BAB VI HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. HASIL PENELITIAN
1. Profil Lembaga
a. Sejarah Berdirinya BAZNAS Kota Mataram
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mataram merupakan lembaga pengelola zakat yang dibentuk oleh Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, yang berwenang untuk melaksanakan tugas pengelolaan zakat di tingkat Kota Mataram.
BAZNAS Kota Mataram dibentuk oleh Wali Kota Mataram dan mulai melakukan kegiatan tahun 2000. Dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan zakat BAZNAS Kota Mataram mengalami 3 (Tiga) kali pergantian kepemimpinan. Tahun 2000, BAZNAS Kota Mataram dipimpin oleh H. Muslehuddin, tahun 2003-2006 BAZNAS Kota Mataram dipimpin oleh H. Munajah dan pada tahun 2016-sekarang BAZNAS Kota Mataram dipimpin oleh H. Mashar Malacca. Sebelum menjadi BAZNAS Kota Mataram, namanya adalah BAZDA Kota Mataram yang berlokasi di Jalan Pejanggik Lantai II No. 16 A Kota Mataram. BAZDA KotaMataram berubah nama menjadi BAZNAS Kota
Mataram setelah dikeluarkannya Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.70
b. Letak Geografis
Secara geografis, gedung BAZNAS Kota Mataram berdiri di atas tanah seluas 348 milik Pemkot Kota Mataram dengan biaya pembangunan sebesar Rp. 836.675.000 yang dibiayai dari bagian amil.
Status Tanah Gedung kantor BAZNAS Kota Mataram adalah milik Pemerintah Daerah Kota Mataram dengan status sebagai Hak Guna Pakai (HGP)71. BAZNAS Kota Mataram terletak di Jalan. Dr. Soedjono Lingkar Selatan Komplek Perkantoran Pemkot Mataram yang berbatasan dengan :
Sebelah Utara : BNPB Kota Mataram
Sebelah Selatan : Warung Makan Umum/Kantin
Sebelah Barat : Bangunan Kosong
Sebelah Timur : Dinas Perdagangan.72
70 H. Mahsar Malacca (Ketua BAZNAS Kota Mataram), Wawancara, di kantor BAZNAS Kota Mataram Jalan Dr. Soedjono Lingkar Selatan Komplek Perkantoran Pemkot Mataram, 22 September 2020.
71 Dokumentasi Organisasi dan Tata Kerja BAZNAS Kota Mataram Tahun 2019.hal, 2
72 Observasi, di kantor BAZNAS Kota Mataram Jalan Dr. Soedjono Lingkar Selatan Komplek Perkantoran Pemkot Mataram, 01 Oktober 2020.
c. Dasar dan Tujuan 1) Dasar
Dalam menjalankan tugasnya, Badan Amil Zakat Nasioanal (BAZNAS) Kota Mataram senantiasa berpijak pada landasan hukum syariat Islam maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Oleh karena itu dalam proses pelaksanaan pengelolaan zakat, infaq dan sedekah baik pada tahap perencaaan, pengorganisasian dan pelaksanaan pengumpulan, pendistribusian dan pendayagunaannya maupun pada tahap evaluasi dan pelaporan selalu berpatokan pada landasan hukum syariat Islam serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hal ini dimaksudkan agar BAZNAS Kota Mataram sebagai sebuah lembaga resmi dalam menjalankan tugas dan amanah mengelola zakat, infaq dan sedekah di wilayah Kota Mataram, tidak salah langkah dan terhindar hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan kata lain, pada prinsipnya pengelolaan zakat, infaq dan sedekah yang dilaksanakan oleh BAZNAS Kota Mataram berasaskan syariat Islam, amanah, jujur, adil, transparan, terintegritas dan akuntabilitas, serta kepastian hukum.73
73 Dokumentasi Laporan Pengelolaan Zakat,Infaq dan Sedekah BAZNAS Kota Mataram Tahun 2020.hal.1
2) Tujuan
Tujuan pengelolaan zakat pada hakikatnya adalah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan pengelolaan zakat dan meningkatkan manfaat zakat untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan.74
BAZNAS Kota Mataram dalam menjalankan tugas mengelola zakat, infaq dan sedekah bertujuan untuk:
a) Menolong, membantu dan membina para musthik, terutama fakir miskin ke arah kehidupan yang lebih baik dan lebih sejahtera, sehingga mereka dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan layak, dapat beribadah dengan baik dan terhindar dari bahaya kekufuran .
b) Memenuhi kecukupan dan kesejahteraan kepada para mustahik dengan cara menghilangkan atau memperkecil penyebab kehidupan mereka menjadi miskin dan menderita dengan memberikan bantuan berupa modal usaha baik berupa dana maupun peralatan kerja yang diperlukan atau zakat produktif.
c) Sumber dana bagi pembangunan sarana maupun prasarana yang harus dimiliki umat Islam, seperti sarana ibadah, pendidikan, kesehatan, sosial maupun ekonomi,
74Ibid.,hlm.2
sekaligus sarana pengembangan kualitas sumber daya manusia muslim.
d) Memenuhi asfek akuntabilitas pelaksanaan tugas pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah, baik kepada pemerintah, lembaga terkait dan publik.75
d. Visi dan Misi 1) Visi
Menjadi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang Jujur, Amanah, dan Profesional melaksanakan tugas dan tanggung jawab.76
2) Misi
a) Mewujudkan BAZNAS Kota Mataram yang terpercaya dan menjadi pilihan umat.
b) Mewujudkan BAZNAS Kota Mataram yang tanggap terhadap permasalahan umat.
c) Mewujudkan BAZNAS Kota Mataram yang mampu mengubah mustahik menjadi muzaki.
d) Mewujudkan BAZNAS Kota Mataram yang memberi kemaslahatan bagi umat berdasarkan Syariat Islam.77
75 Ibid.,hlm.2
76 Ibid.,hlm.2
77 Ibid.,hlm.2
e. Organisasi dan Tata Kerja 1) Struktur Organisasi
Keputusan Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Rebublik Indonesia Nomor. DJ.II/568 Tahun 2014 tanggal 05 Juni 2014 tentang pembentukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten/Kota se-Indonesia. Dengan demikian secara organisatori BAZNAS Kota Mataram telah terbentuk berdasarkan keputusan tersebut. Oleh karena itu, sebagai tindak lanjutnya, maka Pemerintah Daerah Kota Mataram telah menerbitkan Keputusan Walikota Mataram Nomor 531/IV/2016 tanggal 13 April 2016 tentang Pengangkatan Pimpinan BAZNAS Kota Mataram dengan susunan sebagai berikut:78
a) Ketua
b) Wakil Ketua I : Bidang Pengumpulan
c) Wakil Ketua II :Bidang Pendistribusia dan Pendayagunaan
d) Wakil Ketua III :Bagian Perencanaan, Keuangan Dan Pelaporan
e) Wakil Ketua IV :Bagian Administrasi, SDM Dan Umum.
Untuk membantu kelancaran tugas-tugas pimpinan, ketua BAZNAS Kota Mataram telah menerbitkan Keputusan BAZNAS
78Ibid.,hlm.3
Kota Mataram Nomor 05/BAZNAS/KM/2017, tanggal 16 Januari 2017 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Amil/Pelaksana BAZNAS Kota Mataram. Susunan Organisasi BAZNAS Kota Mataram, sebagai berikut:79
(1) Unsur Pimpinan BAZNAS Kota Mataram terdiri dari Ketua dan Wakil Ketua I, II, III dan IV.
(2) Unsur Amil/Pelaksana BAZNAS Kota Mataram terdiri dari: Sekretaris, Kepala Bidang Pengumpulan Zakat, Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaa Zakat, Kepala Bagian Perencanaan Keuangan dan Pelaporan, Kepala Bagian Administrasi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Umum, Bendahara Penerima dan Bendahara Pengeluaran, Unsur Tenaga Monitoring dan Staf.
2) Tata Kerja
BAZNAS Kota Mataram merupakan sebuah lembaga pemerintah non struktural yang bersifat mandiri serta berwenang melaksanakan tugas pengelolaan zakat, infaq dan sedekah di wilayah Kota Mataram.80
Dalam menjalankan tugas mengelola zakat, infaq an sedekah BAZNAS Kota Mataram mengumpulkan dana ZIS dari
79 Ibid.,hlm.3
80Ibid.,hlm.3
para muzaki dan mendistribusika dana tersebut kepada mustahik sesuai dengan ketentuan syariat Islam. Untuk terwujudnya tertib administrasi dan kelancaran tugas pengelolaan ZIS, BAZNAS Kota Mataram menyelenggarakan fungsi-fungsi pengelolaan yaitu:
perencanaan, pelaksanaan, pengedalian dan pelaporan, serta menyelenggarakan penilaian dan pertanggungjawaban pelaksanaan pengelolaan zakat.81
f. Prasarana, Sarana dan Sumber Daya Manusia (SDM) 1) Prasarana
Dalam menjalankan operasionalnya, BAZNAS Kota Mataram telah memiliki dan menempati Gedung Kantor seluas 348 yang terletak di Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Kota Mataram Jalan Dr. Seodjono Lingkar Selatan Kota Mataram.
Gedung kantor tersebut dibangun pada tahun 2014 dengan biaya sebesar Rp. 836.675.00,-(Delapan Ratus Tiga Puluh Enam Juta Enam Ratus Tujuh Puluh Lima Ribu Rupiah).82
Areal gedung kantor tersebut terdiri dari ruang Ketua, Ruang Wakil Ketua, Ruang Sekretaris, Ruang Pelaksana, Ruang Administrasi, Ruang Pertemuan/Aula, Ruang Ibadah, Ruang Inventaris Barang, Ruang Pelayanan Muzaki Dan Mustahik, Ruang Dapur serta Ruang Toilet. Adapun status tempat berdirinya
81 Ibid.,hlm.3
82 Ibid.,hlm.4
Gedung Kantor BAZNAS Kota Mataram adalah tanah milik Pemerintah Daerah Kota Mataram dengan status Hak Guna Pakai(HGP).83
2) Sarana
Sarana berupa barang-barang inventaris kantor BAZNAS Kota Mataram, baik berupa barang bergerak maupun barang tidak bergerak. Barang bergerak berupa kendaraan roda 4 sebanyak 2 unit dan kendaraan roda 2 sebanyak 2 unit. Barang tidak bergerak terdiri dari meja dan kursi kerja, meja dan kursi tamu, meja dan kursi rapat, kursi ruang tunggu, lemari dan rak penyimpanan dokukmen dan inventaris kantor, peralatan elektronik berupa komputer, faximile, pesawat televisi, air condition dan kipas angin,brankas, dan lain-lain.84
3) Sumber Daya Manusia (SDM)
Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertugas mengelola zakat, infaq dan sedekah pada kantor BAZNAS Kota Mataram sebanyak 26 (dua puluh enam) orang yang terdiri dari:85
83 Observasi, di kantor BAZNAS Kota Mataram Jalan Dr. Soedjono Lingkar Selatan Komplek Perkantoran Pemkot Mataram, 01 Oktober 2020.
84 Observasi, di kantor BAZNAS Kota Mataram Jalan Dr. Soedjono Lingkar Selatan Komplek Perkantoran Pemkot Mataram, 01 Oktober 2020.
85Observasi, di kantor BAZNAS Kota Mataram Jalan Dr. Soedjono Lingkar Selatan Komplek Perkantoran Pemkot Mataram, 01 Oktober 2020.
a) Unsur Pimpinan sebanyak 5 orang
b) Unsur Amil/Pelaksana sebanyak 13 orang c) Unsur Tenaga Monitoring sebanyak 5 orang d) Sopir sebanyak 2 orang
e) Penjaga malam 1 orang