Dari hasil simulasi yang sudah berjalan terdapat beberapa hub node yaitu p0, p11, p20, dan p36. Ketika diberikan metode EA-Epidemic di sisi receiver dan transmitter memiliki umur yang lebih panjang dari Epidemic asli dan EA-Epidemic di sisi receiver saja
seperti Gambar 4.1.1.1 sampai 4.1.1.4.
20000 40006000 100008000 12000
600 4800 9000 13200 17400 21600 25800 30000 34200 38400 42600 46800 51000 55200 59400 63600 67800 72000 76200 80400 84600 88800 93000 97200 101400 105600 109800 114000
Energi (Joule)
Waktu (Detik) Penurunan Energi p0
Epidemic
EA-Epidemic Sisi Receiver
EA-Epidemic Sisi Receiver & Transmitter
Gambar 4.1.1.1 Konsumsi Energi Hub Node p0 Haggle3-Infocom5
25
600 4800 9000 13200 17400 21600 25800 30000 34200 38400 42600 46800 51000 55200 59400 63600 67800 72000 76200 80400 84600 88800 93000 97200 101400 105600
Energi (Joule)
Waktu (Detik) Penurunan Energi p6
Epidemic
EA-Epidemic Sisi Receiver
EA-Epidemic Sisi Receiver & Transmitter
20000 40006000 8000 10000 12000
600 5400 10200 15000 19800 24600 29400 34200 39000 43800 48600 53400 58200 63000 67800 72600 77400 82200 87000 91800 96600 101400 106200 111000 115800 120600 125400 130200
Energi (Joule)
Waktu (Detik) Penurunan Energi p20
Epidemic
EA-Epidemic Sisi Receiver
EA-Epidemic Sisi Receiver & Transmitter
Gambar 4.1.1.3 Konsumsi Energi Hub Node p6 Haggle3-Infocom5
Gambar 4.1.1.2 Konsumsi Energu Hub Node p20 Haggle3-Infocom5
26
Dari hasil simulasi tersebut jika metode EA-Epidemic diterapkan pada hub node di sisi receiver saja, pertambahan umur setiap node sangat sedikit dari Epidemic asli. Metode EA-Epidemic berjalan ketika energi suatu node sudah dibawah 50% dari energi awal, jika EA-Epidemic di implementasikan di sisi receiver saja, node menerima pesan jika level energi dan sisa buffer nya mencukupi, jika tidak maka pesan tidak disimpan di buffer, tetapi node akan tetap mengirim pesan yang ada di buffer nya, sedangkan pengurangan energi sangat besar ketika suatu node melakukan transmit pesan kepada node lain. Akan tetapi, metode EA-Epidemic lebih efektif jika di implementasikan di dua sisi (sisi receiver dan transmitter) selain node dapat menyimpan pesan ketika level energi dan sisa buffer nya cukup, node tersebut dalam mengirim pesan juga melihat level energi dan sisa buffer dari node lainnya, tidak melakukan flooding seperti
600 4200 7800 11400 15000 18600 22200 25800 29400 33000 36600 40200 43800 47400 51000 54600 58200 61800 65400 69000 72600 76200 79800 83400 87000 90600 94200
Energi (Joule)
Waktu (Detik) Penurunan Energi p36
Epidemic
EA-Epidemic Sisi Receiver
EA-Epidemic Sisi Receiver & Transmitter
Gambar 4.1.1.4 Konsumsi Energi Hub Node p36 Haggle3-Infocom5
27
Pada Gambar 4.1.1.5 dan 4.1.1.6 merupakan hasil simulasi dari non hub node. Dimana pada gambar 4.1.1.5 grafik penurunan energi p1, metode EA-Epidemic di sisi receiver yang harusnya memperlambat laju penurunan energi untuk menambah umur node
20000 4000 60008000 10000 12000
600 7200 13800 20400 27000 33600 40200 46800 53400 60000 66600 73200 79800 86400 93000 99600 106200 112800 119400 126000 132600 139200 145800 152400 159000 165600 172200 178800
Energi (Joule)
Waktu (Detik) Penurunan Energi p1
Epidemic
EA-Epidemic Sisi Receiver
EA-Epidemic Sisi Receiver & Transmitter
20000 40006000 100008000 12000
600 7800 15000 22200 29400 36600 43800 51000 58200 65400 72600 79800 87000 94200 101400 108600 115800 123000 130200 137400 144600 151800 159000 166200 173400 180600 187800 195000
Energi (Joule)
Waktu (Detik) Penurunan Energi p30
Epidemic
EA-Epidemic Sisi Receiver
EA-Epidemic Sisi Receiver & Transmitter
Gambar 4.1.1.5 Konsumsi Energi Non Hub Node p1 Haggle3-Infocom5
Gambar 4.1.1.6 Konsumsi Energi Non Hub Node p30 Haggle3-Infocom5
28
hasilnya node tersebut cepat mati dari Epidemic asli dikarenakan node p1 tetap mengirim pesan yang ada di buffer nya. Akan tetapi jika metode EA-Epidemic di implementasikan di sisi receiver dan transmitter, node tersebut akan memiliki umur yang lebih panjang dari Epidemic asli. Pada gambar 4.1.1.6 merupakan node yang memiliki umur panjang pada hasil simulasi baik menggunakan Epidemic asli maupun menggunakan metode EA-Epidemic. Dari hasil pengamatan node p30 jarang bertemu atau melakukan kontak dengan node lainnya sehingga node tersebut jarang menerima pesan dan melakukan pengiriman pesan kepada node lainnya.
Dari hasil simulasi yang sudah berjalan maka dapat disimpulkan bahwa metode EA-Epidemic dapat memperpanjang umur node lebih lama dari Epidemic asli ketika di implementasikan di dua sisi yaitu sisi receiver dan transmitter.
4.1.2 Random Waypoint
Dari hasil simulasi yang sudah berjalan, diketahui bahwa semua node yang ada menjadi hub node dan tidak ada node yang menjadi non hub node. Ketika diberikan metode EA-Epidemic menggunakan pergerakan Random Waypoint konsumsi energi lebih efisien daripada Epidemic asli sama seperti pergerakan Haggle3-Infocom5 seperti Gambar 4.1.2.1 sampai Gambar 4.1.2.6.
29
Gambar 4.1.2.1 Konsumsi Energi p0 Random Waypoint
Gambar 4.1.2.2 Konsumsi Energi p6 Random Waypoint 20000
4000 60008000 10000 12000
600 4800 9000 13200 17400 21600 25800 30000 34200 38400 42600 46800 51000 55200 59400 63600 67800 72000 76200 80400 84600 88800 93000 97200 101400 105600 109800 114000
Energi (Joule)
Waktu (Detik) Penurunan Energi p0
Epidemic
EA-Epidemic Sisi Receiver
EA-Epidemic Sisi Receiver & Transmitter
20000 40006000 8000 10000 12000
600 4800 9000 13200 17400 21600 25800 30000 34200 38400 42600 46800 51000 55200 59400 63600 67800 72000 76200 80400 84600 88800 93000 97200 101400 105600 109800 114000
Energi (Joule)
Waktu (Detik) Penurunan Energi p6
Epidemic
EA-Epidemic Sisi Receiver
EA-Epidemic Sisi Receiver & Transmitter
30
Gambar 4.1.2.3 Konsumsi Energi p20 Random Waypoint
Gambar 4.1.2.4 Konsumsi Energi p36 Random Waypoint 20000
4000 60008000 10000 12000
600 4800 9000 13200 17400 21600 25800 30000 34200 38400 42600 46800 51000 55200 59400 63600 67800 72000 76200 80400 84600 88800 93000 97200 101400 105600 109800 114000
Energi (Joule)
Waktu (Detik) Penurunan Energi p20
Epidemic
EA-Epidemic Sisi Receiver
EA-Epidemic Sisi Receiver & Transmitter
20000 40006000 100008000 12000
600 4800 9000 13200 17400 21600 25800 30000 34200 38400 42600 46800 51000 55200 59400 63600 67800 72000 76200 80400 84600 88800 93000 97200 101400 105600 109800
Energi (Joule)
Waktu (Detik) Penurunan Energi p36
Epidemic
EA-Epidemic Sisi Receiver
EA-Epidemic Sisi Receiver & Transmitter
31
Gambar 4.1.2.5 Konsumsi Energi p1 Random Waypoint
Dari hasil simulasi yang sudah dilakukan seperti pada Gambar 4.1.2.1 sampai Gambar 4.1.2.6 dapat diketahui bahwa dengan menggunakan pergerakan Random Waypoint konsumsi energi setiap node sangat besar. Hal itu dikarenakan pergerakan Random Waypoint bergerak secara random atau acak sehingga setiap node dapat bertemu dengan node lain lebih sering daripada pergerakan menggunakan Haggle3-Infocom5. Setelah mengimplementasikan metode
EA-20000 4000 60008000 10000 12000
600 4800 9000 13200 17400 21600 25800 30000 34200 38400 42600 46800 51000 55200 59400 63600 67800 72000 76200 80400 84600 88800 93000 97200 101400 105600 109800 114000
Energi (Joule)
Waktu (Detik) Penurunan Energi p1
Epidemic
EA-Epidemic Sisi Receiver
EA-Epidemic Sisi Receiver & Transmitter
0 20004000 60008000 10000 12000
600 4800 9000 13200 17400 21600 25800 30000 34200 38400 42600 46800 51000 55200 59400 63600 67800 72000 76200 80400 84600 88800 93000 97200 101400 105600 109800
Energi (Joule)
Waktu (Detik) Penurunan Energi p30
Epidemic
EA-Epidemic Sisi Receiver
EA-Epidemic Sisi Receiver & Transmitter
Gambar 4.1.2.6 Konsumsi Energi p30 Random Waypoint
32
Epidemic pada sisi receiver, efisiensi konsumsi energi setiap node sangat sedikit atau tidak ada perubahan dengan konsumsi energi pada Epidemic asli. Hal ini dikarenakan EA-Epidemic sisi receiver hanya mempertimbangkan dalam penyimpanan pesan. Akan tetapi, pengurangan energi paling besar pada saat transmit pesan, meskipun dalam menyimpan pesan dari node lain sudah dibatasi akan tetapi jika node tersebut memiliki pesan dan bertemu dengan node lain akan tetap mengirim pesan kepada node tetangganya. Lain halnya jika metode EA-Epidemic diimplementasikan di dua sisi (sisi receiver dan transmitter), konsumsi energi yang digunakan sangat efisien dan memperpanjang umur setiap node untuk lebih hidup lebih lama pada proses simulasi. Hal ini dikarenakan dalam receive maupun transmit pesan, node akan mempertimbangkan laju penurunan energi dengan menggunakan kecepatan dan percepatan dan juga mempertimbangkan sisa buffer yang ada.