• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV KONSENTRASI ENZIM PAPAIN PADA

F. Kualitas Air

Kualitas air merupakan salah faktor penting dalam kegiatan pemeliharaan benih ikan bandeng, kualitas air berhubungan langsung dengan organisme peliharaan yang

berpengaruh langsung dengan pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih bandeng. Kisaran kualitas air yang di dapatkan selama penelitian dapat dilihat pada tabel 4.

Tabel 4. .Parameter kisaran kualitas air

Kisaran suhu air selama pemeliharaan benih ikan bandeng selama penelitian antara 30 -32oC. Kisaran suhu tersebut layak dalam pemeliharaan benih ikan bandeng. Nilai suhu untuk kehidupan benih ikan di daerah tropis berkisar antara 25 – 32 oC (Gustiana, 2018). Suhu mempengaruhi aktivitas, nafsu makan, konsumsi oksigen, dan laju metabolisme krustase (Zacharia dan Kakati, 2004).

Hasil pengukuran Oksigen terlarut pada media pemeliharaan benih ikan bandeng berkisar antara 5,30 – 5,70 ppm nilai kisara tersebut sangat menunjang dalam kehidupan benih ikan bandeng. Sesuai Aklmal (2021) pada perekayasaan benih bandeng berkisar antara 5,30-6,00 ppm.

Oksigen digunakan dalam proses resfirasi dan metabolisme (jamal 2019). Jumlah oksigen terlarut dalam pemeliharaan benih ikan bandeng sangat di pengaruhi oleh tingkat kepadatan tingkat kepadatan benih dimana semakin banyak

benih yang di oelihara maka semakin tinggi kebutuhan oksigen dan ooksigen dalam air akan menurun.

Nilai salinitas yang di dapatkan selama penelitian berkisar antara 30-31ppt. Kisaran salinitas tersebut termasuk dalam sangat layak untuk pemeliharaan benih ikan bandeng.

Menurut Arshal dkk (2006) salititas media pemeliharaan larva yang optimun berkisar 30-32 ppt.

pH dalam media pemeiharaan merupakan gambaran konsentrasi ion hidrogen dalam air yang di gunakan untuk menyatakan nilai keasaman perairan. Kisaran pH yang di dapatkan selama penelitian berkisar 7,00-7,51. Nilai tersebut layak dalam pemeliharaan benih ikan bandeng. Sesuai dengan pernyataan Akmal (2021) ikan bandneg tumbuh optimal pada pH 7,15-8,61.

Kadar Amoniak yang di dapatkan selama penelitian berkisar 0,001-0,021 ppm. Kisaran tersebut masih dalam batas ambang optimal bagi prtumbuhan dan sintasan benih ikan bandeng. Suwoyo et al., (2012) menjelaskan bahwa batas maksimum konsentrasi amoniak di perairan yaitu 1,5 ppm.

Rendahnya kadar amoniak dalam air media pemeliharaan benih bandeng di asumsikan bahwa selama pemeliharaan sering di lakukan pergantian air media pemeliharaan benioh bandeng.

BAB V PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian, dapat di simpulkan sebagai berikut:

1. Pengayaan enzim papain dapat meningkatkan aktifitas enzim benih bandeng

2. Dosis pengayaan enzim papain yang baik dalam pemeliharaan benih bandeng yaitu dosis 1%.

B. SARAN

Dalam pemeliharaan benih bandeng pengayaan enzim dapat menguragi penggunaan makanan alami.

DAFTAR PUSTAKA

Ace Baehaki 2015).Hidrolisis Protein Ikan Patin Menggunakan Enzim Papain Dan Aktivitas Antioksidan Hidrolisatnya

Affandi, R. Sjafei, D.S. Raharjo, M.F. Sulistiono. 2005. Fisiologi Ikan Pencernaan dan Penyerapan Makanan. Bogor.

Dapertemen Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor Akmal, Marwan, Bahri danYuani 2021, Pemberian Enzim

Papain Dosis Berbeda Dalam Pakan Komersial Pada Pemeliharaan Benih Ikan Bandeng (Chanos chanos, Forsskal)

Alit, K. A. A, (2007). Pendederan Ikan Kerapu macan, E fuscoguttatus pada Hatchery Skala RumahTangga.

BBPBL-Gondol, Bali. hal. 381-385

Amalia, R., Subandiyono dan A. Endang. 2013. Pengaruh Penggunaan Papain Terhadap Tingkat Pemanfaatan Protein Pakan dan Pertumbuhan Lele Dumbo (Clarias garipenus). Volume 2. Nomor 1. Hal . 136-143.

Anonim. 2021. "Apa Itu Sintesis Protein dan Tahapannya?", https://tirto.id/f9oVhttps://id.wikipedia.org/wiki/Sintesi s_protein-cite_note-dolorez-1. Diakses tanggal 21 Mei 2021

Anindiastuti, 1995. Pemeliharaan Larva Ikan Bandeng (Chanos-chanos Forskall). Balai Budidaya Air Payau, Jepara.

Arshad A., Efrizal, M.S. Kamarudin dan C.R. Saad. 2006.

Study on Fecundity, Embryology and Larval Development of Blue Swimming Crab Portunus pelagicus (Linnaeus, 1758) under Laboratory Conditions. Research Journal of Fisheries and Hydrobiology 1(1): 35-44.

Bergmeyer. H.U dan Grassi, M. 1983. Methods of Enzymatic Analysis. Volume ke-2 Weinheim: Verlag ChemieBergmeyer. H.U dan Grassi, M. 1983. Methods of Enzymatic Analysis. Volume ke-2 Weinheim: Verlag Chemie

Gustiana, B. 2018. Pengaruh Pemberian Molase pada Aplikasi Probiotik terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus).

Skripsi. Universitas Sumatera Utara. Sumatera Utara : 83 hlm.

Hamzah H. 2015. Efektivitas penambahan enzim papain pada pakan buatan terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan larva ikan bawal bintang (Trochinotus blochii Lacepede 1801). Tesishidup dan pertumbuhan larva ikan bawal bintang (Trochinotus blochii Lacepede 1801). Tesis Program Pascasarjana UNHAS, 53 Hal Haryati, Y. Fujaya & Early Septianingsih. 2018. The Effects of

Weaning Time on The Growth and Survival of Mud Crab (Scylla olivacea). Aquaculture Indonesia Journal. 13 (2): 63-69

Haryati dan E. Saade, 2017. The Effectiveness Of Papain Enzyme Supplementation In Artificial Feed On Growth And Survival Rate Of Manggrove Crab Larva (Scylla olivacea). International Journal of Advanced Science Engineering Information Technology, 8 (6) : 2690-2695.

Haryati, Fujaya Y, Anugrah. 2015. Pengaruh pergantian pakan alami dengan pakan buatan terhadap aktivitas enzim pencernaan kepiting bakau (Scylla olivacea).

Prosiding Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan XII, jilid I Budidaya Perikanan, hal: 137 – 144

Hasan, O.D.S. 2000. Pengaruh Pemberian Enzim Papain Dalam Pakan Buatan Terhadap Pemanfaatan Protein dan Pertumbuhan Benih Ikan Gurame (Osphronemus gouramy lac.). Tesis Institut Pertanian Bogor, Bogor. 57 hlm

Herawati, V.E., J. Hutabarat. 2015. Analisis Pertumbuhan, Kelulushidupan dan Produksi Biomass Larva Udang Vannamei dengan Pemberian Pakan Artemia sp. Produk Lokal yang Diperkaya Chaetoceros calcitrans dan Skeletonema costatum. Jurnal Pena Akuatika. 12(1): 1-12.) Hutabarat, G.M., Rahchmawati, D. Dan Pinandoyo. 2015.

Performa Pertumbuhan Benih Lobster Air Tawar (Cherax quadricarinatus) Melalui Penambahan Enzim Papain Pada Pakan Buatan. Jurnal Of Quaculture Management And Technology. 4(1);10-18

Jamal, K. 2019. Pengaruh Pengkayaan Rotifer Dan Artemia Dengan Beta Karoten Pada Pemeliharaan Larva Rajungan (Portunus pelagicus). Tesis Pascasarjana Program Studi Ilmu Perikanan Universitas Hasanuddin Makassar

Kamler, E. 1992. Early Life History of Fish: an Energetics Approach. Fish and Fisheries Series 4. Chapman and Hall. London-New York-Melbourne Madras. 267 p.

Khasani, I. 2013. Atraktan pada Pakan Ikan: Jenis, Fungsi, Dan Respons Ikan. Media Akuakultur, 8(2):127-133.

Khodijah D, Rachmawati D, Pinandoyo. 2015. Performa Pertumbuhan Benih Ikan Lele Sangkuriang (Clarias Gariepinus) Melalui Penambahan Enzim Papain Dalam Pakan Buatan. Journal of Aquaculture Management and Technology 4(2)

Kusumadjaja, A.P dan R.P. Dewi. 2005. Penentuan Kondisi Optimum Enzim Papain dari Pepaya Burung Varietas Jawa (Carica papaya). Universitas Surabaya, Surabaya.

Indo. J. Chem. 5 (2): 147-15.

Lauff , M. & R. Hofer. 1984. Proteolitic enzim es in fish development and the importance of dietary enzim es, Aquaculture, 37: 335 – 346

Parenrengi A., Syarifuddin Tonnek., dan Andi Tenriulo. 2013.

Analisis rasio RNA/DNA udang windu (Penaeus monodon) hasil seleksi tumbuh cepat. J. Ris. Akuakultur Vol. 8 No. 1: 1-12.

Patt Donald I. & G.R. Patt. 1975. An Introduction to Modern Genetics. Philippines: Addison-Wesley. hlm. 179.

Prabarina, D., E. harpeni, dan Wardiyanto. 2017. Penambahan komposisi Enzim dalam pakan Komersial terhadap Performa Pertumbuhan dan kelangsungan Hidup Ikan Baung (Mystus nemurus) di Kolam Terpal. Jurnal Sains Teknologi Akuakultur. 1 (2) 120-127 hal. ISSN 2599-1701 Rachmawati, D., I. Samidjan, J. Hutabarat. 2017. Peningkatan Efisiensi Pemanfaatan Pakan, Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) Di Desa Wonosari Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak Melalui Penambahan Enzim Eksogenous Papain Dalam Pakan Buatan. Prosiding Seminar Nasional Kelautan dan Perikanan III 2017 Universitas Trunojoyo Madura.

248-253 hal.

Sade E, Haryati, Harisa & Hamzah. Pengaruh Pemberian Enzim Papain pada Pakan Buatan Terhadap Derajat Hidrolisis Protein dan Aktivitas Enzim Protease Larva Ikan Bawal Bintang Tranchinotus bloochii,Lacepede 1801 Sulasi, S. Hastuti, Subandiyono. 2018. Pengaruh Enzim

Papain Dan Probiotik Pada Pakan Buatan Terhadap Pemanfaatan Protein Pakan Dan Pertumbuhan Ikan Mas Cyprinus carpio. Jurnal Sains Akuakultur Tropis: 2.1 : 1-10 hal.

Sugito 1*), Niken Ayu Pamukas2), Rusliadi 2). 2017.

Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Ikan Juaro (Pangasius Polyuranodon, Blkr) Dengan Pemberian Jenis Pakan Berbeda Pada Sistem Resirkulasi

Suwoyo, H.S., Mansyur, A. dan Gunarto. 2012. Penggunan Sumber Karbon Organik pada Budidaya Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) dengan Tenologi Bioflok.

Prosiding Indoaqua : 91-103.

Syamsuddin, R. 2010. Sektor Perikanan Kawasan Indonesia Timur: Potensi, Permasalahan, dan Prospek. PT Perca, Jakarta

Usman., A. Laining., L. N. Palinggi., Kamaruddin dan R. Syah.

2013. Pemanfaatan Bahan Baku Lokal dan Hasil Samping Pertanian dalam Pakan Pembesaran Ikan Bandeng. Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan http://bbpbapmaros.kkp.go.id.

8 Agustus 2018. 13-15 hal.

Yushinta Fujaya (2015), Pengembangan Induk Unggul Terdomestikasi Serta Pengalihan Teknologi Produksi Kepada Pelaku Industri Guna Mengatasi Kelangkaan Bahan Baku Ekspor Dan Pelestarian Sumberdaya Rajungan

Dokumen terkait