• Tidak ada hasil yang ditemukan

G. Sistematika Pembahasan

4. Kritik dan Saran

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan pada Arrahmah.com dengan menggunakan analisis wacana kritis Norman Fairclough, ada beberapa saran yang mungkin dapat dijadikan pertimbangan bagi para pengkaji selanjutnya, baik yang menggunakan tema term kafir sebagai objek formal nya, Arrahmah.com sebagai objek materialnya maupun menggunakan analisis wacana kritis Norman Fairclough sebagai pisau analisis dalam kajiannya:

1. Perlunya kajian terhadap metode tafsir sosial karena metode ini digunakan dalam wacana keagamaan yang saat ini berkembang di media massa.

2. Perlunya pendokumentasian artikel keagamaan yang tersebar di berbagai media sebagai bahan pembelajaran studi qur’an dan hadis di Indonesia.

3. Dari segi objek formal, term kafir merupakan tema dengan cakupan pembahasan yang luas, sehingga membuka lebar kemungkinan untuk digunakan sebagai objek formal pada penelitian lainnya.

4. Dari segi objek material, Arrahmah.com masih memungkinkan dikaji menggunakan teori yang lain, mengingat artikel dalam Arrahmah.com mencakup berbagai lini kehidupan, seperti pemerintahan, gender, pendidikan, dan berbagai berita Islam melalui sudut pandang yang berbeda.

232

5. Dari segi teori, analisis wacana kritis Norman Fairclough adalah teori yang lengkap untuk mengkaji teks beserta proses produksinya, sehingga kompeten digunakan untuk meneliti berbagai isu yang berkembang di berbagai media

online maupun offline.

6. Media online adalah media penafsiran baru dengan cakupan reader yang lebih luas dari medi-media lain saat ini. Kelebihan ini menjadikan media online layak digunakan sebagai pijakan kajian Studi Qur’an Hadis.

7. Media online memungkinkan interaksi antara reader dan author secara

realtime, hal ini memungkinkan seorang author merespon tanggapan dari reader dalam waktu yang singkat. Kemudahan ini mendorong munculnya

masyarakat virtual, serta membuka pintu penelitan baru menggunakan virtual

233

Daftar Pustaka A. Buku

Abimanyu, Bambang. Terror Bom di Indonesia. Jakarta: Grafindo Khazanah Ilmu, 2005.

Ahmed, Akbar S. Postmodernisme Bahaya dan Harapan Bagi Islam, Terj. M. Sirozi, Cet. Ke-4. Bandung: Mizan, 1996.

Basuki, A. Singgih. Pemikiran Keagamaan A. Mukti Ali. Yogyakarta: SUKA-Press, 2013.

Biyanto. Pluralisme Keagamaan dalam Perdebatan; Pandangan Kaum Muda Muhamadiyyah. Malang: UMM Press, 2009.

Bunt, Gary R. Islam In The Digital Age, E-Jihad, Online Fatwas and Cyber Islamic

Environments. London: Pluto Press, 2003.

Van Dijk, Teun A. “Discourse and Cognition in Society”, dalam David Crowley and David

Mitchell, Communication Theory Today. Cambridge: Polity Press, 1994.

________. “Ideology and Discourse Analysis”, dalam journal of Political Ideologies. 11(2) 2006.

________. “Sociocognitive Discourse Studies”, dalam Handbook of Discourse Analysis, 2016. ________. “Structures of Discourse and Structures of Power”, dalam Communication Yearbook,

tt.

________. Aims of Critical Discours e Analysis. Japan Discourse, 1995.

________. News as Discourse. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, 1988. ________. Ideology: A Multidisciplinary Approach. London: Sage press, 1998.

________. Macrostructures: An Interdisciplinary Study of Global Structures in Discourse,

Interaction, and Cognition. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Inc, 1980.

Eriyanto. Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LKiS, 2001.

Esack, Farid. Membebaskan yang Tertindas; Al-Qur’an. Liberalisme, Pluralisme. Bandung: Mizan, 2012.

234

Fairclough, Norman. Analysing Discourse Textual Analysis for Social Research. London: Routledge, 2003.

_________. Critical Discourse Analysis: The Critical Study of Language. New York: Longman Publishing, 1995.

Hamka. Tafsir Al-Azhar, Juz 10-12. Jakarta: Yayasan Nurul Islam, 1965.

Handono, Irena. Perayaan Natal 25 Agustus Antara Dogma dan Toleransi, Cet. Ke-4. Jakarta: Bima Rodheta, 2004.

Huda, Nor. Islam Nusantara: Sejarah Sosial Intelektual Islam di Indonesia, cet ke-3. Yogyakarta: Ar-Auzz Media, 2013.

Ismail, Faisal. Dinamika Kerukunan Antarumat Beragama. Bandung: PT Remaja Rosdakary, 2014.

Karim, M. Abdul. Islam Nusantara. Yogyakarta: Gama Media, 2007.

Karim, M. Abdul. Menggali Muatan Pancasila Dalam Perpektif Islam. Yogyakarta: Surya Raya, 2004.

Katsir, Ibnu. Sirah Nabi Muhammad, Terj. Abu Ihsan al-Atsari. Jakarta: Pustaka Imam Syafi’I, 2010.

Kriyantono, Rachmat. Teknik Praktis Riset Komunikasi; Disertai Contoh Praktis Riset Media,

Public Relations, Advertising, Komunikasi Organisasi, Komunikasi Pemasaran, Cet.

Ke-7. Jakarta: Kencana, 2014.

Lubis,Akhyar yusuf. Dekonstuksi Epistimologi Modern. jakarta: Pustaka Indonesia Satu, 2006. Mahali, A. Mudjab. Asbabun Nuzul : Studi Pendalaman Al-Qur’an, jil. 1.jakarta: CV. Rajawali,

1989.

Mahfudz, Choirul. Pendidikan Multikultural, cet ke-VII. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2014. ________. pendidikan Multikultural. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006.

Marpaung, Rusdi dan Al-Araf (ed). Terorisme Definisi, Aksi dan Regulasi, jakarta: Imparsial, 2005.

235

Misrawi, Zuhairi. Al-Qur’an Kitab Toleransi; Tafsir Tematik Islam Rahmatan lil Alamin. Jakarta: Pustaka Oasis, 2017.

Mubaraq, Zulfi. Tafsir Jihad: Menyingkap Tabir Fenomena Terorisme Global. Malang: UIN-Maliki Press, 2011.

Naim, Ngainun. Teologi Kerukunan, Mencari Titik Temu dalam Keragaman. Yogyakarta: Teras, 2011.

Nasrullah, Rulli. Komunikasi Antar Budaya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012. ________. Teori dan Riset Media Siber (Cybermedia. Jakarta: Kencana, 2014.

Nata, Abuddin. Metodologi Studi Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2006.

Nurjannah, Radikal Vs Moderat Atas Nama Dakwah, Amar Makruf Nahi Munkar dan Jihad. Yogyakarta: Aswaja Pressindo, 2013.

Al-Qardhawi,Yusuf, Ghair al-Muslimin fii al-mujtama’ al-Islami, Terj. Muhammad Baqir, Cet. Ke-3. Bandung: Penerbit Karisma, 1994.

Rachman, Budhy Munawar. Argumen Islam untuk Pluralisme. jakarta: PT. Grasindo, 2010. Rahmat, M. Imdadun. Arus Baru Islam Radikal: Transmisi Revivalisme Timur Tengah ke

Indonesia. Jakarta: Erlangga, 2005.

Ritajuddiroyah, Alifah. “Toleransi Beragama dalam Al-Qur’an Menurut Penafsiran Sayyid Qutb”, Tesis, Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2015.

Rosyadi, A. Rahmat dan H.M Rais Ahmad. Formalisasi Syariat Islam dalam Perspektif Tata

Hukum Indonesia. Bogor: Penerbit Ghalia Indonesia, 2006.

Salam, Solichin. Sekitar Wali Sanga, cet. Keempat. Kudus: Percetakan Menara, 1974.

Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an, jilid ke-12, cetakan ke-4. Jakarta: Lentera Hati, 2011.

236

Solahudin. NII Sampai JII Salafy Jihadisme di Indonesia. Jakarta: Komunitas Bambu, 2011. Suryanegara, Ahmad Mansur. Api Sejarah 1, Cet. Kelima. Bandung: Penerbit Salamadani, 2012. As-Suyuthi, Jalaluddin. Asbabun Nuzul: Sebab turunnya ayat al-Qur’an, terj. Tim Abdul

Hayyie, Cet. Kedua. Depok: Gema Insani, 2011.

Thoha, Anis Malik. Tren Pluralisme Agama; Tinjauan Kritis, Cet. Ke-2. Jakarta: penerbit Perspektif, 2006.

Waskito, AM. Invasi Media Melanda Kehidupan Umat. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar, 2013. Yoce Aliah, Analisis Wacana Kritis dalam Multuperspektif, (Bandung: Refika Aditama, 2014),

124-125.

Zainuddin, M. Pluralisme Agama Pergulatan Dialogis Islam-Kristen di Indonesia. Malang: UIN-Maliki Press, 2010.

Dokumen terkait