untuk menambah output dan lebih banyak sumber daya yang dialokasikan ke barang dan jasa tersebut. Dalam ini meliputi pula bidang pendidikan dan teknologi tinggi. Secara umum pelaksanaan subsidi yang dilakukan oleh pemerintah, dirasakan manfaatnya oleh masyarakat konsumen maupun produsen antara lain:(1)Membantu peningkatan kualitas ekonomi;(2) Membantu golongan yang berpendapatan rendah dalam hal pemenuhan kebutuhan ekonomi; (3) Mencegah terjadinya kebangkrutan bagi pelaku usaha.
Dampak negatif dari Subsidi antara lain:(1) Subsidi menciptakan alokasi sumber daya yang tidak efisien. Karena konsumen membayar barang dan jasa pada harga yang lebih rendah daripada harga pasar maka ada kecenderungan konsumen tidak hemat dalam mengkonsumsi barang yang disubsidi. Karena harga yang disubsidi lebih rendah daripada biaya kesempatan (opportunity cost) maka terjadi pemborosan dalam penggunaan sumber daya untuk memproduksi barang yang disubsidi. (2) Subsidi menyebabkan distorsi harga. Menurut Basri, subsidi yang tidak transparan dan tidak well-targeted akan mengakibatkan: (a). Subsidi besar yang digunakan untuk program populis cenderung menciptakan distorsi baru dalam perekonomian (b). Subsidi menciptakan suatu inefisiensi (c). Subsidi tidak
dinikmati oleh mereka yang berhak (3) Subsidi dapat mengganggu pasar dan memakan biaya ekonomi yang besar.(4) Mematikan para pesaing, dalam arti pihak swasta yang dirugikan( faisal Basri,2002).
Rudi Handoko dan Pandu Patriadi, (2010) Subsidi Non BBM yang meliputi subsidi listrik, subsidi bunga kredit program, subsidi pangan, subsidi pupuk, subsidi benih, dan subsidi PSO bertujuan untuk menjaga stabilitas harga, membantu masyarakat kurang mampu dan usaha kecil dan menengah dalam memenuhi sebagian kebutuhannya, serta membantu BUMN yang melaksanakan tugas pelayanan umum. Subsidi Non yang BBM ini pada umumnya disalurkan melalui perusahaan/lembaga menghasilkan dan menjual barang atau jasa yang memenuhi hajat hidup, rendah dari pada harga pasarannya dan dapat terjangkau masyarakat orang banyak, sehingga harga jualnya dapat lebih.